Surya Edisi Cetak 22 Maret 2009

Page 1

C M Y K

HARIAN SURYA

PAGE 01

TERBIT 20 HALAMAN NO. 127 TAHUN XXIII

Rp 1.000

ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: JL RAYA MARGOREJO INDAH D-108 SURABAYA 60238 ● TELEPON (031) 8419000 ● www.surya.co.id

22 MARET 2009

Melunasi Ekspektasi

Jendela

Liverpool vs Aston Villa, ESPN - AORA, Minggu (22/3) Pkl. 23.00 WIB

Mencicipi Buah Noni Wujud fisiknya unik, meski rasa dan aromanya membuatnya kurang disukai. Namun, khasiatnya sungguh luar biasa. Buah noni, lebih dikenal sebagai pace ini ‘penjinak’ hipertensi hingga diabetes milletus. Halaman 13

Menyingkap Rahasia Bisnis Yahudi Mengapa warga Yahudi begitu jeli? Acapkali sukses menekuni jagat bisnis? Merekalah kini yang menguasai sistem perekonomian dunia. Singkap, ketahui, dan adopsi rahasia bisnis mereka? Halaman 15

E-Mail dari Amerika JANET E STEELE, jsteele@rad.net.id

Turis Hai, Akhir-akhir ini ada kesempatan menjadi turis. Secara umum, saya tidak suka peran itu.

W

ALAUPUN saya sering ke Asia Tenggara, biasanya saya di sana sebagai dosen. Saya mengajar, melakukan riset, atau memimpin diskusi. Ketika saya diundang oleh Universitas George Washington untuk ikut pelayaran alumni dari Phuket ke Singapura sebagai ‘pakar akademis,’ saya juga diminta menemani para alumni ke mana-mana. Pada dasarnya, saya diminta menjadi turis. Dari pamflet pelayaran, apa yang ditekankan adalah budaya dan kehidupan di pesisir Thailand dan Malaysia. Tertulis bahwa kapal itu akan berlabuh di beberapa pulau di Thailand dan dua kota di Malaysia: Penang dan Malaka. Saya diminta beri dua pidato: satu mengenai budaya dan politik di Malaysia, satu lagi mengenai peran pers Malaysia. Topik kedua sangat terkait dengan riset saya tentang www.malaysiakini.com, sebuah website independen. ■ KE HALAMAN 11

Maudy Koesnaedi

Tawaran Menarik SETELAH hampir tiga tahun meninggalkan dunia akting, Maudy Koesnaedi, 33, kini kembali melakoni dunia yang melambungkan namanya itu. Artis yang mencuat lewat perannya sebagai Zaenab dalam serial Si Doel Anak Sekolahan ini merasa siap come back karena didukung suami dan ada tawaran yang menarik. Film yang dibintangi Imod — sapaan akrab Maudy Koesnaedi—adalah Garuda di Dadaku. Dalam film yang skenarionya ditulis Salman Aristo

LIVERPOOL - SURYA Liverpool mendemonstrasikan kekuatan yang menakutkan dalam dua pertandingan terakhir. Jika penampilan seperti itu kembali muncul, tidak akan sulit memprediksi siapa yang bakal keluar sebagai pemenang saat Liverpool men-

Steven Gerrard

■ KE HALAMAN 11

ap simon dawson

Artis dan Sutradara Diculik Geng Cepak Nyaris Dibuang ke Laut JAKARTA – SURYA SEJUMLAH artis sinetron dan sutradara dikeroyok dan diculik oleh sekelompok orang tak dikenal. Bahkan, dua orang yang sudah babak belur diseret ke mobil dan nyaris dibuang ke laut. Peristiwa itu terjadi di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3) dini hari. Dua di antara artis itu, Muhamad Nurdin alias Botek, 37, dan asisten sutradara Otis Weno, 37, sempat dibawa keliling melewati jalan tol dan baru diturunkan di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur. Botek sampai petang kemarin masih dirawat di RS Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sedangkan Otis Weno sudah diperbolehkan pulang. Sejumlah artis lainnya masih shock dan trauma atas kejadian yang mereka alami. Kedatangan para artis bersama sutradaranya ke Senayan sedianya akan mem-

bahas kelanjutan Manajemen 17 Plus yang baru mereka dirikan. Iqbal, yang membintangi sinetron Larasati mengatakan, rencananya mereka akan membahas visi misi dan kinerja Manajemen 17 Plus. “Dari telepon-teleponan, kami janjian ketemu di Senayan. Saya sendiri datang dari Sentul karena baru selesai garap syuting (sebuah film sinetron-Red),” ucap Otis. Para manajemen artis, lima di antaranya wanita kumpul di sekitar Jalan Asia- Afrika. Beberapa artis film yang ikut kumpul adalah Cinta, Marcelo, dan Hendrayan. Ada juga ■ KE HALAMAN 11

Bayi Lahir di Toilet Pesawat

KRONOLOGI LEMPARAN BALOK KAYU SANG GURU

Sabtu (21/3)

TKP: Madrasah Aliyah Al Kautsar Lawangan Daya, Kec Pademawu, Pamekasan

1

Achmad Rahim, siswa Madrasah Aliyah Al Kautsar, seringkali bermain kartu saat jam istirahat di tempat parkir sekolah.

V X 95 13 B

VX 9 5 13 B

VX 9513 B

2

Gaple di Sekolah Diganjar Balok Kayu

Kebiasaan itu membuat Rasyid, guru kimia yang juga wali kelas Rahim, hilang kesabaran kemudian melemparkan balok kayu ke Rahim, Sabtu (21/3). Akibat lemparan itu, Rahim mengalami luka sobek di dahinya.

PAMEKASAN – SURYA Bermaksud ingin memberi pelajaran pada keempat siswanya yang bermain gaple di parkiran sekolah, tapi cara yang dilakukan Pak Guru Rasyid kelewat batas, yakni dengan cara melemparkan balok kayu kepada keempat siswanya tersebut. Tak pelak, peristiwa pelemparan kayu yang terjadi Sabtu (21/3) pukul 09.15 WIB itu mengakibatkan Achmad Rahim, 16, mengalami luka sobek cukup serius di dahinya sepanjang 1,5 cm. Kini, siswa kelas XA Madrasah Aliyah (MA) Al Kautsar, Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, itu menjalani rawat inap di Puskesmas Larangan. Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, saat itu sekolah sedang memasuki jam istirahat. Sebagian siswa berada di dalam kelas, sebagian lagi

3

Karena darah terus mengucur, beberapa siswa dibantu guru membawa Rahim ke Puskesmas Larangan untuk diberikan pertolongan.

■ KE HALAMAN 11

Langsung Ditinggal Pergi sang Ibu AUCKLAND - SURYA Butuh suasana tenang dan rileks bagi seorang ibu untuk melahirkan buah hatinya. Maklum, proses ini cukup menyakitkan dan menjadi pertaruhan hidupmati sang ibu. Namun, sepertinya hal ini tidak berlaku

bagi seorang wanita asal Samoa, Selandia Baru. Ia justru memilih melahirkan bayinya di toilet pesawat terbang, kemudian meninggalkannya di atas tempat sampah toilet pesawat. Duh! Ya,

4 Paman korban, Saudi, warga Lawangan

■ KE HALAMAN 11

Daya, Kecamatan Pademawu, tidak terima dan mengancam melaporkan Rasyid ke polisi.

Korban Achmad Rahim

foto/grafis: surya/muksin/rendra

DPT Fiktif Dilaporkan KPU Anggap Aneh

■ KE HALAMAN 11 surya/ahmad zaimul haq

dailymail

TRENGGALEK – SURYA Dugaan manipulasi calon pemilih fiktif yang terdapat di daftar pemilih tetap (DPT) di daerah pemilihan (dapil) VII (Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Magetan, Ngawi) dilaporkan DPC PDIP Trenggalek ke Panwaslu setempat. Modus manipulasi berupa

Nyamuk Nggawe Perkara

BARU LAHIR - Polisi Auckland, Selandia Baru, menggendong bayi yang dilahirkan dalam toilet pesawat dan ditinggalkan ibunya.

O

Turisa Satifa, Bocah Penderita Pengecilan Otak

JOK macem-macem ambek bekakase wong wedok. Lek kleru nyandhak dadi gawe. Wingi lha kok kedadeyan maneh. Cak Sur, Pendik, ambek Pi’i dilaporna pulisi. Gara-garane nyamuk. Arek telu gak trima, tuding-tudingan. “Koen sing nggarai!” jare Cak Sur. Pendik ambek Pi’i mbalik nuding. “Yo, koen iku sing crongohan!” Ning Ya sing lapor mik mecucu nontok arek telu. Critane, Cak Sur namplek nyamuk sing kate nyokot Ning Ya. Pas namplek nyamuk, Ning Ya malah ngamuk. Pendik sing gak eruh critane melok muringmuring bareng eruh Ning Ya mbesengut. Pi’i gak trima Cak Sur diunek-unekno. Pi’i nuding Pendik ngrusuhi arek sir-siran. Gak lidok, arek telu gebuk-gebukan. Sak gurunge bonyok Ning Ya lapor pulisi. Arek telu dicengkiwing. “Ealah, Ning, atase namplek nyamuk ae kok dadi gegeran,” jare pulisi. “Yo mesthi ae. Nampleke ngawur!” Ning Ya mecucu. Cak Sur cengingas-cengingis. “Iku ngono duduk salahku, paklik. Nyamuk iku kate nyokot Ning Ya. Ndilalah, nempleke ndhik dhadhane. Aku langsung dikabruk!” ■

jamu Aston Villa di Anfield pada lanjutan Premiership, Minggu (22/3). Jika tim sekelas Real Madrid dihajar 40 (10/3) dan Manchester United dibekuk 1-4 di Old Trafford (14/3), seharusnya

penggandaan nomor induk kependudukan (NIK) dengan nama yang sama, tapi beda tempat tinggal dan tanggal lahir. Dari temuan tersebut, diperkirakan ada 200.000 calon pemilih fiktif.

“Kami sudah melaporkan kasus tersebut ke Panwaslu kabupaten untuk ditindaklanjuti,” kata Koordinator Posko Pemenangan PDIP yang membawahi daerah pilihan (dapil) VII, Hari Ahmadi, di Trenggalek, Sabtu, (21/3). Selain menemukan NIK ganda, kata Hari, pihaknya juga menemukan pemilih di bawah umur dan belum menikah, tapi mereka mendapat NIK, bahkan ada juga ■ KE HALAMAN 11

10 Tahun Masa Kanak-kanak Dihabiskan di Ranjang Tak seperti bocah umumnya, Turisa Satifa, 13, asal Dusun Kangen, Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban ini menghabiskan masa kecilnya selama 10 tahun di atas ranjang. Gadis kecil anak pasangan Atok, 40, dan Ani, 30, ini menderita penyakit atrofi alias pengecilan syaraf atau pengecilan volume otak sejak berusia 2,5 tahun. M TAUFIK, DIAN REKOHADI TUBAN, SURABAYA

B

ERBAGAI upaya telah dilakukan orangtua untuk mencari kesembuhan, namun penyakit yang bersarang di tubuh

anak pertama dari dua bersaudara tersebut tak kunjung sembuh. Jangankan beraktivitas, untuk bicara atau bangun dari ranjang saja, Turisa tak mampu. Hanya ada dua harapan yang masih menggelayut di

benak Atok maupun Ani, yakni adanya keajaiban dari Tuhan, atau adanya dermawan yang peduli dengan penderitaan Turisa. “Ya, kami hanya bisa pasrah,” kata Atok di rumahnya kepada Surya, Sabtu (21/3). Di dalam rumah sederhana terbuat dari kayu dan bambu itu, Ani dengan sabar merawat anak perempuanya yang tubuhnya kurus digerogoti penyakit tersebut. Selama10 tahun terakhir, makan, minum, mandi, dan apapun kebutuhan Turisa, semua harus dibantu oleh Ani atau Atok.

surya/m taufik

■ KE HALAMAN 11

TERGOLEK - Turisa Satifa,13, menderita penyakit atrofi alias pengecilan syaraf atau pengecilan volume otak.

C M Y K

HARIAN SURYA

PAGE 01


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.