(1982) TULISAN BG 1982

Page 1

PENGALAMAN SEBAGAI GURU BP DALAM MENGATASI REMAJA Pada pertemuan pertama di tahun 1982 seorang remaja kelas 1 (satu) SMA berkata: "Naik atau tidak naik kelas saya akan keluar." Wah, galak juga ini anak, demikian penulis berkata dalam hati. Masalah apa yang dihadapi anak tersebut? Sebenarnya remaja tersebut tidak merasa memiliki masalah, yang merasakan adalah keluarganya. Ketika SMP, ia masih tinggal di Bogor bersama orang tuanya. Tetapi kakaknya melihat pergaulan adiknya tersebut di Bogor tidak baik dan kuatir terhadap hari depannya, maka ditawarkan untuk pindah ke Jakarta tinggal bersama kakaknya. Sedangkan si remaja sendiri sebenarnya menginginkan pindah ke Magelang. Kebetulan kakaknya adalah alumni SMA Kristen I Pintu Air maka adiknya ini juga dimasukkan pada sekolah tersebut. Karena sewaktu di SMP tidak menguasai pelajaran dengan baik, maka tidak dapat mengikuti pelajaran di SMAK I yang terkenal cukup berat. Untuk mengatasi frustrasinya, jalan yang dipilih adalah bolos sekolah. Berhubung cukup sering bolos, kepala sekolah melaporkan kepada pihak keluarga (kakaknya). Kabarnya, kakaknya waktu itu sampai sewa orang (detektif swasta?) untuk mengawasi tingkah laku adiknya. Terbukti, persoalan ini tidak sederhana. Syukurlah kesadaran kakaknya untuk meminta bantuan tenaga ahli tinggi sekali. Pada suatu hari ketika kakaknya sedang berbicara (sebagai wali murid) dengan Ibu Dumais (kepala SDK II waktu itu), masalah adiknya diceritakan. Karena penulis waktu itu masih sebagai staf Bidang BP untuk sekolah-sekolah BPK PENABUR KPS Jakarta, Ibu Dumais segera menelepon, memberitahukan bahwa ada orang tua murid SDK II yang ingin bertemu, berhubung adiknya di kelas I SMAK I sering membolos dengan alasan ada


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.