BERITA PENABUR ON LINE Majalah Karya Wiyata yang dikeluarkan oleh PH BPK Penabur sejak nomor 76 bulan Mei-Juni 1996 telah dapat dibaca secara on line via line telepon ke jaringan internet. Sejak itulah juga timbul keinginan untuk memasang Majalah Berita Penabur yang dulu bernama Berita KPS Jakarta di internet. Keinginan ini baru berhasil pada tahun 1998 ini. Kebetulan Indonesia sedang krisis moneter akibatnya penampilan dari Majalah Berita Penabur menjadi lebih sederhana alias lebih melarat. Foto-foto berwarna sudah tidak bisa ditemukan kembali. Bentuk majalah yang dulu dicetak offset kini dicetak sendiri sehingga penampilannya hanya lebih baik sedikit dari pada majalah stencilan. Untuk mengatasi masalah di atas tentu baik sekali kalau Majalah Berita Penabur juga ada versi elektronik di internet. Apa saja kelebihan dari majalah di internet? 1. Semua foto berwarna. Cetak offset dengan full color kini mahal sekali, selain upah kerjanya juga bahan bakunya berupa kertas sudah naik berkali-kali lipat. Untuk majalah seperti Berita Penabur yang dibagikan gratis akan menjadi beban tambahan untuk yayasan. 2. Penyebaran ke seluruh dunia. Untuk penyebaran tidak ada yang bisa menandingi dengan internet karena sekali dipasang di internet maka seluruh dunia bisa melihat dan membacanya. Yang menarik ialah tidak ada ongkos kirim ke luar negeri yang biasanya mahal sekali. 3. Juga sebagai arsip. Kalau dalam bentuk media cetak biasanya majalah lama sudah hilang entah kemana. Kalau dibutuhkan mencarinya sulit sekali. Dr. Jos Luhukay pernah diminta membuat tulisan untuk Majalah Karya Wiyata. Beliau bersedia dan meminta contoh artikel yang pernah dimuat di Majalah Karya Wiyata. Segera dikirimkan e-mail dan alamat homepage Majalah Karya Wiyata diberitahukan yaitu http://www.bpkpenabur.or.id/kwiyata/index.htm 4. Lebih murah. Karena tidak membutuhkan kertas untuk mencetak maka otomatis biaya menjadi lebih murah. Majalah Kairos telah mengucapkan selamat tinggal tetapi Majalah Berkalah Mingguan CyberGKI yang terbit setiap hari Jumat tidak ada masalah, tetap masih terus terbit karena tidak butuh kertas. Sejak bulan Januari 1998 Majalah Berita Penabur telah dapat dibaca melalui internet. Alamatnya ialah http://www.bpkpenabur.or.id/kps-jkt/berita/index.htm Silakan dilihat dan buktikan. Bambang Gunawan