Rp. 3.750
Kamis
11.07.2013 Maghrib
18.18
Subuh 04.45
(Kamis 11 Juli 2013)
Dzuhur 12.11
04.33 (Jumat 12 Juli 2013)
Ashar
15.37
Isya
19.31
Imsak
KPK Geledah Rumah Mertua Rusli PEKANBARU (BP) - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari jejak-jejak Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ) di Pekanbaru terkait kasus dugaan korupsi PON XVIII Riau dan kasus kehutanan. Kali ini rumah dinas mertua RZ di Jalan Petala Bumi Nomor 09 Pekanbaru yang dihuni Ny Roslaini Ismail Suko digeledah lima penyidik KPK, Rabu (10/7) siang. Para penyidik KPK yang lengkap menggunakan rompi lembaga antirasuah itu beberapa jam berada rumah mertua RZ tersebut. Petugas KPK datang dengan dua mobil Innova masing-masing nopol BM
Baca KPK...Hal 4
Kena Serpihan Ledakan Senjata Api
f.Agung Sumandjaya/Radar Sulteng
Kapten Inf Rusli Saisa, Danramil Marawola, Sulawesi Tengah dievakuasi ke rumah sakit, karena terkena serpihan senjata rakitan yang meledak saat pemusnahan barang bukti di Mapolsek Marawola, Sigi,Sulawesi Tengah, kemarin. Senjata api yang dimusnahkan itu adalah hasil sitaan saat razia yang dilakukan Polres Donggala belum lama ini.
Hasil Survei Transparency International Indonesia
f.Aznil Fajri/Riau Pos
Dikawal petugas Brimob, petugas KPK mening galkan rumah Rusli Zainal di Jalan Sultan Syarif Kasim, Nomor 47, Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, usai melakukan penggeledahan, kemarin.
Semua hal atau semua kesulitan dan semua pemborosan sebetulnya bisa kita atasi, kalau mau. Jadi permasalahannya adalah bukan bisa atau tidak bisa, tapi mau atau tidak mau.
Polri Lembaga Terkorup JPNN, Jakarta asil Survei Transparency International Indonesia (TII) menempatkan Polri sebagai lembaga terkorup di Indonesia. ”Survei dengan seribu responden di lima kota itu, 91 persen responden menyatakan ke-
H
polisian merupakan institusi korup, disusul partai politik dan parlemen sebesar 89 persen,” ujar Manajer Anti-Corruption Information Center TII, Ilham Saenong, kemarin. Ilham mengatakan hasil survei itu memperlihatkan sebenar-benarnya dirasakan oleh masyarakat terhadap institusi-insitusi tersebut. Selain ke-
Lembaga Terkorup Versi TII
Polri
91Persen
Parlemen
89 Persen
PNS
79 Persen
Presenter Tersandung Kasus Penipuan Pulsa kicauan
@komar_hidayat (komaruddin hidayat) Bulan Ramadan, bulan pensucian. Harta yg diduga tdk halal sebaiknya dibersihkan agar tdk menghalangi ampunan dan keberkahan ilahi.
Baca Kicauan...Hal 4
oase Ramadan Tetap Bersih
”Janganlah ikut-ikutan mengatakan, ‘Kalau orang lain berbuat kebaikan, kami akan baik, dan kalau mereka zalim kami akan zalim’. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, ‘kalau orang lain baik kami akan baik pula, dan kalau orang lain jahat kami tak akan melakukannya,” demikian pesan Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan At-Tirmidzi. Hukum alam mengajarkan kita, bahwa mengobati kesalahan dengan kesalahan akan menimbulkan kesalahan-kesalahan. Karena tak akan mungkin kita bisa membersihkan lantai dengan sapu yang kotor. (ref)
Saya tidak tahu apa-apa tentang kasus ini. Tapi, katanya ada penipuan pulsa di acara itu Ayu Afgrina Putri
polisian, citra Pegawai Negeri Sipil juga disebut korup oleh responden. Setidaknya 79 persen responden menyatakan pegawai (PNS) negeri sipil itu korup. Ternyata, hasil survei TII itu tak membuat Mabes Polri panik. Polri justru menantang lembaga survei tersebut untuk
menunjukkan dari sisi mana polisi bisa dikatakan lembaga terkorup. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Ronny F. Sompie menyatakan, setiap lembaga survei memiliki metode dan responden masing-masing.
Baca Polri ...Hal 4
Ketua Panitia Kongres Diperiksa KPK Curigai Pendanaan Kongres Partai Demokrat Tahun 2010
JAKARTA (BP) - Gara-gara mengajak pemirsa mendaftar program berhadiah pulsa, presenter Ayu Afgrina Putri harus berurusan dengan hukum. Kemarin (10/7) dia menjadi saksi sidang kasus penipuan pulsa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan terdakwa Direktur Utama PT Colibri Network Nirmal Hiroo Bharwani alias H.B. Naveen. Ayu tidak merasa terlibat dalam kasus penipuan pulsa tersebut. Dia bertugas sebagai pembawa acara program berjudul BisikBisik di stasiun televisi swasta lokal Jakarta.
JAKARTA (BP) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengintensifkan pemeriksaan para saksi terkait tersangka Anas Urbaningrum. Kemarin, lembaga antirasuah itu memeriksa Didik Mukrianto, Ketua Panitia Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung. Ada kecurigaan kuat antara dugaan Anas menerima sesuatu dari proyek Hambalang dengan kongres itu. Baca Ketua ...Hal 4
Ayu Afgrina Putri
Baca Presenter ...Hal 4
f.jpnn
f.jpnn
Didik Mukrianto
Incar Pengunggah Video Santoso JAKARTA (BP) - Mabes Polri tidak tinggal diam dengan kemunculan video DPO teroris Poso Santoso di situs Youtube. Kini, Polri melacak siapa pengunggah video berdurasi enam menit empat detik itu. Diharapkan, dari situ bisa terlacak di mana keberadaan pimpinan teroris di Poso itu. Saat ini, video yang mulanya
Video DPO teroris Poso Santoso yang menen tang Densus 88 di situs Youtube.
berjudul Seruan 01 itu sudah tidak ditemukan lagi di Youtube. Namun, video yang sama dengan judul berbeda masih bisa diakses masyarakat. Judulnya cukup panjang, yakni Risalah untuk Umat Islam Poso & di Mana pun Berada. Video yang kualitasnya dapat dikatakan buruk itu sudah ditonton 500 kali.
Kadivhumas Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie mengatakan, lokasi pasti pengambilan gambar dalam video tersebut masih ditelusuri. Kawasan perbukitan di Poso cukup luas, sehingga gambar tersebut bisa diambil dari mana saja tanpa terdeteksi.
Baca Incar ...Hal 4
f.repro youtube iklan
Dokter Dirga Sakti Rambe, Vaksinolog Pertama di Indonesia, Termuda di Dunia
Lulus Cum Laude, Diburu Perusahaan Eropa, Pilih Pulang Kampung Sangat sedikit ilmuwan yang tertarik menggeluti imunologi dan vaksinasi. Di antara yang sedikit itu, dr Dirga Sakti Rambe merupakan vaksinolog pertama yang dimiliki Indonesia. Bahkan, saat ini dia tercatat sebagai ahli ilmu vaksinasi termuda di dunia.
dr Dirga Sakti Rambe M.Sc. VPCD (tengah) bersama dua teman peneliti dari Eropa di laboratorium vaksinologi University of Siena, Italia.
SEKARING RATRI ADANINGGAR, Jakarta f.ist
“Kalau ada 10 dokter ditanya apakah tertarik mempelajari imunologi, mungkin tidak ada yang angkat jari. Kalau toh ada,
mungkin hanya satu orang,” ujar dr Dirga Sakti Rambe, pekan lalu. Imunologi dan vaksinasi memang kurang
menarik minat para tenaga medis. Menurut Dirga, dua ilmu tersebut memang rumit. Penanganannya pun tidak sama antara satu
redaksi@batampos.co.id
pasien dan pasien yang lain. Dokter 27 tahun itu membandingkan dengan penyakit darah tinggi yang penanganannya pada setiap pasien notabene sama. Tidak demikian halnya dengan alergi. Setiap pasien memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pengobatannya pun berbeda. Apalagi, tren alergi dari tahun ke tahun terus meningkat. Dirga termasuk segelintir dokter yang menyukai imunologi (ilmu tentang sistem kekebalan tubuh). Bahkan sejak masih menempuh pendidikan dokter. “Karena itu, kemudian saya lanjut resident ilmu
Baca Lulus ...Hal 4
http://twitter.com/batampos
Ketika Kencing Manis Menyebabkan Penyakit Jantung
Bila hasrat Anda untuk minum air makin lama makin meninggi, hatihatilah. Apalagi bila ditambah dengan berat badan yang naik lalu tiba-tiba turun. Dan biasanya, hal itu disertai gangguan saraf tepi berupa kesemutan, gangguan penglihatan, gatal di sekitar kemaluan atau lipatan kulit, luka yang tak kunjung sembuh, gangguan ereksi pada pria, dan keputihan pada wanita. Bisa jadi penyakit diabetes mellitus alias
kencing manis telah bercokol pada diri Anda. Bila tak ditangani segera, dalam jangka panjang Anda bisa menderita komplikasi berupa gangguan jantung, ginjal, mata, pembuluh darah di kaki, organ seksual, paru, gigi, dan lain-lain. Dalam jangka panjang, gula darah yang tinggi menaikkan kadar kolesterol dan trigliserida darah.
Baca Ketika ...Hal 4