1 Februari 2014

Page 1

Rp. 3.750

Sabtu 01.02.2014

8

Tamu sedang Sakit

GRATIFIKASI

Gita Pilih Mundur

Dibatasi Rp 10 Juta JAKARTA (BP) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merancang pembatasan jumlah pemberian yang boleh diterima terkait dengan jabatan. Batasan tersebut ditentukan sebesar Rp 10 juta. “Kalau lebih dari itu, penerima tersebut yang akan membuktikan di persida­ngan dari mana dan dari siapa. Kalau tidak bisa membuktikan, maka dianggap suap,” tutur Kalau tidak bisa Staf Fungsional Gratifikasi membuktikan, pada Deputi Bidang Pencemaka dianggahan KPK, Sugiarto dalam gap suap. acara Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi di Sugiarto Ling­kungan Kementrian PenStaf Deputi Bidang didikan dan Kebudayaan. Pencegahan KPK Lebih jauh, Sugiarto menuturkan batasan tersebut untuk pembuktian di pengadilan sesuai dengan pasal 12 B. Sementara untuk kondisi umum, tidak ada batasan untuk itu terkait gratifikasi ini.

Pengamat: Ada yang Ingin Jatuhkan Dahlan

 Baca Dibatasi...Hal 4

JPNN, Jakarta

jagat unik

D

f.dailymail.co.uk

PARK Seo-yeon menyantap makanan disaksikan penggemarnya lewat internet.

Makan Malam Hasilkan Rp 110 Juta per Bulan Jika ada orang yang makan malam sambil menghasilkan uang banyak, mungkin Park Seo-yeon orangnya. Perempuan asal Korea Selatan itu memiliki penghasilan 9.000 dolar AS atau sekitar Rp 110 juta per bulan hanya dengan mengunggah dirinya sedang memasak dan kemudian menikmati makan malam ke internet. Park Seo-yeon yang di dunia maya dikenal dengan nama The Diva memasak berbagai jenis makanan lalu kemudian menyantap makanan tersebut di depan kamera. Selama tiga jam per hari, Seo-yeon makan sambil chatting dengan para penggemarnya di dunia maya. Namun, untuk berbicara dan ditemani makan oleh perempuan cantik itu, mereka harus membayar dengan uang online yang bisa ditukar dengan mata uang asli.

 Baca Makan ...Hal 4

Jiwa pengusaha lebih banyak berasal dari penularan secara terusmenerus yang dipupuk dengan keberanian serta fokus pada bidang usaha yang digeluti.

oase

Kreatif

Do Van Thu, awalnya adalah pria kampung biasa di Vietnam. Keluarganya miskin, tak punya lahan pertanian. Hingga suatu hari, saat ia melihat tetangganya sedang memotong rambutnya yang panjang, dia terinspirasi untuk terjun ke usaha pengiriman rambut. Apalagi, saat itu rambut palsu sedang di­ gemari banyak wanita. Pilihannya sukses. Tak hanya untuk kebu­ tuhan di Vietnam, usaha rambut Do Van Thu juga me­ram­bah neg­ ara lain. Dia meng­ekspor 50-60 kilogram rambut ke China. Usaha Thu meng­hidupi sekitar 5.500 keluarga di desanya. Kreati­vitas Thu tak hanya mengu­bah hidup­ nya, tapi juga meng­ubah hidup para penduduk di desanya. (med)

Buah Bibir Lola Amaria

Filmkan Korupsi Ketua Umum Partai

i tengah kencangnya pemberitaan soal masuknya beras impor asal Vietnam, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya. Gita mengaku mundur karena ingin lebih fokus mengikuti tahapan Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat. ”Saya mengundurkan diri dari Kemendag efektif mulai 1 Februari 2014. Betapa penting konvensi Partai Demokrat bagi kepentingan bangsa, saya rasa selayaknya untuk mencurahkan energi dan waktu dalam rangka mensukseskan upaya mulia ini,” ujar Gita saat menyampaikan pengunduran dirinya di Auditorium I Gedung Kementerian Perdagangan kemarin (31/1). Dia menilai langkah itu merupakan kesadaran etisnya sebagai calon Presiden dari Partai Demokrat dan juga sebagai pejabat pemerintah. Harapannya, tidak terjadi konflik

F.Fery Pradolo/INDOPOS

GITA Wirjawan keluar dari ruangannya di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, kemarin, sebelum menyatakan mundur sebagai Menteri Perdagangan karena ingin konsentrasi dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.

Perhiasan Keluarga Burhanuddin Dijarah BATAM (BP) - Harta benda ustaz Burhanudin dan istrinya Siti Khadijah, ternyata hilang saat kecelakaan maut di Simpang Basecamp, Batuaji, Kamis (30/1) dini hari. Kalung emas Khadijah, cincin akik Burhanuddin, dan dompet keduanya lesap. Diduga harta mereka dijarah saat kecelakaan. Kepastian hilangnya harga orang tua Muhammad Nizam itu diungkap Rahmat Tanjung, tetangga Burhanuddin, saat menjenguk Nizam di RSUD Embung Fatimah, Jumat (31/1) kemarin. ”Mereka mungkin dijarah. Kalung, cincin, dompet almarhum hilang. Saya lagi melaporkan kasus ini ke polisi dan sedang mengurus Jasa Raharja orangtua Nizam,” kata Tanjung, kemarin. Kapolsek Sagulung AKP Tumpak H Manihuruk yang dikonfirmasi Batam Pos mengaku belum menerima laporan

Nizam Perlu Biaya Operasi

 Baca Gita...Hal 4

Dahlan Tetap Urus BUMN Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat Dahlan Iskan sepertinya tak akan mundur dari jabatannya sebagai menteri BUMN, menyusul keputusan mundur Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Dahlan mengaku tetap berkonsentrasi menunaikan tugasnya sebagai pembantu presiden. Hal tersebut diungkapkan oleh Dahlan, di sela-sela kunjungannya ke Rumah Dahlan Iskan (RDI) di Jalan Bali Surabaya, kemarin. Usai menyaksikan pelatihan membatik yang diikuti ibu-ibu rumah tangga, Dahlan memberikan pernyataan.

”Saya tanya ke teman-teman, sebaiknya memang tidak mundur,” kata Dahlan, kemarin. Dahlan mengungkapkan dia tetap akan bekerja sebagai Menteri BUMN. Menurutnya, mengurus BUMN itu beda halnya dengan kementerian-kementerian yang lain. ”BUMN itu yang diurus perusahaanperusahaan,” katanya. Di kementerian yang dipimpinnya, kata dia, agak beda. ”Kalau kementerian lain, kan

 Baca Dahlan...Hal 4

Kalau kementerian lain, selama seminggu belum tentu mengambil keputusan. Di BUMN, setiap menit...

F.CECEP MULYANA/BATAM POS

MUHAMMAD Nizam masih dirawat di RSUD Embung Fatimah, kemarin. Dia mengalami patah tulang di bagian kakinya.

adanya penjarahan tersebut atau tindak kriminal lain yang dialami Burhanuddin. ”Laporan yang kami terima soal adanya kecelakaan. Tapi, sudah ditangani Satlantas,”

kepentingan di salah satu posisinya tersebut. ”Besar konflik kepentingannya kalau terlibat penuh konvensi tapi secara bersamaan masih menjadi menteri, saya rasa tidak baik. Saya harap ini langkah terbaik bagi saya maupun demi demokrasi Indonesia,” tambahnya. Gita berterima kasih kepada keluarganya yang telah memberikan dukungan atas setiap keputusan yang dia ambil. Tak lupa dia juga berterima kasih atas dukungan dan kerjasama para pejabat serta 3.000 pegawai Kemendag yang telah memberi dukungan besar saat menjadi Mendag. ”Insya Allah semua kebijakan yang pernah kita buat adalah demi kepentingan rakyat,” lanjutnya. Beberapa pekerjaan yang mesti dilanjutkan, kata Gita, antara lain soal penuntasan Rancangan Undang-Undang Perdagangan (RUU Perdagangan), Permendag 70 tentang Ritel Modern, lalu pembahasan mengenai sektor pertanian di WTO (World Trade Organization). ”Saya serahkan perjuangan itu ke pejabat pengganti saya. Tolong dilanjutkan supaya tetap berjalan,” katanya. Gita membantah pengunduran dirinya terkait masalah impor beras ilegal dari Vietnam.

katanya. Kecelakaan Burhanuddin dan istrinya memang masih menyisakan misteri.

Dahlan Iskan Menteri BUMN

 Baca Perhiasan...Hal 4

Rifa’i, Pelestari Batik Tulis Lasem yang Hampir Punah

Bikin Sanggar, Latih Pelanggan dan Turis Membatik Batik Lasem dikenal hingga ke mancanegara karena bercorak khusus: hasil akulturasi budaya Jawa dan China. Maklum, batik tulis itu hidup di Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, yang dulu dikenal sebagai Tiongkok kecil. Hingga kini, ciri khas tersebut tetap dipertahankan.

KARDONO SETYORAKHMADI, Rembang MEMBATIK ternyata bukan pekerjaan mudah. Jangankan untuk membentuk pola-pola rumit yang kecil-kecil, hanya untuk memegang canting (alat untuk membatik) saja, ada caranya sendiri. Batang canting harus dijepit jari telunjuk dan jari

redaksi@batampos.co.id

F.JPNN

RIFA'I melatih pelanggannya membatik di sanggarnya di Lasem, Jawa Tengah.

tengah. Kemudian, jari manis dan kelingking menjadi sumbu gerakan tangan. Sementara itu, ibu jari (jempol) menjadi pengarah

canting dalam menyusuri pola. “Memang agak susah awalnya. Tapi, beginilah cara membatik yang benar. Sebab,

http://twitter.com/batampos

bisa sangat efektif dan enak ketika menyusuri pola,” kata Rifai, pemilik perusahaan Ningrat Batik, seraya menunjukkan kepiawaiannya membatik kepada wartawan koran ini yang menemui di showroom-nya, Kamis (23/1). Tidak lebih dari 15 menit, sebuah pola naga meliuk-liuk sudah terlihat di kain mori putih. “Tidak sulit kok. Yang penting telaten,” ujarnya meyakinkan. Bagi Rifa’i, membatik memang tidak sulit karena sudah bertahun-tahun menjadi pekerjaannya. Tapi, bagi orang awam, termasuk saya, membatik terasa sangat sulit. Untuk menyelesaikan satu garis melengkung saja, saya membutuhkan waktu 20 menit. Itu pun hasil batikannya amburadul. Tidak rapi. “Percaya saya, lama-lama pasti bisa,” tuturnya lagi. Di showroom Ningrat Batik, memang tersedia peralatan untuk belajar membatik secara langsung.

 Baca Bikin...Hal 4


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.