22 Februari 2014

Page 1

Rp. 3.750

Sabtu 22.02.2014

Delapan Rumah Hangus, Satu Bocah Tewas

Tino Terbakar di Kamar WARGA mengangkat jenazah Valentino, 3, yang terbakar dalam kebakaran di Bengkong Dalam RT 01/ RW 09 Bengkong, Jumat (21/2). Tewasnya bocah itu membuat para tetangganya ikut meneteskan air mata. Fransiska, ibu Valentino histeris mengetahui anaknya tewas (foto bawah).

Saya sudah menegaskan agar BUMN mengakhiri kebiasaan nyogok di masa lalu. Tidak mendapatkan proyek dari APBN, cari peluang lain.

Batam Pos Juara Dahlan Iskan Award 2013

F.Dalil Harahap/Batam Pos

EUSEBIUS SARA, Batam

K

ebakaran hebat di gang Singgah RT 01/RW 09 Bengkong Dalam, pagi kemarin (21/2) tak ha­nya menghanguskan delapan rumah, tapi juga menewaskan Rendra Valentino, bocah 3 tahun. Sang ibu, Fransiska Xave­rius, 30, saat kejadian mengira anaknya su­ dah keluar rumah sehingga sibuk menyelamatkan barang-barang berharganya. ”Ibunya memang sempat me­ manggil anaknya beberapa kali. Karena tak ada jawaban, si ibu mengira anaknya sudah keluar, padahal ada di dalam kamar

Si ibu mengira anaknya sudah keluar, padahal ada di dalam kamar tertidur. Suwardi Warga yang mengangkat jenazah Valentino. tertidur. Ia tewas terpanggang,” kata Suwardi, warga yang meng­ evakuasi jenazah Valentino. Peristiwa pilu itu bermula dari percikan api yang membakar

lantai dua rumah Jamila. Diduga sumber api berasal dari perangkat obat nyamuk listrik yang korslet­ ing. Akibatnya, percikan api itu membakar kasur hingga meram­ bat ke dinding rumah bernomor 31 itu. Karena rumah tersebut terbuat dari kayu, ditambah cuaca terik, dan angin kencang, maka dengan cepat api membesar. Saat keja­ dian, Jamila tidak ada di rumah­ nya karena sedang di Singapura. Ha­nya ada anak-anaknya. Melihat api membesar, warga di sekitar rumah Jamila mencoba memadamkan dengan mencoba

 Baca Tino ...Hal 4

Maafkan Mama, Nak ”Tino...Tino... Ini mama, nak... Tino....Tino.. Bangun.. Ba­ngun..., Maafkan mama...” Teriakan histeris itu terdengar berkali-kali dari bibir Fransiska Xaverius, ibunda Valentino begitu

melihat tubuh Valentino dibo­pong warga dalam kondisi ha­ngus dan tak bernyawa lagi. Ia terus me­ manggil nama, Tino,

 Baca Maafkan ...Hal 4

Akil itu Menembak dari Atas Kuda Mahfud MD Berkunjung ke Batam Pos

f.wijaya satria

MAHFUD MD, mantan Ketua MK memegang Batam Pos yang memajang headline kasus suap Akil Mochtar, di Graha Pena, kemarin.

BATAM (BP) - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD geram betul den­ gan bekas koleganya yang juga mantan ketua MK dan kini jadi terdakwa suap sengketa Pemilu­ kada dan pencucian uang, Akil Mochtar. Selain membuat wibawa MK rontok, Akil juga menying­ gung namanya usai sidang di Pen­ gadilan Tindak Pidana Korupsi di

redaksi@batampos.co.id

Jakarta, Kamis (20/2). Akil, kata Mahfud, sempat mempertanyakan mengapa dia yang didakwa dalam sengketa Pemilihan Gubernur Banten pa­ dahal Mahfud yang memimpin panel sidang. ”Loh, justru di situ korupsinya dia. Saya yang jadi hakim panel bersama Bu Maria dan Pak An­ war (hakim MK lainnya,red) dan sudah melakukannya (sidang, red) dengan benar tapi Akil memun­ gut korupsi di luar pengetahuan hakim-hakim lain. Salah dia itu ya di situ,” jelas Mahfud saat berkunjung ke kantor Batam Pos

di Graha Pena Ba­tam Centre, Jumat (21/2). Menurut Mahfud, sidang itu sebenarnya berlangsung seperti biasanya. Hanya saja, arah hasil putusan sidang tampaknya men­ garah pada pengukuhan kemenangan Ratu Atut dan Rano Karno, pasan­ gan gubernur dan wakil gubernur Banten yang awalnya dinyatakan unggul oleh KPU

SURABAYA (BP) - Tradisi juara Batam Pos masih terus berlanjut. Kali ini di ajang Dahlan Iskan Award 2013, karya Muhammad Nur dan Yermia Riezky berjudul: Tersulut SK Menhut (Runyam Batam karena Hutan), terbit di Majalah Batam Pos atau www. majalah.batampos.co.id edisi 34 keluar sebagai juara ketiga. Sementara karya lainnya berupa foto tentang pesawat latih yang jatuh di perairan

Ngenang, Batam, karya foto­ grafer Batam Pos, Wijaya Satria, masuk nominasi atau lima besar. Pengumuman pemenang terse­ but berlangsung di Surabaya tadi malam (21/2), disaksikan seluruh petinggi media Jawa Pos Grup dari seluruh Indonesia. Juga disak­sikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Tak hanya dua karya itu, masih ada dua karya lainnya yang juga masuk sepuluh besar di ajang tersebut. Yakni, karya Ahmadi

 Baca Batam ...Hal 4

oase

Lakukan Saja

Bekerjalah. Lakukan sesuatu. Itulah yang dilakukan Muhammad Yunus, ketika melihat kemiskinan di depannya. Dia tak sekadar prihatin, tapi membantu mereka yang terjerat rentenir dengan memberinya modal tanpa agunan. Lewat Grameen Bank yang dia dirikan, Yunus mengangkat kehidupan ribuan warga miskin di Bangladesh. Tahun 2006, Yunus memenangkan hadiah Nobel Perdamaian. Katanya, tak perlu ahli di bidang tertentu untuk membantu orang lain. “Lakukan saja, mungkin dengan ketikdaktahuan Anda, Anda bisa menciptakan sesuatu yang lain.” (med)

Nikita Mirzani

 Baca Akil ...Hal 4

http://twitter.com/batampos

Unjuk Suara di RP

Buah Bibir


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.