Rp. 3.750
Senin
Olga Lydia Susah Menghindari Junkfood
Subaru XV Macho & Elegan
27.05.2013
16
9
LSI: Banyak Politikus Korup Agar OS Tidak Ikut PT Kurang Sukses Bersama SELURUH direksi BUMN dapat tambahan tugas Oleh Dahlan Iskan baru yang Menteri Negara BUMN sangat rumit: memperbaiki sistem alih daya atau outsourcing (OS). Langkah ini dilakukan sambil menunggu apa yang
Baca Agar ...Hal 5
Reformasi Makin Tak Memuaskan JPNN, Jakarta eformasi sudah berjalan 15 tahun. Tingkat kepuasan publik terhadap pelaksanaan agenda reformasi justru cenderung menurun, setidaknya dalam lima tahun terakhir. Itu tergambar dari hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada Mei 2013. Mayoritas publik makin pesimistis dengan pelaksanaan agenda reforma-
R
si. Sebanyak 59,2 persen responden menyatakan tidak puas dan hanya 31,4 persen yang menyatakan puas dengan reformasi. Jika dibandingkan dengan survei serupa pada 2008 dan 2010, trennya menurun. Pada 2008, mereka yang puas dengan pelaksanaan reformasi sebesar 45,42 persen. Kemudian, pada 2010, jumlahnya merosot ke angka 40,7 persen. “Dalam rentang lima tahun, terjadi penurunan tingkat kepuasan terhadap reformasi hingga 14 persen,” kata peneliti LSI Ardian Sopa dalam paparan di kantor LSI, kemarin (26/5). Mereka yang menyatakan tidak puas terhadap pelaksanaan agenda
maupun laki-laki, berpendidikan tinggi maupun rendah, dan berstatus ekonomi tinggi maupun rendah. “Ini adalah sebuah ironi. Semakin lama dan semakin matangnya reformasi ternyata publik semakin tidak puas,” sambung Ardian. LSI menemukan lima alasan pen yebab menurunnya tingkat kepuasan terhadap reformasi. Dari riset kualitatif dan tracking survei sebelumnya, LSI menemukan lima alasannya. Pertama, maraknya kasus
Jajak Pendapat LSI 2013 Agenda Reformasi 1. 59,2 % responden Tidak puas 2. 31,4 % responden Puas Politikus&Korupsi 1. 83,1 % Tak yakin bebas korupsi 2. 15, 8 % Yakin Bebas korupsi Kinerja Politikus 1. 80,1% Tak yakin kerja untuk rakyat 2. 17,71% Yakin Kerja untuk Rakyat reformasi itu merata di semua lapisan masyarakat. Baik yang tinggal di desa maupun kota, perempuan
Baca LSI ...Hal 4
Sudah hampir tiga tahun terakhir publik tidak pernah berhenti disuguhi parade praktik korupsi yang dilakukan oleh para politikus. Ardian Sopa
RAJA EROPA LONDON (BP) - Bayern Munchen mencapai puncak tertinggi di Eropa. The Bavarians -julukan Munchen - menggapainya setelah menjinakkan Borussia Dortmund dengan skor 2-1 pada partai puncak Liga Champions di Stadion Wembley, kemarin. Arjen Robben menjadi pahlawan bagi Munchen berkat satu assis dan satu gol yang ia lesakkan ke gawang Dortmund. Atas keberhasilan itu, Muenchen kini menyandang status sebagai Raja Eropa. Kemenangan itu begitu berkesan bagi para pemain Munchen karena mengakhiri rangkaian nasib sial mereka dalam tiga musim terakhir. Seperti diketahui, dalam tiga musim terakhir, Munchen melaju ke final sebanyak dua kali. Namun semuanya berakhir dengan kekalahan. “Saya tak bisa mengungkapkan ini dengan kata-kata. Ada banyak emosi yang saya rasakan,” kata Robben usai mencium trofi Liga Champions di Stadion Wembley. Ya, musim lalu Robben termasuk salah satu f.eddie keogh/reuters
Baca RAJA ...Hal 4
Pemain Bayern Munich merayakan kemenangan usai menerima trofi Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund skor 2-1 di stadion Wembley, London, Minggu (26/5) dini hari.
@pramonoanung (Pramono Anung) Menyerang tdk selalu efektif utk hal yg sdh dinyakini kebenarannya oleh publik, apalagi menyerang lembaga yg sdng dipercaya publik #Kawan
Baca Kicauan...Hal 4
Penting mengontrol anggaran pendidikan yang besar demi mencapai sasaran. Dan yang terpenting bagaimana pendidiknya bisa lebih baik kehidupannya.
Sipil Harus Siap Latihan Perang RUU Komponen Cadangan Mulai Dibahas JAKARTA (BP) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memulai sosialisasikan RUU Komponen Cadangan. Setiap warga sipil, apapun profesinya, nanti akan dilatih menjadi personel yang siap tempur. Mereka akan menjadi komponen cadangan yang siap digerakkan jika negara dalam situasi perang. ”Kami sudah mulai tahap pengenalan dan sosialisasi ke masyarakat, “ ujar Staf Ahli Menteri Pertahanan Mayjen Hartind Asrin, kemarin. Pekan lalu, Kemhan juga sudah memulai pembahasan awal dengan komisi 1 DPR dalam forum rapat dengar pendapat. Hartind menjelas-
Lis ”Jual” Tanah Kepri Demi Politik Waoouuww... Itulah kata yang terlontar dari mulut saya. Menggambarkan betapa terkejutnya saya ketika menerima beberapa lembaran kertas lalu membacanya sungguhsungguh. Jantung ini berdegup keras dibuatnya. Bahkan mengalahkan degupan saat Oktavio Bintana saya menunggu hasil keluluDirektur PT. Putra Rida Pers san anak saya yang pertama setahun lalu yang kini sudah SMA kelas satu. Betapa tidak. Apakah saya salah melihat atau saya salah membaca atau tiba-tiba mata saya langsung jadi buta melihat lembaran copian dari Menteri
Baca Lis ...Hal 5
dibayarkan gajinya oleh negara. Setelah itu pada tahun-tahun berikutnya, peserta akan ikut lagi dalam pelatihan selama dua minggu untuk penyegaran terhadap apa yang sudah dipelajari di pelatihan awal. Dalam rancangan itu, akan ada sanksi bagi perusahaan yang melarang karyawannya untuk ikut serta dalam pelatihan komponen cadangan. “Mereka bisa dikenai hukuman pidana. Perusahaan harus mengizinkan karya wannya latihan bela negara itu,” katanya. Dia menjelaskan, tiga komponen besar yang jadi sumber perekrutan komponen cadangan adalah dari PNS, karyawan BUMN, dan pekerja swasta. “Untuk tahap pertama akan diutamakan peserta dari PNS dan BUMN,”ka tanya. (jpnn)
KPK Harus Konfrontir Sri Mulyani dan Boediono
oase Jangan Pernah Menunda
Jangan pernah menunda-nunda apa yang Anda dapat lakukan hari ini. Untuk jadi yang terdepan, Anda harus memulai sesuatu lebih awal. “Jika dimulai dari sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda selalu menunda-nunda,” kata William Feather, seorang penerbit dan penulis dari Amerika Serikat. (atm)
kan, RUU ini adalah penyempurnaan dari rancangan yang sudah dibuat sejak tahun 2007. “Yang jelas ini bukan wajib militer. Melainkan upaya bela negara,” katanya. Mantan atase perf.net tahanan Malaysia itu Hartind Asrin menjelaskan, dalam rancangan UU yang baru ini, peserta harus mempunyai pekerjaan tetap. Peserta akan mengikuti pelatihan yang pertama kali selama satu bulan dan selama itu, warga negara yang ikut pelatihan akan
Sri Mulyani
JAKARTA (BP) - Anggota Tim Pengawas Century DPR, Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfrontir mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono dalam kapasitas mereka sebagai mantan ketua dan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Bambang menerangkan, da lam forum Rapat Panitia Khusus
(Pansus) DPR untuk Hak Angket Bank Century, awal Januari 2010, Sri Mulyani sudah menegaskan bahwa dia bertanggung jawab penuh atas keputusan penyelamatan Bank Century berdasarkan data awal nilai bailout dari BI sebesar Rp 632 miliar. ”Angka Rp 632 miliar ditetapkan BI sebagai acuan menangani Bank Century. Pertanyaannya, siapa harus bertanggungjawab
Baca KPK ...Hal 4
Boediono
LHI Anggap KPK Kurang Bukti JAKARTA (BP) - Alasan pendalaman saksi-saksi yang diperlukan KPK untuk merampungkan berkas tak bisa diterima kubu Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Kuasa hukum tersangka kasus suap pengaturan kuota daging impor itu menilai KPK tidak cukup bukti untuk mengaitkan kliennya dengan perkara suap yang diterima Ahmad Fathanah. “Tertundanya pelimpahan berkas perkara untuk kesekian kalinya ini menunjukan KPK ragu-ragu,” terang kuasa hukum LHI, M Assegaf. Menurut dia, bukti yang dimiliki KPK sepertinya kurang menyakinkan untuk dibawa ke persidangan. Assegaf menyatakan jika dikaitkan dengan uang suap Rp 1 miliar yang telah diterima Ahmad Fathanah, maka unsur pidana korupsi yang disempatkan ke kliennya sangat lemah. “Uang Rp 1 miliar itu kan tidak diserahkan ke Pak Lutfhi. Kalau pun ada rekaman pembicaraan dengan Fathanah, ya anda bisa nilai sendirilah Fathanah itu orangnya bagaimana,” paparnya. Seperti diketahui, saat
Baca LHI ...Hal 4
Elda Devianne Adiningrat
kicauan
f.jpnn
T-Obenk Perkenalkan Optibus Prime, ”Toko Bus” Kaos Oleh-Oleh Batam
Terinspirasi Sosok Optimus Prime dalam Film Transformers Usaha oleh-oleh kaos Batam T-Obenk meluncurkan kendaraan operasional bernama Optibus Prime. Kendaraan ini adalah sebuah minibus yang didesain menjadi sebuah busstore. WENNY C. PRIHANDINA, Batam Andri Wongki berdiri di samping sebuah bus besar. Badan bus itu dicat hijau tosca. Nama T-Obenk tercetak besar di sana. Gambar bocah bertanjak kuning siap menyapa orang dengan senyumnya yang lebar. ”Dengan Optibus inilah, kaos-kaos T-Obenk dipasarkan,” kata Direktur Usaha Oleh-oleh Kaos Batam T-Obenk itu. Optibus Prime ini tak lagi memiliki kursi
redaksi@batampos.co.id
PEMBELI memilih kaos T-Obenk di Optibus Prime, belum lama ini. f.iman wahyudi/Batam Pos
http://twitter.com/batampos
penumpang. Semuanya telah dicabut sampai ke rangka kursinya. Satu-satunya kursi yang ada di sana adalah kursi sopir. Lantaran tak ada lagi kursi penumpang, bus ini nampak seperti sebuah ruang kosong memanjang berukuran 6 x 3 meter persegi. Ini seperti kontainer besi yang sering berserak di pelabuhan barang. Bus ini memiliki empat buah roda besar. Ini yang membuatnya tampak tinggi. Untuk bisa masuk ke dalam bus, pengunjung harus melampaui roda melalui tangga. Tangga itu berada di satu sisi bus. Di bagian depan dan belakang. Tangga itu tidak tinggi. Hanya terdiri dari tiga-empat anak tangga saja. Menaikinya, seperti hendak berkendara dengan Trans Batam saja.
Baca Terinspirasi ...Hal 4