3 Maret 2013

Page 1

Rp. 3.750

Minggu

3.03.2013

Lebih Hemat dan Bertenaga

13

F.CECEP MULYANA/BATAM POS

Jagain Kakak Ya Dek... JERIT tangis keluarga dan kerabat mewarnai prosesi misa di rumah duka empat bocah yang berada di Kampung Durian RT01 RW 06, Sabtu (2/3) pagi. Kesedihan semakin menjadi ketika Peti jenazah Kosmas Ferson Farera,4, Maria Magdalena Yelsan Fenge,6, Wihelmus Rudi Farera, 3,dan Aprillius Ama Mado,5, ditutup terakhir kalinya.

Isak Tangis Iringi Pemakaman

Baca Jagain ...Hal 6 ORANG tua korban, saudara, dan kerabat tak kuasa menahan tangis ketika peti jenazah keempat bocah yang tewas dimasukkan ke liang lahat saat prosesi pemakaman di Blok Baru Pintu II TPU Sei Temiang, Sabtu (2/3) pagi. Salah seorang keluarga, bertahan di makam korban meski yang lain sudah pulang (foto atas). F.CECEP MULYANA/BATAM POS

Tunggu Hasil Labfor, Tewasnya Empat Bocah Belum Bisa Disimpulkan

Kecewa, Keluarga Tetap Percaya Polisi HADI-CATUR, Batam

DI dunia ini terlalu banyak orang yang tidak bisa melakukan sesuatu, bukan karena tidak mampu, tetapi tidak mau.

P

kicauan

Jusuf Kalla@JK_Kita Memberi & Berbagi thdp sesama adlh salah satu wujud Rasa Syukur thdp Nikmat yg tlh kita terima dr Tuhan YME.

Kombes Fadil

olisi belum bisa menyimpulkan tewasnya empat bocah yang ditemukan di dalam mobil sedan Subaru Legacy. Pihak kepolisian masih menunggu hasil forensik dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Medan dan Mabes Polri. Hal ini diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Krimum) Polda Kepri Kombes Fadil yang didampingi Kapolresta Barelang Kombes Karyoto, dan Tim Dokter Kesehatan (Dokes) Polda Kepri serta Mabes Polri dalam konfrensi pers di Gedung Serbaguna Polresta Barelang, Sabtu (2/3). Keterangan ini

juga langsung didengar pihak keluarga korban serta tokoh masyarakat Nusa Tenggara Timur. ”Kesimpulan akhir kasus ini belum bisa kita berikan, apakah pembunuhan atau kecelakaan,” ujar Fadil. Keempat bocah yang terdiri dari Kosmas Ferson Farera,4, Maria Magdalena Yelsan Fenge,6, Wihelmus Rudi Farera, 3,dan Aprillius Ama Mado,5, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mobil sedan Subaru Legacy BM 1306 XS, yang telah mangkrak selama 3 tahun dekat bengkel General Automotive, di Belakang Pasar Cikpuan, Kamis (28/2) lalu. Berdasarkan hasil otopsi di Rumah Sakit BP Batam, Dokes Polda Kepri dan Mabes Polri

Baca Kecewa...Hal 6

F.CECEP/BATAM POS

Mendulang Sukses, Mengenyam Gagal

DUA tangan masuk saku jaket. Mengunyah permen karet tanpa henti. Jarang berteriak. Jika anak didiknya mencetak gol, maka tangannya mengepal. Bahkan sering ikut berlari merayakan. Padahal, usianya telah 71 tahun lebih. Gayanya sama saja seperti 26 tahun lalu, saat pertama kali melatih Manchester United (MU). Dah tertebaklah siapa dia, kan? Ya, Alexander Chapman Ferguson yang biasa ditulis media, Alex Ferguson alias Fergie. Dari mesin pencari Google.co.id, jika kita ingin tahu soal Fergie dan permen karetnya, maka ada tiga kalimat yang selalu menghasilkan banyak kaitan. Yakni, “permen karet Alex Ferguson” maka ditemukan 68.600 artikel atau berita terkait itu.

Baca Mendulang ...Hal 6

Polri Jangan Ragu Sidik Kasus Sprindik JAKARTA (BP) - Mabes Polri tampaknya masih gamang menyidik dugaan pembocoran secara surat perintah penyidikan Anas Urbaningrum. Awalnya, Kabareskrim Komjen Sutarman berdalih, tanpa laporan Polri tak bisa menyidik. Namun, setelah loyalis Anas melapor Jumat lalu, Polri juga belum bersikap. “Memang ini kan hari libur. Tentu

penyidik tidak bisa menentukan sikap di luar hari kerja,” ujar Kabiropenmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar kemarin (2/3). Surat laporan loyalis Anas yang dipimpin Trisdianto mantan Ketua DPD Cilacap memang belum diberi bukti tanda lapor. Menurut Boy, sudah ada semacam F.DOK

Baca Polri ...Hal 3

Boy Rafli Amar

PD Optimis KPU Bisa Kompromi soal DCS BOGOR (BP) - Partai Demokrat (PD) tampaknya masih bimbang menentukan langkah terkait persyaratan pengajuan Daftar Caleg Sementara (DCS), dimana dibutuhkan tanda tangan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal. PD justru berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersedia berkompromi dengan mempertimbangkan kewenangan Majelis Tinggi (MT) PD dalam pengajuan DCS tersebut. Hal tersebut disinggung

dalam pertemuan Majelis Tinggi dan 33 ketua DPD PD di Cikeas, kemarin. Anggota Dewan Pembina PD Amir Syamsuddin memaparkan, Anggaran Dasar (AD) PD jelas mengatur kewenangan (MT). ”Dalam hal, seorang ketua umum berhalangan, apa yang harus dilakukan. Anggaran dasar partai kami jelas mengatur kewenangan daripada MT. Itu ada di sana,” jelas Amir ditemui usai Rapat bersama Majelis Tinggi

dan 33 Ketua DPD di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (2/3). Amir menegaskan, dalam anggaran dasar PD sudah diatur secara eksplisit mengenai kewenangan MT dalam mengangkat calon-calon legislative. Seperti dalam hal mengangkat calon gubernur, wakil gubernur, calon presiden, calon wapres dan calon anggota DPR.

Batam Banjir Kosmetik Berbahaya

Cantiknya Sementara, Rusaknya Permanen BATAM (BP) - Status Batam sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/ FTZ) membuka celah yang sangat lebar masuknya kosmetik berbahaya dari berbagai negara. Tidak ada lagi pemeriksaan ketat di pelabuhan karena status jalur hijau. Buktinya, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri pekan lalu, menyita ribuan kosme-

Baca Cantiknya ...Hal 3

Baca PD ...Hal 6

M. Sarengat, Pelari Tercepat Asia yang Kini Tak Berdaya

Diibaratkan Mobil yang Tak Pernah Balapan

M Sarengat, mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama bangsa, kini hanya bisa tergolek lemah di tempat tidur. Pelari tercepat Asia pada Asian Games 1962 itu terkena stroke.

tabung oksigen dan peralatan monitor tersambung ke tenggorokan pria 72 tahun itu. ”Ayo Pak, yang gembira. Ini mau difoto wartawan, nanti fotonya dilihat orang seluruh dunia, lho,” ujar Munir, terapis dan perawat yang mengurus Sarengat di rumahnya.

JPNN, Jakarta

M Sarengat terbaring lemah didampingi istrinya Nani (kanan) dan anak keduanya Sari bersama cucunya Aldiano di rumahnya, Jalan Kemang 1 Jakarta Selatan. Sarenget saat menjadi atlet (kanan).

DUA untai tasbih tergantung di atas tiang infus yang mengalir ke tubuh Mohammad Sarengat. Tepat di sampingnya, sebuah

Video Kekerasan Densus Beredar Luas

JAKARTA BP  Video yang menunjukkan kekerasan yang dilakukan Detasemen Khusus 88 Mabes Polri beredar luas di dunia maya. Situs-situs yang biasa memberitakan kegiatan dunia Islam mengunggahnya sejak Jumat malam. Dalam video itu tampak personil Brimob Polri menginjak dan menelanjangi terduga teroris. ”Ayo buka celananya, ayo buka celananya,” teriak oknum polisi berseragam Brimob itu dalam video. Tampak tersangka terorisme berjalan mengangkat

Usulan Moratorium Sementara Densus 88

Baca Diibaratkan ...Hal 3

Baca Video ...Hal 3 F.RIDLWAN/JPNN


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.