Rp. 3.750
Sabtu
08.06.2013 Gerakan Sehat Demi Indonesia di Batam
Tukar Kaos sampai Pukul 15.00 WIB F. Dalil Harahap/Batam Pos
Peserta Gerakan Sehat Demi Indonesia mendaftar dan mendapat kaos di Graha Pena, Batam Center, Jumat (7/6). Hari ini sampai pukul 15.00 WIB, panitia masih menerima pendaftaran.
BATAM (BP) - Ketua Panitia Gerakan Sehat Demi Indonesia Batam Pos Grup, Usep RS menyatakan, penukaran kaos hanya dapat dilakukan hari ini, Sabtu (8/6). Batam Pos Grup menetapkan batas waktu penukaran kaos hingga pukul 15.00 WIB di Graha Pena. “Kaos terbatas hanya 4.000 buah. Jadi cepat-cepatlah ke sini (Graha Pena, red),”
kata Usep RS, Jumat (7/6). Usep mengatakan, jumlah pendaftar hingga Jumat (7/5) mencapai 3.000 orang. Itu hasil total dari pendaftaran di Batam dan di Tanjungpinang. Di Tanjungpinang sendiri, pendaftaran sudah mencapai 800 orang. Untuk melakukan pendaftaran,
masyarakat cukup membawa guntingan kupon pendaftaran yang terdapat di poster iklan gerakan Sehat Demi Indonesia di harian Batam Pos. Guntingan kupon itu diisi dengan data diri. Dilengkapi dengan salinan KTP, masyarakat dapat menukarkan kupon tersebut dengan kaos
Baca Tukar ...Hal 4
Pencetak Uang Palsu Ditangkap
Pemilik
162 Ribu
Butir Ekstasi Dibawa ke
Batam
JAKARTA (BP) - Ratusan ribu butir ekstasi hasil tangkapan Polda Kepulauan Riau dan Direktorat IV Narkoba Mabes Polri Kamis (6/6) lalu bukan hanya untuk stok di Indonesia. Sebagian pil haram asal Malaysia itu rencananya juga bakal diselundupkan ke Australia via Bali. Tiga orang ditahan dalam pengungkapan terbesar Polda Kepri. Kemarin, barang bukti sebanyak 162.500 butir ekstasi itu dipamerkan di Mabes Polri. Ekstasi tersebut disita dari rumah seorang warga Malaysia di kawasan Daan Mogot Jakarta Barat. Sayang, pemilik rumah yang biasa dipanggil Datuk oleh warga sekitar itu berhasil kabur. Polisi hanya bisa menangkap tiga penghuni rumah, yakni Ong Beng Song alias Edy, pemilik ekstasi, Azmil, dan Solihudin. Ketiganya warga Johor Bahru, Malaysia. Kapolda Riau Brigjen Yotje Mende menjelaskan, pengungkapan itu hasil penelusuran pihaknya saat mendapat info jika ada ekstasi dalam jumlah besar direncanakan masuk ke Kepri.
Diduga Digunakan di Tempat Hiburan GALIH, Batam zarni alias Eca, 26, dan Jefri, 32, sepasang kekasih yang tinggal di kawasan Jodoh, diringkus Buser Polsek Lubukbaja di kawasan Nagoya Newton, kemarin siang. Keduanya ditangkap karena kedapatan membawa 12 lembar
I
Baca Pemilik ...Hal 4 Ong Beng Song alias Edy (kiri) dan Muhammad Solihudin dua dari tiga tersangka bandar narkoba yang ditangkap Polda Kepri di Jakarta. (Inset) dua tas barang bukti ekstasi milik tersangka juga dibawa ke Batam, kemarin.
Azmil F. Wijaya Satria/Batam Pos
Bangun Fasilitas Perbaikan Pesawat BATAM (BP)- PT Garuda Maintenance Facility (GMF) akan segera membangun perbaikan dan perawatan pesawat di Bandara Hang Nadim. Anggaran pembangunan itu mencapai 100 juta dolar Amerika Serikat (AS). Perusahaan ini akan fokus dalam perbaikan perawatan dan perbaikan pesawat berukuran besar. Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan MoU antara PT GMF dengan BP Batam di
Garuda Siapkan 100 Juta Dolar AS
Baca Bangun ...Hal 5
Kalau semua lapisan paling atas dan di bawahnya sudah sama sama memiliki integritas yang tinggi, perusahaan akan maju dan lestari.
oase
Pendidikan Bisa Ubah Dunia Orang besar bermegah dengan kebesarannya. Hanya saja ia tak akan dapat mengubah dunia. Tetapi seseorang yang mau belajar terus menerus dan tekunlah yang mampu mengubah dunia. Inilah nasehat dari Nelson Mandela, Presiden pertama Afrika Selatan. Ini jugalah yang ditunjukkan Mandela saat ia berhasil membawa perubahan bagi negaranya menuju kemerdekaan. ‘’Pendidikan adalah senjata paling dahsyat yang dapat kita gunakan untuk mengubah dunia,’’ ujar Nelson Mandela. (atm)
Selesaikan Alih Fungsi Hutan Lindung Pekan Depan Deputi Menko Perekonomian ke Batam JAKARTA (BP) - Berlarutnya persoalan alih fungsi hutan lindung di Batam membuat Kementerian Koordinator Perekonomian merasa perlu bertindak. Rencananya pekan depan, Deputi Menko Perekonomian Bidang Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Luky Eko Wuryanto, akan mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan di Batam. Tujuannya untuk membereskan persoalan pertanahan yang tak kunjung selesai. Rencana itu terungkap saat Luky
f.antoni/batam pos
Deputi Deputi Menko Perekonomian Bidang Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Luky Eko Wuryanto saat menerima anggota DPD RI asal Kepri, Jasarmen Purba di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (7/6).
menerima anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Kepri, Jasarmen Purba di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (7/6). Dalam
pertemuan itu Jasarmen mengajak warga Batuaji, Amananto dan Syahrial Lubis. Jasarmen yang Baca Selesaikan ...Hal 5
Tadi kami langsung masuk dan tangkap Jefri. Ia tak berkutik setelah kami geledah. uang palsu pecahan Rp 50 ribu. Duit palsu itu rencananya hendak dipakai bertransaksi. Informasi penangkapan dua sejoli ini dibenarkan salah satu polisi di Polsek Lubukbaja. Kepada Batam Pos, sumber kepolisian
Baca Pencetak ...Hal 4
Rusli Melenggang Aman dari Gedung KPK JAKARTA (BP) - Untuk kali kedua Gubernur Riau Rusli Zainal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin pejabat yang juga Ketua DPD Partai Golkar Riau itu menjalani pemeriksaan selama 11 Rusli Zainal jam. Seperti halnya pemeriksaan perdana Jumat (31/5) lalu, kali ini Rusli
f.jpnn
kembali “selamat” meski santer dib er itakan bakal ditahan. Dia meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 20.30 WIB. Rusli lebih banyak bungkam saat dicecar pertanyaan oleh wartawan. Rusli hanya menjawab beberapa pertanyaan
Baca Rusli ...Hal 5
Batam Kuasai 10 Besar se-Kepri Hasil UN SD SEKUPANG (BP) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat hasil ujian nasional SD yang baru akan diumumkan besok, Sabtu (8/6). Pasal-
nya, 10 besar peraih nilai tertinggi UN SD se-Kepri, semuanya berasal dari Batam. Di sisi lain, Muslim juga agak kecewa lantaran muridmurid yang meraih nilai tertinggi itu kebanyakan dari sekolah swasta.
Baca Rusli ...Hal 5
Pulau Moreton, Bekas Tempat Pembantaian Paus yang Kini Jadi tempat Pelestarian
Malam Menyuapi Lumba-Lumba, Siang Selancar Pasir Sekitar enam dekade silam, Pulau Moreton di timur Brisbane, Queensland, Australia, adalah tempat pengolahan paus terbesar di belahan bumi selatan. Selama 10 tahun beroperasi, lebih dari 6 ribu paus dibantai. Kini, pulau elok itu menjadi tempat tujuan wisata berbasis konservasi. Wartawan Jawa Pos DOAN WIDHIANDONO baru saja mengunjungi pulau tersebut.
Turis menaiki bukit untuk berselancar pasir di Pulau Moreton di timur Brisbane, Queensland, Australia. F.DOAN WIDHIANDONO/JAWA POS
ANJUNGAN tua itu masih berdiri. Tiang tinggi untuk bongkar muat muatan kapal juga masih kukuh menyangga langit. Dulu, di tiang itu, paus-paus digantung lantas dikuliti. Satu per satu, bagian-bagian tubuh mamalia laut
redaksi@batampos.co.id
itu dikelupas dengan pisau jagal. Mulai kulit, lapisan lemak, daging, hingga tulang. Semua habis menjadi barang-barang komoditas bernilai tinggi. Tapi, pemandangan anjungan di kawasan Tangalooma, Pulau Moreton, Queensland, itu
sudah berbeda ketimbang 60 tahun silam. Tak ada lagi bau anyir dan amis dari daging dan darah paus. Tak ada pula nelayan yang sibuk berlalu-lalang dalam pakaian yang kusut dan berlumur isi perut “ikan” besar tersebut.
http://twitter.com/batampos
Kini, anjungan dan dermaga yang menjadi bagian dari Tangalooma Island Resort tersebut sangat elok. Udaranya segar. Bunyi debur ombak plus nyanyian berbagai jenis burung laut menjadi melodi yang menggugah gairah para wisatawan. Gairah untuk sejenak melepaskan diri dari rutinitas dan kembali mendekatkan diri ke alam. Di anjungan itu, setiap hari kapal feri cepat merapat. Mereka membawa penumpang dari Brisbane, ibu kota negara bagian Queensland, yang berjarak sekitar 58 kilometer dari Pulau Moreton tersebut. Untuk sampai ke Tangalooma, kapal feri dengan model lambung catamaran tersebut perlu waktu 75 menit. Pas. Dalam bahasa Aborigin, tangalooma berarti tempat berkumpulnya ikan-ikan. Itu
Baca Malam ...Hal 4