Banjarmasin Post
SENIN
26 OKTOBER 2015 13 MUHARAM 1437 H
28
Halaman
RP. 3.000 LANGGANAN RP. 75.000 NO. 152066 TH XLIIII/ISSN 0215-2987
43 Juta
MATIKAN Gelar Saya
Marquez Jegal Marc Marquez
‘THE DOCTOR’ Valentino Rossi bersikeras bukan satu-satunya yang bersalah pada insiden yang membuat Marc Marquez jatuh dalam gelaran motoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (25/10). Rossi justru merasa ada ‘skenario’ yang dilakukan lawan bebuyutannya itu untuk menjegal peluang besar dia menjadi juara dunia tahun ini. “Marquez memenangi pertempuran. Dia membuat saya kehilang-
Orang Jadi
Korban
LIBIDO ATAU....
an gelar juara dunia,” katanya. Dia juga membantah telah menendang sepeda motor Marques pada lap ketujuh. ”Setang (motor) dia menyenggol kaki saya, itu membuat kaki saya terpeleset (dari pijakan). Motor tak bisa jatuh hanya karena sentuhan,” tegas Rossi. Insiden di Sepang membuat peluang pebalap Movistar Yamaha itu Halaman mengecil karena di seri terakhir di Valencia, Spanyol, dia harus start dari posisi buncit. (brs/tbn)
24
z Dua KRI Siaga di Perairan Kalsel
Valentino Rossi FOTO-FOTO: AFP PHOTO / MOHD RASFAN/NET
PALANGKARAYA, BPOST Warga yang menjadi korban kabut asap sehingga memerlukan penanganan di ‘rumah singgah’, seyogianya bebas dari paparan udara kotor. Tetapi, Rumah Penampungan dan Trauma Center (RPTC) yang difungsikan sebagai tempat evakuasi itu Hal 10 kol 1-3
Mereka
Terkurung Asap Hitam 12 Orang Tewas di Tempat Karaoke MANADO, BPOST - Minggu (25/10) dinihari, rumah bernyanyi (karaoke) Inul Vizta di Jalan AJ Sondakh, Megamas, Manado, Sulut, dipenuhi pengunjung. Jika ada pintu ruangruang yang tertata rapi di tempat itu terbuka, terdengar alunan musik beriringan dengan suara orang yang sedang melantunkan lagu. Suara tawa dan ka-
KEJANGGALAN PETAKA z Tidak tersedianya alat pemadam kebakaran yang standar z Alarm pendeteksi panas (api) tidak berbunyi saat kejadian z Listrik di lantai tiga tetap hidup meski di lantai dua terjadi kebakaran z Akses keluar masuk pengunjung hanya satu z Armada pemadam kebakaran baru datang 1 jam kemudian
VIDEO KEPANIKAN KEBAKARAN KARAOKE INUL VIZTA
dang tepuk tangan bersahutan. Kegembiraan itu sontak menjadi horor ketika jarum jam mulai meninggalkan pukul 00.00 Wita. Seorang karyawan tempat hiburan itu melihat ada api dekat air conditioner (AC, pengatur suhu ruangan) di
lorong lantai dua. Dia kemudian berlari ke ruang manajernya di lantai satu. “Sebelumnya, karyawan itu berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam portabel, tetapi api tidak mati. Katanya, malah membesar bahkan AC-nya meleleh,” ucap Kapolresta Manado, Kombes Rio Permana. Benar, api terus membakar dan merambat melalui dinding yang dilapisi wallpaper. Asap hitam pekat memenuhi lorong-lorong di dari lantai satu hingga lantai tiga. Ruang-ruang karaoke di lantai dua dan tiga yang
22 Tewas
20
Tewas
Api melalap THM di M City, Jalan Jenderal Gatot Soebroto Medan, Sumut, 4 Desember 2009
11
Tewas
Kebakaran di RedBoxx Diskotek, kompleks Supermall Pakuwon Trade Centre, Surabaya, Jatim, 25 Juni 2010
12 Tewas
BELAJAR dari tragedi kebakaran maut di karaoke Inul Vizta yang merenggut 12 nyawa itu, ada beberapa hal yang perlu mendapat sorotan khusus. Perlu dicek kondisi bangunan yang menampung massa seperti karaoke, diskotek, bioskop, mal dan gedung pertemuan. Hal 10 kol 1-3
Claudia Wowor dan Fredi Kalalo
Menjemput Maut
Perlu Zona Evakuasi FOTO-FOTO: TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI/FACEBOOK
PETAKA KARAOKE - Seorang pengunjung rumah beryanyi Inul Vizta, Manado, menangis histeris saat diselamatkan dari musibah kebakaran, Minggu (25/10). Sebanyak 12 orang tewas dan 71 orang luka-luka dalam petaka tersebut.
INGATAN, kenangan atau memori adalah salah satu anugerah Allah dalam hidup manusia. Paling tidak, itulah yang saya rasakan saat mendarat di Bandara Schipol, Amsterdam, Belanda, minggu lalu. Ada yang berubah, ada yang masih tetap seperti dulu. Itulah watak kehidupan fana ini. Udara dingin musim gugur, 10 derajat celcius, terasa menggigit tetapi segar, sangat kontras dengan cuaca panas bercampur asap di Hal 10 kol 4-7
SI PALUii
KARNA kadada baisian mudal gasan bausaha, tapaksa Palui baubah gawian jadi tangkulak atawa padagang parantara. Tapi biar tapaksa rupanya gawian manang-
Bergandeng Tangan
VERONIKA KUMURU Pengamat Tata Kota Sulut
Leiden, Kota Kenangan
Matan Bakarung
Kebakaran di Karaoke Inul Vizta, Manado, Sulut, 25 Oktober 2015
News Analysis
Jambi: 129.229 orang Sumsel: 101.333 orang Kalsel: 97.430 orang Riau: 80.263 orang Kalteng: 52.142 orang Kalbar: 43.477 orang
Hal 10 kol 4-7
PETAKA DI TEMPAT HIBURAN Happy Karaoke di kompleks pertokoan dan hiburan Ilir Barat Permai Palembang, Sumsel, terbakar, 7 Juli 2002
TERKENA ISP A ISPA z z z z z z
CLAUDIA Wowor dan Fredi Kalalo. Pasangan suami istri ini menjadi korban tewas dalam musibah kebakaran di rumah bernyanyi Inul Vizta, Manado, Sulut, Minggu (25/10). Keduanya diduga tewas karena kesulitan bernapas. Jenazah mereka tidak hangus terbakar. Beberapa pengunjung yang lolos dari tragedi
maut tersebut mengatakan para korban yang kebanyakan berada di lantai tiga sulit menyelamatkan diri karena akses jalan yang hanya satu dan menghirup asap tebal dan hitam pekat dengan bau menusuk. Sekitar 30 menit sebelum petaka yang merenggut nyawanya datang, Claudia sempat meng-update status di Hal 10 kol 1-3
Hal 10 kol 1-3
- Karaoke Inul Vizta Manado maminta 12 nyawa, Lak ai + Kada salah nang di Banua bahati-hati, Nang ai Anang Gayam
04
43
12
08
15
22
18
14
19
25
2610/B01