I1 m i ah UKfl UWAI t Yolume 6 No.3 Edisi Juli - September 201I
Maj al ah
HUBUNGAN SISTEIS PE}IGUKURAN KII{ERJA STRATEGI II,ITEGRATII/E, PENYELARASAN STRATEGI HAI.IUFAKTUR, PEIIBEI.AJARA}T ORGANISASIONAL DAN HASIL AKHIR STRATEGI
Oleh : Bukhari Usman*)
Abstrak Penulisan makalah ini berfujuan mendeskipsikan hubungan antara teori kontijensi dengan sistem pengukuran kinerja yang rnerupakan bagian darisistem pengendalian manajemen yaifu sistem pengukuran kineria strategi ntegralive, pnyelarasan sfategimanufaktur, pembelajaran organisasional dan strategi outcomes. SPMS lntegralive merupakan karakteristik infomasi prirner yang dapat membantu perusahaan atau organisasi unfuk mencapai persaingan shategis dengan menyelaraskan fungsi manufakfur dengan stategi dan mengembangkan pembelajaran organisasional. Secara keseluruhan hasil pembahasan ini mendukung dimensi SPMS integrative yaitu dapat meningkatkan persaingan sfategis untuk perusahaan yang nenekankan sfateginya baik bagi strategi diferensiasi produk maug.tn sFategi penetapan harga rendah. Penelitian ini npmberikan sudut pandang tenhng bagaimana SPMS integrative memungkinkan perusahaan unfuk mencapai strategi yang lebih efektif
dengan membantu perusahaan dalam penyelarasan fungsi manufakfur dan pembelajaran organisasional dalam perusahaan. Kata kunci : kine$a, strategi
stratqi integrative, penyelaraxn sfralegi pembelajann organisasional dan akhir
1996, Kaplan & Norton, 2ffi11 dan pengukuran
1. Pendahufuan
1.1.
kinerja dengan lntangible Assef Scorecard
Ldar Belakang
Saat ini, inovasi sistem
(Sveiby,1997).
akuntansi
manajemen telah menuntut perusahaan unfuk
Yang membedakan sistem pengukuran
mengembangkan informasi yang beorientasi
kine{a shategis (&rategic Peiwmance
pada orientasi stategis yang berhubungan
Measuremet Sysfan
dengan fungsi operasional perusahaan (lttner
sistem pngukuran kinefa yang lain adatah
dan Larcker, 2ffi2; Kaplan, 1994; Shank
&
bahwa bentuk pengukuran kinerja SPMS
Govindrajan, 1993; Simrncns, 2000). Beberapa
didesain atau dibenfuk unfuk rnamberikan
peneliti sebelumnya telah
rnengkaji
kepada pihak manajerial sebuah pengukuran
pengukuran kineria yang bersif-at stategis
finansial dan non finansial yang neltputi
dengan menggunakan pendekatan integritas
berbagai perpektif yang
yang berhubungan dengan fungsi openasional
dikombinasikan
visi perusahaan serta visi konsurnen (Dixon,
dalam sebuah bentuk pengukuran kinerja yang
Nanni & Vollman, 1990, Lynch & Cross, 1995;
lebih kornprehensit (Hoque & Janres, 20ffi;
McNair, Lynch
& Cross, 1990),
&
1Dcâ‚Źn
UMYA, EandaAcdt
Dp{c
Norton, 1992; Kaplan
&
dengan
berHa yang
bila
akan memberikan sfategi
Ither & Larcker, 1998b; lttner & Larckel 2003;
pengukuran
kinerja dengan &a{aned Soorecard (BSC} {Kaplan
atau SPMS)
fther& Larcker & Randeff, 2003).
Norton, 262