71
th.XIII/6 Februari 2015
Sejak tahun 2012, Unika Soegijapranata telah masuk di kelas Madya Nasional dalam hal penelitian sehingga Unika Soegijapranata berhak menyelenggarakan penelitian desentralisasi yang artinya paper-paper yang masuk diseleksi oleh tim penyeleksi yang berasal dari Unika Soegijapranata sendiri yang setelah diseleksi akan dikirim ke dikti. Dikti akan memeriksa preview paper yang telah dikirimkan kemudian bila preview penelitian diterima oleh dikti, maka dikti akan mendanai penelitian tersebut. Kepala LPPM Unika Soegijapranata sekaligus Guru Besar di Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Bapak Prof. Dr. Andreas Lako memaparkan, “mulai dari tahun 2012, 2013, dan 2014 penelitian Unika Soegijapranata selalu berjumlah lebih dari 20 penelitian yang disetujui oleh dikti�. Beliau juga menambahkan, “untuk penelitian 2014 yang didanai di tahun 2015, terdapat 2 penelitian lanjutan tipe kompetensi yang diseleksi dari dikti sendiri, lalu hibah 2 penelitian unggulan perguruan tinggi yang pada proses awalnya merupakan desentralisasi sehingga Unika Soegijapranata sendiri yang melakukan seleksi, ada pula hibah penelitian fundamental dan hibah penelitian bersaing�. Dari 34 hibah penelitian itu ada penelitian yang lama atau lanjutan serta mada penelitian yang baru. Penelitian ini statusnya merupakan penelitian dosen yang bisa dibantu oleh mahasiswa sebagai asistennya. Yang menarik adalah Unika Soegijapranata dalam jajaran Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah merupakan perguruan tinggi peringkat atas dengan kuantitas penelitain yang banyak diterima oleh dikti. LPPM telah mengarahkan tema penelitian menjadi 6 tema utama yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pengenmbangan ekonomi kreatif dan UMKM, infrastuktur, kelestarian lingkungan, pendidikan dan pengembangan SDM. (MBR)
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
6 Februari 2015
1
Hai Civitas Unika Soegijapranata Semarang‌ Perkenalkan nama saya Ignatius Arif Gunarso dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Angkatan 2012. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita mengenai alasan kenapa saya berani mencalonkan diri dan berkecimpung di BEMU (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas) karena adanya dorongan untuk mengabdikan diri di kampus kita yang tercinta ini. Sayang khan kita kuliah cuma sekali namun tidak berbuat apa-apa untuk kampus ini? Nah itulah yang menjadi landasan saya utnuk memberanikan diri mencalonkan diri menjadi Ketua BEMU Periode 20142015. *Kesempatan tidak datang hingga kedua kalinya dan pengalaman tidak dapat dibeli dengan uang atau ditukar dengan barang berharga lainnya.* Resiko apa yang saya hadapi? Tentunya resiko yang kelihatan adalah hampir setiap hari pulang malam dan akan ada banyak sekali rapat-rapat kepanitiaan. Namun saya tidak sendirian, saya ditemani oleh wakil saya dan anggota BEMU yang lain, sehingga menjadi tidak terasa berat. Sangat menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama keluarga baru saya di BEMU ini, yang kami namai sebagai keluarga cemara. Bagaimana saya membagi waktu antara kuliah, keluarga, dan BEMU? Tentunya ketika kita membagi tugas sangatlah susah, dibutuhkan niat dan kemauan yang tinggi untuk menjalankannya secara bersamaan. Ketika kuliah kita fokuskan diri pada materi perkuliahan jangan pada yang lain, ketika di rumah kita fokuskan diri kita pada keluarga dan mengabdi pada orang tua, dan ketika di kepanitiaan atau di BEMU kita fokuskan diri kita pada tugas-tugas kita. *Intinya adalah kita fokuskan diri kita 100% kapanpun dan dimanapun kita berada* Ya itulah sedikit sharing saya kepada sahabat Kronik semua‌ semoga bermanfaat, dan bila ada salah-salah kata saya mohon maaf. Serving others is my life. (MBR)
2
6 Februari 2015
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
Industri games hari ini mengalami kemajuan pesat. Setiap harinya, tidak hanya ratusan, tapi ribuan game baru dihasilkan oleh para game developer. Ini merupakan fenomena yang menakjubkan. Hal ini disampaikan oleh Eko Kusumo Nugroho dalam kuliah umum yang bertajuk ‘Game yang Mengubah Dunia’. Kuliah umum diselenggarakan setelah penandatangan kerjasama antara PT. Dreamlight World Media dengan Unika Soegijapranata. Acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari jurusan Game Technology, Ilmu Komunikasi, dan Psikologi. Dalam kuliah umum ini, Eko Kusumo Nugroho yang mengaku pecinta games ini juga mengungkapkan besarnya peluang dan tantangan industri games. “Setelah resmi diluncurkan 17 September 2013 lalu, game Grand Theft Auto (GTA) V5 sudah terjual sebanyak 11 juta kopi dan meraih keuntungan US$ 815,7 juta, atau sekitar Rp 9 triliun, dalam waktu 24 jam,” ungkap presiden PT. Dreamlight ini. Pemilik perusahaan yang berdomisili di Ungaran ini juga mengatakan bahwa hasil tersebut memecahkan rekor untuk penjualan terbaik dan meraih pendapatan tertinggi untuk produk hiburan dalam waktu sehari. Hal ini juga menjadikan game keluaran Rockstar tersebut menjadi video game dengan pertumbuhan tercepat, yaitu US$ 1 miliar, sekitar Rp 11 triliun, yang dikelola selama tiga hari.
Untuk itu dia berharap agar ke depan, para game developer dapat membuat game yang tidak merebut waktu mereka. Tetapi membuat waktu mereka berharga ketika memainkan game yang dibuat. “Harapannya games yang dibuat tetap challenging namun positif,” harapnya. Ketika merintis PT. Dreamlight World Media, Eko pun mengawali dengan purpose membuat sebuah perusahaan media content yang menghibur sekaligus menginspirasi banyak orang untuk menggapai mimpinya. “Saya ingin membantu orang meraih citacitanya,” tandas peraih beberapa awards untuk program televisi yang diproduksi PT. Dreamlight ini. Berprinsip pada 5P “Purpose adalah prinsip yang pertama dan utama dalam memulai segala sesuatu,” jelasnya. Setelah menentukan tujuan, seseorang harus menemukan apa yang menjadi passion-nya. “Orang yang mengerjakan sesuatu berdasarkan passionnya, akan lebih bahagia. Sebab, ia bukan bekerja, tapi melakukan hobinya. Saya pun demikian, saya memainkan game sebagai hobi sekaligus jalan untuk mendapat penghasilan,” ucapnya.
“Sayangnya, orang tidak memperhatikan konten permainannya. Games tersebut sebenarnya ditujukan untuk orang dewasa yang menampilkan kekerasan dan hal-hal lain yang harus dijauhkan dari anak-anak,” tuturnya.
Apabila kedua P tersebut (purpose dan passion) sudah ditemukan, otomatis orang tersebut akan menampilkan performance yang optimal sehingga profit pun datang dengan sendirinya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kalau game developer tidak mempunyai purpose yang kuat, games yang diciptakan bisa membuat kecanduan. “Dalam beberapa kasus, kecanduan games menjadi penyebab terjadinya kematian. Misalnya saja beberapa waktu yang lalu di Korea Selatan seorang bayi meninggal karena ditinggal orang tuanya bermain games online di warnet,” paparnya.
“Purpose, passion, performance dan profit saja masih kurang. Untuk menyempurnakannya, perlu ada yang namanya prayer. Dengannya, kita berharap agar Tuhan memberkati segala usaha kita,” ungkapnya. (teo)
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
6 Februari 2015
3
SEMARANG – Program Studi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata kembali melanjutkan status Akreditasi A yang telah dicapai sejak 2003. Visitasi yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 13 dan 14 Oktober 2014 menghasilkan nilai akreditasi A seperti yang tertuang dalam SK No 462/SK- /BAN-PT/Akred/S/ XII/2014. Kerja sama dengan instansi, industri pangan, lembaga mitra, dan universitas baik dalam dan luar negeri, menjadi ciri khas penguatan Prodi Teknologi Pangan. Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi difokuskan pada kajian dan kompetensi ‘’Sistem Pangan Berkelanjutan’’. Menurut Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Dr Kristina Ananingsih, pencapaian ini selaras dengan visi prodi, yaitu menjadi komunitas akademik yang kritis, manusiawi, serta pelopor dalam memecahkan permasalahan pangan yang dihadapi secara aktual oleh masyarakat. Pertukaran Pelajar ‘’Kerja sama luar negeri di Prodi Teknologi Pangan Unika diwujudkan dalam bentuk pertukaran pelajar, magang riset, visiting professor, kolaborasi penyelenggaraan seminar, study trip, dan post doc
4
6 Februari 2015
bagi staf pengajar,’’ kata Kristina dalam rilis kepada Suara Merdeka, kemarin. Dia mengemukakan, penguatan potensi mahasiswa juga menjadi kelebihan Prodi Teknologi Pangan Unika untuk meningkatkan kompetensi lulusan, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Mahasiswa berperan aktif dalam pengembangan prodi dengan menunjukkan prestasi di bidang akademik di dalam maupun luar negeri, serta di bidang seni dan olahraga. Mahasiswa mendapat kesempatan yang seluasluasnya untuk mengembangkan ilmu dan teknologi pangan, didukung fasilitas perkuliahan dan laboratorium yang terkini dan memadai serta staf pengajar yang berkualitas. Sebanyak 70% staf pengajar telah bergelar S-3 baik dari dalam maupun luar negeri, bahkan merupakan praktisi industri pangan. Aplikasi sistem informasi di prodi ini juga menguatkan dan memperlancar pelayanan akademik mahasiswa, selain sistem tata kelola prodi yang telah mendapatkan sertifikat ISO 9001. (D9-37) sumber : http://berita.suaramerdeka.com
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
Setiap Jumat pagi, Sporthall Unika dipenuhi oleh segenap dosen dan karyawan Unika yang semarak bersama mengikuti senam. Senam yang dipandu oleh instruktur yang ahli dalam bidang kebugaran. Kegiatan ini ternyata telah terlaksana sejak bulan Desember 2014. Lalu siapa yang membuat kegiatan ini ? dan mengapa kegiatan senam rutin perlu dilakukan ? Team kronik berhasil mewawancarai wakil rektor II, Ibu Inneke Hantoro, S.TP, M.Sc sebagai pelopor ide dalam memunculkan kegiatan ini. Hal apa yang melatar belakangi dari kegiatan senam bersama ? “Berawal dari banyaknya laporan dari poliklinik mengenai keluhan kesehatan yang dialami beberapa dosen dan karyawan, Selain itu, melihat pekerjaan dosen yang mengajar dan berdiri selama berjam-jam dan banyaknya karyawan yang bekerja dengan duduk lama sehingga terbesit ide untuk membuat kegiatan yang sejenak melepaskan dari segala kegiatan rutinitas” Tujuan apa yang ingin dicapai dari kegiatan senam bersama ? “Simpel saja, hanya ingin agar dosen dan karyawan di Unika tetap sehat, ketika badan sehat maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja yang dilakukan, tak hanya itu peran kegiatan senam bersama dapat mempererat rasa kekeluargaan kita, walaupun hanya 45 menit tetapi kita bisa bertegur sapa dengan segenap rekan kerja kita. Gerakan- gerakan senam pun tidak berat dan
bersifat fun, sehingga dapat juga digunakan sebagai sarana refreshing.” Apakah kegiatan senam berhasil diikuti oleh segenap dosen dan karyawan di Unika ? “Kalau semua belum, hanya 25% dari dosen dan karyawan. Setiap minggunya hanya 75-100 orang yang mengikuti kegiatan senam. Harapan kedepannya, senam rutin ini dapat diikuti oleh seluruhnya meskipun kegiatan ini bukan menjadi kegiatan yang bersifat wajib. Mengingat pentingnya kesehatan yang perlu dijaga dengan melakukan olahraga.“ Bagaimana nantinya ketika mahasiswa juga ikut tertarik dalam kegiatan ini ? “Fokus awal dari kegiatan ini memang diperuntukkan untuk dosen dan karyawan. Ketika mahasiswa join dengan kegiatan ini, mungkin belum untuk jangka waktu dekat ini. Hal dikarenakan mengingat terbatasnya tempat yang tersedia. Mungkin suatu saat akan ada event yang akan mempersatukan komunikasi dosen, karyawan, dan mahasiswa di Unika dengan kegiatan senam bersama, tetapi jika untuk kegiatan rutin mahasiswa dapat bergabung dengan UKM Olahraga yang ada dikampus.“(anggun)
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
6 Februari 2015
5
Minggu ini merupakan pengisian KRS Online yang dilakukan
oleh
seluruh
mahasiswa
aktif
Unika
Soegijapranata untuk mengambil matakuliah pada semester genap 2014/2015. Tampak terlihat baru dari sistem dan prosedur pengisian. Tak hanya tampak background yang berbeda saat pengisian KRS. Prosedur baru dengan adanya pengisian kartu bimbingan yang akan dicek oleh masing-masing dosen wali pada saat terlaksananya perwalian. Melalui cara prosedur seperti ini menjadikan dosen wali memiliki peran besar dalam membimbing mahasiswa guna pengambilan mata kuliah baru selanjutnya. Tak hanya itu saja, ditambah dengan adanya persetujuan dari dosen wali setelah mahasiswa melakukan pengisian KRS Online, membuat mahasiswa lebih siap untuk menjalani masa perkuliahan selanjutnya.
KRS online sejak semester yang lalu mengharuskan adanya ACC dari dosen wali. Bagaimana pendapat mahasiswa yang dalam minggu ini sedang mengisi KRS online?
6
“Menurut saya, peran dosen wali sudah sangat besar bagi mahasiswa sejak adanya kolom ACC . Setiap mata kuliah yang diambil harus mendapatkan persetujuan dari dosen wali. Namun yang perlu diperbaiki dengan sistem pengisian adalah saat pengisian KRS yang error dan terkadang ada matakuliah yang tidak bisa diambil atau diklik “ ( Anggi, FTP 2012 ) “Untuk sistem yang baru dengan adanya prosedur perwalian terlebih dahulu, mengisi kartu bimbingan yang berisi nilai semester lalu, rencana matakuliah yang akan diambil sangat sesuai bagi mahasiswa sehingga dosen wali juga dapat memberikan pengarahan mengenai gambaran mata kuliah yang telah direncanakan oleh mahasiswa. Mahasiswa mempunyai kewajiban untuk mengikuti perwalian guna mendapat bimbingan dan arahan dari dosen wali masing-masing. Hal yang harus diperbaiki adalah sistem kerja pada saat pengisian. Karena di Fakultas Ekonomi dan Bisnis sendiri, pengisian KRS sempat terjadi pengulangan yang dikarenakan banyaknya matakuliah yang tidak dapat diambil, tanpa ada informasi penyebab kenapa tidak bisa diambil.” (Nia, FEB 2013) “Ya, lebih baik dari semester sebelumnya. Dosen wali lebih berperan karena dosen wali mengetahui IPK mahasiswa, IP sebelumnya, dan matakuliah yang belum diambil oleh mahasiswa. Selain itu perwalian dapat dianggap penting karena dosen wali memberikan saran untuk pengambilan matakuliah selanjutnya, dan matakuliah yang mungkin berat bisa dikombinasikan dengan matakuliah yang ringan agar beban perkuliahan semester selanjutnya tidak terasa sangat berat. Sistem pengisian KRS dengan ACC dosen wali membuat mahasiswa walinya dapat lebih diketahui mata kuliah apa yang diambil. Saran saya, untuk kedepannya bisa semakin lebih baik lagi, yaitu dengan menambah kuota internet tambahan di fakultas yang sedang mengisi KRS, dengan melihat jumlah mahasiswa yang mengisi KRS di kampus sehingga WiFi akan berjalan lebih cepat saat pengisian” (Andre, FAD 2013) (anggun)
6 Februari 2015
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan pada bulan Februari-Maret 2015 akan mengadakan kegiatan “Ngejam Jamik Bareng LPPP�. Kegiatan ini merupakan forum bagi dosen-dosen di Unika Soegijapranata untuk duduk bersama dan mengisi borang untuk pengajuan jabatan fungsional sekaligus berkolaborasi untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan yang disyaratkan. Kegiatan yang terbuka untuk Asisten Ahli, Lektor, maupun Lektor Kepala ini diadakan karena LPPP melihat banyaknya peluang bagi dosen-dosen dengan berkembangnya Unika Soegijapranata yang ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa per tahun, penambahan dosen baru, dan meningkatnya peringkat penelitian Dikti dari klaster Madya menjadi Utama. Namun di sisi lain, dibutuhkan peningkatan jabatan akademik yang seringkali tidak terkelola karena kesibukan dosen sehari-hari. Dosen yang berminat dapat menghubungi kantor LPPP di gedung Mikael Lantai 4 atau melalui email lppp@unika.ac.id dengan menyertakan informasi yang terkait dengan jabatan akademik terakhir. Menurut informasi dari Kepala LPPP Dr. Augustina sulastri, saat dengan Kamis 5 Februari 2015 telah tercatat ada tiga puluh dosen yang mendaftarkan diri untuk ikut dalam kegiatan ini. Untuk pertemuan pertama, telah direncanakan akan diadakan pada tanggal 17 Februari 2015 dengan membahas peraturan Jamik terbaru dan borang pengisian yang sesuai dengan peraturan terbaru. Diharapkan dalam waktu 2 bulan borang sudah siap untuk diajukan untuk Jamik berikutnya. (rs)
KRONIK EDISI 71/TH.XIII
6 Februari 2015
7
Catat ....... Refleksi Karya Dosen dan Staf Kependidikan Unika Soegijapranata tanggal 25-27 Februari 2015 start dari stasiun Tawang, bersama-sama naik kereta jam 10.00 pagi Lowongan STUDENTS GET STUDENTS, masa tugas 2015-2016, lamaran ke PRM paling lambat 20 Maret 2015
Nama
Tanggal
Unit
AGATHA SUTARMI
01-Feb
ARSITEKTUR
WIDARYANTO
02-Feb
BMSI
IGNATIUS HARTYO PURWANTO, SH,M.H
02-Feb
HUKUM
YOHANES BUDIHARJO
03-Feb
BAU - TEKNISI
FX. GATOT PURNOMO
03-Feb
PASCA
SUHARSONO, DRS., MSI
04-Feb
PSIKOLOGI
HARTOYO SULISTYO PUTRO
05-Feb
PENERBITAN
IR SUYANTO E A, IR., MSC
05-Feb
ILMU KOMPUTER
Dr. ENDANG WIDYORINI, M.Si
07-Feb
PSIKOLOGI
ANDREAS SUPANTO
08-Feb
BAU - SATPAM
C. UMI PUDYASTUTI
10-Feb
TEK. PANAGAN
FX. MARYONO, SH
10-Feb
ELEKTRO
WIDODO
11-Feb
BAU
SUPRIYONO, IR, MT
15-Feb
ARSITEKTUR
INNEKE HANTORO, STP., M.SC
15-Feb
TEK.PANGAN
ETTY ENDANG LISTIATI, IR., MT
17-Feb
ARSITEKTUR
A. POSMARIA S, SE., M.SI
17-Feb
MANAJEMEN
B. RESTI NURHAYATI
18-Feb
HUKUM
WURYANI HARTANTO, DRA., MA
18-Feb
SASTRA
DEVI FEBRILIANI
21-Feb
REKTORAT
RACHMAT HIDAYAT
22-Feb
ARSITEKTUR
B. PAT RISTARA GANDHI, IR., MSA
22-Feb
ARSITEKTUR
Dr. ANGELINA. IKA RAHUTAMI, DRA., M.SI.
22-Feb
MANAJEMEN
Dr. MARGARETA SIH SETIJA UTAMI, M. KES
22-Feb
PSIKOLOGI
DAVID WIDIANTO, IR., MT
23-Feb
TEKNIK
ANTONIUS SURATNO, DRS., MA
25-Feb
SASTRA
YOHANA ARI WARDANI
26-Feb
CLT
AGATHA FERIJANI, SE., MS-HRM
26-Feb
MANAJEMEN
BLASIUS PANDITYA TRI DANARDANA
28-Feb
CLT
ROMANA RIAWATI , S.Pd
28-Feb
CLT
OPEN REKRUITMENT KRONIK Kronik Unika Soegijapranata membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa Unika Soegijapranata untuk tergabung dalam Kru Kronik sebagai REPORTER Syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut : 1. Tercatat sebagai mahasiswa aktif Unika Soegijapranata Semarang. 2. Tidak sedang mengambil matakuliah skripsi atau magang kerja 3. Terbuka untuk seluruh fakultas. 4. Mengirimkan CV dengan menyertakan foto berwarna terbaru 4X6 (1 lembar) dan fotocopy KTM. 5. Berkemampuan video editing lebih diutamakan CV dapat dikirimkan ke : Redaksi KRONIK di Humas Unika Soegijapranata Gd. Mikael lantai 3. Bila ada pertanyaan dapat menghubungi kronik@unika.ac.id dengan subjek OPREK KRONIK.
SIDANG REDAKSI wakil rektor 1 unika, humas unika REDAKTUR PELAKSANA humas unika REPORTER anggun, monic, teo, moli LAYOUT ern@nto KANTOR REDAKSI Humas Unika Gedung Mikael Lt. 3 Telp. 024 - 8441 555 ext. 1433 email : kronik@unika.ac.id
8
6 Februari 2015
KRONIK EDISI 71/TH.XIII