Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Jumat, 21 Februari 2020

Page 1

Berlangganan & Keluhan Pelanggan Hubungi: 0852 0855 3166

WWW.KUPASTUNTAS.CO

Email kupastuntas7@gmail.com

Rp4000 | JUMAT, 21 FEBRUARI 2020

Bayar 10 M, Alay Masih Utang 95 M Sujarwo: Banyak Aset Alay Diklaim Pihak Lain Mantan Bos Tripanca, Sugiharto Wiharjo alias Alay kembali menyerahkan uang Rp10 miliar ke Kejati Lampung, untuk memenuhi komitmennya mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp106,8 miliar. Dengan demikian, Alay masih punya hutang ke negara senilai Rp95 miliar lebih. Bandar Lampung (Kupas Tuntas)

Foto: Oscar/Kupas Tuntas

BAYAR KERUGIAN NEGARA - KUASA Hukum Sugiarto Wiharjo alias Alay, Sujarwo menyerahkan uang Rp10 miliar milik kliennya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Diah Srikanti sebagai angsuran pengganti kerugian negara, Kamis (20/2).

ALAY melalui kuasa hukum Sujarwo, menyerahkan uang sebesar Rp10 miliar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Kamis (20/2) siang. Penyerahan uang ini merupakan angsuran kedua kalinya. Sebelumnya, Alay juga sudah membayar uang pengganti

Ratusan Triliun Dana APBD Mengendap di Bank Jakarta (Kupas Tuntas) PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan besarnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mengendap di bank. Dia menuturkan pada Oktober hingga November 2019 tercatat ada Rp220 triliun dana APBD yang disimpan di bank. "Perlu saya ingatkan, di Oktober, November 2019 lalu uang yang ada di bank-bank

daerah di mana APBD disimpan masih pada angka Rp220 triliun," kata Jokowi dalam Rakornas Investasi 2020 di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis (20/2). Dia mengakui bahwa hingga akhir 2019, jumlah anggaran yang mengendap di bank-bank daerah berkurang menjadi Rp 110 triliun. Namun, tetap saja jumlah itu dinilai tergolong besar sebab masih ada Rp 110 triliun lagi yang masih mengendap di bank. "Masih angka yang besar Rp

Ratusan Hal 9

Joko Widodo Presiden RI

BANDAR LAMPUNG - TIGA pohon tumbang terjadi hampir secara bersamaan di sejumlah jalan di Kota Bandar Lampung, Kamis (20/2) pagi. Akibatnya, ada tiga warga mengalami luka akibat tertimpa batang pohon. Selain itu, ada rumah dan kendaraan yang juga ikut tertimpa. Pohon tumbang pertama kali terjadi di Jalan Pangeran Emir M Noer, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan. Pohon sengon yang tumbang menimpa dua mobil dan sebuah motor. Akibatnya, tiga korban mengalami luka-luka. Pohon tumbang selanjutnya terjadi di Jalan Raflesia 2 Kelurahan Tanjung Seneng, Kecamatan

Fajrun Najah Ahmad Divonis 2 Tahun (Kupas Tuntas) MANTAN Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Lampung, Fajrun Najah Ahmad divonis selama dua tahun penjara. Fajrun dinyatakan terbukti bersalah melakukan penggelapan uang senilai Rp2,75 miliar, sebagaimana dalam dakwaan

subsider Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. "Mengadili, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Fajrun Najah Ahmad selama dua tahun penjara dikurangi masa tahanan yang telah dijalani dan menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Pastra Joseph saat membacakan putusan di PN Tanjung Karang, Kamis (20/2).

Pastra menerangkan, adapun pertimbangan yang memberatkan adalah terdakwa tidak konsisten dalam memberi keterangan. "Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dan menyesali perbuatan nya," jelasnya. Atas vonis tersebut, Fajrun menerima putusan tersebut. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU), Irma menyatakan pikir-pikir selama satu minggu.

>> Baca

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa Fajrun selama tiga tahun penjara. Untuk diketahui, dalam dakwaannya, JPU Irma menyebut terdakwa Fajrun Najah Ahmad melakukan penipuan atau penggelapan kepada korban Namuri Yasir sebesar Rp2,75 miliar. Kasus Fajrun Najah Ahmad >> Baca

Fajrun Hal 9

Satu Hal 9

Foto: Sri/Kupas Tuntas

MENIMPA RUMAH - POHON tumbang di Jalan Pangeran Emir M Noer menimpa sebuah rumah dan mobil Mitsubishi L300, Kamis (20/2).

Ruwa Jurai

Bung Kupas ...

Andalkan Bunga Deposito KELAKUAN pemda yang suka menyimpan dana APBD di sejumlah bank tidak luput dari sorotan Presiden Joko Widodo. Bahkan, Presiden secara blak-blakan membeberkan nominal APBD yang trsimpan di Zainal Hidayat, SH bank yang menembus angka hingga Rp220 triliun pada bulan Oktober dan Desember 2019 lalu. Meskipun pada akhir Desember 2019, duit APBD yang tersimpan di bank sudah berkurang menjadi Rp110 triliun. Meskipun demikian, Presiden tetap geram dan minta gubernur, bupati dan wali kota untuk tidak mengulangi lagi kebiasaan tersebut. Presiden ingin, dana dari pemerintah pusat yang ditransfer ke pemda segera bisa direalisasikan sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Jika dana APBD disimpan di bank, maka perputaran uang di masyarakat cuma sedikit, sehingga pertumbuhan ekonomi juga akan stagnan. >> Baca

Bayar Hal 9

ď Ž Menimpa Tiga Warga, Rumah dan Kendaraan

ď Ž Terbukti Tilep Uang 2,75 Miliar

Bandar Lampung

>> Baca

Satu Hari Terjadi Tiga Pohon Tumbang

110 triliun ini. Kalau itu bisa dihabiskan, beredar di masyarakat ini akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi, mempengaruhi kesejahteraan," jelas Jokowi. >> Baca

sebesar Rp1 miliar pada Jumat (22/ 3/2019). Dalam putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 510/K/PID.SUS/ 2014 tanggal 21 Mei 2014, Alay dijatuhi vonis 18 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp500 juta. Selain itu, dalam kasus pidana perbankan dan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Timur senilai Rp108 miliar, Alay diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp106,8 miliar. Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Diah Srikanti mengatakan, pihaknya telah menerima cicilan kedua sebagai setoran uang pengganti atas perkara Alay. "Telah kami terima cicilan kedua uang pengganti sebesar Rp10 miliar, tunai," kata Diah di kantornya. Dikatakan Sri, cicilan kedua ini diserahkan ke Kejati dari pihak keluarga Alay. "Yang mana dalam hal ini diantarkan melalui pena-

Andalkan Hal 9

Pamit Pergi ke Lampung, Dokter Nursahbrina Tidak Pernah Pulang Lagi Seorang dokter muda asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) bernama Nursahbrina (27) dikabarkan hilang dari rumah. Sahbrina hilang setelah ia pamit pergi ke Lampung pada 11 Februari 2020. Sumatera Selatan (Kupas Tuntas) KABAR hilangnya dokter muda tersebut mencuat setelah orang tuanya, Fahmi mendatangi Polda Sumsel. Fahmi pun menyebut putri tunggalnya hilang dan tidak kunjung ada kabar. Merasa khawatir, Fahmi akhirnya buat laporan resmi pada Rabu (19/2) kemarin. Putrinya hilang setelah pamit dari stasiun Kertapati Kota Palembang menuju Lampung pada 11

Februari lalu. "Selasa (11/2) malam pekan lalu dia pamit mau pergi ke Lampung. Saya antar ke stasiun di pintu masuk stasiun," kata Fahmi saat ditemui di rumahnya, Perum Sejahtera IB I Palembang, Kamis (20/2). Keesokan harinya, Fahmi sempat mendapatkan kabar dari putrinya bahwa dia sudah tiba di Bandar Lampung. Bahkan ia mengatakan akan kembali pada Sabtu (15/2) setelah semua urusan selesai. "Waktu sampai itu sempat kasih kabar lewat SMS, ya

Foto: Ist

TUNJUKAN FOTO - ORANG tua dokter Nursahbrina menunjukan foto anaknya yang tidak pernah pulang lagi sejak pamit pergi ke Lampung pada 11 Februari 2020 di rumahnya, kemarin.

bilang sudah sampai dan akan pulang Sabtu kemarin. Tapi tidak ada kabar sampai saat ini," kata Fahmi. "SMS mau pulang itu Jumat, terakhir komunikasi sama keluarga. Sekarang dihubungi

sudah tidak ada yang aktif," kata Fami lagi. Tidak banyak yang diceritakan putrinya, namun Fahmi menyebut putrinya pamit untuk >> Baca

Pamit Hal 9


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.