Lampung Post Kamis, 13 Juli 2017

Page 1

kamis, 13 07 2017

facebook.com/ lampungpost

NO. 14204 Tahun xlii TERBIT SEJAK 1974

ig@lampost @lampostonline @buraslampost

24 Halaman Rp3.000/eks

T ERUJI T EP ERC AYA

Bukit Batu Jadi Kendala di STA 002 Tol Bakauheni BUKIT batu itu berada di STA 002 Km 1,70 Siringitik, Keca­ matan Bakauheni, Lampung Selatan. Sejak megaproyek pembangunan jalan tol transSumatera (JTTS) ruas Bakauhe­ ni—Terbanggibesar sepanjang 139 km di groundbreaking Presi­ den Joko Widodo pada akhir April 2015, terdapat pekerjaan yang hingga saat saat ini be­ lum selesai. Keberadaan bukit tersebut cukup menghambat pembangunan proyek strategis yang ditargetkan rampung Juni tahun depan itu. “Perkiraan awal tahun 2017, pembangunan jalan tol sampai ke bukit batu itu. Tapi sampai saat ini bukit batu yang berjarak tempuh sekitar 1,5—2 km dari Pelabuhan Bakauheni itu masih kokoh berdiri. Padahal, setiap hari sejumlah alat berat beker­ ja dan dump truck mengangkut batu tersebut untuk menimbun lokasi tol lainnya,” kata Teguh, warga Dusun Siringitik, Kecamat­ an Bakauheni, kepada Lampung Post, Selasa (11/7). Salah satu pekerja megaproyek tersebut, Ahmad (37), yang su­ dah bekerja sebagai kuli kasar di proyek tersebut sejak akhir 2016 itu, mengatakan dari titik nol hingga sampai ke bukit batu tersebut, belum melihat ada tan­ da-tanda bukit batu yang digali, digusur, dan diangkut batunya setiap hari itu menembus ruas tol di balik bukit batu itu. “Memang aneh, Mas, hampir setiap hari puluhan batu dari bukit tersebut diambil, tapi pekerjaan tidak kelar-kelar. Banyak yang bilang batu di bukit itu tumbuh lagi saat peker­ ja akan melanjutkan pekerjaan pada pagi harinya,” ujar Ahmad saat ditemui sedang melakukan

Kehabisan Uang Dalam laporan hasil pemeriksaan tahun 2014, BPK Lampung menemukan sejumlah kejanggalan, seperti tidak ditemukan garansi bank 5% dari nilai investasi atau sekitar Rp14,341 miliar. miliar. Pengembang seharusnya menyerahkan garansi bank tersebut kepada Pemkot Bandar Lampung. Selain itu, piutang royalti Rp2,419 miliar juga belum dibayarkan. Dalam perjanjian kontrak tertulis, Pemkot Bandar Lampung berhak menerima royalti Rp4,032 miliar yang akan dibayarkan pada 2013 sebesar 20% atau senilai Rp806 juta, pada 2014 sebesar 40% atau senilai Rp1,612 ­miliar, dan pada 2015 sebesar 40% atau senilai Rp1,612 miliar.

FIRMAN LUQMANULHAKIM

P

n LAMPUNG POST/AAN KRIDOLAKSONO

PROYEK JTTS. Pekerja mengerjakan pembangunan jalan tol trans-Sumatera di bukit batu di STA 002 Km 1,70 Siringitik, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, ruas Bakauheni—Terbanggibesar, Rabu (12/7). pekerjaan membangun talut pada STA 002 Way Apus. Isu tumbuhnya kembali bukit itu juga disampaikan salah seorang pekerja lainnya yang tak mau disebutkan namanya. Menurut dia, bukit tersebut di­ gerus dari pagi sampai magrib setiap harinya. “Namun, setelah sekian lama dilakukan pengam­

bilan batu dari bukit itu tidak juga tembus ke ruas tol Desa Klawi. Isu yang beredar batu di bukit tersebut tumbuh kembali. Saya juga baru tahu padahal sudah puluhan tahun menetap di Bakauheni,” kata dia. Sementara General Affair PT Pembangunan Perumahan (PP) Yus Yusuf saat dihubungi pon­

selnya dalam keadaan aktif tapi tidak diangkat. Pada Ramadan lalu, Yus menyatakan bukit batu tersebut menjadi salah satu kendala dalam pembangunan jalan tol tersebut. “Batu di bukit itu seolah-olah bisa tumbuh, seperti ranting pohon yang patah tumbuh tunas,” ujarnya, beberapa waktu lalu. (KRI/K1)

Penting Membangun Keluarga Berkualitas dan Berkarakter KEPALA Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty menekankan pen­tingnya mem­ bangun keluarga untuk memben­ tuk manusia yang berkualitas dan berkarakter. Sebab, keluarga men­ jadi tempat tumbuhnya karakter asah, asih, dan asuh guna mewu­ judkan manusia berkarakter dan ber­akhlak mulia. “Orang tua harus memiliki karakter yang kuat dan menjadi teladan. Jika tidak ada, harus

Alay Mengaku

dilakukan revolusi mental,” kata Surya saat memberikan sambut­a n yang dibacakan Deputi Bidang Keluarga Se­ jahtera dan Pem­­­­­ba­­ngun­­an Keluarga BKKBN Ambar Raha­ yu dalam seminar nasional bertajuk Membangun Keluarga Berkualitas untuk Mewujudkan Bangsa yang Berkarakter dalam rangkaian peringatan Hari Keluar­ga Nasional (Harganas) XXIV 2017 di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Rabu (12/7).

Surya menjelaskan revolusi mental harus diawali dari per­ ubahan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak pada setiap individu pelakunya sehingga terbentuknya karakter positif. Menurut Surya, pembentukan karakter masyarakat dimulai dari unit terkecil yang ada di masyarakat, yaitu keluarga. Oleh karena itu, BKKBN memi­ liki peran penting sebagai unit pendukung pembangunan karak­ ter bangsa berbasis keluarga.

Peran tersebut dilakukan dengan memberikan dukungan dan pelak­ sanaan Progam Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pem­ bangunan Keluarga (KKBPK). Hal ini sesuai Undang-Un­ dang (UU) No. 52 Tahun 2009 yang kemudian dijabarkan ke dalam Peraturan Pemerintah No. 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga. (*2/AST/A1)

ENGEMBANG Pasar SMEP, PT Prabu Artha Makmur, mengaku kehabisan dana untuk melanjutkan pembangunan proyek pasar senilai Rp286,367 miliar tersebut. Kelanjutan proyek yang terbengkalai sejak empat tahun silam itu pun semakin tidak jelas. Direktur Utama PT Prabu Artha Makmur, Ferry Sulistio alias Alay, mengakui kontrak masa kerja perusahaannya habis sejak Maret 2017. Alay juga membenarkan Tidak Ada Negosiasi Di pihak lain, Pemkot Bandar Lam­ kehabisan dana untuk melanjut­ kan pemba­n gunan Pasar SMEP. pung memastikan tidak akan mene­ “Kontrak sudah habis, tapi kan gosiasi ulang kontrak pembangun­ bisa dibicarakan. Saya memang an Pasar SMEP dengan PT Prabu belum mengajukan perpanjangan Artha Makmur dan segera mem­ (kontrak) karena sumber dananya proses surat pemutusan kontrak. belum positif. Jadi, sekarang per­ “Tidak ada lagi (negosiasi). Sudah siapan dulu,” kata Alay saat di­ direncanakan begitu supaya bisa se­ hubungi Lampung lesai. Pengembang Post, Rabu (12/7). itu mungkin secara Saat dimintai teknis tidak mampu tanggapannya jika lagi melanjutkan,” Pemerintah Kota kata Asisten Bidang Tidak ada lagi (Pemkot) Bandar Ekonomi dan Pem­ (negosiasi). Sudah Lampung telah final bangunan Pemkot pada keputusan pe­ direncanakan begitu Bandar Lampung, mutusan kontrak, supaya bisa selesai. Pola Pardede, ke­ Alay kembali meng­ marin. umbar janji akan mengerjakan Pemkot beralasan baru akan Pasar SMEP pada akhir bulan ini. mengganti pengembang tahun ini “Pokoknya, saya pegang prinsip, karena menunggu kontrak kerja saya tetap bertanggung jawab. habis. “Tunggu kontrak habis dulu. Tunggu paling lambat akhir bulan Bulan Maret lalu sudah habis. Kami ini kami akan kerja lagi. Kami tetap sudah memberi kesempatan. Begitu persiapan dulu. Saya niat bekerja, dia nyerah, ya baru (putus kontrak), bergantung nanti Pemkotnya. Nanti karena dia kan pegang surat perjan­ coba saja (negosiasi) lagi,” ujar dia. jiannya juga,” ujar Pola. Terkait mekanisme pengembalian Pola menambahkan sejak tahun uang muka para pedagang seki­ lalu Pemkot sudah menegur PT tar Rp3 miliar yang telah disetor­ Prabu Artha Makmur melalui surat kan kepada PT Prabu Artha, Alay resmi yang ditandatangani Sekre­ mengelak berkomentar. “Nanti dulu. taris Kota Bandar Lampung Badri Nanti dulu, ya! Saya bicarakan dulu Tamam. “Sudah ada tiga sampai ­dengan Pemkot,” katanya. empat kali surat teguran sebelum Proyek renovasi Pasar SMEP sejak habis kontrak,” katanya. awal memunculkan sejumlah per­ Pola menjelaskan setelah surat soalan. Dalam laporan hasil peme­ pemutusan kontrak resmi tu­ riksaan tahun anggaran 2014, Badan run, pihaknya akan memanggil Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakil­ pengembang dan pedagang untuk an Lampung menemukan sejumlah menyelesaikan administrasi yang kejanggalan, di antaranya tidak lama terbengkalai. (R3) ditemukan garansi bank 5% dari nilai investasi atau sekitar Rp14,341 firman@lampungpost.co.id

Sebenarnya, petani bukan butuh subsidi pupuk, melainkan kepastian harga pupuk di pasaran.

Pertahanan Militer di Pesisir Lampung Lemah

Kuota PPDB Reguler 3.779 Siswa

BBM Palsu Resahkan Warga Lamteng

Sejumlah wilayah pesisir Lampung rawan mendapat ancaman militer dari negara lain. Diperlukan pertahanan yang kuat agar terhindar dari ancaman tersebut.

Kuota penerimaan peserta didik baru SMP negeri jalur reguler 3.779 siswa. Pengumuman hasil seleksi reguler akan disampaikan di 34 SMPN di Bandar Lampung pada 13 Juli.

Sudah dua bulan terakhir warga Rumbia resah lantaran peredaran BBM diduga palsu yang dijual bebas secara eceran. Akibatnya, banyak mesin kendaraan atau peralatan jadi rusak dan terpaksa diservis.

Tajuk | Hlm 2

Kota | Hlm 6

Pendidikan | Hlm 4

Daerah | Hlm 18

OASIS

Karbohidrat dan Kesuburan SEBUAH penelitian terbaru dari Delaware Institute for Reproductive Medicine menemukan jenis makanan ternyata berpenga­ruh terhadap kesuburan seseorang, khususnya karbohidrat. Peneliti menganalisis 120 perempuan yang tengah menjalani perawatan kesuburan dan melakukan diet karbohidrat. Hasilnya, kelompok yang melakukan diet karbohidrat kurang dari 40% memiliki tingkat kehamilan 63,2%. Hampir dua kali lipat dari kelompok yang asupan karbohidrat lebih tinggi, yakni 33,8%. Karbohidrat, menurut peneliti, telah membuat lapisan rahim kurang reseptif terhadap embrio sehingga disarankan makan hanya satu porsi karbohidrat dalam sehari. (MI/R5)

“Situasi ini sangat menarik. Aku agak kecewa adegan itu tidak ada di film.” Marisa Tomei Populer | Hlm 22

Aptisi Dukung Program Gubernur Ridho Peduli Pendidikan ASOSIASI Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) mendukung program Gubernur Lampung Mu­ hammad Ridho Ficardo yang peduli dengan pendidikan. Salah satunya kepeduliannya terhadap pergu­ ruan tinggi swasta sehingga dinilai sanggup memimpin Lampung lima tahun ke depan. Ketua Aptisi M Budi Djatmiko menilai perkembangan PTS di suatu daerah ikut dipengaruhi kebijakan pemerintah daerah. Budi yakin sebagai alumnus Lemhanas, Ridho memiliki strategi dalam meningkat­ kan mutu PTS di Lampung. “Banyak daerah saya kunjungi. Biasanya daerah yang saya kunjungi kalau gubernurnya hadir, ternyata terpilih kembali. Oleh sebab itu, mari kita dukung Gubernur Ridho untuk kedua kalinya,” kata Budi Djatmiko di Bandar Lampung, Rabu (12/7). Seperti dalam rilis yang diterima Lampung Post, kemarin, pernyataan

n DOK HUMAS PEMPROV LAMPUNG

PELANTIKAN APTISI. Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) di Hotel Emersia, Selasa (11/7). itu disampaikan Budi terkait keha­ dirannya di Lampung saat melan­ tik pengurus Aptisi wilayah II-B Lampung periode 2017—2021 yang diketuai Firmansyah Yunialfi Alfian, di Hotel Emersia, Selasa (11/7). Pada kesempatan itu, Budi tiga kali menga­t akan mendukung Ridho

pada periode berikutnya. Saat pelantikan itu, Ridho men­ dorong PTS di Lampung mampu bersaing. “Saya berharap program Aptisi dapat bersinergi dengan Pe­ meritah Provinsi Lampung sehingga dapat melahirkan sumber daya manusia berkualitas, unggul, dan

berdaya saing. Aptisi dapat mem­ bawa perkembangan PTS ke arah lebih baik dan melahirkan sarjana berkualitas,” ujar Gubernur. Hal itu langsung ditanggapi Ketua Aptisi Firmansyah. Menurutnya, perbaikan mutu PTS tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah untuk membantu memfasilitasi peningkatan sarana dan sumber daya manusia. Untuk itu, Aptisi wilayah II-B Lampung berupaya menjembatani sinergi antara Pemda dan PTS untuk membentuk generasi Lampung yang berkualitas. “Kami berharap pemda turut meningkatkan kualitas SDM melalui pengalokasian dana beasiswa bagi calon mahasiswa yang tidak mampu dan beasiswa bagi dosen berpresta­ si. Selain itu, pemda juga dapat membantu PTS dalam melakukan pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Firmansyah. (R10)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.