www.lampost.co
MINGGU, 28 05 2017 No.14163/ TAHUN XLII
E-Mail: redaksi@lampungpost.co.id
Terbit Sejak 1974
Layanan: 0721-783693 (hunting) 0721-773888 (redaksi)
Rp3000/eks (di luar kota + ongkos kirim)
Faks: 0721-783598 (usaha) 0721-783578 (redaksi)
Rp75.000/bulan (di luar kota + ongkos kirim)
24
ig@lampost Harian Umum LampungPost
T E R U J I
HALAMAN
T E P E R C AYA
@lampostonline @buraslampost
Bakauheni segera Miliki Dermaga Eksekutif
JADWAL IMSAKIAH RAMADAN 1438 H Ramadan Imsak Subuh Magrib 2 04.31 04.41 17.54 3 04.31 04.41 17.54 Sumber: Badan Hisab Rukyat Provinsi Lampung
Dalam pengawasan pangan kami dari Balai POM melakukan pengawasan tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi secara rutin.” Lentera | Hlm 11
Ramadan Menguji Keikhlasan KETUA Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung Suparman Abdul Karim mengatakan Ramadan merupakan momentum untuk menguji maupun melatih keikhlasan bagi umat Islam. Syiar Ramadan | Hlm 2
n HUMAS PEMPROV LAMPUNG
GROUNDBREAKING DERMAGA. Asisten II Pemprov Lampung Adeham mewakili Gubernur Lampung melakukan groundbreaking dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, dan Merak, Banten, disaksikan Menteri BUMN Rini M Soemarno bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (27/5).
Bandar Lampung Kota Flyover
Kereta Hantam Mobil Rombongan SMPN 2 DUA siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bandar Lampung meninggal dunia setelah mobil yang mereka tumpangi tertabrak kereta api Ekspress Rajabasa tujuan Tanjungkarang-Kertapati di perlintasan liar tanpa palang pintu Jalan Dusun Patmosari, Desa Haduyang, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (27/5).
Kebijakan Pemkot membangun jalan layang itu mesti mempertimbangkan dampak bagi masyarakat sekitar.
Ragam | Hlm 12
Banyak Amal Makin Bermanfaat MARHABAN ya Ramadan, Sahabat Muda, Ramadan baru saja datang, artinya kesempatan buat kamu yang beragama Islam untuk berlomba-lomba berbuat amal kebaikan. Muda | Hlm 13
“Saya minta lebih cepat supaya ada kejelasan karena KPK tidak diperintah Presiden dan saya tidak bisa tidur karena diperintah Presiden begitu.”
Jenderal Gatot Nurmantyo Panglima TNI Selekta | Hlm 8
FIRMAN LUQMANULHAKIM
B
ANYAKNYA jalan layang (flyover) di Bandar Lampung dikeluhkan sejumlah warga dan dikritik pengamat lalu lintas di Lampung. Bandar Lampung kini memiliki lima jalan layang. Kelimanya adalah flyover Jalan Ki Maja—Ratu Dibalau, Jalan Sultan Agung—Ryacudu, Jalan Antasari— Tirtayasa, Jalan Gajah Mada— Djuanda, dan jalan layang Gajah Mada—Antasari. Tidak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana membangun flyover kembali di Jalan Teuku Umar dan Jalan ZA Pagaralam, yakni di persimpangan Mal Boemi Kedaton dan persimpangan Unila. Sejumlah warga Bandar Lam pung menganggap Pemerintah Kota (Pemkot) tidak siap membangun jalan layang yang berada di depan Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung. Hingga kini median jalan itu belum ditutup secara menye luruh dan pelebaran jalan tidak kunjung direalisasikan. Selain itu, hingga kini belum ada petugas yang siap berjaga mengatur lalu lintas. Pemantauan Lampung Post, Kamis
(25/5), beberapa pengendara cukup kebingungan dengan adanya sekat pembatas yang membelah ruas Jalan Teuku Umar di perlintasan lampu merah Jalan Zainal Abidin Pagar alam, Bandar Lampung, Kamis (25/5). Pengemudi kendaraan roda em pat, Putri (23), mengaku bingung dengan adanya sekat di ruas jalan tersebut yang belum tertutup se penuhnya. “Tadi saya pikir tidak
bisa masuk ke jalur itu sehingga kendaraan di belakang saya cukup menumpuk,” kata Putri, kemarin. Tidak adanya rambu yang jelas dan pengamanan pagar pembatas yang kokoh membuat pengendara mempertanyakan kesiapan Pemkot membangun proyek di atas jalan nasional tersebut. “Iya, kok kayaknya tidak siap yah, rambunya kurang, jalan juga belum dilebarkan. Ya siapsiap saja di daerah ini macet terus,” ujarnya.
Perlu Kajian Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman membenarkan belum ditutupnya seluruh median jalan tersebut. Pi haknya masih menyiapkan pagar
n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO
PEMBANGUNAN JALAN LAYANG. Sebuah ekskavator mengangkut beton untuk pembangunan flyover di Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Hingga kini pembangunan jalan layang menyebabkan kemacetan dan sejumlah anggapan merugikan pengusaha sekitarnya.
pengamanan yang kuat sebelum median jalan ditutup seluruhnya. “Pagar itu sudah diminta yang kuat. Sekat belum terpasang full semua, ke mungkinan Senin (29/5) malam baru akan dipasang menyeluruh,” ujarnya melalui telepon, beberapa hari lalu. Menurut dia, penutupan secara menyeluruh baru dapat dilakukan saat alat boorpile datang. Terkait kelanjutan pelebaran jalan, pihaknya masih menunggu pemindahan tiang listrik. “Sementara belum dilebarkan sampai tiang listrik dipindahkan. Yang pasti nantinya cuma satu jalur saja di depan MBK yang menuju ke Rajabasa. Kalau untuk sebelahnya yang menuju Tanjungkarang bisa dua jalur,” ujarnya. Pengamat lalu lintas Lampung, Sasana Putra, mengungkapkan un tuk membangun jalan layang perlu kajian mendalam. Menurutnya, Pemkot juga mesti menaati aturan karena jalan yang akan dibangun tersebut merupakan jalan nasional dan seharusnya izin pembangunan dan kepastian koordinasi dengan pusat telah diatur. Putra juga menilai kebijakan Pemkot membangun flyover itu mesti mempertimbangkan dampak bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, usaha masyarakat yang terkena jalan layang, khususnya di Jalan Gajah Mada menjadi mati.(EBI/M3) firman@lampungpost.co.id
PASEMON PANDAWA tidak pernah menyangka saudara sepupu mereka, Kurawa, yang sama-sama lahir di Istana Astina, begitu bengis kepada keluarganya. Sejak ayah mereka, Prabu Pandu Dewanata, surut kasedan jati (wafat), Pandawa yang ter diri dari Puntadewa, Bratasena, Arjuna, Nakula, dan Sadewa terus-menerus menjadi target pemusnahan. Namun, Pandawa tidak sedikit pun terdampak dari setiap tindakan keji. Kalis dari rasa miris, ratap atau tangis. Mereka tegar menghadapi aksi-aksi jahiliah yang menjajah. Pandawa meng anggap semuanya itu sekadar roncean ujian hidup yang mesti dilakoni. Tidak aneh bila Puntadewa dan adik-adiknya selalu bangkit dari setiap peristiwa yang menerpa. Inilah yang membuat Pandawa survive, menjadi
SOROT | Hlm. 6
PELABUHAN Bakauheni akan memiliki dermaga ekseku tif yang merupakan usulan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo ke Presiden Joko Wido do saat rapat terbatas dengan Presiden, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan menteri terkait di Istana Negara, 6 Maret lalu. Groundbreaking pemba ngunan dermaga eksekutif ini dilaksanakan pada Sabtu (27/5), di Pelabuhan Merak, Banten, dan dihadiri Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Asisten II Bi dang Ekonomi Pembangunan Adeham mewakili Gubernur Lampung, Forkopimda Ban ten, dan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi. Hadir juga Direksi PT Patra Jasa, PT ASDP Indonesia Ferry (Per sero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Menurut Ridho, usulan itu berdasarkan fakta lapangan tingkat kenyamanan penye berangan Bakauheni—Merak jauh menurun. Atas kondisi itu, Gubernur meminta Ba dan Perencanaan Pemba ngunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan Pro vinsi Lampung membuat kajian. Pada rapat tersebut, Gubernur menyampaikan hasil kajian itu dan meng usulkan agar dibangun der maga eksekutif. Pada rapat terbatas tersebut, masalah turun drastisnya tingkat kenyamanan perjalan an Jakarta—Lampung menjadi perhatian utama. Demikian juga angkutan penyeberangan dikawatirkan terjadi bottlenecking di Bakauheni akibat operasional jalan tol transSumatera (JTTS). “Syukur Alhamdulillah ha sil kajian itu diterima pusat. Perbaikan pelabuhan penye berangan harus jadi prioritas utama, meliputi waktu tunggu sandar, sarana, prasarana pendukung, dan aksesibili tas menuju pelabuhan,” kata Gubernur Ridho di Bandar Lampung, Sabtu (27/5). Menurut Gubernur, ham pir tidak mungkin pelayanan di Bakauheni—Merak dibuat lebih baik bila menggunakan skema tarif sekarang karena sangat murah. “Lalu, kami usul dibuat dermaga berkelas yang lebih baik dengan tarif yang disesuaikan,” ujarnya. Pembangunan dermaga eksekutif ditargetkan mem buat perjalanan yang semula memakan waktu 2—3 jam menjadi satu jam. Proyek joint venture antara Patra Jasa, ASDP, dan PT Pembangunan Perumahan (PP) ini akan membangun kawasan terpadu dengan fasilitas hotel, taman, musala, area komersial, dan lounge yang dapat diakses dalam satu area. (O10)
TAFSIR AL-MISBAH
Pandawa Bangkit ONO SARWONO para kesatria pinunjul (terdepan), yang teteg (kukuh), tatag (berani), tangguh (kuat), tanggon (an dal), dan tanggap (peka) sehingga tutug (berhasil).
Bale Sigala-gala Dikisahkan, watak tidak pendendam dan positive thinking yang menjadi napas hidup Pandawa kerap dimaknai sebagai titik lemah mereka. Kepribadian mulia inilah yang justru dimanfaatkan
Kurawa untuk terusmenerus menekan dan mengangkarai Pandawa. Di antara rentet an upaya genosida yang dilakukan Kurawa terhadap adik-adik sepupu n SUGENG mer eka itu, yang paling menggiriskan ialah dalam lakon Bale Sigala-gala. Ini prosesi pembakaran hidup-hidup terhadap Pandawa dan ibu mereka, Kunti Talibrata, di pagi buta.
Pada suatu ketika, Drestarastra, sebagai karteker penguasa Astina, sudah sampai pada waktunya un tuk mengembalikan takhta negara kepada keponakannya, Pandawa. Ini merupakan amanah atas wasiat adiknya, Pandu Dewanata. Sebelum wafat, Pandu menitipkan singgasana Astina kepada Drestarastra hingga putra-putranya (Pandawa) dewasa. Drestarastra tidak sadar bila di sekitarnya ada kerabat yang culika, yaitu Sengkuni. Adik iparnya ini sering menipunya untuk kepentingan tidak terbuka. Kebiasaan nista itu dilatar belakangi keinginan sang kakak, Gen dari (istri Drestarastra), agar salah satu dari seratus anaknya (Kurawa) harus ada yang menjadi penguasa Astina.
BERSAMBUNG | Hlm. 3
Alquran untuk Terus Dipelajari CENDEKIAWAN muslim Quraish Shihab, dalam Tafsir Al-Mishbah kali ini membahas surah 32, As-Sajdah, yang akan membahas ayat satu sampai sembilan. Alquran adalah firman Allah swt. Kekuasaan Allah menciptakan langit dan bumi serta mengatur seisinya dan menciptakan maQuraish Shihab nusia dalam wujud yang sebaik-baiknya. “Secara umum ulama-ulama membagi ayat-ayat Alquran yang turun dalam dua periode besar. Ada periode sebelum nabi hijrah dan sesudah nabi hijrah. Yang sebelum hijrah dinamai ayat-ayat makiyah dan umumnya turun di Mekah. Kemudian setelah hijrah Madaniyah atau umumnya turun di Madinah,” ujar Quraish. Ayat yang turun di Mekah pada dasarnya berbicara tentang prinsip-prinsip pokok ajaran Islam. Di sana uraiannya tentang keesaan Allah swt, wahyu, kenabian, dan hari kemudian. (MI/O1) BERSAMBUNG | Hlm. 2