www.lampost.co
TERUJI TEPERCAYA
l
No. 13912 TAHUN XLll
l Terbit Sejak 1974 l Rp3.000 l rabu, 7 september 2016 l 24 Hlm.
Hantam Malaysia, Momentum Kebangkitan Timnas TIMNAS Indonesia menjalani debutnya pasca-pencabutan sanksi FIFA dengan manis setel ah mengalahkan Malaysia dalam laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Selasa (6/9) malam. Skuat Garuda— julukan Indonesia—menggunduli rival serumpunnya tersebut dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas. Duet Boaz Solossa dan Irfan Bachdim di lini depan terbukti menyulitkan pertahanan tim asuhan Ong Kim Swee ini sejak menit pertama laga. Alhasil, pertahanan Harimau Malaysia—julukan Malaysia—yang digawangi Mohammad Fadhli Mohd Shas pun melakukan kecerobohan sendiri. Kondisi ini mampu dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak tiga gol hanya dalam kurun waktu 15 menit. Bochi—sapaan Boaz—membuka keran gol Indonesia dengan memanfaatkan blun der Shas pada menit ke-6. Lima menit berselang, gilir an striker Consadole Sapporo, Irfan Bachdim, yang mencatatkan namanya di papan skor. Buruknya koordinasi lini belakang Malaysia kembali berulang di menit ke-21 sete lah Boaz kembali membobol gawang Khairil Fahmi. Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Indonesia yang sempat terkoyak karena kisruh internal. Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, kemarin. “Ini menjadi bukti kalau sepak bola di Indonesia mempunyai kualitas yang baik. Walaupun minim persiapan, para pemain Timnas mampu menunjukkan permainan terbaiknya,” ujarnya. Di sisi lain, Kemenpora memutuskan menambah kas dana Timnas Indonesia U-19 yang segera beraksi pada Piala AFF U-19 di Vietnam, 11—24 September mendatang. Sebelumnya, pemerintah hanya menganggarkan Rp1 miliar dari permintaan PSSI Rp3 miliar karena ada nya kebijakan pengetatan anggaran. Namun, dalam konferensi pers di kantor Kemenpora kemarin, Gatot S Dewa Broto menjelaskan Kemenpora akan menambah dana Timnas Garuda Muda— julukan Indonesia—menjadi Rp1,4 miliar. (MI/O1)
Maria Selena Bangga... Hlm. 16
n ANTARA/MAULANA SURYA
INDONESIA BUNGKAM MALAYSIA. Pesepak bola Timnas Indonesia, Boaz Solossa (kiri), melakukan tendangan dengan dikawal pesepak bola Timnas Malaysia pada laga persahabatan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/9). Indonesia menang telak 3-0 atas Malaysia.
Kader Partai Dominasi Pilkada Sebagai lembaga politik, memang sudah seharusnya partai politik menyiapkan kadernya sebagai calon pemimpin dan bertarung dalam pilkada.
Wakil Ketua DPD Demokrat Lampung. Sementara Winarti (cabup/Ketua DPC PDIP Tuba) berpasangan dengan Hendriwansyah (cawabup/Ketua DPD PAN Tuba). Dari calon independen, Syarnubi (cabup/mantan Ketua DPD II Golkar Tuba) akan berpasangan dengan Siti Soleha (kader NU). Di Tulangbawang Barat, Umar Ahmad (cabup/mantan Sekretaris DPC PDIP Tuba Barat) akan berpasangan dengan Fauzi Hasan (pensiunan PNS). Kemungkinan Umar-Fauzi akan menjadi calon tunggal.
Pringsewu
Dari lima kabupaten yang akan menggelar Pilkada 2017, bakal calon terbanyak terdapat di Pringsewu. Siti Rahma dari NasDem yang berlatar belakang pengusaha berpasangan dengan Edi Agus Yanto (cawabup/ TRIYADI ISWORO Wasekjen DPP PAN). Lalu, Ririn Kuswantari (cabup/Sekretaris DPD Golkar ADER partai politik (parpol) Lampung) belum memiliki pasangan. mendominasi bakal calon daNamun, PPP menyodorkan tiga nama lam Pemilihan Kepala Daerah dan satu di antaranya Johan Arifin (Pilkada) 2017 di lima kabupaten (Ketua DPC PPP Pringsewu). Nama lain se-Lampung. Hal itu menunjukkan berpeluang mendampingi Ririn adalah fungsi parpol sebagai pemasok Fitoni (ketua DPD PAN Lamsel). pemimpin cukup efektif. Untuk calon lain, Ardian Bakal Calon Pilkada 5 Kabupaten Bursa bakal calon bupati Saputra (cabup/ketua DPC PDIP 21 kader parpol 1 pengusaha dan wakil bupati yang beredar Pringsewu) akan berpasangan 4 pensiunan PNS 1 pensiunan BUMN hingga Selasa (6/9), kader atau dengan Febriana Lesisie Tan1 kader ormas mantan kader parpol yang tina (cawabup/kader PDIP). siap maju di pilkada sebanyak Nama lain muncul sebagai Kursi Parlemen dan Syarat Pengajuan 21 orang, kader ormas (1), Tulangbawang 45 kursi DPRD 9 kursi syarat pendamping Ardian adalah pensiunan PNS (4), pensiunan Pringsewu RA Dewi Arimbi Soeharto 40 kursi DPRD 8 kursi syarat BUMN (1), dan pengusaha (1). (cawabup/Wasekjen DPP PPP). Lampung Barat 35 kursi DPRD 7 kursi syarat Pengamat politik Unila, Robby Mesuji Masih di Pringsewu, calon 35 kursi DPRD 7 kursi syarat Cahyadi Kurniawan, menyambut Tubaba petahana Sujadi Saddat pernah 30 kursi DPRD 6 kursi syarat baik banyak kader internal partercatat sebagai kader PKB, Sumber : Data Pemberitaan tai yang maju dalam pilkada di kemudian mundur setelah selima kabupaten. Hal itu menunjukkan Di Lampung Barat, Parosil Mabsus bagian pengurus membentuk PKNU ada kepedulian dan tanggung jawab (cabup/Ketua DPC PDIP Lambar) sebagai partai baru. Dalam posisi parpol memberikan kesempatan bagi berpasangan dengan Mad Hasnurin sebagai petahana, dua partai, yakni kader terbaiknya untuk berkompetisi. (pensiunan PNS). Kemudian, Edy Gerindra dan Demokrat, saling meng“Selain itu, baik juga sebagai pemicu Irawan Arief (cabup/kader Golkar) klaim Sujadi sebagai pengurus. agar kader internal berlomba men- berpasangan dengan Ulul Azmi Sol Hingga kemarin, Sujadi belum jadi yang terbaik untuk dicalonkan, tiansa (cawabup/kader PPP). menentukan cawabupnya. Namun, Di Mesuji, calon petahana Khamami dua partai telah menyodorkan nama, sehingga regenerasi, kaderisasi, dan ruh partai tetap terjaga,” kata dia (mantan Ketua DPP PDK Lampung) akan yakni Eli Wahyuni (Ketua Fraksi Ge berpasangan dengan Sapli (pensiunan rindra DPRD Lampung) dan Gufron kepada Lampost, Selasa (6/9) Di Tulangbawang, cawabup Heri PNS). Ismail Ishak (cabup/Ketua DPC Azis Fuadi (kader PKS). (TIM/R5) Wardoyo akan mendampingi Hanan PDIP Mesuji) berpasangan dengan IskanA Razak (cabup/PNS) yang menjabat dar Maliki (pensiunan pegawai BUMN). triyadi@lampungpost.co.id
K
KPK Bidik Tersangka Baru Penerima Suap PU-Pera KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kini membidik tersangka baru dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera). Salah satunya, anggota Komisi V DPR Fraksi PKB, Musa Zainuddin, yang disebut menerima Rp7 miliar dalam surat dakwaan Direktur PT Windhu Tunggal Utama (PT WTU). “Masih terus dilakukan pendalaman. Sepanjang ditemukan bukti yang dapat menetapkan seseorang menjadi tersangka, itu akan dilakukan penetapan tersangka,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/9). Menurut keterangan tenaga ahli di Komisi V DPR bernama Jaelani, ia pernah menjadi perantara uang suap dari Abdul Khoir. Jaelani
n ANTARA/WAHYU PUTRO A
PENAHANAN ANDI TAUFAN TIRO. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN, Andi Taufan Tiro, berjalan keluar menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/9). mengaku memberikan uang itu kepada Mutakim selaku staf Musa. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Tiga di antaranya merupakan anggota Komisi V DPR, yaitu Damayanti Wisnu
Putranti dari Fraksi PDIP, Budi Supriyanto dari Fraksi Golkar, dan Andi Taufan Tiro dari Fraksi PAN. KPK juga telah resmi menahan Andi Taufan Tiro selama 20 hari ke depan guna pengembangan untuk
mengungkap tersangka baru dalam kasus dana aspirasi senilai Rp1,9 triliun itu. “Penyidik KPK telah memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap ATT (Andi Taufan Tiro) untuk 20 hari ke depan. Kami masih mengembangkan terus perkara ini,” ujar Priharsa. Sebelum digelandang petugas ke mobil tahanan menuju Rutan KPK, Andi Taufan Tiro sempat menjawab singkat pertanyaan sejumlah wartawan dengan ucapan terima kasih kepada PAN. “Saya ucapkan terima kasih kepada PAN, terkhusus kepada bendahara umum,” ujar Andi. Tersangka yang ditetapkan sejak 27 April 2016 itu pun sempat memberikan ucapan khusus kepada Bendahara Umum PAN Jon Erizal. Saat ditanya maksudnya, Andi tidak membeberkan lebih lanjut. “Oh enggak, hanya ucapan terima kasih,” ujar dia. (MI/U2)
facebook.com/ lampungpost @lampostonline @buraslampost
TAJUK
Bijak Menghadapi Wereng INDONESIA dikenal sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya hidup dari bidang pertanian atau bercocok tanam. Ironisnya, status itu tidak lantas menjadikan Republik ini berdaulat di bidang pangan. Untuk urusan hajat hidup orang banyak, negara ini termasuk rentan. Swasembada pangan era ‘80-an kini tinggal cerita manis masa silam. Begitu cuaca ekstrem datang, ancaman kekurangan stok pangan lekat menjadi persoalan serius ketahanan pangan nasional. Banjir, kekeringan, dan serangan hama begitu mudah mengancam bahkan merusak lahan pertanian saat cuaca ekstrem. Data Kementerian Pertanian periode pertanam an Oktober (2015) hingga Maret (2016), 31.900 hektare (ha) persawahan tergenang banjir. Cuaca ekstrem juga mendorong populasi organisme pengganggu tanaman (OPT) semisal wereng batang cokelat meledak di lahan pertanian. Data Ditjen Perlin dungan Tanaman Pangan, serangan wereng pada tanam an padi tahun 2015 mencapai 24.910 ha. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung mengungkapkan serangan wereng di provinsi ini tahun ini mencapai 2.494 ha. Meski demikian, Lampung belumlah darurat wereng. Walau belum masuk kategori darurat, serangan wereng di Lampung tetap menjadi serius. Terlebih, dalam diskusi tersebut mengemuka bahwa area serang an wereng di Lampung terindikasi bertambah hingga sekitar 7.500 ha lahan persawahan. Dinas terkait, terutama Badan Koordinasi Penyuluh Pertanian, Perikanan, Dan Kehutanan (Bakorluh), harus gegas turun ke daerah daerah rentan melakukan sosialisasi pencegahan atau penanganan serangan hama wereng di tingkat petani. Pemantauan lapangan menunjukkan petani terserang wereng cenderung panik. Ujung-ujungnya mereka terlalu cepat menggunakan pestisida (pestisida minded). Celakanya, tanpa dosis tepat, pestisida justru menjadi vitamin bagi wereng. Menghadapi wereng kita tidak harus melulu berpandangan antroposentris atau memandang alam ini hanya urusan manusia semata. Wereng juga bagian ekosistem. Karena itu, keberadaannya termasuk juga potensi serangannya adalah keniscayaan. Persoalannya adalah sejauh mana kita sigap dan memiliki perencanaan terang benderang menganggulangi serangan wereng. Tanpa perencanaan matang, alih-alih sukses menambah 1 juta ton, produksi padi Lampung dapat saja menjadi minus. Menghadapi wereng, negara harus hadir di tengah petani lewat penyuluh. UU No. 19/2013 tentang Perlin dungan dan Pemberdayaan Petani mengamanahkan hal itu. Sekolah lapang pengendalian hama terpadu jangan sebatas gugur tugas. Petani Lampung patut mendapat manfaat lebih dari forum tersebut. n
oasis
Jangan Kencing di Kolam Renang BUANG air kecil di kolam renang memang bukan suatu kejahatan. Namun, sebuah penelitian anyar menemukan bahwa campuran air dapat menciptakan bahan kimia beracun yang dikenal sebagai cya nogen chloride, yang telah diklasi fikasikan sebagai senjata kimia. American Chemical Society merilis video fakta tentang kencing di kolam renang. Casey Johnston dari Ars Technica melakukan percobaan terkait hal ini dan menyimpulkan dibutuhkan sekitar 3 juta orang menempati satu kolam untuk membunuh orang dengan cyanogen chloride. Bagaimanapun, lebih baik untuk tidak buang air kecil sembarangan. Umumnya air kolam renang disterilkan dengan klorin. Unsur kimia ini bereaksi dengan apa pun materi organik yang manusia bawa ke kolam renang umum dan menciptakan senyawa umum yang disebut desinfeksi produk samping (DBPs). Di antaranya, ada trikloramin, molekul nitrogen-klorin yang terbentuk ketika klorin bereaksi dengan air ken cing. Trikloramin ini cukup mengganggu. Zat ini bertanggung jawab atas bau unik kolam renang dan mengapa mata Anda menjadi merah. (MI/R5)