Lampung Post Sabtu, 29 Oktober 2016

Page 1

www.lampost.co

TERUJI TEPERCAYA

Pemprov Tekan Biaya Tinggi Logistik

l

No. 13962 TAHUN XLll

l Terbit Sejak 1974 l Rp3.000 l sabtu, 29 OKTOber 2016 l 24 Hlm.

P

EMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung mulai menekan biaya tinggi logistik dan angkutan ba­ rang. Selain dengan mengen­ dalikan pengguna jalan mela­ lui operasi, juga membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli bersama aparat keamanan. Kepala Dinas Perhubung­ an Provinsi Lampung Idrus Effendi mengata­ kan pihaknya melakukan pengen­d alian pengguna jalan melalui operasi di jalan. “Karena pengguna jalan banyak orang, jadi harus dikendalikan. Misal­ nya lewat jembatan tim­ bang portabel, lalu tindakan

Sanksi untuk oknum yang kedapatan melakukan ­ pungli pun sangat tegas, diproses sampai pemecatan ­sesuai UU. t­ ilang kepada truk bertonase lebih. Ya artinya kami me­ nata semua logistik dengan penguatan pengawasan,” kata Idrus, Jumat (28/10). Untuk menekan maraknya pungutan liar (pungli) di tubuh birokrasi, Pemprov Lampung terus memper­ ketat pengawasan kepada pegawai di lingkungan Pem­ prov. Sekretaris Provinsi Lampung Sutono memasti­ kan akan mengawasi ketat aparatnya terkait maraknya aksi pungli pada satuan kerja (satker) perizinan ataupun pelayanan publik. “Sanksi untuk oknum yang kedapatan melakukan pung­ li pun sangat tegas, diproses sampai pemecatan sesuai UU Kepegawaian karena ada standarnya. Pemprov sangat tegas, khususnya soal pungli dan narkoba yang telah menjadi isu nasional ini,” ujar Sutono, kemarin. Sementara itu, Polda Lam­ pung bersama Forkopimda

Memacu Iklim Investasi SON HEUNG-MIN

Lampung kemarin mengge­ lar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Satgas Saber Pungli di Graha Wiyono Sire­ gar (GWS), Mapolda setempat. Hadir dalam rakor itu, Peme­ rintah Provinsi Lampung, Ko­ rem 043/Garuda Hitam Lam­ pung, dan Kejaksaan Tinggi Lampung, serta pemangku kepentingan terkait. Kapolda Lampung Brigjen Sudjarno mengatakan rakor tersebut merupakan langkah penekanan dari Peraturan Presiden Nomor 87/2016 ten­ tang Satgas Saber Pungli. “Kami menjabarkan Per­ aturan Presiden tentang Saber Pungli, ini dari tingkat pusat sampai tingkat kabupaten harus dijabarkan. Kami minta benahi dulu ke dalam, sambil kami lakukan pemberantasan pungli,” kata Kapolda.

SHINJI OKAZAKI

Lima Laga Terakhir Tottenham

Lima Laga Terakhir Leicester

26 Okt 2016 Piala Liga Liverpool 2-1 Tottenham

22 Okt 2016 Liga Primer Leicester 3–1 Crystal Palace

22 Okt 2016 Liga Primer Bournemouth 0–0 Tottenham

19 Okt 2016 Liga Champions Leicester 1–0 Kobenhavn

19 Okt 2016 Liga Champions Leverkusen 0–0 Tottenham

15 Okt 2016 Liga Primer Chelsea 3–0 Leicester

15 Okt 2016 Liga Primer West Bromwich 1–1 Tottenham

2 Okt 2016 Liga Primer Leicester 0–0 Southampton

2 Okt 2016 Liga Primer Tottenham 2–0 Man City

Pada bagian lain, pengamat ekonomi Unila, Asrian Hendi Caya, men­ gatakan untuk bisa mem­ bangun kawasan industri yang baik dalam mendu­ kung investasi, pemerintah harus bisa membangun dan menyediakan kebutuhan daya listrik yang tinggi. Pe­ merintah harus serius kare­ na jumlah elektrifikasi bagi pengguna rumah tangga saja masih belum mencakup semua wilayah. “Banyak energi alternatif pendukung yang bisa di­ manfaatkan untuk mengem­ bangkan kemajuan Lam­ pung. Wilayah Lampung kaya dengan energi panas bumi yang bisa dijadikan sebagai energi alternatif,” kata Asrian, saat dihubungi, Kamis (27/10) malam. Dari sisi kebijakan ekono­ mi yang dikeluarkan pe­ merintah dalam beberapa jilid, Asrian menilai dalam sisi pertumbuhan pereko­ nomian di Lampung belum memberikan dampak yang signifikan. “Karena aturan­ nya juga masih dalam tahap proses berjalan, belum bisa langsung dirasakan,” kata dia. (DEN/ADI/R5) Satgas Saber... Hlm. 5

28 Sep 2016 Liga Champions Leicester 1–0 Porto

Siaran langsung

beIN Sport 2, Sabtu (29/10) Pukul 21.00 WIB

TOTTENHAM

LEICESTER

REKOR PERTEMUAN

Mauricio Pochettino

21 Jan 2016 14 Jan 2016 10 Jan 2016 22 Agu 2015 21 Mar 2015

Piala FA Liga Primer Piala FA Liga Primer Liga Primer

Leicester 0–2 Tottenham Tottenham 0–1 Leicester Tottenham 2–2 Leicester Leicester 1–1 Tottenham Tottenham 4–3 Leicester

9-Janssen 20-Okazaki 7-Son

Daya Listrik

firman@lampungpost.co.id

@lampostonline @buraslampost

TAJUK

Pungli menjadi salah satu penghambat minat penanam modal untuk berinvestasi di daerah. FIRMAN LUQMANULHAKIM

facebook.com/ lampungpost

23-Eriksen 19-Dembele

2-Walker

5-Vertonghen

Claudio Ranieri

19-Slimani

11-Lamela 4-Drinkwater

20-Ali

15-Dier

3-Rose

7-Musa

17-Simpson 5-Morgan

1-Lloris

10-King

26-Mahrez

6-Huth

28-Fuchs

1-Schmeichel

Peluang Spurs Jinakkan Si Rubah DUEL peringkat satu dan dua Liga Primer Inggris musim lalu bakal tersaji di matchday ke-10 musim ini, saat Tottenham Hotspur se­ bagai runner-up musim lalu menjamu juara bertahan Leicester City di White Hart Lane, malam nanti. Laga itu juga menjadi kesempatan tuan rumah mengangkangi The Foxes (Si Rubah). Namun, misi tersebut ha­ rus dibarengi dengan pening­ katan performa Erik Lamela dkk yang belum pernah me­ nang dalam empat laga ter­ akhir. Bahkan, menghadapi lawan yang kualitasnya di bawah mereka, The Lilywhite—julukan Tottenham— hanya bermain imbang. Ditambah hasil minor saat kalah 1-2 dari Liverpool di ajang Piala Liga, tengah pekan kemarin, menambah panjang tren kurang baik Spurs. Arsitek Mauricio Pochettino harus bisa segera membangkitkan lagi mo­ tivasi anak asuhnya untuk mewujudkan ambisi itu.

Belum fitnya penyerang andalan Harry Kane sedikit memusingkan Pochettino. Untuk mengisi kekosongan itu, nama Son Heung-min layak dikedepankan. Pe­ main Korea Selatan itu membuktikan mampu tampil apik dalam be­ berapa laga terakhir. Meski modal menghadapi laga nanti kurang bagus, sta­ tus lawan sebagai juara ber­ tahan diharapkan bisa me­ lecut semangat dan motivasi para pemain Spurs untuk tampil lebih baik. Apalagi musim ini kandang mereka belum ternoda kekalahan di ajang Liga Primer. Sementara kubu Leices­ ter datang dengan mo­ dal kemenangan 3-1 atas Crystal Palace di laga ter­ akhirnya di Liga Primer. Kemenangan pertama da­ lam empat laga terakhir tentunya ingin dipertahan­ kan Riyad Mahrez dkk. Namun, Ranieri harus lebih memompa motivasi penyerang andalannya Ja­

mie Vardy yang ketajaman­ nya menurun karena baru mencetak dua gol dari sembilan laga Liga Primer. Situasi itu patut mendapat perhatian Ranieri meng­ ingat Spurs memiliki lini pertahanan yang kokoh, dibuktikan mereka menja­ di klub yang paling sedikit kebobolan dibandingkan tim peserta Liga Primer. Opsi untuk menajamkan sisi penyerangan ada pada Shinji Okazaki untuk men­ dampingi Islam Slimani. Pemain Jepang itu menyum­ bang satu gol ke gawang Palace. (MTVN/O1)

Felicia Hwang Juara III... Hlm. 16

INDONESIA mengalami perbaik­ an iklim investasi. Survei Bank Dunia menyatakan kemudahan usaha atau ease of doing business (EODB) Indonesia saat ini berada di ­peringkat 91, naik 15 peringkat dari tahun lalu di posisi 106. Meski demikian, kemudahan usaha di Tanah Air masih jauh dari harapan Presiden Joko Widodo. Pemerintah menginginkan Indonesia masuk urutan ke-40 dunia. Namun, perbaikan itu bisa dimaknai bahwa Indonesia sudah berada di trek yang benar. Perbaikan iklim usaha tidak terkecuali juga ber­ langsung di Lampung. Analisis daya saing 2015 Tim Asia Competitiveness Institute (ACI) Lee Kuan Yew of Public Policy menempatkan provinsi ini di peringkat 25 dari 34 provinsi di Indonesia. Tahun 2016, peringkat Lampung melompat ke urut­ an 18. Hal ini menunjukkan bahwa Tanah Lada telah berkembang secara positif, baik dari segi ekonomi maupun iklim investasi. Membaiknya iklim usaha di Lampung harus terus dijaga. Caranya, menghilangkan penghambat investor hingga malas menanamkan modal di Bumi Ruwa Jurai semisal pungutan liar (pungli). Duri yang selama ini sudah lama menjadi penyebab ekonomi kita berbiaya tinggi tersebut harus disingkirkan dari dunia usaha. Meskipun masih ada lubang di sana-sini yang perlu diperbaiki, pemerintah sudah memiliki pelayanan satu pintu mempermudah semua perizinan. Layanan ini harus dilaksanakan secara serius sehingga dapat me­ mudahkan langkah investor berinvestasi. Pembenahan internal lain yang dilakukan adalah me­ ningkatkan infrastruktur. Lampung akan memiliki jalan tol dari Bakauheni hingga Pematangpanggang. Jalan tol ini akan terhubung dengan seluruh provinsi di Sumatera. Keberadaan tol di Lampung menjadi magnet investor karena biaya pengiriman logistik lebih cepat dan murah. Akses transportasi menuju Lampung makin terbuka dengan peningkatan Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional. Lampung segera memiliki tiga pembangkit baru mobile power plant (MPP) berkapasitas 100 mw di Tarahan, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu 55 mw, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dr Sutami berkapasitas 30 mw. Hal itu tentu saja mem­ berikan jaminan pasokan energi bagi investor menem­ patkan bisnisnya di Lampung. Pendek kata, provinsi ini memiliki prasyarat sekaligus potensi yang besar untuk menjadi daerah tujuan taipan pemilik modal. Lampung memiliki segalanya, tapi kemampuan untuk menjualnya ke investor yang belum terlihat. Pembenahan internal harus dibarengi dengan kegencaran untuk mempro­ mosikan diri, baik secara nasional maupun di pasar global. Potensi besar dan makin membaiknya ekonomi Lam­ pung harus dibarengi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jangan sampai ketika investor masuk, masyarakat Lampung menjadi penonton karena kalah bersaing dengan tenaga kerja asing. n

oasis

Mental dan Tekanan Darah SEBUAH penelitian terbaru di Swedia belum lama ini me­ nyebutkan bahwa kesehatan mental pada pria dipenga­ ruhi oleh tekanan darah dan denyut jantung. Hal ini bahkan berpengaruh pada gangguan obsesif-kompulsif, schizophrenia, dan gangguan kecemasan. Peneliti dari University of Helsinki di Finlandia me­ nyebutkan penelitian ini sudah mempertimbangkan kondisi fisik, kognitif, dan faktor sosial ekonomi sese­ orang, termasuk tinggi badan, berat, dan indeks massa tubuh. Hasilnya memperlihatkan bahwa seorang remaja laki-laki yang memiliki tingkat denyut jantung istirahat di atas 82 kali denyut per menit memiliki 69 persen pen­ ingkatan risiko perilaku obsesif-kompulsif, dibandingkan remaja laki-laki dengan tingkat denyut jantung di bawah 62 kali denyut per menit. Para peneliti menunjukkan bahwa data yang dimasuk­ kan adalah khusus untuk laki-laki sehingga tidak bisa dipastikan apakah kondisi yang sama akan berlaku bagi perempuan atau tidak. (MI/R5)

Plt Bupati Diminta Jaga Netralitas ASN

n LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

PELANTIKAN PLT BUPATI. Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melantik Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulangbawang Barat Adeham, Plt Bupati Tulangbawang Rimir Mirhadi, dan Plt Bupati Mesuji Tyas Nuziar, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (28/10).

GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo meminta tiga pelaksana tugas (plt) bupati menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di daerah­ nya menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Hal itu juga terkait bupati di tiga kabupaten itu, yakni Tu­ langbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji, menjadi calon petahana yang men­ jalankan kampanye peme­ nangannya. “Saya berharap kepada plt segera berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menjaga netralitas ASN dan militer di wilayah tugas­ nya,” kata Gubernur saat

sambutan serah terima SK Mendagri di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (28/10). SK Mendagri itu diserahkan ke tiga pejabat yang ditun­ juk sebagai plt bupati, yakni Rimir Mirhadi menjadi Plt Bupati Tulangbawang dengan SK No. 131.18-9972 Tahun 2016, Adeham sebagai Plt Bupati Tuba Barat dengan SK No. 141.18-9966 Tahun 2016, dan Tyas Nuziar sebagai Plt Bupati Mesuji dengan SK No. 131.18-10017 Tahun 2016. Menurut Gubernur, dalam pergelaran pilkada cukup rawan pelanggaran terkait netralitas ASN dalam birokra­

si. Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan kepada plt bupati untuk menjaga nama baik Lampung. “Cukup rawan memang terkait netralitas aparat. Sering terjadi infiltrasi dan ekspansi birokrasi dalam pilkada. Nah ini yang men­ jadi ujian untuk plt. Selain netralitas ASN, plt untuk fokus juga melaksanakan pembangunan infrastruktur daerah,” kata dia. Ridho juga mengimbau penjagaan netralitas ASN di wilayah itu dapat melibat­ kan aparat kepolisian dan militer. Apalagi mengingat Lampung merupakan salah

satu zona rawan netralitas birokrasi. “Saya diingatkan Lam­ pung termasuk rawan ne­ tralitas birokrasi. Sering ter­ jadi infiltrasi dan manuver di daerah, baik dari daerah itu sendiri maupun dari provinsi,” ujar dia. Acara penyerahan SK Mendagri itu dihadiri pe­ tahana calon bupati dan wakil bupati Tulangbawang ­Hanan A Razak-Heri War­ doyo, petahana calon bupati Mesuji Khamamik, serta pe­ tahana calon bupati dan wakil bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad-Fauzi Hasan. (*9/AJI/MAN/R5)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.