SENIN, 14 08 2017 NO. 14236 Tahun xliiI TERBIT SEJAK 1974
T ERUJI T EP ERC AYA
Rp3.000/eks
24 Halaman
facebook.com/ lampungpost
ig@lampost
@lampostonline @buraslampost
LAHAN PADI DI LAMPUNG Irigasi teknis 100 ribu ha
LUAS SAWAH
Setengah teknis 25 ribu ha
370 RIBU HA
Irigasi nonteknis 245 ribu ha
kolom pakar
Produksi padi 2015/2016
4,04 juta ton
Ironi Agenda Pilgub: Mengapa Publik Tidak Tahu?
Sawah Banjir Awal 2017 Total Lampung Puso
15.914 ha 2.598,51 ha
BANJIR PER KABUPATEN
1.496 h
Pesawaran
Puso 63,26 ha
Kota Metro 13 ha 12.858 ha Puso 2.426 ha
Lampung Timur
1.547 ha Puso 109,25 ha
Lampung Selatan
Sumber: Data Pemberitaan
0
6000
OASIS
Teh Ringankan Gejala Flu
12000
n LAMPUNG POST/ARMANSYAH
PERNAH JEBOL. Pengendara sepeda motor melintas tidak jauh dari tanggul darurat yang pernah jebol akibat banjir beberapa bulan lalu di Desa Pematangbaru—Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Minggu (13/8). Hingga kini tanggul yang diperbaiki darurat itu belum diperbaiki permanen sehingga mengancam ratusan hektare tanaman padi.
Perbaiki Tanggul Sebelum Musim Hujan BMKG Lampung memastikan dalam tiga bulan ke depan kondisi cuaca akan mengalami kekeringan yang sangat luar biasa.
SEBUAH penelitian menye butkan secangkir minuman anggur atau teh hangat dapat membantu mengurangi ge jala flu yang membuat tubuh tidak nyaman. Sebuah studi yang dilakukan Washington University School of Medi cine menemukan komponen yang ditemukan pada ang gur merah, teh hitam, dan blueberry dapat membantu melawan bakteri infeksi dan mencegah flu parah. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science dan diuji coba pada tikus tersebut men jelaskan kandungan flavonoid dalam minuman tersebut be kerja sama dengan mikrobiom usus bernama clostridum ori bisciden yang dapat mencip takan sebuah metabolit untuk meningkatkan respons imun. Hasilnya, gejala flu yang di alami semakin berkurang dan kesehatan semakin membaik. Namun, penelitian ini belum diujicoba pada manusia yang mengalami gejala flu. (MI/R5)
PERDHANA WIBYSONO
T
ANGGUL penahan banjir men jadi salah satu harapan untuk meningkatkan produksi padi di sejumlah daerah, terutama di daerah sepanjang aliran sungai. Lampung sebagai salah satu daerah penyokong produksi padi nasional harus bersiap memperbaiki tanggul sebelum masuk musim hujan. Misalnya di Kabupaten Lampung Selatan, ada sekitar 150 ha dari 5.617 hektare luas lahan tanaman padi terancam terendam banjir di Keca matan Candipuro. Sebab, tanggul penangkal banjir yang jebol di Desa Sinarpasemah belum diperbaiki. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Candipuro Legiyem mengatakan luas lahan yang terancam banjir itu berada di Sinarpasemah dan Beringinkencana. “Lahan yang terdekat dari tanggul itu terancam,” kata Legiyem, Minggu (13/8). Kepala Desa Banyumas Gunawan
mengatakan hingga saat ini perbaikan tanggul penangkis banjir di tak kun jung diperbaiki. Tanggul penangkis banjir yang jebol di desa itu meliputi dua sungai, yakni Way Katibung dan Way Sulan. “Luas lahan sekitar 200 hektare tanaman padi di sini, rata-rata berusia 70 hari,” ujarnya, kemarin. Seperti kejadian awal 2016, setidaknya 1.547 ha sawah banjir dan 109,25 ha di antaranya puso di Lamsel. Jumlah itu
“
Luas lahan sekitar 200 hektare tanaman padi di sini, rata-rata berusia 70 hari. hanya sebagian kecil dari lahan sawah terendam di Lampung, yang totalnya 15.914 ha. Dari total lahan sawah banjir di Lampung itu, 2.598,51 ha di antaranya puso atau gagal panen. Lahan sawah paling luas yang menga lami banjir di Lampung berada di Kabu paten Lampung Timur seluas 12.858 ha dan 2.426 ha di antaranya puso. Disusul Lampung Selatan, kemudian Pesawaran dengan 1.496 ha lahan sawah banjir dan puso 63,26 ha. Sementara sawah di Kota Metro mengalami banjir 13 ha. Walau memang di sejumlah daerah
Pemprov dan polisi bisa memanggil perusahaan angkutan dan perusahaan batu bara untuk memberikan peringatan keras jika ingin angkutannya dibebaskan.”
BJB Salurkan Kredit untuk Lampung Utara
Tajuk | Hlm 2
Ekonomi | Hlm 9
Pemberian fasilitas kredit akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur di wilayah Kabupaten Lampung Utara.
tidak mengalami hal serupa. Seperti di Kabupaten Pesisir Barat yang musim hujan tidak banyak berpengaruh pada lahan pertanian. Kabid Tanam Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat Gunawan mengatakan kini para petani di kabupaten itu dalam masa musim panen. Intensitas hujan juga belum tinggi baru terjadi di sebagian wilayah kabu paten itu. “Untuk mengantisipasi musim penghujan, kami juga telah mengimbau petani agar mempercepat panen padi yang dilakukan,” kata Gunawan saat dihubungi, kemarin.
MENARIK mencermati paparan Rakata Institute, sebuah lembaga survei pub lik dan politik, yang menyata kan bahwa dari survei yang mereka lakukan, hanya 58% responden yang mengetahui bahwa Pemilihan Gubernur Lampung akan diselengga rakan tahun 2018. Data ini terasa ironis kare na berdasar survei sebuah media massa beberapa ta hun yang lalu penduduk Lampung termasuk pen duduk “melek” politik kare na dari survei itu diketahui rubrik koran yang paling disukai pembaca di Lam pung adalah rubrik politik. Terlepas dari ironi masih tingginya persentase pen duduk Lampung yang tidak mengetahui jadwal Pemilih an Gubernur tahun 2018, angka 58% itu merupakan angka yang lebih rendah dibanding data beberapa bulan sebelumnya. Beberapa bulan lalu penulis mendapat informasi berupa data sahih yang menyatakan jumlah warga Lampung yang belum mengetahui jadwal Pemilihan Gubernur 2018 masih di atas 60%. Dengan
n LAMPUNG POST/DOK.
Ari Darmastuti Dosen FISIP Unila demikian, bisa diasumsikan terjadi penurunan persentase penduduk yang tidak menge tahui jadwal pemilihan gu bernur. Artikel pendek ini me nyoroti fenomena rendahnya persentase penduduk yang tidak mengetahui jadwal pemilihan gubernur terse but dari dua teori. Pertama, artikel ini menyoroti rendah nya pengetahuan penduduk tentang jadwal pemilihan gu bernur dari sudut fungsi par tai dalam rekrutmen elite. Teori kedua adalah psikolo gi politik massa, khususnya berkenaan dengan pengaruh perubahan sistem pemilu di Indonesia dengan minat serta ketertarikan masyarakat terhadap peristiwa politik, ter masuk pemilihan gubernur.
BERSAMBUNG KE HLM. 12
Bendungan Sebelumnya, Pemprov Lampung mengharapkan dukungan semua pihak untuk mengoptimalkan kem bali bendungan yang sebelumnya sudah dibangun. Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menjelaskan Peme rintah Pusat telah mengucurkan tri liunan untuk membangun bendungan di berbagai wilayah di Indonesia. “Pemerintah Pusat melakukan opti malisasi bendungan untuk mendukung ketahanan pangan. Problemnya ada lah banyak terdapat bendungan yang dipergunakan secara masif di sektor perikanan, bukan pertanian,” kata Ridho, beberapa waktu lalu. (SYA/YON/WIR/R5) perdhana@lampungpost.co.id
Anak-Anak Duafa Ramaikan Lomba Mewarnai
Tanaman Semangka Diserang Tikus
Wisesa Art Studio menggelar perlombaan mewarnai untuk anak-anak kurang mampu, Minggu (13/8).
Serangan hama tikus yang sangat ganas itu di luar dugaan para petani semangka.
Pendidikan | Hlm 14
Daerah | Hlm 18
“Bermain untuk klub ini adalah hal luar biasa bagi saya.”
Wayne Rooney Sepak Bola | Hlm 24
Atasi Kekurangan Stok, RSUDAM Bangun Unit Transfusi Darah TEKAD Gubernur Lam pung Muhammad Ridho Ficardo menjadikan Ru mah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) bertipe A berlanjut. Setelah dilengkapi aneka peralatan canggih, Pemprov Lam pung kini membangun Unit Transfusi Darah (UTD) un tuk mengatasi kekurangan stok darah. Gubernur Ridho mengata kan pembangunan UTD ini untuk mengantisipasi makin banyaknya warga berobat penyakit kronis memakai
fasilitas BPJS. “Banyak juga warga di Sumatera Sela tan seperti Martapura dan Baturaja memilih berobat ke RSUDAM. Ini semua me merlukan stok darah yang cukup,” kata Ridho di Bandar Lampung, Sabtu (12/8). Seperti dalam rilis yang diterima Lampung Post, menurut Ridho, kehadiran UTD itu juga untuk mendu kung sejumlah peralatan canggih yang diresmikan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek pada 25 Februari 2017. Kehadiran
peralatan canggih seperti bedah sentral dan intensif terpadu (ICU, ICCU, PICU), THT, mata, kemoterapi, magnetic resonance imaging (MRI), dan CT scan membuat pasien yang semula harus dirujuk ke Jakarta kini bisa ditangani di RSUDAM. Kehadiran UTD ini, menu rut Direktur Utama RSU DAM Hery Djoko Subandriyo, untuk memperkuat Palang Merah Indonesia (PMI) Lam pung. Menurut Hery, setiap bulan pihaknya membutuh kan 2.000—2.500 kantong
n LAMPUNG POST/DOK.
M Ridho Ficardo Gubernur Lampung darah, sedangkan yang bisa dipenuhi PMI hanya 50%— 60%. “PMI tidak hanya me layani RSUDAM, tetapi selu ruh rumah sakit di Lampung.
Jumlah pasien yang butuh darah terus meningkat yang tak bisa semuanya ditangani PMI,” kata dia. Selama ini, ujar Hery, RSU DAM hanya memiliki bank darah. Kehadiran UTD ini, selain meningkatkan mutu pelayanan, juga untuk mem percepat proses pelayanan transfusi daerah ke pasien. Pembangunan UTD merujuk pada UU No. 44/2009 tentang Rumah Sakit, yang meng amanatkan rumah sakit ber tugas memberikan pelayan an kesehatan perorangan
paripurna. “Kalau pemenu han darah kurang atau waktu tempuh rumah sakit ke UTD jauh, pemerintah daerah dapat membangun lebih dari satu UTD,” ujarnya. Rencananya, UTD RSU DAM ini beroperasi Januari 2018. Menurut Kepala Insta lasi Laboratorium RSUDAM Suhada, selain peralatan, tantangan terbesar UTD adalah pemenuhan sumber daya manusia (SDM). “Di Lampung belum ada seko lah transfusi darah, maka harus dicari keluar dan
segera dipenuhi agar izin operasionalnya terpenuhi,” ujar Suhadi. Meskipun memiliki UTD sendiri, RSUDAM tetap bekerja sama dengan PMI. “Komponen darah terten tu harus diproduksi PMI. Ada beberapa jenis darah yang belum bisa diproduksi sendiri. Untuk sementara yang bisa kita penuhi baru darah segar dan trombosit. Untuk penyakit tertentu masih dari PMI. Jadi, MoU dengan PMI tetap jalan,” kata Suhada. (R10)