Epaper Edisi 27 Juli 2022 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

RABU 27 JULI 2022 27 DZULHIJJAH 1443 H HARGA RP4.000 BERLANGGANAN RP90.000 TERBIT 12 HALAMAN

Ekspedisi Gerakan Anak Negeri Tana Toraja Edisi Pinisi 3

Kapal Wisata Setara Hotel Bintang Lima

MEGAH: CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepu bersama Haji Ully, kontraktor kapal pinisi mewah. (foto kanan) Hazairin dengan latar kapal pinisi.

SAYA pernah ke tempat ini kira-kira 30 tahun yang lalu. Ketika masih menjadi wartawan Harian Fajar, Makassar. Tanah Beru di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Pusat industri kapal pinisi terbesar. Ada yang menyebut terbesar di dunia. Awal Juli 2022, saya datang ke Bulukumba. Dua hari saya berada di kabupaten yang saat ini dipimpin Andi Utta ( Muchtar Ali Yusuf) itu. Selain Kajang dan Tanjung Bira, saya

ke pusat pembuatan kapal pinisi di Tanah Beru. Pinisi-pinisi buatan Tanah Beru, waktu 30 tahun lalu itu, masih berukuran kecil. Paling besar kira-kira bertonase 100 ton. Lebih banyak digunakan untuk pelayaran antarpulau. Ketika saya datang awal Juli 2022 ini, rata-rata bertonase 200 sampai dengan 1.100 ton.

KAPAL WISATA...Baca Hal 9

Q

Detik-Detik Autopsi Ulang

Gali Fakta di Pusara Yosua Ekshumasi jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hari ini (27/7) menjadi perhatian banyak pihak. Tidak hanya keluarga besar mendiang Yosua, publik turut menantikan autopsi ulang tersebut. Atensi besar itu tampak dan terasa sejak kemarin (26/7). Terlebih ketika kami tiba di Pemakaman Umum Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. GALI FAKTA..Baca Hal 10

Q

Ekshumasi

Brigadir Yosua

Lokasi

Waktu

RS Sungai Bahar, Jl. Soekarno Hatta, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Muaro Jambi, Jambi.

Pukul

10.00 WIB

FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Penggalian Makam

DI-POLICE LINE: Tempat autopsi Brigadir J di RS Sungai Bahar, Jambi, Selasa (26/7). (Foto kanan) Makam Brigadir Yosua di Desa Suka Makmur, Jambi.

Tahap Demi Tahap Ekshumasi

1

Tim dokter forensik mengambil dokumen atau foto

3 4

Misteri Tiga Menit 5 di Rumah Sambo JAKARTA–Penyelidikan kasus terbunuhnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri Nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo menunjukkan titik terang. Setidaknya, ini terlihat dari gambaran-gambaran yang terlihat dari kronologi CCTV (closed circuit television) Polda Metro Jaya.

MISTERI...Baca Hal 10

Q

Marah Harian ANDA pun punya pengalaman serupa ini: diperlakukan kejam oleh seseorang tapi akhirnya berterima kasih pada orang tersebut.

MARAH...Baca Hal 9

Jenazah dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif menggunakan pengawalan ketat sebagaimana makam dijaga sebelum ekshumasi dilakukan.

makam, kondisi jenazah, hingga sampel tanah makam (bila diperlukan) untuk menunjang datadata hasil ekshumasi.

Dalam ekshumasi jenazah Brigadir Yosua, opsi kedua tampaknya akan dipilih oleh tim dokter forensik.

Waktu:

Jarak:

Tim forensik:

Autopsi ulang diikuti:

Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Muaro Jambi, Jambi.

Perkiraan pukul 07.00 WIB

Sekitar 2 kilometer antara lokasi pemakaman dan RSUD Sungai Bahar

10 Dokter Forensik dari internal dan eksternal Polri (1 dari RSPAD).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo, perwakilan Komnas HAM, serta Kompolnas Sumber : Diolah

2

Ekshumasi dimulai dengan menilai kondisi makam, pembongkaran makam, dan penilaian terhadap kondisi jenazah.

Lokasi:

oleh Dahlan Iskan

Tim dokter forensik akan memulai ekshumasi dengan pemeriksaan luar. Kemudian melakukan dokumentasi. Ekshumasi juga bisa dilakukan dengan bekal data autopsi pertama sebagai rujukan. Catatan autopsi pertama nantinya akan dianalisis dengan catatan autopsi kedua atau ekshumasi.

Setelah pemeriksaan luar, tim dokter forensik akan melakukan pemeriksaan dalam. Itu dilakukan dengan membuka jahitan-jahitan bekas pembedahan autopsi pertama. Jaringan dalam yang diperiksa termasuk rongga-rongga dalam tubuh.

Komnas HAM: Bharada E Jelaskan Banyak Hal

7Setelah proses

ekshumasi selesai, jenazah kembali dimakamkan dengan sebaikbaiknya dan selayak-layaknya.

JAKARTA–Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melanjutkan rangkaian proses penyelidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir Josua. Setelah sempat memintai keterangan keluarga, ahli dan tim forensik, kemarin giliran tujuh ajudan Irjen Sambo yang dimintai keterangan. Termasuk Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. Total, ada tujuh orang ajudan yang sempat dijadwalkan dimintai keterangan. Namun, hanya enam yang memenuhi undangan. Lima ajudan datang sejak pukul 10.00 WIB, sementara Bharada E menyusul tiba di Komnas HAM sekitar pukul 13.20 WIB.

Itu dilakukan untuk memberikan penghormatan dan menghargai martabat manusia.

6 Dalam proses autopsi pertama maupun ekshumasi, tim dokter forensik biasanya tidak menyarankan prosesnya disaksikan keluarga.

KOMNAS...Baca Hal 10

Q

SAKSI KUNCI: Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E setelah menjalani pemeriksaan di kantor Komnas HAM, Jakarta, kemarin.

Sumber: Dokter Baety Adhayati, dokter spesialis forensik dan medikolegal PDFI

Odong-Odong Tertabrak KA, Enam Ibu dan Tiga Anak Tewas

SERANG–Kecelakaan tragis terjadi di Kampung Silebu Toples, Desa Silebu, Kabupaten Serang, kemarin (26/7) siang. Odong-odong yang sarat muatan tertabrak kereta api (KA) penumpang jurusan Merak–Rangkasbitung. Akibatnya, 9 orang tewas dan 22 penumpang lain mengalami luka-luka.

Q

SUBUH 04.46

DZUHUR 12.03

ASHAR 15.24

MAGRIB 18.01

ISYA 19.09

IKLAN & LANGGANAN: (0251) 7544001

ODONG-ODONG...Baca Hal 9

Q

REDAKSI: (0251) 7544005


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.