SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito
MINGGU, 14 JUNI 2009
ECERAN Rp 2.000
TERBIT 24 HALAMAN
Duel Striker Beda Kelas Cerita Cinta Rossa BELUM layak memang mensejajarkan Syamsul Arif, striker Persibo
Bojonegoro ini dengan Ngon A Djam, striker Sriwijaya FC karena
memang berbeda kelas. SFC Mania tentu tidak akan lupa striker muda
SYAMSUL ARIF VS NGON ■ Memiliki skill diatas
■ Memiliki naluri
rata-rata
mencetak gol tinggi. ■ Dengan fostur tubuh yang kecil dan ramping, membuatnya leluasa bergerak menembus pertahanan lawan. ■ Ia tokoh kunci yang menghantarkan Persibo melesat ke babak delapa besar Copa dan mengulung tim-tim liga super.
C M Y K
■ Dengan postur
Head To Head 28/5/09 LEG PERTAMA 8 BESAR COPA
SFC 5-0 Persibo
tubuh jangkung serta badan yang agak kurus, pemain ini bukan saja jago bola-bola bawah tapi juga menang dalam sundulan. ■ Duetnya Bersama Kayamba membuat ujung tombang SFC sangat (cr1) produktif.(cr1)
yang belum sarat pengalaman itu berhasil menyarangkan bola ke gawang Laskar Wong Kito kala bertemu untuk kali pertamanya di leg pertama delapan besar Copa Dji Sam Soe 2008/ 2009. Kendati gol yang diciptakan oleh pesepabola usia 23 tahun ini dianulir wasit karena dinilai berada dalam posisi offside, tapi cukup mengambarkan kualitas pesepakbola asli Bojonegoro ini. Syamsul secara tiba-tiba berada di posisi yang tepat dan tidak dapat dijaga lagi pemain belakang SFC yang dimotori Charis Yulianto.
SETELAH lama tidak tampil di depan penggemarnya di Kota Palembang, Sabtu (13/6) malam, penyanyi Rossa berhasil memukau penggemarnya dalam konser bertajuk Road Tour Cerita Cinta Rossa di Balroom Aryaduta Hotel. Konser midi Rossa yang diusung Clas Mild Music dan Lima Dua Belas musik berlangsung sukses, seribuan
ke halaman 11
ke halaman 11
SRIPO/SYAHRUL
CINTA ROSSA — Rossa hibur fans-nya pada konser Road Tour Cerita Cinta Rossa, di Ballroom The Aryaduta Hotel, Sabtu (13/6) malam. Konser ini diusung Clas Mild Music dan Lima Dua Belas.
C M Y K
SBY Minta TNI Batasi Terbang ■ Sulit Ungkap Penyebab Helikopter Puma Jatuh ■ TNI AU: Anggaran Perawatan Minim KENDARI, SRIPO — Seringnya kecelakaan pesawat dan helikopter milik TNI rupanya membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah juga. SBY pun menginstruksikan jajaran TNI untuk berkonsolidasi total. “Setelah dapat laporan kecelakaan, saya call Panglima TNI, Menko Polkam dan pejabat terkait. Saya minta kejelasan apa yang terjadi,” kata SBY setiba di Kendari, Sulawesi Tenggara dalam rangka kampanye terbuka, Sabtu (13/6). Selain konsolidasi total, SBY juga meminta pembatasan penerbangan pesawat milik jajaran TNI. Namun tentu saja, tanpa mengganggu tugas pokok TNI dalam tugas operasional, patroli pengamanan dan pengangkutan. “Itu
harus tetap berjalan,” kata SBY. Kecelakaan alutsista milik TNI memang terjadi bertubi-tubi. Dalam satu bulan saja, setidaknya 3 pesawat dan heli TNI
jatuh. Tidak hanya kerusakan kendaraan, Indonesia juga sudah banyak kehilangan banyak tentara. Peristiwa ke halaman 11
UNKP Jadi Kambing Hitam ■ Penyebab Siswa tak Lulus UN PALEMBANG,SRIPO— Ujian Nasional Kompetensi Produktif (UNKP) yang pertama kali dilaksanakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jadi “kambing hitam”. UNKP dinilai sebagai penyebab banyaknya angka ketidaklulusan. Data menyebutkan, 97 siswa dari 5.155 peserta UN, pelajaran UNKP hanya mencapai nilai empat. Nilai itu jauh di bawah standar kelulusan, yakni 5,5. Umumnya nilai siswa lainya pada pelajaran UNKPnya rata-rata 5,5. Hasil ini tentu mengejutkan semua pihak. Terlebih tenaga pendidik di lingkungan SMK. Para guru mengaku kesulitan meraba-raba soal karena ujian UNKP pertama kalinya dilaksanakan. Berbeda dengan ujian lain, seperti Ujian Nasional atau ujian sekolah praktek dan teori. Meski melibatkan lembaga perusahaan sebagai penilai sekali
PN/MUN
TELITI — Bangkai Helikopter Puma 3306 yang jatuh di Lanud Atang Sendjaja, Jumat (12/6) lalu, diteliti para petugas TNI AU, Sabtu (13/6).
Selamat Jalan Calon Jenderal...
C M Y K
SETELAH sebelumnya terlihat tenang, tangis Sugiarti (58) pun akhirnya pecah, ketika dikabarkan jenazah putra bungsunya, Mayor (Pnb) Sobiq Fanani (35), akan segera dibawa ke rumahnya di Sobiq Dusun Banjaran, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Sedu sedan yang ditahan akhirnya memuncak, berubah menjadi sebuah jerit histeris, dan tangis melengking yang sungguh memilukan hati. Sembari dipapah oleh banyak kerabat, Sugiarti yang mulai limbung terus berkata-kata penuh penyesalan, mena-
ngisi kepergian Sobiq yang begitu cepat. “Kenopo Sobiq ninggal ndisik... kenopo Sobiq ninggal ndisik (mengapa Sobiq yang meninggal dulu, Red)... ,” ujarnya terbata-bata. Sobiq adalah pilot dari helikopter Puma SA-330 yang jatuh di landasan helikopter di jantung Markas Komando Lanud Atang Sendjaja, Jumat (13/6). Terakhir, almarhum menjabat sebagai Komandan Flight C Skuadron 8 Lanud Atang Sendjaja. Sobiq meninggalkan isteri, Ida Farida, dengan dua anak yakni Litasia Nawasafdar (11) dan Anisa (4). Meskipun selama ini lebih banyak tinggal di Bogor, namun pihak keluarga menginginkan pemakaman ke halaman 11
Seru tak Terlupakan Amran PROM night sebagai simbol perpisahan anak-anak SMA ala barat ini, telah menjadi tren gaya hidup remaja sekarang. Seolah menjadi suatu yang wajib bagi remaja Indonesia untuk melakukan pesta perpisahan sekolah secara mewah. Hal ini pun, tidak dibantah oleh Cicilia, pegawai Pemerintah Provinsi Sumsel yang mengaku pernah melewatkan acara malam prom ke halaman 11
Cicilia
ke halaman 11
SRIPO/JACK
Halim Wafat INNALILLAHI wainnailaihi rojiun, tepat pukul 11.40, Sabtu (13/ 6) Prof Dr H Amran Halim, seorang yang Amran Halim dikenal sebagai tokoh pendidikan Sumsel, yang tetap komitmen menjaga eksistensi bahasa Indonesia dan budaya Sumsel, dipanggil Al-kholiq saat dirinya masih dirawat di RSMH Palembang. Amran Halim wafat dalam usia 80 tahun. Banyak kolega dan teman seperjuangan semasa hidupnya, hadir di rumah duka, di Jl Lingkar Istana Komplek Taman Istana Blok G-5, kemarin ke halaman 11
SRIPO/SYAHRUL
LULUS UN — Puluhan siswa yang lulus Ujian Nasional selain melakukan aksi corat-coret, mereka juga konvoi keliling Kota Palembang, Sabtu (13/6).
Konvoi Siswa di Pagaralam Makan Korban
HALAMAN 12
Puluhan Siswa Menangis Histeris ■ 93 Siswa SMAN 1 Jarai tak Lulus UN LAHAT, SRIPO--Suasana pengumuman kelulusan siswa di SMAN 1 Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, Sabtu (13/6) petang berbeda dari sekolah-sekolah lainnya, isak tangis bahkan sampai histeris puluhan siswa karena tidak lulus ujian nasional (UN) lebih kental terasa ketimbang kegembiraan siswa yang lulus. Sekolah negeri yang berada di Desa Rambai Kace, sekitar 88 kilometer dari kota Lahat itu merupakan salah satu sekolah yang paling banyak siswanya tidak lulus UN. Untuk juruan IPA sebanyak 83 siswa tidak lulus UN dari 118 siswa, sedangkan jurusan IPS sebanyak 10 siswa tidak lulus dari 183 siswa. Nasib serupa dialami siswa SMAN 1 Kecamatan Tanjungsakti Pumu, di sekolah ini jurusan IPS dari 91 siswa peserta UN hanya 3 siswa yang lulus sehingga 78 siswa gagal, dan jurusan IPA dari 30 siswa sebanyak 4 siswa ke halaman 11
SRIPO/ANDI SYAHRIAL
TIDAK LULUS — Tangis histeris puluhan siswa SMAN 1 Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat meledak saat mengetahui mereka tidak lulus ujian nasional (UN), Sabtu (13/6) petang.
JUMLAH SISWA TAK LULUS PALEMBANG 1. Tingkat SMK, peserta 5.155 Siswa dari 47 sekolah, tak lulus 92 orang. Tertinggi dari SMK PGRI I dan SMK Tridarma adalah 13 orang. (Tidak lulus pada 22 sekolah) 2. Tingkat SMA, jumlah peserta 10.111 orang, tak lulus 39 orang program IPS dan 5 siswa dari program IPA, kelulusan tersebar merata. Tertinggi, SMA Bina Cipta 3 orang, SMAN 15 dan SMAN 12 Palembang masing-masing satu orang, SMA Muhamadiyah 8, SMA Tridarma, SMA Syailendra masing-masing dua orang. (tidak lulus pada 26 sekolah dari 115 sekolah)
C M Y K