SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito
MINGGU 17 NOVEMBER 2013 ECERAN RP 2.000
28
HALAMAN
MANAGED BY
Ribuan Bikers Berburu Rumah � TToldo oldo Cs Meriahkan GOWES AS’IK SRIPO-TRIBUN SUMSEL PALEMBANG, SRIPO — Ribuan bikers yang terdaftar sebelumnya mengadu nasib memperebutkan hadiah utama satu unit rumah tipe 36, pada even akbar Funbike Gowes As’ik Telkomsel bekerja sama dengan Tribun Network serentak di 20 kota di Indonesia. Di Palembang Sriwijaya Post-Tribun Sumsel selaku Tribun Network akan dipusatkan, di Lapangan
Parkir Kodam II Sriwijaya Minggu, (17/11). Ketua Pelaksana Gowes As’ik Palembang, Salman Rasyidin mengatakan, hadiah satu unit rumah itu hanya diperebutkan peserta yang ada terdaftar di Palembang. Begitupun dengan hadiah lainnya seperti 2 unit motor, kulkas, televisi, sepeda, blackberry, kipas angin, rice cooker dan lain-lain. Namun, sebelum SRIPO/SYAHRUL
PANITIA memperlihatkan kaos Gowes Asik kepada calon peserta yang mendaftar di Kantor Sriwijaya Post, Sabtu (16/11).
acara pengundian door prize lokal itu, ribuan peserta akan mengayuh sepedanya melewati rute yang telah ditentukan.”Kita mulainya sejak pukul 06.00 pagi dari lapangan parkir Kodam II Sriwijaya dan finish di tempat yang sama,” katanya, Sabtu (16/11) Dikatakan, rute para bikers ini melalui jalan Sudirman di lajur kiri untuk mengarah ke Jl Demang Lebar Daun. Terus, belok kiri lagi ke jalan Angkatan Angkatan 45 menuju ke Palembang Square Mall hingga ke
jalan Kapten A Rivai. Kemudian mengarah ke simpang empat Charitas untuk kembali lagi (finish) ke tempat semula di lapangan parkir Kodam II Sriwijaya. “Sesampainya di lokasi, peserta diharapkan jangan lupa memasukkan kupon undian ke kotak-kotak yang disediakan panitia,” terangnya. Salman menegaskan kepada seluruh peserta gowes As’ik ini agar dapat mengaktifkan kartu As, ke halaman 7
Sekali Berobat Rp 5 Juta Jangan Tunggu Sekarat
� Penderita Talasemia di Sumsel Parah PALEMBANG, SRIPO — Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu provinsi terbesar dengan penderita Talasemia di Indonesia selain Jawa Barat, Sulawesi dan Jakarta. Menurut Ketua Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia (POPTI) wilayah Sumsel, Efriyanti, sedikitnya 175 orang yang baru terdata dan bergabung ke dalam perhimpunan tersebut. Sementara ratusan lainnya yang belum terdeteksi tersebar di kabupaten/kota. Penyakit Talasemia banyak diderita penduduk negara berkembang, termasuk Indonesia. Perbandingannya adalah 5:1000 jiwa. Menurut Yayasan Talasemia Indonesia, saat ini diketahui ada 4.420 orang penderita Talasemia di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar
tahun 2010, lima provinsi terbesar diketahui memiliki penduduk menderita Talasemia seperti Aceh 13,4 persen, DKI Jakarta 12,3 persen, dan Sumatera Selatan 5,4 persen, Gorontalo 3,1 persen dan Kepulauan Riau 3,0 persen. ”Jumlah penderita Talasemia bisa berkurang karena ada yang meninggal. Tapi, bisa bertambah besar karena banyak yang belum terdeteksi di pelosok daerah di Sumsel. Kalau yang terhimpun di POPTI Sumsel baru 175 orang,ö katanya, Jumat (15/11). Talasemia merupakan penyakit kelainan darah turunan yang mengharuskan penderitanya menjalani transfusi darah sepanjang hidup. Sel darah merah yang ada dalam tubuh penderitanya mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel normal yang mampu ber-
Transfusi Darah Seumur Hidup
DALAM istilah medis, Talasemia diartikan sebagai penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah yang mudah rusak sebab umurnya lebih pendek dibanding sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki umur 120 hari, maka sel darah merah penderita Talassemia hanya bertahan 23 hari. Talasemia ini terbagi menjadi dua, yaitu ke halaman 7
ke halaman 7
Periksa Sebelum Menikah ERIAN SETIANA W Talasemia juga ada yang minor dan yg mayor. Klu yg minor hany pembawa sifat dan yang mayor penderita. Sebelum menikah pasangan harus periksa darah terlebih dahulu. Jika kedua pasangan talasemia minor kemungkinan besar keturunannya akan ada yg mengidap talasemia mayor. ETRI Sebaiknya tiap orang, khususnya yang akan menikah, memeriksakan diri lebih dahulu untuk menghindari timbulnya Talasemia mayor ataupun minor di keturunan mereka kelak.
YONA FITRIA ALHUDA Sosialisasi dari POPTI Sumsel harus lebih gencar, agar para penderita talasemia bisa bergabung. Apalagi katanya ada yg belum terdeteksi itu dari kabupaten2. Bs jd memang warga belum mengetahui. ERUDIANSYAH Penderita talasemia harus mendapatkan perhatian khusus. Jika terjadi pada anak, orang tuan harus rutin mengajak anak untuk kontrol. Saat Hemaglobin sudah berada di ambang batas maka segeralah transfusi darah baru. Jangan tunggu anak sekarat dulu.
SRI YUNI ASRI SRIPO/IGUN
Isu Bentrok Satpam 16 Ilir Mencekam PALEMBANG, SRIPO — Suasana kawasan Pasar 16 Ilir yang merupakan pasar tradisional terbesar di kota Palembang ini mendadak mencekam, Sabtu (16/11). Pasalnya, beredar isu bakal terjadinya bentrok antar kelompok personil satpam (satuan pengamanan), yakni satpam dari PD Pasar dan satpam dari Pertopas (pertokoan pasar). Tersebar isu akan terjadi bentrok, diduga pemicunya yakni pergantian penjagaan keamanan wilayah pasar yang merupakan lahan kekuasaan bagi kelompk satpam. Namun, dari pantauan Sripo di lapangan, suasana pasar kondisi suasananya tampak kondusif dan aman. Aktifitas jual beli pun terlihat lancar dan normal. Sejumlah pedagang kakilima dan pedagang toko pun, tampak sibuk melayani pembeli yang
Eksekusi Ruben Cs 1 Desember Panggilan Allah di
datang bergantian. Tetapi sebagian pedagang dan pengunjung pasar, ada yang mengetahui isu bentrok antar kelompok satpam. Bahkan ada yang melihat dua kelompok satpam sempat berhadapan di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang .”Memang tadi (kemarin) ramai sekali orang yang datang berkelompok dan semuanya satpam. Ada yang pakai seragam satpam ada yang tidak pakai, tapi tidak sempat bentrok dan hanya kumpul-kumpul saja,” ujar salah seorang pedagang kaki lima yang eng ke halaman 7
PALEMBANG, SRIPO — Setelah mengikat 18 pemain berkualitas, kini Sriwijaya FC fokus mengamankan gelandang Ruben Wuarbanaran, kiper Timnas Andritany, striker Timnas M Nur Iskandar, dan striker Afrika yang masih dirahasiakan. Mereka akan dieksekusi 1 Desember dalam moment tandatangan kontrak bersama. Presiden Klub H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, 1 Desember pihaknya akan mengikat semua pemain secara resmi atau dikontrak. Sebab, semua pemain sebenarnya sudah diikat dengan klausul pra kontrak.”1 Desember itu eksekusinya, kita mengikat
RUBEN SANADI
mereka secara resmi termasuk melunasi down paymet (DP) mereka,” jelas Dodi. Seperti diketahui, bukan rahasia umum saat dua bulan sebelumnya, kompetisi berakhir SFC sudah menawar Edward Junior Wilson. Deal terjadi dan sang pemain mau bergabung. Namun derasnya isu mogok membuat Edu memilih bermain di Malaysia. Manajemen mengalihkan bidikan kepada Titus Bonai dan Samsul Arif. Keduanya menyatakan, mau bergabung dan sepakat dengan nilai kontrak yang disodorkan. Hanya, belakangan keduanya menarik diri. Sebagai gantinya, SFC mengklaim deal dengan pemain asal Afrika, Razak, kemudian merekrut Ruben Sanadi di posisi gelandang bertahan, seiring mandeknya negosiasi Ponaryo Astaman. Sementara mengantisifasi batalnya Samsul Arif Munip, Robert mencari opsi lain dengan menjalin komunikasi Muhammad Nur Iskandar (Semen Padang).”Dia akan cukup sulit, karena kabarnya masih dipertahankan di Semen Padang,” katanya. Robert menegaskan terus coba melakukan komunikasi dengan pemain buruannya itu. Secara kebetulan baik Samsul Arif maupun Nur Iskandar, kini sama-sama masih berada di China untuk memperkuat ke halaman 7
Bapak Pembunuh Anak Dibawa ke RS Er naldi Bahar Ernaldi
Hartono Diam Seribu Bahasa
TRIBUN SUMSEL/ARDI
DIRAWAT — Dengan tangan terborgol, Hartono ketika menjalani perawatan di ruang Melati RS Ernaldi Bahar Palembang, Sabtu (16/11).
PENDERITA Talasemia sangat membutuhkan perhatian khusus, baik dari pihak keluarga, masyarakat hingga pemerintah. Menurut Sri Yuni Asri atau Achy, gadis Palembang yang lahir 29 Juni 1996, perhatian tersebut dilakukan dalam berbagai cara. “Bantu bisa seadanya saja atau maksimal. Bantuan berupa darah atau uang pasti sangat membantu penderita Talasemia,” sebut putri dari pasangan Achmad Fuadil Awal dan Elina ini. Dari sisi pemerintah menurut Achy, dapat mendukung program-program Talasemia. Atau memberikan fasilitas yang memadai untuk perawatan penderita Talasemia. Seperti menambah ruang perawatan media atau memastikan ketersediaan darah di PMI. “Apa yang dilakukan keluarga, masyarakat dan pemerintah saat ini sudah cukup baik. Tinggal dipertahankan dan lebih bagus lagi bila ditingkatkan,” tukas pemilik akun Twitter @achyy_syaf. (derliyardi)
USAI menghabisi anak lakilaki semata wayangnya dengan cara dibacok menggunakan parang hingga leher anaknya nyaris putus dan tewas dilokasi kejadian, Hartono yang dibawa Polsek Muarakuang OI ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.
Ketika didatangi di RS Ernaldi Bahar Palembang tepatnya di ruang melati, Sabtu (16/11), terlihat Hartono yang berada di dalam salah satu ruangan Melati menjalani perawatan. Dengan tangan kiri terborgol, Hartono hanya bisa berbaring dan duduk di atas tempat tidur di ruangan
tersebut. Meski namanya dipanggil, Hartono sama sekali enggan menolehkan kepalanya kearah orang yang memanggil. Ia hanya menundukkan kepalanya dan terkadang membalikkan badannya tanpa mengeluarkan sepatah ke halaman 7
Markas Besar PBB
HARI kedua persidangan Annual Hearing di Markas Besar PBB New York dimulai dengan sesi III membicarakan soal ‘Democratic Governance’. Anggota Delegasi RI Dr Hidayat Nurwahid membicarakan statement Indonesia dengan bahasa Arab. *** Suatu kebetulan karena persidangan ini jatuh pada hari Jumat dan beliau pun fasih berbahasa Arab. Sungguh lengkap Delegasi RI kali ini, karena masing-masing anggota dapat berbicara dengan bahasa dunia yaitu Inggris, Prancis dan Arab. Sayapun sebagai Ketua Delegasi RI sangat bangga karenanya. Setelah mengikuti jamuan makan siang yang diadakan oleh PTRI (Perwakilan Tetap RI)
Kontributor Sripo-Tribun dari PBB
DODI REZA ALEX pada PBB di sebuah restaurant Thailand, kami pun para anggota delegasi diajak Dubes PTRI Yusra Khan untuk sholat di Gedung PBB. Sungguh tidak disangka bahwa di dalam sebuah gedung yang sangat terkenal di dunia, di tengah kota New York, umat Islam dari berbagai bangsa yang ber ke halaman 7