SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito
KAMIS, 23 JULI 2009
ECERAN Rp 2.000
TERBIT 24 HALAMAN
Identitas Pengebom Misterius
■ DNA Keluarga Nur Said-Ibrahim dengan Jenazah Pengebom tak Identik JAKARTA, SRIPO — Mabes Polri menyebut hasil pemeriksaan tes DNA terhadap keluarga Nur Said, warga Temanggung, dan Ibrahim (Ibrohim), warga Kuningan karyawan florist (penata bunga) Hotel Ritz Carlton, tidak cocok dengan jenazah dua pengebom bunuh diri. Sehingga identitas pengebom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton hingga kini masih misterius. Namun kecurigaan keterl-
ibatan Nur Said dan Ibrohim dalam kasus bom itu tidak luruh begitu saja. Rumah yang pernah ditinggali Ibrohim di kawasan Jalan Dewi Sartika No 21, RT 003/ 07, Kelurahan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, digeledah Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Selasa (21/ 7) malam. “Semalam (Selasa malam) Densus datang sekitar pukul 19.30. Mereka tak lama, cuma sekitar satu jam. Mereka juga tidak bawa barang apa-apa dari rumah itu. Mereka cuma fotofoto, terus pergi,” ujar Rudi, warga setempat, Rabu (22/7). Dugaan keterlibatan Ibrohim muncul dari keterangan wanita
karyawan florist yang mengaku melihat pria asal Kuningan, Jawa Barat itu berbicara dengan pelaku pengeboman beberapa saat sebelum terjadi ledakan. “Mereka terlihat di ruang lower ground (bawah tanah),” ujar sebuah sumber. Tempat kerja karyawan florist berada di lower ground, letaknya berdekatan dengan terowongan bawah tanah yang menghu-
Pengebom JW Marriott
Pengebom Ritz Carlton
ke halaman 11
Gedung Tinggi dan Bola Api
PERSDA NETWORK/HERUDIN, DETIKCOM
RUMAH IBROHIM — Warga ramai melihat rumah orangtua Ibrohim di Jalan Dewi Sartika, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, Rabu (22/7). Ibrohim dan keluarganya pernah menempati rumah tersebut hingga tahun 2006.
Jenis Kelamin : Laki-laki Usia : 16-17 Tahun Kulit : Putih Rambut : Hitam lurus pendek Tinggi : 180-190 cm Ukuran Sepatu : 42-43
RUMAH yang pernah ditempati Ibrohim, kawasan Cililitan Kecil, tampak berantakan. Di dinding ruangan lantai dua rumah itu ditemukan gambar dan tulisan huruf Arab. Gambar dari pensil berupa dua gedung cukup tingi. Di dasar gedung dilukiskan sebuah lingkaran menyerupai bola api, disertai garis-garis mirip asap. Di dekat gambar itu ada kaus Hotel Ritz Carlton, Jakarta.
Jenis Kelamin : Laki-laki Usia : 40 tahun Kulit : Sawo Matang Rambut : Hitam lurus pendek Tinggi : 165 cm GRAFIS:SRIPO/SYAF
ke halaman 11
din mawan tentang Noor Her Noordin Hermawan
Istri Noordin Ditangkap
Dalam Dua Menit Menghilang DEDENGKOT otak pemboman Noordin M Top hingga kini masih berkeliaran di Indonesia. Meski sudah bertahun-tahun dikejar, Noordin belum juga berhasil ditangkap. Kenapa? Noordin dikenal sangat licin. Perekrut teroris ini begitu lihai mengelabuhi polisi. Bahkan, bila ketahuan polisi, ia bisa secepat ‘kilat’ menghilang. Mantan investigator Bom Bali Hermawan Sulistyo menuturkan, Noordin pernah hampir ditangkap di Semarang, Jawa Tengah. Namun polisi gagal meringkusnya ka-
Noordin M Top
rena ia tiba-tiba menghilang. “Saat di Semarang saja dia (Noordin) sudah berpapasan sama polisinya. Habis itu dikejar dalam hitungan 2 menit hilang di depan publik,” jelas Kiki, panggilan akrab Hermawan, semalam. Menurut Kiki, Noordin susah ditangkap karena bekerja dengan sistem sel. Dalam sistem ini, masing-masing sel saling lepas. Tapi di atasnya ada yang melakukan kontak antarsel. “Kalau yang satu ketangkap dan diperiksa, satunya dicari, begitu yang lain tahu ya
langsung kaburlah dia. Apalagi, orang Indonesia terkenal suka bicara dan susah menjaga rahasia,” ujar Kiki. Apa ada yang menjadi backing Noordin M Top, karena dia selalu kabur saat nyaris ditangkap polisi? “Ya nggak lah. Memang susah. Karena dia dilindungi jaringannya,” jelas Kiki. Jadi Hermawan menyarankan sebaiknya masyarakat awas dan peduli dengan adanya pendatang di sekitarnya. Termasuk mengenali tetangga-tetangga terdekatnya. (Dtc/Ant)
■ Arina: Ngakunya Bernama Abdul Halim
PERSDA
Arina
POLISI menangkap istri Noordin M Top. Disebut-sebut wanita itu bernama Arina, yang juga anak dari Baridin, pria yang selama ini dikenal sebagai mertua dan orang yang memberi perlindungan pada Noordin. “Ya tadi pukul 10.30. Ada petugas kepolisian yang menjemput,” kata Kepala Kesbanglinmas Cilacap, Yayan Rustiawan saat dihubungi melalui telepon, Rabu (22/7). Selain Arina, polisi juga membawa ibunya Dwi Astuti dan anaknya yang berumur 3 tahun. “Sudah izin dengan lingkungan dan Muspika,”
Zizi Favorit Potret Buram Anak Jalanan ■ Hari Ini Hari Anak Nasional Menang
ZIVANNA LETISHA SIREGAR
AKANKAH Puteri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar (Zizi) menyusul prestasi Artika Sari Devi yang sempat masuk 6 besar Miss Universe? Semoga saja harapan itu terwujud. Peluang untuk itu muncul setelah Zizi berdasarkan hasil polling berada di posisi ke-2 sebagai puteri yang diunggulkan memakai mahkota Miss Universe. “Divoting di situs resmi Miss Universe, saya ada di pertama pas saya buka,” ujar Zizi saat ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa Jakarta, Rabu (23/7). Memang saat situs itu dibuka Zizi, ia berada di urutan pertama hasil polling. Sayang selang beberapa menit, namanya sudah di-gusur oleh Miss Vietnam, STS
SELAMAT Datang Picasso Masa Depan. Kalimat itu tertulis pada papan iklan di simpang empat Jakabaring, milik salah satu bank. Billboard memuat gambar dua anak yang belajar sambil bermain melukis di dinding. Usianya kisaran enam tahun mengenakan pakaian bagus dan masih baru berlumuran cat. Keduanya memegang kuas dan tertawa riang, seolah tidak khawatir bakal ditegur orangtuanya karena aktivitas itu. Bahagia.
Melihat ulah mereka senyum kita mengembang. Tapi coba perhatikan aktivitas anak-anak -dalam kehidupan nyata- yang berteduh di bawah billboard itu, tersembunyi di antara tanaman hias taman kota. Sungguh berbanding terbalik. Seperti potret buram. Tak ada cerita pakaian bagus, tidak juga sedang belajar. Disebut bermain kurang tepat juga. Rabu (22/ 7) pukul 17.00, Devi (13) mengenakan kaos panjang coklat dan berjilbab mengu-
rai rambut kakak perempuannya, Yulia (25). Ia mencari kutu. Yulia saat itu duduk bersila di atas rumput memangku seorang anak berusia dua tahun. Tangan kanannya memegang rokok yang sesekali diselipkan ke bibir, lalu asap keluar melalui mulut dan hidung. Anak yang dipangku tadi bercanda dengan Rinto (9), putra sulung Yulia. Mereka sedang istirahat. ke halaman 11
ke halaman 11
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
ANJAL — Dua anak jalanan (anjal), salah seorang sambil menggendong bocah, berbincang sambil menikmati minuman energi seusai mengamen di atas bus kota di perempatan RS RK Charitas Palembang, Rabu (22/7).
terangnya. Arina, lanjut Yayan telah dibawa ke Jakarta. “Katanya mau diperiksa untuk melengkapi keterangan,” tutupnya. Menurut saksi mata, petugas yang datang menjemput Arina sekitar 20 orang. Arina ditangkap di rumah kakak Baridin, sekitar 200 meter dari rumah Baridin. Sementara itu menurut anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Ahmad Kholik, Arina syok bukan kepalang saat polisi mendatangi rumahnya di ke halaman 11
Ibu Sitty Telah Tiada ■ Dimakamkan di TMP Kalibata INNALILLAHI Wa s i s t a wainna ilaihi Bambang rojiun. Telah Utoyo, putra meninggal almarhumah dunia Hj Sitty mengatakan Nurani, istri seluruh kem a n t a n luarga ikhlas Pangdam II melepas keSriwijaya, pergian Letjen Anuibundanya. merta Bam“ K a m i bang Utoyo, mewakili keRabu (22/7) luarga besar pukul 02.10 mohon maaf di RS PP Perjika ibu saya tamina Jakar- Hj Sitty Nurani DOK. SRIPO punya kesata. lahan,” ungAlmarhumah meninggal kap Wasista yang biasa dunia pada usia 84 tahun disapa dengan panggilan dan meninggalkan enam Toni ini. anak. Istri pahlawan nasioToni saat dihubungi Sripo nal ini sebelumnya sempat melalui telepon genggamsakit dan dirawat di RS PP nya sekitar pukul 08.00 mePertamina sejak beberapa waktu lalu. ke halaman 11