A-PDF Merger DEMO : Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark
SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito
RABU, 29 JULI 2009
ECERAN Rp 2.000
TERBIT 24 HALAMAN
Sekeluarga Tewas Berpelukan 1,5 Jam Terpanggang di Kamar Mandi
Maut Menjemput di Ibukota Keempat korban ditemukan tewas di kamar mandi yang terletak di dalam kamar lantai 2. Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Namun diperkirakan dari korsleting listrik, namun ada pula yang menyebut dari mesin AC. Pertamakali yang mengetahui adanya percikan api adalah pembantu keluarga Aditya, dia lalu membangunkan seluruh isi rumah. Kabarnya Eddy Widjaya sempat bangun dan turun dari lantai 2 ke lantai dasar. Tapi Eddy naik lagi ke lantai 2 untuk membangunkan istri (Salma), anak (Ririn) dan keponakan (Melina). Namun saat mau turun ke lantai dasar, tangga penghubung sudah roboh dilalap api. Mereka kemudian terjebak di dalam kamar mandi yang terletak dalam kamar. Ajal pun menjemput keluarga Eddy Widjaya yang asal Palembang saat mereka berada di ibukota Jakarta.
Kamar Tidur
Kamar Mandi
LANTAI 2 Tangga Lantai 2
Korban Tewas (di lantai 2) RH Eddy Widjaya SH (57) Hj Nyayu Salma (52) Ririn (24) Melina (25)
Selamat (di lantai dasar) Elly, kakak kandung Eddy Aditya, suami Elly
Lidya. putri Elly Zalika, putri Lidya
Lisa, putri Eddy Pasya, putra Lisa
Pembantu keluarga Aditya
PALEMBANG, SRIPO — Tiga warga Kelurahan 19 Ilir Lr Saga Palembang tewas dalam musibah kebakaran di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Selasa (28/7) dini hari. Korban masih satu keluarga, RH Eddy Widjaya SH (57) beserta istri, Hj Nyayu Salma (52) dan putrinya, RA Febrina Tiarany SPsi atau Ririn (24). Mereka ditemukan berpelukan di kamar mandi dalam kamar utama lantai dua bersama satu korban lainnya, Melina Rachmawati Aditya (25) yang merupakan anak saudaranya Eddy, Elly (60) pemilik rumah yang hangus terbakar. Informasi dari keluarga korban menyebutkan, api mulai menyala pukul 01.20 setelah terlebih dahulu terjadi dua ledakan. Pembantu keluarga Elly sempat membangunkan penghuni baik yang di lantai dua maupun lantai dasar. Begitu juga Eddy terbangun dan mendapati kobaran api di plafon lantai dua. Ia sempat turun ke Lokasi : Jl. Dr Saharjo Gang Sawo III, RT.14/RW.10, lantai dasar lewat tangga, tapi naik lagi ke atas untuk membangunkan istri, anak, dan keponakannya. Tebet, Jakarta Selatan Nahas, setelah keempatnya siap menyelamatkan Waktu : Selasa (28/7) pukul 01.20 sampai 02.55 diri, satu-satunya tangga penghubung lantai dua ke
Melibatkan 21 mobil pemadam kebakaran
ke halaman 11
In Memoriam Eddy Widjaya
Aku Menikah Tanpa Mereka
Jago Basket dan Suka Menolong REPRO: SRIPO/SYAHRUL
H Eddy Widjaya dan Hj Nyayu Salma semasa hidup.
PRIA baik dan santun, begitu kesan kerabat, tetangga, dan teman terhadap sosok RH Eddy Widjaya SH (57). Mereka tak menduga mantan Deputi Manajer PLN Kitlur Sumsel itu jadi korban tewas akibat kebakar-
SBY Cuek
an rumah di Jakarta Selatan, Selasa (28/7). Ratusan orang datang melayat sejak siang sebelum kedatangan jenazah dari Jakarta, sampai-sampai ke halaman 11
ke halaman 11
menjemput keluarga tercintanya di Kargo Bandara, bukannya di Terminal Kedatangan penumpang Bandara SMB II Palembang. “Saya benar-benar sudah tidak tahan kak, rasanya penuh dada saya ini. Saya tidak tahu lagi, nanti tidak ada mereka di pernikahanku,” kata Wiwin kepada salah satu keluarganya saat tiga peti jena ke halaman 11
Giliran Mega Menggugat
JAKARTA, SRIPO — Gugatan hasil rekapitulasi KPU yang diajukan kubu JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo ke Mahkamah Konstitusi (MK) ditanggapi dingin Presiden yang juga calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pendiri Partai Demokrat ini memilih sikap cuek alias membiarkan gugatan tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Biarkan saja semua berjalan karena sistem kita sudah mewadahi kalau ada protes. Dalam pemilu semua diwadahi,” ujar SBY saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/7). Menurut SBY, saat ini rakyat Indonesia telah memahami dinamika politik yang berkembang di Tanah Air. Politik akal sehat telah tumbuh mekar di masyarakat Indonesia.”Apapun hiruk pikuk dinamika politik yang
SBY
STS
Wiwin
WIWIN (28), putra sulung pasangan RH Eddy Widjaya SH dan Hj Nyayu Salma tidak kuasa menahan tangis. Saat dia melihat pesawat Lion Air JT 330 yang membawa tiga peti jenazah kedua orangtua dan adik bungsunya, Ririn mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Selasa (28/7) sekitar pukul 15.40. Wiwin benar-benar tidak menyangka akan
Megawati
ANT
JAKARTA, SRIPO — Setelah pasangan Jusuf KallaWiranto, Selasa (28/7) kemarin giliran MegawatiPrabowo Subianto mengajukan gugatan hasil rekapitulasi Pilpres 8 Juli 2009 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim yang dipimpin Gayus Lumbuun dengan anggota Fadli Zon, Hasto Kristiyanto, Arteria Dahlan, dan Firman Jaya Daeli, menyerahkan 52 bukti yang dimasukkan dalam delapan kardus. Hitungan kubu
Mega-Prabowo, pasangan SBY-Boediono seharusnya hanya memperoleh 45,2 juta suara atau 48,7 persen. Dengan demikian, Pilpres 2009 akan berlangsung dua putaran. Menurut Gayus Lumbuun, KPU telah melakukan kesalahan dalam penelaan pada perhitungan suara. Dari 73,8 juta suara yang diperoleh SBY-Boediono, sebanyak 28,8 juta suara adalah hasil penggelembungan suara (mark-up) oleh
KPU sehingga menguntungkan SBY-Boediono. “Suara pasangan SBYBoediono hanya 45 juta suara. Itu terjadi karena mark up dan penambahan suara di 25 provinsi sebanyak 28,8 juta secara tidak sah. Itu dilakukan dengan sengaja,” tegas anggota tim advokasi Mega-Prabowo, Arteria Dahlan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (28/8). Dari perhitungan mere ke halaman 11
Bayi Berkepala Dua Disfungsi Or gan VVital ital Organ CJH 65 Plus SFC Buka-bukaan Meninggal Selisih Dua Menit Reebok Sumbang Rp 3 M Dijamin Berangkat ■
LAMONGAN, SRIPO — Menteri Agama Maftuh Basyuni menjamin calon jamaah haji (CJH) Indonesia yang berusia di atas 65 tahun tetap bisa berangkat kendati pemerintah Arab Saudi telah membatasi usia haji minimal 12 hingga 65 tahun. “Kami telah memutuskan calhaj di atas 65 tahun tetap bisa berangkat sedangkan batas usia minimal 17 tahun,” ANT katanya setelah menghadiri peresmian Maftuh Basyuni 33 madrasah tsanawiyah satu atap kerja sama Indonesia-Australia (AUSAID), di Yayasan Pondok Pesantren Kebon Dalem, Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Selasa (28/7). ke halaman 11
PEKANBARU, SRIPO — Tim dokter RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau, menyatakan bahwa bayi berkepala dua meninggal secara bergantian akibat disfungsi organ vital. “Kematian bayi disebabkan kegagalan fungsi organ vital seperti jantung dan paru-paru,” kata juru bicara tim dokter RSUD Arifin Achmad dr Tubagus Odih SpBA pada jumpa pers di Pekanbaru, Selasa (28/7). Menurut Tubagus Odih, dua individu yang berada dalam satu badan itu tidak menghembuskan nafas terakhir bersamaan di ruang Perimatologi RSUD Arifin Achmad. Berdasarkan rekam medis, lanjutnya, bayi sebelah kiri dari posisi pasien adalah yang pertama kali meninggal pada pukul 01.33. Berselang dua menit kemudian, tepatnya pukul 01.35, nyawa bayi lainnya akhirnya juga tak dapat tertolong lagi. Pihak RSUD Arifin Achmad mengabarkan berita
ANTARA
Kondisi bayi berkelapa dua sebelum meninggal.
duka tersebut kepada Badrun, ayah bayi, yang menunggu anaknya di rumah sakit sekitar pukul 02.00. “Kami sudah beberapa kali melakukan berbagai tindakan untuk memperbaiki kualitas hidup terutama pada fungsi organ vital, namun nyawa bayi sudah tidak tertolong lagi,” katanya. Dokter spesialis bedah
anak itu menjelaskan, bayi beberapa kali mengalami penurunan kualitas hidup sangat drastis yang sempat diantisipasi oleh tim dokter sebelum akhirnya bayi meninggal dunia. Kondisi bayi asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu pertama kali diketahui memburuk pada ke halaman 11
PA L E M B A N G , kaan soal pengeSRIPO — Aturan luaran dan pemabaru Badan Liga sukan keuangan Indonesia (BLI) klub. Bahkan ada untuk keuangan rencana pengurus klub dan nilai konakan mengumumtrak pemain memkan Kas SFC setiap buat seluruh Indokali laga di kannesia Super Liga dang (home). (ISL) berbenah. “Perubahan buSAF Sriwijaya FC pun Roliansyah kan dari segi persotak ketinggalan. nel saja, tetapi lebih PT Sriwijaya optimis kepada pengelolaan dan Mandiri melakukan peru- struktur perusahaan. Ke debahan struktur manajemen. pan kita janji akan transpaTermasuk menggunakan ran soal keuangan klub,” sistem pengelolaan terbuka ujar Vice President Finance soal keuangan klub. (bendahara) PT Sriwijaya Manajemen Tim Wong Kito berjanji akan buka-bu ke halaman 11