28
HARIAN PAGI
HALAMAN
JUMA T W AGE JUMAT WA 12 SEPTEMBER 2014 17 DZULQA’DAH 1435 NO 1234/TAHUN 4
RP 2.000 SPIRIT BARU DIY-JATENG
LANGGANAN RP 55.000 SMS 0274-7122000, 0274-557687 EXT 219
Jafar Gemetar saat Lihat Rany Polisi Kerja Keras Ungkap Pembunuhan di Banyuraden Jejak Pelaku Belum Terendus Tweet terakhir Rany
DOKUMENTASI PETUGAS PEMANTAU GUNUNG SLAMET
MEMBAKAR SA VANA - Material lava pijar Gunung Slamet meluncur sejauh 1.300 meter SAV dari kawah. Akibat lontaran lava pijar itu, savana atau padang hutan rerumputan kering yang berada di sekitar puncak pun terbakar, Rabu (10/9) malam. Sampai Kamis (11/9), api belum dapat dipadamkan. Foto diambil dari wilayah Tegal, Jateng.
Ridwan Kamil Susul Ahok, Tolak Ide Partai Gerindra JAKARTA, TRIBUN - Meskipun kemunculannya sebagai wali kota Bandung diusung oleh Partai Gerindra dan PKS (anggota Koalisi Merah Putih), namun Ridwan Kamil alias Emil menolak langkah Koalisi Merah Putih mendorong pemilihan kepala daerah oleh DPRD dalam pembahasan RUU Pilkada. Ridwan bahkan mengajak bupati dan wali kota yang memiliki pendapat sama untuk berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. “Bubar dari sini, kita jalan dan suarakan aspirasi kita agar pilkada tetap dilakukan secara langsung,” kata Ridwan, saat berbicara di depan para bupati dan wali kota seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi
Rumah Setya Wibowo alias Bowo Gaplek (42) di Dukuh Bansari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY, tampak lengang. Tak terlihat ada penghuni. Kedua gerbang masuk pekarangan pun tertutup rapat.
Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), di Jakarta, Kamis (11/9). Ridwan mengatakan, pilkada oleh DPRD memperkecil kesempatan bagi calon kepala daerah berkualitas untuk dapat mencalonkan diri. Apalagi jika calon tersebut berasal dari independen. Pasalnya, parpol tentu akan lebih mendahulukan kadernya. “Kalau pilkada dikembalikan ke tidak langsung, orang di luar mainstream tidak akan muncul,” katanya. Ia menambahkan, pilkada langsung memang memiliki konsekuensi lebih mele-
Bersambung Hal 11
Misteri Lelaki di Selasa Malam KEMA TIAN Rany Astkilia menyisakan misteri KEMATIAN besar tentang siapa pelakunya, dan apa motif pembunuhan kejam ini. Belum banyak terungkap fakta di balik kasus ini, kecuali serangkaian petunjuk di saat-saat terakhir Rany. Dari paman korban, Jafar Sodik, diketahui Rany pulang ke rumahnya di Dusun Randugunting, Blondo, Mungkid, Magelang, pada Minggu (7/9) sore. Hari dan malam sebelumnya, Rany kemungkinan berada di suatu tempat di
Bersambung Hal 11
Bowo Itu Jarang
Bertemu Tetangga BEGITULAH suasana rumah tersebut tatkala didatangi jurnalis Tribun Jogja, Senin (8/9). Di rumah dengan warna hijau mendominasi tembok rumah maupun pagar, itu beberapa jendela terbuka. Namun pintu-pintu rumah itu tertutup rapat. Meski demikian tanaman
dan unggas peliharaan di rumah tersebut tampak terawat. Salah seorang tetangga Bowo Gaplek, yang mengaku bernama Harun (60), mengatakan bahwa di rumah itu yang sering terlihat olehnya hanya Bersambung Hal 11
MAGELANG, TRIBUN - Nanik Indrayanti tak kuasa menahan tangis. Tubuh perempuan berusia 38 tahun itu terkulai di sisi jenasah putrinya, Rany Astkilia (22), saat hendak dikuburkan di pemakaman Dusun Randugunting, Desa Blondo, Mungkid, Magelang, Kamis (11/9) siang. Dikuatkan kerabatnya, mulut Nanik tak henti mengucapkan kata-kata doa. Ketika jenasah Rany hendak diberangkatkan ke pemakaman, Nanik jatuh pingsan. Didik, ayah Rany tampak lebih tegar. Ia mengiringkan pemakaman anaknya bersama ratusan pelayat. Rany Astkilia, mahasiswi jurusan Manajemen STIM YKPN Yogyakarta ditemukan tak bernyawa di kolam kering Dusun Kanoman RT 01/05 Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY, Rabu (10/9) sekitar pukul 06.30. Tak sehelai benang pun menempel di tubuhnya yang wajahnya berdarah dan lebam. Orang yang pertama kali menemukan korban adalah Suraji, pemilik kolam kering di persawahan Dusun Kanoman. Saat ditemukan, tubuh Rany tertutupi semak-semak kering dan tanah di dasar kolam. Bercak darah terlihat di sekitar lokasi kejadian yang berada di tepi jalan desa itu. Gadis cantik itu diduga korban pembunuhan. Siapa pelakunya, jajaran Polres Sleman yang menangani kasus ini masih bekerja keras mengungkapnya. Sejumlah orang, termasuk teman dekat korban, hingga
1
Minggu (7/9) sore 2
Yogya. Senin (8/9) pagi/siang, Rany kembali ke Yogya, dan Senin malam mengabarkan tengah sibuk pengambilan gambar untuk kegiatan kampus. “Dia mengirim pesan melalui BBM (Blackbery Messenger) ke keponakan saya sekitar pukul 18.30. Intinya
TWITTER@RANY ASTKILIA
Rany Astkilia (alm)
Rany Tidak Neko-neko “RANY itu anaknya pendiam, kalem, baik dan nggak neko-neko,” kata Nia, salah seorang teman kos almarhum Rany Astkilia. Nia ditemui di rumah kos yang ditempati Rany di Dusun Panggungsari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Kamis (11/9) sore. “Saya kenal Rany kurang lebih setahun terakhir, sejak dirinya masuk Bersambung Hal 11
Bersambung Hal 11
Senin (8/9) malam 3
Selasa (9/9) malam
Banyuraden, Gamping, Sleman Godean Rabu (9/9) pagi Rany Astkilia pulang ke rumah dan berkumpul dengan orang tuanya di Magelang.
Ranny mengabarkan sedang sibuk mengerjakan tugas meskipun libur kuliah.
Rany makan malam bersama kawan-kawannya. Belum lagi selesai makan, Rany pamitan untuk kegiatan lain.
Jenazah Rany ditemukan di kolam kering di samping sawah. Jenazahnya dikubur dengan lumpur dan rerumputan.
Yogyakarta
Kasihan
GRAFIS: FAUZIA RAKHMAN
Maia Estianty
Rahasiakan
Pacar P
ENY ANYI ENYANYI d a n pencipta lagu Maia Estianty (38) rapat merahasiakan kisah asmaranya setelah bercerai dari Ahmad Dhani. Ia tak pernah mengumbar kepada awak media, sosok pria yang menjadi kekasihnya sejak menyandang status
FOTO/KAPANLAGI.COM
Bersambung Hal 11
Pengalaman Pekerja Indonesia Hidup di Lereng Gunung Fuji
Fuji Lebih Indah Dinikmati dari Lereng
Citizen Journalism Muhajir
Konsultan MI Baiquniyah Jejeran
Berbicara tentang Jepang, tentu tak bisa lepas dari keberadaan Gunung Fuji. Gunung yang puncaknya tertutup salju ini memang menjadi ikon utama Negeri Matahari Terbit, yang menarik minat wisatawan untuk datang melihat.
Silakan kirim laporan kegiatan perseorangan, lembaga, perusahaan Anda, dan jadilah Citizen Reagi TTribun ribun Jogja. porter melalui Citizen Journalism Harian P Pagi Sertakan foto kegiatan dan foto diri penulis atau penanggungjawab laporan. Kirim ke tribunjogja@gmail.com atau tribunjogja @ yahoo.com.
PEMANDANGAN indah yang ditawarkan oleh Gunung Fuji merupakan daya tarik utama gunung ini. Sejumlah wisata alam yang berada di kawasan dua prefektur (setara provinsi, Red), yaitu Prefektur Shizuoka dan Prefektur Yamanashi, menjadi buruan para wisatawan untuk menikmatinya dari dekat. Setidaknya, begitulah yang dirasakan oleh Jennifer Sarah, coordinator for International Relations Pemerintah Prefektur Yamanashi asal Indonesia. Ia menuturkan, Gunung Fuji memang
Baiquniyah Diserahkan
Bersambung Hal 11
Izin Operasional MI
TRIBUN JOGJA/MUHAMMAD FATONI
SENANG NAIK GUNUNG - Jennifer Sarah, coordinator for International Relations Pemerintah Prefektur Yamanashi, di sela-sela kegiatan Cities on Volcanoes di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (10/9).
SAA T ini Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baiquniyah Jejeran, SAAT sebuah madrasah di lingkungan Pondok Pesantren Baiquniyah, Kabupaten Bantul, DIY, telah resmi diakui oleh Kanwil Kementerian Agama DIY. Pasalnya, pada hari Kamis, 11 September 2014, Surat Keputusan (SK) Piagam Izin Operasional dari Kementerian Agama resmi diserahkan oleh Kepala Kanwil Kemenang DI Yogyakarta, Drs H Maskhul Haji MPdI. Acara penyerahan SK tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kab Bantul, Drs Abdul Majid MPdI, Bersambung Hal 11