Tribunjogja 23-03-2018

Page 1

JUMAT PAHING JUMAT PAHING

Redaksi 0274 557 687 (102) Redaksi 082325485004 / 557 0274 687 (102)

23 MARET 2018 RAJAB2018 1439 23 5 MARET NO 2509/TAHUN 5 RAJAB 1439 6 NO 2509/TAHUN 6

082325485004 /Sirkulasi / 0851 0212 2000 Sirkulasi 0851 0212 2000 /Iklan Iklan 0274 557 687 (417) 0851 0012 1000 0274 557 687 (417) 0857 2949 3333 0851 0012 1000 0857 2949 3333

RP 2.000 RP 2.000

JOKO WIDODO

PRABOWO SUBIANTO

GATOR NURMANTYO

LANGGANAN RP 55.000 LANGGANAN RP 55.000

Hal

12

Gatot Daftar Capres ke Gerindra Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Muhammad Syafii membenarkan adanya pertemuan antara mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Menurut Syafii, dalam pertemuan tersebut Gatot mendaftar menjadi calon presiden di Pemilu 2019 dari Partai Gerindra. (*)

Pramono-Puan Disebut Terima Fee  Setnov ‘Bernyanyi’ di Sidang Kasus e-KTP

Saya tanya pada waktu itu ‘Wah untuk siapa?’ Disebutlah, tidak mengurangi rasa hormat saya dan saya minta maaf

Dianggap Membuat Sensasi Baru

JAKARTA, TRIBUN - Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menyatakan bahwa dua politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yakni Puan Maharani dan Pramono Anung, juga kecipratan fee proyek e-KTP. Masing-masing dari keduanya menerima 500 ribu dollar Amerika Serikat (AS). Setnov, akronim akrab nama Novanto menyatakan, tidak mengetahui peran Pramono Anung dan Puan Maharani dalam proyek e-KTP. Setnov mengaku dirinya diberi tahu oleh temannya, Made Oka Masagung, bahwa Pramono dan Puan masingmasing menerima 500 ribu dollar AS. “Saat itu Puan menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan Pramono Anung sebagai Wakil Ketua DPR,” ujar Setnov dalam sidang lanjutan kasus eKTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/3).

WAKI L Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara terkait tudingan Setnov bahwa terdapat aliran dana e-KTP terhadap Puan Maharani dan Pramono Anung. Menurutnya, tudingan tersebut hanya merupakan sensasi dan pertunjukan baru dalam pemberantasan korupsi yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi

(KPK). “Ya, itu yang saya barusan cerita. Ini another sensation, festival baru,” kata Fahri. Menurutnya, pernyataan Setnov yang menyebutkan nama-nama yang diduga menerima aliran uang e-KTP tidak ada manfaatnya karena tidak membantu pengembalian uang negara. Harusnya KPK fokus pada audit bukan meminta para tersangka korupsi untuk berkoar-koar. “Fokus pada audit.  ke halaman 11

SIDANG

ANTARA FOTO/RENO ESNIR

- Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (tengah) mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/3). Dalam sidang ini Setnov menyebut dua nama politikus menerima fee kasus e-KTP.

 ke halaman 11

NYANYIAN SETYA NOVANTO Pada sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP kemarin, Setnov menyebut Puan Maharani dan Pramono Anung menerima fee proyek e-KTP.

Setnov yang mendapat informasi dari Made Oka Masagung menyebut bahwa kedua politikus itu menerima masing-masing 500 ribu dollar AS.

Pramono Anung tegas membantah pernyataan Setnov lantaran saat itu dia sebagai Wakil Ketua DPR tak berurusan sama sekali dengan pembahasan e-KTP.

Sekjen PDIP Hasto Kristianto juga menyatakan bahwa Pramono dan Puan tidak menerima aliran duit proyek e-KTP. Argumennya, PDIP saat itu sebagai oposisi tidak turut mendesain proyek e-KTP. Bahkan PDIP, menurut Hasto, siap diaudit terkait kasus proyek e-KTP.

GRAFIS/FAUZIARAKHMAN

Anggun C Sasmi

Warga Playen Berjuang Alirkan Air ke Warga

Menjadi Juri

Damanhuri Gadaikan BPKB Demi Air Bersih Masalah air bersih masih membelit sebagian warga Gunungkidul. Namun warga Ketangi di Playen, mampu melepaskan diri dari persoalan itu.

PENYANYI Anggun C Sasmi akan menjadi juri pada kompetisi film pendek untuk sineas baru, pendongeng, dan pembuat perubahan seluruh dunia. (*)

N

AMANYA Damanhuri. Dia tercatat sebagai warga Dusun Ketangi, Desa Banyusoca, Kecamatan m atan Playen. Bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam kelompok Ngudi Ajining Tirto, dia bisa membebaskan warga dari masalah sulitnya mendapatkan air bersih. Damanhuri mengaku prihatin dengan

Hal

9

Dalam kasus ini Made Oka diduga menjadi perantara suap untuk Setnov dan anggota DPR lain di kasus ini.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA

 ke halaman 11

DAMANHURI

TRIBUNJOGJA/WISANG SETO


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.