Zulfa issuu

Page 1

INDANA ZULFA 14150028


TUGAS E- LEARNING Dosen Pengampu: H. Ahmad Makki Hasan,M.Pd

Oleh :

Indana Zulfa

14150028

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TAHUN 2017


DAFTAR ISI

Prolog ..................................................................................3 Pengertian E-Learning .........................................................4 Karakteristik E-Learning .....................................................6 Unsur-Unsur E-Learning .....................................................7 Kesimpulan ..........................................................................8 Identitas Diri ........................................................................9


Dengan E-Learning Kita Bersaing Selamat pagi kawan yang sedang membasca tulisan ini, tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi dasar kepada kita semua khususnya saya tentang apa itu e- learning, karakteristik e- learning, unsur-unsur e-learning, dan beberapa hal yang memiliki keterkaitan dengan e-learning. Zaman yang penuh dengan modernisasi ini, sudah tak tabu lagi dikehidupan kita tentang kemajuan teknologi informasi dan komuninasi, terutama kata�internet�. Internet menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan computer dan fasilitas computer yang terorganisasi diseluruh dunia melalui telepon atau satelit. Nah.. dari pengertian yang diambil dari KBBI diatas, internet menjadi konsep yang hebat untuk menghebatkan diri kita atau bisa sebaliknya, malah menghancurkan pengguna dengan fitur- fitur yang disuguhkan. Dengan internet kita bisa mengenggam dunia, bisa pula terjebak didalam dunia maya itu. Namun pada tulisan ini kita akan focus membahas tentang e-learning yang tak bisa dipisahkan dengan jaringan internet. Internet disini dapat mensukseskan generasi muda melalui e-Learning. Maka sepatutnya kita harus mempelajari yang berkaitan dengan e-learning. Apa itu e- learning ? apa saja karakteristiknya ? apa saja unsur- unsur e-learning ? dan lain sebagainya. Bagi calon pendidik e- learning merupakan hal yang harus diketauhi, karena dengan pendidikan melalui internet ini, para pendidik bisa memberikan bahan ajar/ materi pelajaran melalui e-leraning, interkasi antara pendidik dengan peserta didik juga dapat dilakukan diluar kelas, mungkin dengan meng-upload video, e-book dan lain sebagainya. Selain itu pendidik juga dapat melakukan diskusi dengan model lain, yaitu membuat forum khusus melalui media elektronik yang tersedia. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar tidak membosankan dan peserta didik, memiliki rasa semangat yang lebih tinggi daripada biasanya, karena pendidik melakukan inovasi- inovasi disetiap pengajarannya, yaitu salah satunya dengan menggunakan e-learning. Salah satu permasalahan yang kita alami dalam dunia pendidikan adalah kurang maksimalnya interaksi antara pendidik dan peserta didik diruang kelas. Sebagaimana pengalaman yang saya hadapi saat ini sebagai seorang mahasiswa adalah tidak sedikit dari peserta didik yang tidak berani mengajukan pendapatnya, susah bertanya karena tidak terbiasa berbicara didepan umum, keterbatasan waktu yang tersedia, padahal forum diskusi belum selesai, dan lain sebagainya. Dilingkungan mahasiswa kita menemukan kendala-kendala


semacam itu, maka sangat tidak menutup kemungkinan di jenjang yang lebih rendah mengahadapi permasalahan yang sama. Maka hal ini dapat diberikan solusi dengan menghadirkan model e-learning. Dengan memanfaatkan internet, kita dapat melakukan dengan online meeting, membuat chaatgrup dan lain sebagainya. Tentu mudah bukan ? oleh karena itu, sebagai langkah awal, kita harus mengetahui tentang pengertian e-learning, yang akan dijelaskan dibawah ini.

Pengertian E-Learning E- learning tediri dari dua kata, yaitu e dan learning. “E” adalah huruf awal dari kata “elektronik” dan “Learning” adalah kata yang memiliki arti “pembelajaran”. Pasti semua sudah tau bukan ? trus, pertanyaan selanjutnya, what the meaning E- Learning ?, oke.. Maksudnya itu, E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan media internet atau media jaringan computer lainnya (Hartley, 2001: 4). E- learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, baik formal dan non-formal, yang menggunakan internet (LAN) atau extranet (WAN), untuk seluruhnya atau sebagian, interaksi, fasilitasi. Beberapa pihak lain lebih memilih istilah Online Learning (Sutopo, 2011: 3). E- learning yang dikembangkan berbasiskan web sering diebut dengan Internet Enabled Learning. E- learning adalah metode pembelajaran baru berupa perpaduan antara teknologi jaringan dan multimedia yang dikawinkan dengan pedagogi (Sutopo, 2011:143). E- Learning merupakan suatu model pembelajaran dengan penyampaian materi, diskusi dan lain-lain dilakukan melalui media elektronik. Dengan e-learning siswa tidak harus datang keruang kelas, atau bertemu dengan sang guru. E-Learning dapat menghemat waktu, menghemat biaya, serta dapat menjadikan anak berpengatahuan lebih luas yang dihasilkan oleh internet tersebut.


Dari pengertian diatas, telah jelas bukan bahwa e-learning memiliki hubungan dengan dunia pendidikan ?.

Dimana melalui teknologi modern ini,e-learning

sedikit banyak

memberikan kemudahan dalam proses mengajar dan pembelajaran, hal ini juga diharapkan dapat membantu pendidik untuk mencapai tujuan pendidikan.

Karakteristik E- Learning Setelah kita mengetahui apa itu e-learning, maka langkah kedua kita harus mengetahui karakteristik dari e- learning itu sendiri. Menurut Rosenberg karakteristik e-Learning adalah bersifat jaringan, yang membuatnya mampu untuk dapat memperbaiki dengan cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, serta saling sharing pembelajaran juga informasi (Rosenberg, 2011). Dilain buku rujukan, dikatakan oleh Nursalam tentang karakteristik e-learning adalah sebagai berikut : 1. Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri yang kemudian disimpan didalam computer, sehingga dapat diakses oleh pendidik ataupun peserta didik dimanapun dan kapanpun. 2. Memanfaatkan suatu jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, serta hal-hal yang berkaitan dengan suatu admistrasi pendidikan yang dapat dilihat dari computer. 3. Memanfaatkan suatu jasa teknologi elektronik 4. Memanfaatkan suatu keungulan computer (digital media serta juga computer networks). (Nursalam, 2008:135)


Selain Nursalam, Sutopo juga memberikan pengetahuan tenatng karakteristik elearning pada kita, yaitu : 1. Siswa harus menentukan secara eksplisit apa yang harus dihasilkan, sehingga dia dapat menentukan pilihan apa yang akan dipelajari. 2. Siswa harus dapat mengevaluasinya dirinya sendiri apakah hasil atau tidak dalam pembelajaran e-learning. Dengan dilengkapi ujian untuk mengetahui apakah hasil belajar dapat tercapat, dilakukan ujian secara online. 3. Bahan ajar harus memiliki tahapan yang memadai untuk menunjang pembelajaran. Tahapan dapat dalam bentuk sederhana maupun kompleks, mudah dan sulit, dan pengetahuan sampai aplikasi. 4. Siswa harus dilengkapi dengan umpan balik sehingga dia dapat memantau apa yang telah dikerjakan dan memperbaiki kesalahannya. (Sutopo, 2011:146) Dari beberapa karakteristik yang disuguhkan, diperoleh pengetahuan bahwa e-learning bukan hanya sekedar memberi materi pelajaran secara online saja, akan tetapi dituntut untuk komunikatif dan menarik. Mungkin kita sebagai calon pendidik ataupun seorang pendidik dapat mengemas e-learning seolah seorang siswa belajar dihadapan guru melalui layar computer yang terhubung dengan jaringan internet. Selain itu, kita pula menjadi peserta didik harus pintar dalam menghasilkan e-learning yang menarik dan diminati siswa, bukan sebaliknya para siswa merasa kesusahan akibat dari ruwetnya system yang disuguhkan

Unsur- Unsur E- Learning Unsur dalam KBBI berarti bagian dari keseluruan. Maka, Unsur- unsur E-learning adalah bagian- bagian atau komponen yang harus ada dodalam e- learning. Apakah itu ? Menurut Sutopo dalam bukuna,, terdapat tiga unsur pembelajaran yang terlibat dan interaksi dalam e-learning yaitu : 1. Strategi pembelajaran, seperti kolaborasi, refleksi, permainan dan lain sebagainya 2. Model pendidikan, seperti pendidikan terbuka, fleksibel dan lain sebagainya. 3. Teknologi pembelajaran, seperti perangkat komunikasi, tool multimedia dan lain sebagainya.


Ketiga komponen ini saling berhubungan, yaitu dengan mengarahkan strategi pembelajaran agar dapat dilkasanakan menggunakan teknologi e- Learning. (Sutopo, 2011: 150)

Kelemahan dan Kelebihan E-Learning Setelah mengetahui pengertian, karakteristik dan unsur-unsur e-learning maka sudah sepatutnya kita mengetahui kelebihan dan kekurangan dari e-learning itu sendiri. Menurut Dewi Salma dan Eveline kelebihan e-learning adalah sebagai berikut : 1. Tersedianya fasilitas e-moderating dimana pengajar dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan tanpa sibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu. 2. Pengajar dan siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal melalui internet. 3. Siswa dapat belajar (mereview) bahan ajar setiap saat dan dimana saja apabila diperlukan mengingan bahan ajar yang tersimpan dikomputen alat elektronik lainnya. 4. Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses internet. 5. Bila pengajar maupun siswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak. 6. Berubahnya peran siswa dari pasif menjadi aktif. 7. Relative lebih efesien. Misalnya bagi mereka yang tinggal jauh dari perguruan tinggi atau sekolah konvensional dapat mengaksesnya. E-learning juga tidak terlepas dari kekurangan, yaitu sebagai berikut: 1. Kurangnya interaksi antara pendidik dan peserta didik, bahkan antar peserta didik itu sendiri. Mengurangi kemampuan bersosial mereka dan rendahnya tingkat kepekaan terhadap lingkungan sekitar. 2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek social dan sebaliknya mendorong aspek bisnis atau komersial. 3. Proses belajar dan mengajarnya cenderung kearah pelatihan dari pada pendidikan. 4. Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknisi pembelajaran konvensional, kini dituntut untuk menguasai teknik pembelajaran dengan menggunakan ICT.


5. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal 6. Tidak semua tempat tersedia fasilitas tersedia internet (berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, computer, dsb) 7. Kurang maximalnya belajar bagi peserta didik yang tidak mengetahui tentang internet. 8. Kurangnya penguasaan bahasa computer dapat mempengaruhi proses belajar siswa Selain hal yang sudah disebutkan diatas, masih banyak lagi kelebihan maupun kekurangan e-learning. Setiap sesuatu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Banyak dari berbagai kalangan mengatakan bahwa e-learning adalah pembelajaran yang cocok bagi peserta didik pada generasi saat ini. Sebab peserta didik sudah akrab dengan gadget, internet, atau perangkat digital lainnya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka akan lebih mudah didekati dengan dunia mereka sendiri. Seiring meledaknya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, maka sudah tidak dinafikkan lagi kita sebagai calon peserta didik sudah sepatutnya untuk memperbaharui model- model pembelajaran dalam proses mengajar. E-learning salah satu bentuk pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman yang penuh modernisasi ini.

Daftar Pustaka Aristo Hadi Sutopo, Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012


Identitas Diri

Assalamualaikum, Saya ingin memperkenalkan diri. Nama saya Indana Zulfa. Dalam lingkungan teman-teman saya biasa dipanggil Upa. Saya lahir di Denpasar tanggal 02 September 1996. Saya putri kedua dari Bpk. H. Kasto Budi Utomo dan Ibu Hj. Martina. Kini saya tinggal di Malang, Jawa Timur untuk melanjutkan studi saya di Universitas Islam Negri Maulan Malik Ibrahim Malang, dengan mengambil Prodi Pendidikan Bahasa Arab, saat ini Alhamdulillah atas Rahmat Allah dan do’a dari orang tua, saya sudah duduk disemester enam, yang kurang beberapa langkah lagi toga dikepala sudah saya raih, dan rencana selanjutnya akan kembali kekampung halaman setelah kurang lebih 10 tahun hidup di tanah rantau guna mencari ilmu. Sekarang izinkan saya untuk mempekenalkan diri lebih dalam lagi. Dimulai dari riwayat Pendidikan dulu ya. Awal masuk dunia pendidikan formal sejak tahun 2001-2002 tepatnya di RA AL-Miftah Denpasar, lalu saya melanjutkan ke SDN 04 Dauh Puri Kaja Denpasar dan lulus pada tahun 2008, lalu saya melanjutkan ke MTsN 01 Situbondo sekaligus menjadi santri Pondok Pesantren Raudhatul Muta’allimin Situbondo dan lulus pada tahun 2011, kemudian saya disekolahkan di MAN Kraton Al- Yasini sekaligus menjadi santri Pondok Pesantren Al- Yasini, Areng- Areng Wonorejo Pasuruan dan lulus pada tahun 2014. Lalu saya melanjutkan study ke perguruan tinggi di Jawa Timur yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dari tahun 2014 hingga sekarang. Selanjutnya saya akan bercerita tentang keluarga saya saya adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Saya memiliki kakak laki-laki yang kini sedang mengabdi di Pondok Pesantren AlYasini, setelah berhasil meraih toga sarjana disalah satu Universitas di Negara Yaman sana. Dan saya punya adik perempuan yang kini sedang duduk dikelas tiga Madarasah Ibtidaiyyah


(MI) namanya Lubna Syarifah Al- Mahbubah. Ayah saya seorang pedagang, ibu saya seorang guru RA disebuah kampung Islam di Denpasar sana. Dan terakhir, saya memliki hobi menulis puisi apalagi yang berkaitan dengan perasaan, yaaaa.. walaupun kualitas tulisan saya masih dibawah standart, tapi hobi itu menjadikan saya senang bahakan hiburan dikala saya sedang sedih atau lelah disela-sela kegiatan perkuliahan saya. Demikian perkenalan dari saya, semoga bermanfaat. Wassalamua’alaikum


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.