RADAR LAMPUNG | Sabtu, 1 Februari 2014

Page 1

28 8 HALAMAN/Rp3.000,HAL AL LAM AM AM MAN AN A N//R Rp p3 3..0 000 0,,--

Satu untuk Semua

SABTU, 1 FEBRUARI RI 2014 2014

Menteri Gita Mundur Dahlan Tetap Urus BUMN SURABAYA – Peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Dahlan Iskan, nampaknya, tak akan mundur dari jabatannya sebagai Menteri BUMN. Ini menyusul keputusan mundur Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan. Dahlan mengaku tetap berkonsentrasi menunaikan tugasnya sebagai pembantu presiden. Hal ini diungkapkan Dahlan di sela-sela kunjungannya ke Rumah Dahlan Iskan (RDI)

di Jl. Bali, Surabaya, kemarin. Usai menyaksikan pelatihan membatik yang diikuti ibu-ibu rumah tangga, Dahlan memberikan pernyataan. “Saya tanya ke teman-teman, sebaiknya memang tidak mundur,” kata Dahlan kemarin. Dahlan mengungkapkan, pihaknya tetap akan bekerja sebagai menteri BUMN. Menurutnya, mengurus BUMN itu beda halnya dengan kementerian-kementerian yang lain. “BUMN itu yang diurus perusahaan-perusahaan,” ujarnya. Di kementerian yang dipimpinnya, kata dia, agak beda.

“Kalau kementerian lain, kan selama seminggu belum tentu mengambil keputusan. Di BUMN, setiap menit harus me ngambil keputusan,” ungkapnya. Karena itu, peran Dahlan dirasa penting untuk kemajuan perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut. Apalagi, kata dia, kementeriannya kini tengah sibuk-sibuknya. Sebab, perusahaan-perusahaan di BUMN tengah banyak pekerjaan, yakni menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Baca

MENTERI

Hal. 4

FOTO JPNN

MUNDUR: Mendag Gita Wirjawan usai memberi keterangan pers mundur dari jabatannya.

Dalang Keji Masih Bebas Pelaku Jadi Enam Orang, Keluarga Tuntut RSUDDT BANDARLAMPUNG – Gerak cepat Polresta Bandarlampung menciduk komplotan pembuang pasien jompo Suparman bin Sariun alias Mbah Edi (63) hingga tewas layak mendapat

apresiasi tinggi. Kemarin (31/1), jumlah tersangka bertambah. Yakni Adi Subowo (21), warga Dusun Bangunrejo RT 03/RW 01, Desa Tamansari,

Gedongtataan, Pesawaran. Sayangnya, meski menambah tersangka menjadi enam, lagi-lagi

polisi hanya ’’sukses’’ menciduk cleaning service. Itu juga karena tersangka menyerahkan diri. Sedangkan dalang keji sekaligus aktor utama yang memerintahkan para tersangka, bebas berkeliaran. Padahal, lima dari enam tersangka jelas-jelas mengaku mendapat perintah membuang, meng-

hilangkan barang bukti seperti menyembunyikan mobil, dan mempreteli aksesori ambulans. Lima tersangka pun mengakui dipaksa harus kompak memberikan keterangan bahwa Edi tewas karena meloncat dari mobil. Baca DALANG Hal. 4

PEOPLE

Berbatik Bikin Bakpia MISS Universe 2013 Maria Gabriela Isler mendapat banyak pengalaman dalam kunjungan ke Jogjakarta kemarin (31/1). Terutama dalam hal budaya. Salah satunya berkesempatan mengenakan busana batik. Maria tampak anggun dengan busana panjang batik bermotif bunga. “Saya bangga bisa mengenakan batik. Di negara asal saya tidak a d a batik. Sebab, batik hanya ada di sini. Hasil budaya negara ini,” ujar perempuan asal Venezuela itu kepada wartawan di Jogjakarta kemarin. FOTO JPNN

Baca BERBATIK Hal. 4

DITAHAN DI RUTAN Setelah ditangkap dan menjalani pemeriksaan selama empat jam di gedung KPK, Anggoro Widjojo ditahan KPK di Rutan Guntur, Jumat dini hari (31/1).

Rp10 Juta Batasan Ketika Buron, Anggoro Dibantu Orang Lain Gratifikasi KPK Kenakan Pasal Penyuapan

MARIA GABRIELA ISLER

FOTO JPNN

GRATIFIKASI: Ketua KPK Abraham Samad bersama pimpinan KPK saat menyampaikan catatan Komisi Pemberantasan Korupsi.

JAKARTA – Penangkapan buron Anggoro Widjojo di Shenzen, Tiongkok, Rabu (29/1), ikut menambah pekerjaan rumah (PR) baru KPK. Banyak hal yang harus diungkap setelah ini. Mulai dari paspor yang digunakan

Anggoro sehingga dia bisa bepergian ke mana-mana, penyuplai uang dalam pelarian, hingga pihak lain yang terlibat dalam kasus korupsinya. Ketua KPK Abraham Samad mengakui, banyak teka-teki terkait pelarian Anggoro selama hampir lima tahun. Itulah kenapa, pemeriksaan intensif akan kembali dilakukan pada pemilik nama asli Ang Tju Hong tersebut. Dia memastikan tidak segan

mengusut pihak lain kalau ada bukti keterlibatannya. “Keterlibatan pihakpihak lain itu masih panjang, masih perlu penelusuran,” kata Samad di gedung KPK kemarin (31/1). Begitu juga dengan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Meski mengatakan bahwa penangkapan Anggoro membuat KPK tidak punya Baca KETIKA Hal. 4

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merancang pembatasan jumlah pemberian yang boleh diterima terkait dengan jabatan. Batasan itu ditentukan sebesar Rp10 juta. “Kalau lebih dari itu, penerima tersebut yang akan membuktikan di persidangan dari mana dan dari siapa. Kalau tidak

bisa membuktikan, dianggap suap,” tutur Staf Fungsional Gratifikasi pada Deputi Bidang Pencegahan KPK Sugiarto dalam acara Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kemarin. Baca RP 10 JUTA Hal. 4

Pelda (Pur.) Andrijan Mengenang 52 Tahun Pertempuran Laut Aru

Ingin Perjuangan Yos Sudarso Difilmkan untuk Luruskan Sejarah Sejarah heroik pertempuran Laut Aru yang menenggelamkan KRI Matjan Tutul pada 15 Januari, 52 tahun silam, masih membekas di memori Pelda (Pur.) Andrijan. Pensiunan TNI-AL itu merupakan salah seorang saksi hidup pertempuran yang menewaskan 21 prajurit, termasuk perwira tertinggi di kapal itu, Komodor Yos Sudarso.

FOTO JPNN

15 Januari 1962 itu: perebutan Irian Barat (sekarang Papua) melawan armada Angkatan Laut Belanda. “Ketika itu usia saya masih 24 tahun berpangkat KLS (kelasi satu) laut,” kenang Andrijan yang 21 April nanti berumur 76 tahun ketika ditemui Jawa Pos (grup Radar Lampung) di rumahnya, Pondok Sidokare Indah, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (24/1). Dia sekarang tinggal bersama istri, Indarwati, pensiunan perawat RSAL dr. Ramelan, Surabaya. Tiga anaknya sudah mentas dan tinggal dengan keluarga masing-masing. Sebagai prajurit muda yang baru empat tahun bergabung dengan TNI-AL kala itu, Andrijan harus menerima konsekuensi siap ditempatkan di mana saja.

PELAKU SEJARAH: Pelda (Pur.) Andrijan memberi hormat. Sikapnya masih seperti prajurit TNI-AL yang tegas dan heroik.

Baca INGIN Hal. 4

Laporan Suryo Eko P., SURABAYA WAJAH Pembantu Letnan Dua (Pelda) Laut (Pur.) Andrijan terlihat sendu. Tatapan matanya yang tajam berubah drastis tatkala air mata membasahi pelupuk mata. Dengan rasa haru, dia berusaha mengingat peristiwa

http://www.radarlampung.co.id

Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.