RABU, 4 DESEMBER 2013
28 HALAMAN/Rp3.000,-
Satu untuk Semua
Dua Pejabat Lampung Disel CENGAR-CENGIR
Ekspresi tersangka korupsi pengadaan benih Kepala Cabang PT SHS Subagyo yang masih bisa cengengesan. Sedangkan mantan Kacab sebelumnya, Hartono (berkacamata), memilih diam.
BANDARLAMPUNG – Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan dua kepala cabang (Kacab) PT Sang Hyang Seri (SHS) Lampung Timur terkait dugaan korupsi proyek pengadaan benih Kementerian Pertanian (Kementan). Dua pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu adalah Hartono (Kacab PT SHS 2008–2011) dan Subagyo (Kacab PT SHS (2011–
2013). Informasi yang dihimpun Radar Lampung, tim Kejagung yang terdiri atas sembilan orang penyidik menjemput kedua tersangka langsung di Lamtim dan membawanya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pukul 14.30 WIB kemarin (3/12). Keduanya langsung dicek fisik di ruang pidsus (pidana khusus). Tepat pukul 16.45 WIB, tim
Kejagung bersama Kejati Lampung menjebloskan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wayhui, Bandarlampung. Hartono mengaku tidak mengetahui persis perkara itu. Namun, karena merasa taat hukum, dia mengikuti proses hukum yang berjalan. ’’Saya juga tidak tahu apa yang dituduhkan kepada saya. Yang pasti, saya akan mengikuti proses-
nya,’’ ungkap Hartono di dalam kendaraan tahanan Kejati Lampung kemarin. Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukadana Hasran H.S. mengatakan, pihaknya hanya menerima dari Kejagung dua tersangka yang akan ditahan di Rutan Wayhui. Baca DUA Hal. 4
FOTO AJI SAKTIYANTO
BURON TERORIS
Aam Muharam Divonis Bebas
Fadli Sadama Ditangkap NARAPIDANA (napi) kasus terorisme yang kabur dari Lapas Tanjunggusta, Medan, Sumatera Utara, 11 Juli 2013, Fadli Sadama, ternyata berhasil menyeberang ke Malaysia. Namun, pelarian dia di negeri jiran tidak bertahan lama. Pertengahan November 2013, Fadli ditangkap Polis Diraja Malaysia serta baru-baru ini dideportasi dan diserahkan Fadli Sadama ke kepolisian Indonesia. Fadli merupakan napi teroris yang memimpin perampokan CIMB Niaga Medan pada Agustus 2010.
Perkara Korupsi PT Pusri 2006
Baca FADLI Hal. 4
FOTO AJI SAKTIYANTO
BERAROMA PENYIMPANGAN: Salah satu gedung milik Unila yang terbengkalai pembangunannya.
BANDARLAMPUNG – Tujuh tahun menjalani proses peradilan, upaya terdakwa korupsi pupuk PT Pusri, Achmad Muharam (Aam), akhirnya terjawab. Lewat peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung (MA), perkara yang bergulir sejak 1999 dan mulai disidangkan pada 2006 ini akhirnya memvonis bebas mantan direktur CV Anugerah Mandiri itu. Baca AAM Hal. 4
Gedung Unila Bermasalah
Ba B aca aca ca W WA WAK WAKETUM AK A K KET ET ETU E TUM H TU Hal Ha Hal. a all. 4 Baca
Tiga Bangunan Mangkrak Jadi Parkir Kendaraan FOTO ALAM ISLAM
ELPIJI NAIK Wasdi, salah seorang subagen elpiji di Kelurahan Sepangjaya, Kedaton, Bandarlampung, sedang menyusun tabung 3 kilogram. Pemprov Lampung mengambil kebijakan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram dari Rp13.650 menjadi Rp14.960.
BANDARLAMPUNG – Fasilitas perkuliahan yang dirancang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) tengah disorot. Pasalnya, tiga gedung megah yang dibangun terbengkalai. Dari tiga gedung di fakultas itu, hanya satu yang masih dalam proses pemba-
ngunan. Sedangkan dua gedung lain jadi bangunan yang mulai berlumut dan tempat parkir. Dari penelusuran Radar Lampung, Unila membangun tiga gedung itu sejak 2010 masing-masing untuk ruang Baca GEDUNG Hal. 4
Naik-Naik ke Cameron Highlands, Dataran Tinggi Wisata Alam Malaysia
Sukses Selesai Touring, Dapat Medali Kubis Sebagai salah satu kawasan wisata terpopuler di Malaysia, nama Cameron Highlands mungkin tak terlalu familier di Indonesia. Akhir pekan lalu, beberapa cyclist Surabaya mengunjungi dataran sejuk dan indah itu naik sepeda.
MELAWAN DINGIN
Teddy Moelijono (tengah) dan Siswa Wardojo dari SRBC melintasi salah satu tanjakan di Cameron Highlands.
Laporan Azrul Ananda, KUALA LUMPUR CAMERON Highlands! Saat menyampaikan nama itu untuk menjadi rute bersepeda, banyak teman yang heran dan menggelengkan kepala. Sampai ada yang nyeletuk, “Kalau nanti dikejar singa bagaimana?” Ketika bilang nama “Cameron”, mereka kira itu rencana ke Kamerun, negara di Afrika! Padahal setelah ke sana, Cameron Highlands –dataran tinggi Cameron– benar-benar
http://www.radarlampung.co.id
tempat yang mengasyikkan. Khususnya bagi yang suka wisata alam, hawa dingin, dan suasana tenang ketika liburan. Terus terang, saya juga tidak familier dengan tempat itu. Yang saya tahu, banyak teman sesama cyclist di Singapura yang mengaku senang sekali pergi ke sana. Joyce Leong, pendiri Joyriders, komunitas sepeda terbesar di Singapura, sangat
FOTO AZRUL ANANDA/JPNN
rutin ke sana dan bikin tur bersama para cyclist ke sana. “Saya setahun empat kali ke Cameron. Ini tempat saya
latihan menanjak. Soalnya, Singapura tidak punya gunung,” tuturnya. Karena penasaran, saya pun
booking tempat di acara yang dia laksanakan akhir pekan lalu, Baca SUKSES Hal. 4
Lingkaran Cikeas Berebut Proyek JAKARTA – Persipribadi SBY di Cikeas. dangan kasus korupsi Bu Pur ini ternyata pembangunan Pusat tidak hanya mePendidikan, Pelatihan, ngurusi ru mah tangga dan Sekolah Olahraga Cikeas. Perempuan Nasional (P3SON) Hamini juga turun berbalang mulai mengperan dalam kongungkapkan nama-nama k a l i k o n g p roy e k baru ke publik. P2SON Hambalang. Salah satunya nama Mindo Rosalina Hal itu terungkap Sylvia Sholehah atau dalam pernyataan anak yang biasa disapa Bu Pur. Dia buah Nazaruddin, Min do merupakan istri Kombespol Rosalina Manulang. Dia kemarin (Pur.) Purnomo D. Raharjo. (3/12) menjadi saksi untuk terdakwa Deddy Kusdinar, Purnomo diketahui rekan satu angkatan Presiden Susilo mantan Kabiro Perencanaan Bambang Yudhoyono (SBY) Kementerian Negara Pemuda di Akabri 1973. Setelah SBY dan Olahraga sekaligus PPK menjadi presiden, Purnomo Hambalang. dan Sylvia disebut menjadi kepala rumah tangga rumah Baca LINGKARAN Hal. 4
Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327