RADAR LAMPUNG | Rabu, 5 Februari 2014

Page 1

RABU, 5 FEBRUARI 2014

28 HALAMAN/Rp3.000,-

Satu untuk Semua

RSUD Beri Laporan Palsu MENKES TURUNKAN SEKJEN KE LAMPUNG JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan pembuangan Suparman alias Mbah Edi (63) oleh Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandarlampung.

Tim yang akan dikirimkan ke Lampung dalam waktu dekat ini langsung dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes Supriyantoro. ’’Tim dari Menkes sudah terbentuk. Jumlahnya lebih dari dua orang. Dalam waktu dekat, tim turun ke Lampung,”

kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mufti kepada Radar Lampung di Jakarta kemarin (4/2). Namun, dia mengaku belum tahu pasti berapa lama waktu yang diberikan Kemenkes pada tim investigasi untuk turun ke Lampung

guna menyelidiki kasus tersebut. Pastinya, kalau tim merasa sudah cukup mengumpulkan data-data dan keterangan terkait kasus tersebut, ia menyarankan untuk segera kembali melaporkan hasilnya. ’’Lamanya tim bekerja di Lampung tergantung situasi di lapangan. Apabila sudah cukup penyelidikan, tentu secepatnya kembali ke Jakarta,” ujar Ali Gufron. Baca RSUD Hal. 4

Beginilah Pasien ’’Terbunuh’’

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung kemarin (4/2) menggelar prarekonstruksi pembuangan pasien yang berakhir dengan kematian Suparman alias Edi (63). Prarekonstruksi dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raden Imba Kesuma, Kelurahan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung. Terungkap, di hari kejadiaan, bekas Kepala Ruangan Mahendri menelepon Muhaimin untuk membuang Suparman. Muhaimin membawa mobil ambulans BE 2472 AZ menuju gerbang belakang Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandarlampung. Di sana sudah menunggu tersangka lainnya, yaitu Andika, Rika, Andi, dan Adi. Baca BEGINILAH Hal. 4

EMPAT TEWAS Truk Seruduk Rumah Makan BAKAUHENI – Jalan lintas Sumatera (jalinsum) masih menakutkan. Empat orang tewas dan tujuh luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), pukul 04.00 WIB kemarin (4/2). Korban tewas Sarimen (40), Kasman (37), dan Surip (30). Ketiganya warga Dusun Muarabakau, Bakauheni. Satu korban tewas lainnya yaitu Baino (47), warga Desa Pasuruan, Penengahan. FOTO-FOTO ABDURAHMAN

Baca EMPAT Hal. 4

LAKA MAUT: Empat orang tewas dan tujuh luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lamsel, pukul 04.00 WIB kemarin.

THR DPR

Pengumuman Tak Serentak

Peran Sutan Terang KETERLIBATAN politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana dalam kasus suap SKK Migas makin terbuka. Dalam persidangan terungkap jika pria asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, itu juga menitipkan perusahaan untuk dimenangkan dalam lelang di SKK Migas. Keterlibatan Sutan ini diungkapkan Gerhard Marteen Rumeser, tenaga Sutan Bhatoegana ahli bidang operasi di SKK Migas. Dia membenarkan isi SMS yang dibacakan hakim antara dirinya dan Rudi Rubiandini. Dalam SMS itu, Rudi mem-forward pesan dari SB yang tak lain Sutan Bhatoegana.

600 Ribu Honorer Berebut 150 Ribu Kursi CPNS

Tamu Bidik HATTRICK

JAKARTA - Pengumu-man kululusan tenaga honorer kategori dua (K2) direncanakan hari ini. Namun, tidak serentak. Pengumuman di sejumlah instansi pusat dan daerah tertunda untuk beberapa waktu. Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, sebagian besar instansi mengumumkan hari ini. Di antara instansi pusat yang tertunda pengumuman penetapannya

MADRID - Atletico Madrid punya andil atas kegagalan Real Madrid meraih gelar pada musim lalu. Disingkirkan Borussia Dortmund pada semifinal Liga Champions, Real pun tak mampu meraih trofi Copa del Rey alias Piala Raja. Tragis. Baca TAMU Hal. 4

Baca PERAN Hal. 4

adalah Ke mente rian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta Kementerian Agama (Kemenag). Penundaan pengumuman kelulusan itu disebabkan banyaknya jumlah tenaga honorer K2. ’’Di Kemenag misalnya, honorer yang diangkat puluhan ribu. Begitu juga di Kemendikbud,” kata dia. Baca PENGUMUMAN Hal. 4

Ketika Keraton Jogjakarta Mewisuda Pejabat Jadi Abdi Dalem

Wali Kota Naik Pangkat, Juga Punya Nama Baru Keraton Jogjakarta kembali membagikan gelar kepada masyarakat umum. Ada yang baru kali pertama mendapatkan gelar; ada yang memperoleh kenaikan pangkat. Sebanyak 121 warga mengajukan diri untuk memperoleh gelar abdi dalem tersebut.

FOTO GUNTUR AGA T./JPNN

cakapan di antara mereka. Mereka sedang bersiap mengikuti wisuda pemberian gelar dari Keraton Jogjakarta. Namun, gelar kebangsawanan tersebut tidak diberikan atas inisiatif pihak keraton. Gelar diberikan hanya kepada mereka yang mengajukan diri menjadi abdi dalem keraton. Salah satu yang mengajukan gelar ’’kehormatan” itu adalah Wali Kota Jogjakarta Haryadi Suyuti. Kemarin pagi, dia tampak semringah. Begitu sertifikat gelar diserahterimakan, dia pun semakin gembira. Senyumnya terus mengembang. Maklum, Haryadi mendapatkan kenaikan pangkat. Dari bupati anom (bupati muda) menjadi bupati sepuh (bupati tua).

WISUDA: Sejumlah abdi dalem mengikuti prosesi wisuda di Bangsal Magangan, Keraton Jogja, Selasa (4/2).

Baca WALI Hal. 4

Laporan Heri Susanto, Jogjakarta BANGSAL Kesatrian Keraton Jogjakarta tampak semarak kemarin (4/2). Ratusan orang dengan busana Jawa berkumpul di tempat itu. Tawa kecil beberapa kali terdengar di sela perhttp://www.radarlampung.co.id

Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.