RABU, 6 NOVEMBER 2013
32 HALAMAN/Rp3.000,-
Satu untuk Semua
DPT KPU ’’Bodong’’
Good Job, Polri! Terbaik Tangani Konflik JAKARTA – Indonesia tidak hanya mengandalkan pasukan TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di negaranegara konflik. Secara rutin, Indonesia juga mengirim pasukan brimob untuk bertugas di luar negeri. Kemarin, pasukan itu unjuk kebolehan di Teluk Naga, Tangerang, sebelum dikirim ke Darfour, Sudan, untuk menangani konflik etnis di sana. Tahun ini merupakan kali keenam Indonesia mengirim polisi dalam misi UNAMID (United Nations-African Union Hybrid Mission in Darfur). Sebanyak 140 pasukan brimob terlatih dikirim sebagai Satgas Formed Police Units (FPU). Rencananya, mereka dikirim pada 26 November 2013 menggantikan Satgas FPU V yang telah bertugas selama setahun. Kapolri Jenderal Sutarman menyatakan, tugas yang diemban Satgas FPU seluruhnya berkaitan dengan aktivitas sipil.
DITETAPKAN TANPA PAYUNG HUKUM
JAKARTA A – Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak hanya menyisakan 10,4 juta pemilih yang datanya masih bermasalah. Kalangan pemerhati pemilu menyoroti ketidakjelasan dasar hukum penetapan DPT pada 4 November 2013. Hal ini karena dasar hukum yang ada, yakni PKPU No. 19/2013, menyebutkan bahwa rekapitulasi nasional penetapan DPT pada 23 Oktober 2013. ’’Jadi bukan 4 November 2013,’’ ungkap Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin kemarin. Persoalannya, hingga palu diketukkan yang menandai
Baca GOOD Hal. 4
penetapan DPT, KPU tidak menyebutkan dasar hukumnya. Bahkan hingga sehari setelah penetapan DPT, website resmi KPU masih mencantumkan PKPU No. 19/2013 yang memuat jadwal penetapan DPT pada 23 Oktober 2013. ’’Penetapan DPT yang dilakukan berpotensi cacat hukum,’’ katanya. Ketika rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih di kantor KPU, Senin (4/11), seorang anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sempat melontarkan pertanyaan mengenai aturan yang menjadi dasar penetapan. Baca DPT Hal. 4
FOTO JPNN
Sejumlah anggota peacekeeper mengangkat Kapolri Jenderal Sutarman usai pembaretan di Pantai Tanjung Pasir, Tangerang, kemarin. Sebanyak 140 anggota peacekeeper Polri diberangkatkan ke Sudan.
JAMAAH TANAZUL
Pencabutan Paspor Berbelit KERJA sama pelayanan jamaah haji di Arab Saudi antara pemerintah pem Indonesia dengan muassasah pada musim ini dinilai makin membaik. Termasuk di bidang kesehatan. Namun, ada sejumlah persoalan yang masih mendapat keluhan. Di antaranya proses pencabutan paspor. Ternyata untuk mencabut paspor jamaah yang akan pulang awal atau mundur (tanazul) selama ini berbelit. Ketika di Arab Saudi, pihak maktab menyimpan paspor para jamaah haji. Maktab merupakan “sayap” muassasah di bidang pemondokan. Paspor baru diberikan bersamaan ketika kelompok terbang (kloter) jamaah bersangkutan akan pulang ke tanah air. Bagi mereka yang akan tanazul, tentu paspor akan diminta lebih awal. Nah, sebagian besar yang tanazul itu adalah para jamaah sakit yang perlu mendapat perawatan lebih lanjut di tanah air. Baca PENCABUTAN Hal. 4
SPIONASE AS
FOTO JPNN
HIDANGAN ORANG UTAN Dua warga di Kelurahan Batulayang, Pontianak Utara, menunjukkan kerangka orang utan yang harusnya dilindungi. Sayangnya, warga setempat justru mengolah dagingnya untuk disantap.
PERTARUHAN ALLEGRI BARCELONA – AC Milan menahan Barcelona 1-1 di San Siro dalam pertemuan fase grup Liga Champions dua pekan lalu (23/10). Bahkan, Milan mampu menekan Barca –sebutan Barcelona– via gol Robinho sebelum dibalas Lionel Messi pada menit ke-23. Dini hari nanti, giliran Barca menjamu Milan di Camp Nou. Jika mengacu kondisi
terkini kedua tim, Barca memiliki keuntungan di luar status sebagai tuan rumah. Yakni terkait krisis penampilan Rossoneri, sebutan Milan. Sejak menahan Barca di San Siro, Milan tak pernah menang dalam tiga laga terakhir di Serie A (dua kalah dan sekali seri). Baca PERTARUHAN Hal. 4
SBY Harusnya Protes
KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman mendesak pemerintah mengklarifikasi isu penyadapan yang diduga dilakukan Amerika dan Australia kepada sejumlah pejabat negara Indonesia. Bila isu itu benar, dia meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan protes. ’’Bagaimana pun, kalau rumah tangga kita dicurigai juga, ada yang tidak beres. SBY harus memprotes keras,’’ kata Irman kepada wartawan di Jakarta Pusat kemarin. Ditegaskan Irman, pemerintah Indonesia harus punya sikap terhadap isu itu. Sebagaimana yang dilakukan negara-negara di Asia yang menjadi korban penyadapan. “Kita juga harus mempunyai sikap. Sedangkan Jerman protes keras. Asia ini kan dinamis, kita juga harus menunjukkan independensi,” ungkap Irman mendorong pemerintah.
Tebar Uang sejak Hakim MK Pilgub Kalbar pada 2007, Setoran Uang ke Rya 2010 JAKARTA A – Setoran uang hingga ratusan juta dari Akil Mochtar ke sejumlah biduan dangdut masih menjadi tanda tanya. Uang sebagai jasa keartisan terkait kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat 2007 patut diragukan. Sebab, setoran uang itu dilakukan pada periode 2010, di mana Akil sudah menjabat sebagai hakim konstitusi. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan,
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus adanya setoran hingga Rp900 juta yang dikirim melalui rekening Akil ke penyanyi Rya Fitria. Transaksi itu terjadi pada 2010. Transaksi pada periode itu kini sudah diserahkan PPATK ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bahan penyidikan. Baca TEBAR Hal. 4
Di Bawah Passing Grade, Coret! Hasil Ujian CPNSD Dibeber 4 Desember JAKARTA – Setelah ditunggutunggu, pemerintah akhirnya resmi menetapkan nilai ambang batas atau passing grade kelulusan tes CPNS 2013. Peserta yang lolos passing grade berpotensi besar lulus sebagai CPNS.
Pengolahan hasil ujian sekarang ini masih berlangsung, terpusat di Jakarta. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menegaskan bahwa peserta ujian yang lolos passing grade belum tentu
diterima sebagai CPNS. Sebab, nama-nama peserta ujian yang lolos passing grade masih diranking lagi sesuai dengan kuota atau formasi yang tersedia. Misalnya, untuk formasi guru di instansi X ada 30 kursi. Sedangkan jumlah peserta yang lolos passing Baca DI BAWAH Hal. 4
Baca SBY Hal. 4
Untuk Kali Pertama, DBL Indonesia All-Star Kunjungi California
Mencari Toko Apple, Dikerjai ke Toko Buah Apel Setelah tiga tahun berturut-turut mengunjungi Seattle, pada 2013 ini para pemain dan pelatih basket SMA Indonesia pilihan hadir di Negara Bagian California. Sebelum belajar dan bertanding di Sacramento, mereka santai jalan-jalan dahulu di San Francisco. Laporan Azrul Ananda, CALIFORNIA MELAKUKAN sesuatu yang baru, melangkah ke babak baru, semakin lama semakin sulit dilakukan. Khususnya untuk liga basket SMA terbesar di Indonesia, Developmental Basketball League (DBL). Ketika dimulai pada 2004 di Surabaya, kompetisi ini “hanyalah” turnamen SMA biasa. Kebetulan saja langsung membeludak, diikuti hampir seratus tim. Tahun demi tahun, DBL (dulu DetEksi Basketball League) terus
http://www.radarlampung.co.id
berkembang. Mulai 2008, liga ini ekspansi ke kota-kota lain. Tahun ini, Honda DBL 2013 telah diselenggarakan di 25 kota, di 22 provinsi, mulai Aceh sampai Papua. Total pesertanya mencapai lebih dari 27 ribu orang dengan jumlah penonton yang hadir di stadion menembus angka 650 ribu orang. Sejak 2008 pula, DBL memulai “tradisi” mengirimkan tim “berisi pemain-pemain dan pelatih pilihan” ke luar negeri. Dimulai dengan
FOTO JPNN
FOTO BARENG: Pemain dan pelatih beserta kru DBL All-Star 2013 di atas kapal Blue and Gold Fleet dengan latar belakang penjara Alcatraz, San Francisco, Amerika Serikat.
Australia, kemudian berlanjut ke negeri asal basket, Amerika Serikat. Tujuannya bukan sekadar untuk mengirim tim ke luar negeri. Tim DBL All-Star juga punya misi edukasi, harus mengunjungi sekolah-sekolah atau perusahaan-perusahaan kondang. Selain tentu saja mendapat ilmu basket dari pelatih-pelatih lokal dan bertanding melawan tim-tim muda di luar negeri. Proses seleksi untuk bergabung ke tim itu “DBL Indonesia All-Star” juga semakin sulit dan kompetitif. Tahun ini, dari puluhan ribu peserta, penyelenggara dari PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia memilih 247 anak untuk ikut DBL Camp di Surabaya. Selama hampir seminggu, mereka dilatih serta diseleksi tim pelatih yang
terdiri atas pemain atau mantan pemain NBA plus pelatih-pelatih top dari Australia dan Amerika. Dari jumlah itu, kemudian dipilih 14 putra dan 14 putri untuk masuk kandidat DBL Indonesia All-Star. Plus empat pelatih yang diseleksi dari 50 kandidat pada DBL Camp. Setelah menjalani seleksi akhir dan ujian laga melawan tim Gold Coast Junior Allstars di Sritex Arena, Solo, barulah 12 pemain putra dan 12 pemain putri dipilih. Mereka itulah yang berhak ikut program ke Amerika. Minggu (3/11) malam, rombongan tiba di Bandara Internasional San Francisco. Total berjumlah 48 orang. Baca MENCARI Hal. 4
Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327