RADAR LAMPUNG | Jumat, 7 Februari 2014

Page 1

JUMAT, 7 FEBRUARI 2014

28 HALAMAN/Rp3.000,-

Satu untuk Semua

Kelompok Militan Vs Brimob

Baku Tembak, tiga tewas POSO - Aksi baku tembak antara pasukan brimob dengan kelompok militan di Poso kemarin pagi menimbulkan korban jiwa. Seorang anggota brimob meninggal usai ditembak oleh kelompok militan. Sebaliknya, dua anggota kelompok militan tewas tertembak. Mereka teridentifikasi sebagai anggota kelompok Santoso. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) AKBP Soemarno mengungkapkan, baku tembak itu terjadi setelah satu regu brimob menyisir kawasan Desa Sahunca, Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso. ’’Kami mendapat informasi dari warga tentang adanya aktivitas mencurigakan di kawasan perbukitan di sana,” terangnya saat dikonfirmasi via telepon seluler kemarin.

Baca BAKU Hal. 4 JADI KORBAN: Jenazah Bharada Putu Satria tiba di kamar jenazah RSUD Poso kemarin. Dia menjadi korban aksi baku tembak dengan komplotan militan.

Polresta Beda Perlakuan Dua Tersangka Diberi Matras dan Asyik Main Ponsel

FOTO AJI SAKTIYANTO

MASIH BISA TERSENYUM!: Mahendri mengumbar senyum saat akan diperiksa (foto kiri). Dia dan Heriansyah diperiksa penyidik hingga dini hari tadi.

BANDARLAMPUNG - Semua warga negara memiliki hak diperlakukan sama di hadapan hukum (equality before the law). Tentunya diimbangi persamaan perlakuan (equal treatment). Namun, ini tidak berlaku di Polresta Bandarlampung. Utamanya terkait perkara ’’terbunuhnya’’ pasien jompo Suparman alias Mbah Edi (63). Di saat enam tersangka lain me-

INFO HAJI

Baca DANA Hal. 4

Baca POLRESTA Hal. 4

Oedin Tercengang, Ketua DPRD Melanggar

Dana Diselewengkan PENYELIDIKAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pengelolaan dana haji tahun anggaran 2012-2013 belum juga naik ke penyidikan. Untuk mengumpulkan bukti adanya penyelewengan, kemarin lembaga antirasuah itu memeriksa politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini. Usai diperiksa, Jazuli mengakui kalau penyelenggaraan haji di Indonesia banyak kekurangan. Mantan ketua Komisi VIII DPR itu mengaku kedatangannya bukan untuk diperiksa sebagai saksi. Tetapi hanya diminta masukan dan pendapat terkait penyelidikan pengelolaan

rasakan dinginnya sel, dua tersangka utama justru tidak ditahan. Hingga dini hari tadi, mantan Kepala Ruangan Mahendri dan Heriansyah, bekas Kasubbag Umum dan Humas Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandarlam-

pung, hanya dimintai keterangan. Mahendri malah masih sempat tersenyum lebar saat menjalani pemeriksaan. Heriansyah dan Mahendri hingga pukul 01.30 WIB tadi sudah menjalani pemeriksaan selama 12 jam oleh penyidik Polresta Bandarlampung. Keduanya datang sejak pukul 10.00 kemarin (6/2).

Tenaga Kontrak Jadi Sopir Orang Tua RAMAH TAMAH

BANDARLAMPUNG - Kabar tak sedap menyusup ke kalangan DPRD Lampung. Utamanya, indikasi penyalahgunaan fungsi tenaga kontrak atau pelaksana tugas harian lepas (PTHL) di lingkungan Pemprov Lampung.

Para tenaga kontrak yang beramah tamah dengan Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. kemarin.

Baca OEDIN Hal. 4 FOTO ALAM ISLAM

Aura Kasih Disebut Terima Uang Wawan JAKARTA - Artis cantik, tampaknya, tidak bisa dipisahkan dari kasus korupsi. Kalau sebelumrups nya ada nama Viny ttalia Shesya, Ayu Azhari, Sefti SaA nustika, hingga Rya Fitria, kini mun cul nama Aura Kasih. Penya nyi yang juga aktris itu

FOTO REUTERS S

KOIN PIALA DUNIA Bank sentral Brasil mengeluarkan koin khusus Piala Dunia a 2014 yang ditunjukkan ke FIFA. Koin ini dibuat tiga macam. m. Masing-masing koin emas, perak, dan perunggu.

disebut-sebut punya kaitan dengan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Ada informasi bahwa suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu pernah mengalirkan uangnya ke Aura Kasih. Entah bagaimana nama pemeran film Diantara Dua Diana itu mencuat. Yang jelas, namanya mulai berembus ketika peristiwa menangisnya Airin setelah menjenguk suaminya di Rutan KPK, Senin (3/2).

Tidak hanya itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pernah mencatat adanya aliran uang Wawan ke seorang artis. Wakil Ketua PPATK Agus Santoso tidak membantah adanya aliran uang tersebut. Namun, kata dia, PPATK sering kesulitan membedakan nama asli artis itu dengan nama di panggung. ’’Artis memang agak susah karena pakai nama panggung, sedangkan data resmi pakai nama asli,” kata

Agus kemarin (6/2). Itulah kenapa dia baru tahu seseorang itu benar artis atau bukan saat KPK melakukan pemanggilan. Wajah yang familier baru membuatnya tahu kalau itu memang artis. Agus memang tidak menjelaskan dengan rinci siapa sosok tersebut. Yang jelas, pihaknya memiliki rekapan data transaksi yang dilakukan pelaku seperti Wawan. Pihaknya Baca AURA Hal. 4

Aura Kasih

Tjhin Nen Sin, Penggawa Terakhir Wayang Gantung Khas Singkawang

Gelisah, Sembilan Anaknya Tak Ada yang Mewarisi Singkawang, Kalimantan Barat, masih menyimpan pusaka budaya yang tiada taranya. Yakni wayang gantung, kesenian yang disebut-sebut tak ada lagi duanya di Indonesia, bahkan dunia. Pelestarinya adalah Tjhin Nen Sin yang kini bergelut dengan usia yang kian lanjut.

Norman, kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Singkawang. Pesan itu disampaikan sebelum saya dan Yuyung Abdi, fotografer Jawa Pos (grup Radar Lampung), mendatangi rumah ’’pewaris” kesenian wayang gantung itu di Jalan Bun Fui, Singkawang Selatan, Singkawang, bulan lalu. Siang itu, sepekan sebelum tahun baru Imlek, kami bersama Haji Norman disambut Tai Siuk Jan, istri Nen Sin. Dia adalah perempuan mungil dengan rambut keriting yang hitam sempurna. Matanya yang kecil

Laporan Doan Widhiandono, SINGKAWANG MELULUHKAN hati Thjin Nen Sin agar mau diwawancarai soal wayang gantung bukan perkara gampang. ’’Masuknya” harus halus. Tidak bisa grusa-grusu. Salah ’’jurus” sedikit, bisa-bisa Nen Sin berubah mood-nya. Wawancara bisa batal. Rangkaian pesan itu diucapkan Haji

Baca GELISAH Hal. 4 POTRET PELESTARI: Tjhin Nen Sin memainkan wayang gantung bersama Tai Siuk Jan, istrinya. FOTO JPNN

http://www.radarlampung.co.id

Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.