RADAR LAMPUNG | Rabu, 8 Agustus 2012

Page 1

Satu untuk Semua

RABU, 8 AGUSTUS 2012 R

32 HALAMAN/Rp3.000,-

Oedin Tegur Mance KPU Tulangbawang Di-PTUN-kan Di-PTUN-kan BANDARLAMPUNG - Langkah Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melakukan mutasi besar-besaran PNS

di sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang menuai reaksi keras Pemerintah Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. sebelumnya menyatakan telah melayangkan surat teguran kepada Bupati Tuba Abdurachman Sarbini agar mengoreksi kebijakan rolling tersebut.

Tak hanya itu, Oedin –sapaan akrab gubernur– akan membuat tim investigasi untuk meneliti secara mendalam persoalan ini. ’’Anggota timnya tentu gabungan,” kata dia di Lapangan Korpri Pemprov Lampung kemarin (7/8). Mantan deputi operasional Polri itu menjelaskan, masa jabatan Bupati Tuba

Abdurachman Sarbini akan habis dalam waktu dekat ini. Dan menurut dia, dalam kurun waktu 6 bulan menjelang masa jabatan berakhir, bupati sudah tidak bisa mengambil kebijakan seperti melakukan mutasi. Baca OEDIN Hal. 4

Tangkap Lima Provokator Satu Tahanan Menyerah, Polda Berkilah Kecolongan BANDARLAMPUNG – Polda Lampung bergerak cepat mengusut pelaku pembakaran Mapolsek Padangcermin, Pesawaran, Senin (6/8) lalu. Sedikitnya lima pelaku yang diduga sebagai provokator ditahan. Mereka adalah Ahzan bin Zainul Ali (55), Wardana bin Sakrani (38), Azwari (45), dan Romi (30), keempatnya warga Desa Hanaubrak. ’’Satu pelaku lagi tidak bisa kami sebutkan karena masih kami kembangkan,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih kemarin (7/8). Pertimbangan Polda Lampung menahan kelimanya, menurut Sulis –sapaan Sulistyaningsih, berdasarkan keterangan dua saksi mata, yakni Umar (40) dan Benu (40), yang melihat mereka memprovokasi warga untuk merusak dan membakar Polsek Padangcermin. Baca TANGKAP Hal. 4

Tiga Kapal Tunda Docking GAGAL ORBIT

Satelit Telkom-3 Hilang

BAKAUHENI - Demi kelancaran arus mudik dan balik tahun ini, Administrator Pelabuhan (Adpel) Bakauheni menyatakan tiga kapal roll on-roll off (ro-ro) yang harusnya masuk docking (perbaikan) pada bulan ini ditunda. Ketiga kapal tersebut adalah KMP Bahuga Pratama, Nusa Dharma, dan Mustika Kencana. ’’Setelah

SATELIT Telkom-3 (T-3) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, Senin (6/8) waktu Rusia, dinyatakan hilang beberapa jam sebelum mencapai orbit akibat gagal dalam tahapan Briz-M. Head of Corporate Communication and Affair Telkom Slamet Riyadi mengakui, peluncuran Satelit Telkom-3 dari Baikonur Cosmodrome itu telah mengalami anomali sehingga tidak mencapai orbit sesuai yang direncanakan. ’’Anomali ini tidak mengganggu operasional dan layanan Telkom, karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit,’’ ujarnya kemarin (7/8). Tahapan Briz-M merupakan proses pelepasan tangki bahan bakar diikuti relokasi instrumen pengarahan dari komando pusat dalam rangka menghindari guncangan ketika tangki

disurvei, ketiga kapal itu masih layak beroperasi hingga satu bulan ke depan,” kata Kepala Adpel Bakauheni Hi. M. Ali saat ditemui di ruangannya kemarin (7/8). Meski demikian, menurut Ali, ketiga kapal tersebut akan langsung Baca TIGA Hal. 4

Pembunuh Prajurit TNI Juga Terbunuh BANDARLAMPUNG – Enam bulan menjadi buruan polisi, Jumadi (31), salah seorang pelaku pembunuhan Kopral Sunoto, anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Bandarlampung, Februari silam, akhirnya meregang nyawa. Dia tewas setelah sebutir peluru tim gabungan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) dan Pencurian Sepeda Motor (Ranmor) Polresta Bandarlampung menembus pinggang kirinya.

Warga Desa Sumber Sareat, Abung Barat, Lampung Utara, ini dilumpuhkan setelah melawan petugas dengan mengacungkan senjata api dan senjata tajam saat digerebek di kediamannya pukul 18.00 WIB kemarin (7/8). Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu motor Suzuki warna hitam dengan nomor polisi BE 5049 Y, dua pucuk senjata api rakitan, dan amunisi. Baca PEMBUNUH Hal. 4

FOTO NUR JANNAH

TEWAS: Jasad Jumadi (31), salah seorang pelaku pembunuhan Kopral Sunoto, dibawa ke RSUDAM tadi malam.

Baca SATELIT Hal. 4

ANGGARAN PENDIDIKAN

Dipangkas Rp8 Triliun SELAMA ini program pendidikan dasar (dikdas) banyak menyedot anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mulai rehab kelas rusak berat, dana bantuan operasional sekolah (BOS), hingga tunjangan sertifikasi guru. Namun tiba-tiba, Kemendikbud memangkas anggaran program dikdas tahun depan sebesar Rp8 triliun. Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Kemendikbud dengan Komisi X DPR kemarin (7/8). Dalam rapat itu terungkap bahwa anggaran program dikdas Kemendikbud tahun ini adalah Rp18,169 triliun. Tahun depan, anggaran tadi turun menjadi Rp10,810 triliun. Sejumlah anggota dewan sempat mengutarakan keterkejutannya terhadap kebijakan pemerintah tadi. Mereka terkejut karena sampai sekarang proyek jumbo wajib belajar pendidikan dasar (wajar dikdas) 9 tahun belum tuntas. Selain itu di sejumlah daerah pedalaman, masih ada laporan yang menyebutkan kekurangan unit SD dan SMP.

Baca DIPANGKAS Hal. 4 http://www.radarlampung.co.id

Mengunjungi Perkampungan Muslim Indonesia di Ho Chi Minh City

Hanya Para Lansia yang Masih Bisa Berbahasa Indonesia Di salah satu sudut Kota Ho Chi Minh terdapat perkampungan yang 95 persen penduduknya berasal dari Pulau Bawean, Jawa Timur. Sudah lebih dari 125 tahun mereka menetap di sana dan masih berusaha mempertahankan budaya Indonesia. Berikut laporan wartawan Jawa Pos (grup Radar Lampung) Narendra Prasetya yang baru saja pulang dari sana. TIDAK mudah menemukan komunitas keturunan Indonesia di Vietnam. Terutama di Kota Ho Chi Minh. Maklum, di kota terbesar kedua di Vietnam itu hampir seluruh penduduknya merupakan masyarakat asli dari etnis Vietnam. Kira-kira 90 persen. Sisanya adalah komunitas Tionghoa dan

FOTO NARENDRA PRASETYA/JPNN

etnis minoritas yang lain. Namun, pencarian itu seakan menemui titik terang jika sudah sampai di salah satu masjid yang berada di dekat pusat Ho Chi Minh City. Masjid tersebut bernama Masjidil Rahim, atau banyak orang di Ho Chi Minh menyebut Masjid Malaysia-Indonesia. Sebab, dalam sejarahnya, masjid tersebut dahulu dibangun oleh komunitas pendatang dari Malaka (Malaysia) dan Indonesia. Masjid itu berada di District 1, tepatnya di 45 Nam Ky Khoi Nghia. Letaknya cukup dekat dengan pusat keramaian. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dari Ben Thanh Market yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Ho Chi Minh City. Dari terminal bus kota Ben Thanh juga bisa naik bus atau transportasi umum yang lain.

KETURUNAN INDONESIA: Haji Ali bin Ahmad yang juga imam Masjidil Rahim di Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Baca HANYA Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.