RADAR LAMPUNG | Senin, 9 Juli 2012

Page 1

28 HALAMAN/Rp3.000,-

SENIN, 9 JULI 2012

Pos Anggaran Lampung Dibintangi Sjachroedin: Harusnya Pusat Turun Langsung! BANDARLAMPUNG – Tidak hanya anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diberi tanda bintang oleh DPR. Dana untuk pengelolaan sungai tercemar di Mesuji pada pos Kementerian Negara Lingkungan Hidup juga dibintangi. Adanya nomenklatur yang dituding berpotensi sebagai alat untuk lobi anggaran ini membuat Badan Pengelola Lingkungan

Hidup (BPLH) Lampung ketar-ketir. Tak pelak, kondisi Way (Sungai) Mesuji memprihatinkan. Sungai yang terletak di dua provinsi, Lampung dan Sumatera Selatan, itu tercemar berat. Meski masuk dalam wilayah dua provinsi, BPLH Lampung yang bertanggung jawab untuk mengujinya. Rencana memulai pengujian kualitas air pun berantakan. BPLH Lampung tak bisa berbuat banyak jika tanda bintang tak kunjung dibuka DPR. ’’Semoga tanda bintang itu bisa dibuka secepatnya. Dengan demikian, upaya

kita menyelamatkan kualitas air di Way Mesuji bisa dilakukan secepatnya,’’ ujar Kabid Pengawasan Lingkungan Hidup BPLH Lampung Ferrya Sayuti melalui stafnya Yulia Mustikasari. Pihaknya mengaku tak terlalu memahami mengapa anggaran pengujian Way Mesuji sempat tersangkut nomenklatur bintang. Hanya, sepengetahuannya, pembintangan anggaran hanya terjadi pada anggaran-anggaran yang dibiayai pemerintah pusat. Baca POS Hal. 4

Menghindari Perkawinan Inces di Padang Savana

Oleh

DAHLAN ISKAN Menteri Negara BUMN

DARI NT ke NTT. Itulah jadwal perjalanan Presiden SBY pekan lalu. Dari North Teritory (NT) di Australia ke NTT (Nusa Tenggara Timur) di belahan timur Indonesia. Wilayahnya berdekatan, kondisi alamnya mirip-mirip, dan keduanya menjadi andalan untuk produksi daging bagi negara masing-masing. Bedanya, produksi ternak di NT berlebih untuk Australia, sedangkan produksi ternak NTT tidak cukup untuk Indonesia. Tahun lalu, Indonesia harus mengimpor sapi sampai 350.000 ekor, kebanyakan dari NT. Baca MENGHINDARI Hal. 4

JELANG UJI KOMPETENSI GURU

Kabar Menyesatkan Bikin Guru Resah Wamendikbud: Jangan Terhasut!

FOTO REUTERS

BANJIR BANDANG: Banjir yang terjadi di wilayah Krasnodar, Rusia, menewaskan 150 orang dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat parah.

150 Tewas, Tiga WNI Selamat

JAKARTA - Mendekati pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) pada akhir bulan ini, mulai muncul berita-berita menyesatkan di kalangan guru. Berita sesat ini di antaranya diembuskan oknum tidak bertanggung jawab di Dinas Pendi-

dikan (Disdik) kabupaten atau kota. Kabar mulai munculnya berita bohong atau sesat itu tercium oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). ’’Kami prihatin dengan kasus ini. Guru kok terusterusan jadi korban kejahatan,” ujar Ketua Umum PB PGRI Sulistyo di Jakarta kemarin (8/7). Baca KABAR Hal. 4

Beda Kampus, Beda Sanksi Mulai Verifikasi Penerima Bidik Misi JAKARTA - Kasus penyaluran beasiswa bidik misi yang tidak tepat sasaran terus terjadi. Karena itu, sekarang seluruh kampus pengelola bidik misi menyiapkan verifikasi penerima beasiswa tersebut. Jika ada pelanggaran, kampus memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi. Contohnya bisa dilihat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Ada dua penerima beasiswa bidik misi yang ternyata berasal dari keluarga berada.

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin (8/7) memerintahkan dilakukan penyelidikan terkait banyaknya korban jiwa akibat banjir bandang di wilayah Krasnodar, selatan Rusia. Korban banjir yang menerjang wilayah yang terletak 1.200 kilometer selatan Moskow sejak Jumat lalu (6/7) itu terus bertambah. Hingga kemarin, sedikitnya 150 orang dilaporkan meninggal. Investigasi akan difokuskan pada kesiapan otoritas setempat menghadapi bencana. Putin ingin mengetahui seberapa banyak peringatan yang diberikan otoritas kepada warga terkait datangnya banjir tersebut. Baca 150 TEWAS Hal. 4

Menurut Rektor ITS Triyogi Yuwono, dua penerima beasiswa itu datang dari SNMPTN jalur undangan. ’’Kebijakan kami, dua orang itu langsung dipecat,” tegasnya. Triyogi menyatakan, setiap kampus diberi wewenang untuk menetapkan jenis sanksi bagi pelaku pelanggaran bidik misi. Ada kampus yang tidak memberlakukan vonis pemecatan bagi calon mahasiswa yang diketahui kaya tetapi melamar bidik misi. Melainkan, kampus memindahkan yang bersangkutan ke kelas reguler atau nonbidik misi. Baca BEDA Hal. 4

Jalinpantim Beraroma Konspirasi Terindikasi SP3, Kejati Membantah BANDARLAMPUNG – Suara sumbang tak henti menerpa jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Setelah disebut terlibat konspirasi meloloskan terpidana 15 tahun Satono, kali ini soal penyidikan korupsi

jalan lintas pantai timur (jalinpantim). Beredar kabar, penyidik Kejati Lampung diduga telah merekayasa penyidikan dan berkas acara. Pada akhirnya, perkara tersebut berakhir dengan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan). Sumber Radar Lampung di korps Adhyaksa Lampung mengatakan, terdapat oknum jaksa kejati yang diduga bekerja sama dengan pihak BPKP (Badan Penga-

wasan Keuangan dan Pembangunan) dalam mengaudit perkara jalinpantim. Mereka telah merekayasa agar tidak ditemukan kerugian negara dalam perkara tersebut. ’’Pelaku yang terlibat berinisial A. Dia telah menyediakan dana miliaran rupiah jika Kejati Lampung membuat SP3. Dalam kasus ini, oknum kejati juga bekerja sama dengan oknum BPKP agar tidak ditemukan kerugian negara,” beber sumber tersebut.

’’Dengan demikian, kejati bisa mengeluarkan SP3 karena tidak ditemukan kerugian negara,’’ tambahnya. Proses kesepakatannya, lanjut dia, telah dijembatani melalui salah satu kontraktor yang biasa mengerjakan proyek di kantor Kejati Lampung. Dana yang diterima akan dibuka setelah penyidik Baca JALINPANTIM Hal. 4

FOTO AFP

Enam Kali Tersingkir di Audisi, Regina Ivanova Juarai Indonesian Idol 2012

Langsung Dapat Tawaran Tampil di Sitkom Kegigihan yang tertempa dari kesulitan hidup menjadi fondasi kesuksesan Regina Ivanova. Dengan bakat sehebat itu, bagaimana bisa dia terjegal di audisi enam edisi Indonesian Idol sebelumnya?

Laporan Janesti Priyandini, JAKARTA ’’REGINA, selamat, kamu adalah Indonesian Idol 2012”. Hanya sebaris kalimat. Tetapi, di atas panggung Indonesian Idol 2012 di Ecovention, Ecopark, Ancol, Jakarta, Minggu dini hari (8/7), Regina Ivanova tahu betapa kalimat yang dilontarkan sang pembawa acara Indonesian Idol 2012 Daniel Mananta itu telah mengubah hidupnya. Karena itulah, perempuan 26 tahun http://www.radarlampung.co.id

FOTO ANGGER BONDAN/JPNN

JUARA: Regina berhasil menjadi juara Indonesian Idol 2012 mengalahkan Sean di Ocean Eco Park, Ancol, Jakarta.

tersebut hanya bisa terduduk lemas. Pelukan hangat dari Kamasean ’’Sean’’ Matthew, gadis 17 tahun yang menjadi lawannya di grand final ajang pencarian bakat tersebut, tak mampu menghentikan uraian air mata. Hanya bibirnya yang terlihat tak berhenti komat-kamit mengucapkan syukur. ’’Bersyukur banget, banget, banget. Hadiahnya bisa digunakan untuk keluarga. Senang banget. Ya Tuhan, masih seperti mimpi. Tulang saya serasa nggak ada. Lemes waktu dengar nama saya yang disebut,” kata perempuan kelahiran Jakarta, 4 Desember 1985, itu dalam jumpa pers sesudah acara. Satu mobil Toyota Yaris, uang tabungan Rp100 juta, asuransi jiwa senilai Rp1 miliar, dan reksadana sebesar Rp50 juta yang menjadi haknya untuk dibawa pulang sebagai hadiah karena telah menjuarai ajang itu memang sangat berarti bagi Baca LANGSUNG Hal. 4

INDAH Peserta Jember Fashion Carnaval menunjukkan kostumnya kemarin. Acara tahunan tersebut kali ini mengambil tema kebudayaan internasional.

Ternyata Latihan Pertama Insiden Dua Perwira Tewas dalam Simulasi JAKARTA - Gugurnya dua perwira menengah saat berlatih SAR kapal selam di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (7/7) menjadi pelajaran berharga bagi TNI-AL. Tidak ingin kejadian tersebut terulang, Mabes AL bakal membentuk tim investigasi. Tugasnya, mencari tahu penyebab meninggalnya dua prajurit tersebut. Maklum, hingga kini masih banyak yang tidak percaya dengan kejadian di Pantai Pasir Putih tersebut. Apalagi jika melihat sosok korban, yakni Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel)

Kolonel Laut (P.) Jeffry Stanly Sanggel dan Kepala Kamar Mesin (KKM) Mayor Laut (T.) Eko Idang Prabowo. Jabatan yang melekat pada mereka tentu saja diiringi kompetensi tinggi dalam dunia selam. Karena itulah, TNI-AL memiliki kepentingan untuk menyibak penyebab meninggalnya dua orang tersebut. ’’Kalau ditanya sekarang, saya belum tahu pasti. Tunggu proses investigasi yang baru berjalan,” ujar Kapuspen TNI-AL Laksamana Pertama Untung Suropati. Dia melanjutkan, tim akan dibentuk langsung oleh KSAL. Baca TERNYATA Hal. 4

Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.