RABU, 9 JULI 2014
36 HALAMAN
Satu untuk Semua
BENDAHARA INSPEKTORAT TANGGAMUS DAN KELUARGANYA DIBUNUH Diduga Motif Dendam, Nyawa Bayi dalam Kandungan Ikut Terenggut
Ayo, Awasi Kecurangan!
KOTAAGUNG - Bendahara Inspektorat Tanggamus Ispandi beserta keluarganya dibunuh di dalam rumah di Dusun III RT 8 Pekon Lambau, Gisting, kemarin (8/7). Kejadian ini baru diketahui tetangga mereka sekitar pukul 15.30 WIB. Selain Ispandi, korban lainnya adalah istrinya Lisa Puspita (29) yang diperkirakan tengah hamil tiga bulan; anak perempuannya Rabel (3,5); dan pembantunya Juhai (40). Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang ini mengikat seluruh korban dan kemudian menjerat leher mereka dengan tali. Ispandi ditemukan dalam posisi tertelungkup di kamar belakang. Sementara, Juhai tergeletak di lantai.
JAKARTA - Pemilu presiden (pilpres) yang digelar hari ini (9/7) diprediksi masih rawan kecurangan dan masalah. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta KPU kabupaten dan kota serta masyarakat untuk bisa mengawasi pilpres. Ada tiga kerawanan yang diprediksi bisa terjadi. Di antaranya memaksakan hak pilih, surat undangan mencoblos yang digunakan orang yang bukan seharusnya, dan pemilih yang menggunakan hak pilihnya dua kali. Komisioner KPU Sigit Pamungkas menuturkan, memang ada berbagai modus yang bisa terjadi, dari yang skalanya biasa hingga yang cukup berat. Pertama, pemilih yang mencoba memaksakan JOKOWI untuk mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) yang tidak sesuai. Padahal, pemilih itu tidak terdaftar dalam daftar pemilh tetap (DPT) di TPS tersebut. ’’Semua orang memang memiliki hak pilih, tetapi tempatnya diatur. Jadi jangan seenaknya mencoblos di mana saja,” tandasnya.
Baca BENDAHARA Hal. 8
PRABOWO
Baca AYO Hal. 8
FOTO DOKUMEN KELUARGA
SIAPA YANG TEGA?: Inilah Bendahara Inspektorat Tanggamus Ispandi beserta istri dan anaknya semasa hidup.
RUPIAH
Makin Perkasa, Saham Oke KEGIATAN N pemilu presiden betul-betul membuat girang investor or asing. Dana-dana yang mengalir ke pasar keuangan an memacu rupiah kembali bertenaga. Puncaknyaa pada perdagangan sehari menjelang pemilu, rupiah ah menguat tajam hingga Rp11.695 per USD. Gubernur ubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo jo meyakinkan stabilitas nilai tukar rupiah akan dijaga. Lantaran itu, untuk antisipasi volatilitas rupiah, piah, pihaknya tetap akan ada di pasar melakukan intervensi. ntervensi. ’’Apa pun hasil pemilu, kami akan menjaga agar volatilitas dalam alam batas yang wajar,” ungkapnya kemarin (8/7). 7). 7) Sayangnya, ya, Agus enggan memaparkan level berapa rupiah ah bakal dijaga. Selain itu, seberapa besar intervensi ensi valas yang digelontorkan oleh BI
ILUSTRASI HANDOKO/RADARLAMPUNG
Baca MAKIN Hal. 8
Do or Die! SAO PAULO - Argentina kembali ke babak semifinal setelah menantikannya sejak edisi Piala Dunia di Italia 1990 silam. Artinya, tinggal selangkah lagi bagi tim berjuluk La Albiceleste itu kembali merasakan panasnya atmosfer persaingan di final Piala Dunia 2014, 14 Juli mendatang. Penantian panjang itu akan berakhir kalau Lionel Messi dkk. dapat menuntaskan misinya Baca DO Hal. 8 ILUSTRASI HANDOKO/RADARLAMPUNG
Sani Tawainella, sang Inspirator Film Cahaya dari Timur: Beta Maluku
Tetap Ngojek meski Kini Telah Jadi ’’Artis’’ Kisah sukses Sani Tawainella menginspirasi pembuatan film Cahaya dari Timur: Beta Maluku besutan penyanyi Glenn Fredly. Dia menularkan sikap disiplin dan membuat anak-anak ’’lupa” terhadap trauma serta konflik agama yang terjadi di Maluku pada 1999.
FOTO REUTERS
SILUET MANUSIA Seorang pria melompati satu dari rangkaian 17 ’’siluet manusia” berbagai ukuran yang terbuat dari tembaga dan baja panel karya seniman kelahiran Kuba, Arles del Rio, di New York Times Square kemarin (8/7) WIB. Instalasi karya ini berjudul ’’Kedekatan”. http://www.radarlampung.co.id
Di sisi yang lain membentang pula poster tim Maluku U-15 yang menjuarai Piala Medco 2006. Ada juga berbagai medali, foto, dan piagam penghargaan yang bertebaran di ruangan berukuran 3 x 3 meter tersebut. Sani Tawainella bukan nama yang asing bagi publik bola Maluku. Tangan dinginnya telah mengharumkan nama provinsi itu dengan prestasi-prestasi yang membanggakan. Di antaranya bersama tim Maluku U-15 yang berkalikali menjuarai turnamen sepak bola tingkat regional maupun nasional. Meski begitu, kecemerlangan Sani tak serta-merta berimbas pada ekonomi keluarganya.
Laporan Diar Candra/JPNN, AMBON KECINTAAN kepada sepak bola tergambar jelas begitu memasuki ruang depan rumah Sani Tawainella di kawasan Pasar Tulehu, Ambon. Poster timnas Belanda, Jerman, Argentina, dan Brasil terpasang di salah satu bagian dinding papan kayu rumahnya.
FOTO JPNN
CERIA: Sani Tawainella dan anak-anak asuhnya di PPLP Maluku. Sosoknya layak diteladani.
Baca TETAP Hal. 8
Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327