RADAR LAMPUNG | Sabtu, 9 Agustus 2014

Page 1

SABTU, 9 AGUSTUS 2014

36 HALAMAN

Satu untuk Semua

Korban Sempat Izin Salat Isya sebelum Dieksekusi

FOTO M. TEGAR MUJAHID

SELAMAT PAK!: Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko saat memimpin ekspose kasus pembunuhan Ispandi dan keluarganya di mapolda kemarin.

BANDARLAMPUNG – Tirai misteri pembunuhan keluarga Bendahara Inspektorat Tanggamus Ispandi (30) akhirnya tersibak. Penyelidikan tim gabungan Polres Tanggamus dan Polda Lampung ini sejak sebulan terakhir berhasil menangkap 8 tersangka kasus yang sangat menghebohkan itu. Dari delapan tersangka tersebut, tiga di antaranya eksekutor pembunuhan. Mereka adalah Endang Waluyo (29), warga Desa Poncowarno, Kalirejo, Lampung Tengah; Wawan Sutiawan (26), warga Kuripan, Kotaagung, Tanggamus; dan Hendra Prasetyo (27), warga Pekon Talagening, Kotaagung Barat, Tanggamus. Seorang eksekutor lainnya, Y, yang diketahui pernah bertugas sebagai pegawai harian lepas (PHL) Taman

Hukuman Mati Menunggu BANDARLAMPUNG - Para tersangka pembunuhan Bendahara Inspektorat Tanggamus Ispandi dan keluarganya di Pekon Landbaw, Gisting, Tanggamus, pada Selasa (8/7) silam terancam hukuman mati atau seumur hidup. Pasalnya, Polda Lampung menjerat mereka dengan pasal berlapis. Masingmasing pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman pidana setinggi-tingginya 15 tahun penjara;

Baca KORBAN Hal. 7

Baca HUKUMAN Hal. 7 ILUSTRASI HANDOKO/RADARLAMPUNG

INFO HAJI

Pemerintah Jamin Kesehatan Jamaah PERSIAPAN penyelenggaraan ibadah haji untuk sektor kesehatan terus digempur isu penyakit mematikan. Setelah beberapa waktu lalu publik dibuat resah dengan penularan virus korona, sekarang giliran penularan virus ebola yang mengancam. Meski digempur dua isu penyakit mematikan tersebut, pemerintah menjamin kesehatan jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima itu. Baca PEMERINTAH Hal. 7

FOTO ILMI/RADAR CIREBON/JPNN

GAMELAN KERATON Seorang pengamat budaya dari Amerika Serikat (AS), Erick North, menabuh satu set gamelan kuno koleksi Museum Keraton Kasepuhan. Gamelan ini baru kembali ditabuh setelah tersimpan puluhan tahun.

Densus 88 Ciduk Dua Warga Ngawi Temukan Bendera ISIS di Rumah Terduga NGAWI – Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) menciduk dua terduga teroris asal Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Keduanya adalah Suyitno alias Guntur Pamungkas dan Kardi. Dua pria itu diduga anggota jaringan Santoso yang terlibat aksi pengeboman Mapolres Poso pada Juni tahun lalu. Guntur yang dikenal sebagai pimpinan kelompok teroris di wilayah Jatim bagian barat tersebut diduga kini tengah getol merekrut anggota kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) bersama Kardi, anak buahnya.

Teroris BUKTI KEBERADAAN ISIS Anggota Densus 88 mencopot bendera ISIS di rumah Kardi di Dusun Gendingan Lor, Desa Gendingan, Widodaren, Ngawi, kemarin.

Baca DENSUS Hal. 7

Sidang Sengketa Pilpres 2014

Prabowo-Hatta Bawa 25 Saksi ke MK JAKARTA - Tim kuasa hukum pasangan Prabowo Suasa bianto-Hatta Rajasa menghadirkan 25 saksi dalam persidangan sengketa Pemilu ilu es) Presiden (Pilpres) 2014 di Mahkamah ah Konstitusi (MK) kemarin (8/8). Para saksi ksi yang dihadirkan oleh eh pasangan calon nomor urut 1 itu melaporkan dugaan kecurangan dalam proses pemungutan dan rekapitulasi suara di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah

(Jateng), dan Jawa Timur (Jatim). Saksi rekapitulasi untuk Prabowo-Hatta di Pr tin tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) lih Provinsi Jatim, Basuki Babussalam, mengatakan k bahwa telah terjadi perbedaan pada jumlah daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) dengan data di KPU Jatim serta data yang dimiliki tim PrabowoHatta. Baca PRABOWO Hal. 7

FOTO WAHYU DWI NUGROHO/RM/JPNN

FOTO EKO SUPRAYITNO/JPNN

IKUTI SIDANG: Ketua KPU Husni Kamil Manik (kedua dari kiri) didampingi anggota KPU dan tim kuasa hukum mengikuti sidang sengketa pilpres di gedung MK kemarin.

Enam Pelukis ’’Berlomba” Mengabadikan Enam Potret Presiden RI

Merasa Dapat Kehormatan Diminta Mbatik Habibie Tidak banyak pelukis Indonesia yang karyanya menjadi koleksi istana kepresidenan. Tetapi, sebentar lagi ada enam pelukis yang karyanya menghiasi Istana Kepresidenan Jogjakarta. Kini mereka menyelesaikan ’’proyek” di akhir pemerintahan Presiden SBY itu. Laporan Doan W./Zalzilatul H., JOGJAKARTA SEMUA berawal tatkala Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertandang ke Istana Kepresidenan Jogjakarta. Di istana yang juga disebut Gedung Agung itu tersimpan aneka karya seniman-seniman top tanah air. Terdapat lebih dari 700 lukisan, 350 patung, dan 5 ribu seni kriya. http://www.radarlampung.co.id

Salah satu yang memikat mata SBY kala itu adalah karya Adam Lay. Pelukis realis tersebut punya lukisan superbesar tentang Pak Harto Bapak Pembangunan. ’’Pak SBY bilang, rasanya bagus juga kalau setiap presiden diabadikan dalam bentuk lukisan seperti ini,” ungkap

FOTO DOAN WIDHIANDONO/JPNN

MIRIP ASLINYA: Ivan Hariyanto di depan lukisan B.J. Habibie yang sudah jadi.

Ivan Hariyanto, satu di antara enam pelukis yang ketiban sampur ’’proyek” melukis enam presiden RI itu, ketika ditemui di rumahnya di Surabaya pada Juli silam. Ivan kebagian melukis Bacharuddin Jusuf Habibie, presiden ketiga RI yang memimpin pada periode 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999. Siang itu, di pengujung Ramadan, Ivan sedang melihat-lihat lukisan besarnya di rumahnya yang sejuk dalam naungan pohon kamboja yang berbunga. Lukisan cat minyak di kanvas berukuran 3 x 1,5 meter persegi itu sudah mendekati ’’sempurna”. Setidaknya bagi orang awam

seni. Ivan sendiri menyebut itu ’’relatif selesai”. ’’Dianggap selesai, ya selesai. Tetapi kalau mau ditambahi kecil-kecil, ya pasti ada yang ditambahi,” ungkap seniman kelahiran Banyuwangi, 18 November 1955, tersebut. Ivan menjadi salah seorang pelukis potret presiden itu setelah ’’dijawil” Konsultan Seni Rupa dan Benda-Benda Purbakala Istana Negara Agus Dermawan Tantono. Secara kebetulan, kurator kawakan tersebut juga asli Banyuwangi. Dia juga seperti Ivan, Baca MERASA Hal. 7

Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.