RADAR LAMPUNG | Senin, 9 Desember 2013

Page 1

SENIN, 9 DESEMBER 2013

32 HALAMAN/Rp3.000,-

Satu untuk Semua

KPK Usut Proyek Universitas Bicara KPK Johan Budi kepada Radar Lampung, Sabtu (7/12). Terkait 16 universitas negeri, imbuh Johan, penyidik KPK fokus pada suap pembahasan anggaran bantuan universitas. Total dana mencapai Rp610 miliar yang masuk pada pos anggaran Kemendikbud.

LBH BANDARLAMPUNG DUKUNG PENGUSUTAN

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengendus jejak mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan Angelina Sondakh dalam sejumlah proyek universitas di Indonesia.

Total ada 16 universitas negeri yang terlacak bermasalah. Sejauh ini, KPK sudah masuk tahap penyidikan dengan tersangka Angelina Sondakh. Mantan Putri Indonesia 2001 itu telah divonis 12 tahun penjara dan denda Rp39

miliar. Angie –sapaan akrab Angelina Sondakh– diduga menerima pemberian hadiah atau janji terkait penganggaran proyek pembangunan fasilitas universitas-

universitas yang digarap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). ’’Ya, kami sedang menyidik anggaran bantuan 16 perguruan tinggi negeri di Indonesia. Semuanya terkait pa-

da proyek M. Nazaruddin dan Angelina Sondakh. Dari 16 proyek itu, informasi tentang Universitas Lampung (Unila) belum masuk. Utamanya soal tiga gedung yang bermasalah. Tetapi, semua sedang kami kembangkan,” terang Juru

Baca KPK Hal. 4

Wapres Tersangka?

LAKALANTASS

Pol. PP Pukuli Sipir HANYA karena bersenggolan dengan ngan kendaraan patroli dan pengawalan (patwal) Badan an Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Bandarlampung, Arman Faliandra (24), sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lapas) Sukadana, Lampung Timur, dikeroyok. Aksi pengeroyokan oleh oknum Pol. PP ini berlangsung Sabtu (7/12) pukul 20.00 WIB di Jl. Pangeran geran Diponegoro, Kecamatan Telukbetung Utara (TbU). Akibatnya, Arman menderita luka-luka memar di punggung, ggung, dada, dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit kit Urip Sumoharjo (RSUS). Ditemui Radar Lampung di paviliun iun Khaja ruang Hayam Wuruk RSUS, warga Tanjungsenang, g, Bandarlampung, itu menuturkan, saat kejadian dirinya ya mengendarai mobil Toyota Corolla bersama rekannya nya Reza Rangge,

Harusnya Banjir Gol YANGON - Indonesia akan mengawali perjuangannya merebut medali emas cabang sepak bola SEA Games 2013. Sore nanti, skuad Garuda Muda menjalani pertandingan perdananya melawan

Kamboja dalam babak penyisihan grup B di Thuwunna Youth Training Center (YTC) Stadium, Yangon, Myanmar. Tiga angka dibutuhkan Indonesia Baca HARUSNYA Hal. 4

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah mengantongi lebih dari dua alat bukti keterlibatan Wakil Presiden (Wapres) Boediono dalam kasus dugaan korupsi bailout Bank Century. Boediono yang ketika bailout dikucurkan menjabat gubernur Bank Indonesia (BI) itu bahkan telah diputuskan KPK untuk di te tap kan sebagai tersangka. Begitu kabar yang beredar di kalangan terbatas dan sampai ke meja redaksi Rakyat Merdeka (grup Radar Lampung) baru-baru ini. Skandal bailout Century yang disebutsebut melibatkan Boediono telah diputuskan untuk ditingkatkan ke penyidikan dengan menetapkan Boediono sebagai tersangka. Kabarnya, penetapan Boediono sebagai tersangka ini dilakukan KPK bersamaan penetapan penahanan Budi Mulya. Dikabarkan juga, penetapan Boediono sebagai tersangka Baca ca WAPRES Hal. 4 Boediono

Baca POL. PP Hal. 4

Menelusuri Sisa Kejayaan Khun Sa, Bandar Opium Terbesar Myanmar

Makam Dijaga Ketat; Langgar Aturan, Nyawa Jadi Taruhan Pandangan publik terhadap bandar narkoba tidak akan jauh berbeda dengan penjahat lainnya. Tetapi, itu tidak berlaku untuk Khun Sa. Bandar opium yang paling kaya di Myanmar tersebut malah diagungkan bak seorang raja oleh pengikutnya.

Laporan Narendra P.,- Diar C., YANGON SEPANJANG tiga dasawarsa silam, nama Khun Sa menjadi salah satu sosok paling terkenal di Burma, sebutan lama Myanmar. Dahulu, dia dikenal sebagai raja perdagangan opium di Myanmar, khususnya di kawasan Segitiga Emas. Selain itu, pada zamannya, Khun Sa pernah menjadi pemimpin Shan United http://www.radarlampung.co.id

Army dan Mong Tai Army. Jalur perdagangannya bukan hanya seantero Myanmar ataupun negara-negara di sekitarnya, terutama di kawasan Semenanjung Indochina seperti Thailand, Laos, Kamboja, atau Vietnam. Beberapa negara di luar Semenanjung Indochina seperti Australia hingga Amerika Serikat

FOTO DIAR CHANDRA/JPNN

DIAWASI KETAT: Lokasi perabuan Khun Sa di kompleks Yayway Cemetery, South Okkalapa, Yangon.

(AS) pun pernah jadi jujukannya. Daerah Mae Hong Son di perbatasan Thailand dengan Myanmar menjadi kekuasaan Khun Sa. Kekuatannya sebagai bandar opium mulai terganggu begitu dia dituduh Pengadilan New York, AS, mengimpor 1.000 ton heroin pada 1989. Khun Sa pun masuk dalam target buruan pemerintah AS. Sampai-sampai, Pengadilan Negeri Paman Sam itu mengeluarkan sayembara bahwa mereka siap memberikan hadiah USD2 juta bagi siapa pun yang bisa menangkap Khun Sa. Jumlah yang sangat besar pada zamannya. Baca MAKAM Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.