Satu untuk Semua
SENIN, 10 FEBRUARI 2014
28 HALAMAN/Rp3.000
Merasa Sering Dizalimi Media BENGKULU – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali curhat tentang dirinya yang merasa sering dizalimi oleh media. Kali ini, curhat tersebut disampaikan orang nomor 1 RI itu dalam acara puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2014 di Bengkulu kemarin. Di sela-sela pidatonya, SBY mengatakan bahwa selama sepuluh tahun masa jabatannya, ia merasa pers sering sinis serta kurang ber-
sahabat padanya dan keluarga. “Pers sering cynical dan kurang bersahabat. Tiada hari tanpa pergunjingan serta kritikan tentang saya dan keluarga,” katanya. SBY sendiri pernah beberapa kali mengeluhkan hal yang sama. Pada Oktober 2013, misalnya. Dia mengatakan, sering digebuki oleh pers dalam sambutannya ketika temu kader Partai Demokrat. Kendati demikian, lanjutnya, situasi itu justru membuatnya bertahan. Ia mengaku, di balik setiap kritikan ada juga jasa pers yang begitu besar. Sebab, dengan kritikan itu, ia bisa selalu introspeksi diri. Selain itu, kondisi tersebut pun dapat dijadikannya sebagai ajang pembuktian diri untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan yang ia miliki. Sebab, menurutnya, masih banyak penguasa yang masih menggunakan kekuasaannya untuk menekan pers jika tak suka dengan pemberitaan tentangnya. Tak hanya menyampaikan rasa terima kasihnya karena itu, dalam kesempatan tersebut SBY juga berterima kasih karena dianu-
gerahi gelar Sahabat Pers dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ia mengaku bahagia dan berjanji akan terus menjadi sahabat pers. Acara puncak HPN 2014 sendiri dihadiri oleh beberapa menteri Kabinet Bersatu Jilid II dan beberapa kader Partai Demokrat. Terlihat Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa; Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh; Dino Pati Djalal; serta beberapa orang lainnya datang bersama rombongan presiden. Ditemui usai acara, M. Nuh mengatakan bahwa dari beberapa kali ia menghadiri perayaan HPN, tahun ini merupakan perayaan paling berkesan. Pasalnya, acara HPN kali ini diselenggarakan di salah satu peninggalan sejarah. Yakni Benteng Marlborough, Bengkulu. Kesempatan ini, menurutnya, dapat sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia memiliki peninggalan sejarah yang sangat banyak. “Sehingga masyarakat ingat untuk kembali melestarikan peninggalan sejarah yang ada. Sebab, salah satu kunci untuk maju adalah dengan mengingat sejarah,” ungkapnya. (jpnn/p4/c2/fik)
CURHAT: Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pada acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-68 di Bengkulu kemarin (9/2). FOTO: MASRIYADI/JPNN
Pemerintah Tak Serius SOAL PENGUMUMAN HONORER K2 YANG MOLOR HAMPIR SEMINGGU
MULTIBUDAYA
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah memberikan restu supaya keputusan pengangkatan CPNS dari kelompok tenaga honorer kategori dua (K2) diumumkan. Titah orang nomor satu di Republik Indonesia ini keluar pada Kamis (6/2). Tapi, Kementerian Pendayagunaan
Penari membawakan tarian khas Sulawesi Selatan pada pawai Cap Go Meh di Kampung Pecinan Makassar, Jalan Sulawesi, Makassar, kemarin (9/2). Cap Go Meh yang diikuti ribuan peserta dari 13 kelenteng dan 10 kelompok budaya di Sulsel ini merupakan puncak acara perayaan tahun baru Imlek 2565.
Singapura–Indonesia di Ambang Keretakan
FOTO MUHAMMAD IDHAM AMA/JPNN
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tidak kunjung mengumumkannya. Kabar terbaru, Kemenpan RB akan mengumumkan kelulusan honorer K2 menjadi CPNS hari ini (10/2). Tapi, belum semua instansi diumumkan hari ini. Meski begitu, hingga tadi malam
belum ada pengumuman resmi di website kementerian yang mengurusi abdi negara itu. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kemenpan RB Herman Suryatman saat dihu-
PEMBUANGAN PASIEN
Polresta Bidik Pejabat RSUDDT POLRESTA Bandarlampung terus berupaya mendalami perkara dugaan pembuangan pasien Suparman alias Mbah Edi (63) pada 20 Januari 2014. Setelah menahan delapan tersangka, sepertinya para penyidik Polresta Bandarlampung belum merasa puas. Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dery Agung Wijaya mengaku, pihaknya akan memanggil beberapa saksi lagi untuk dimintai keterangan seputar kasus pembuangan hingga pasien meninggal dunia itu. “Kami terus memanggil saksi lagi untuk melengkapi proses penyelidikan. Dalam minggu-minggu ini, kami akan panggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandarlampung dr. Indrasari Aulia sebagai saksi,” kata Dery kemarin (9/2). Pemanggilan itu, sambung Dery, berguna untuk mengetahui secara rinci prosedur di rumah sakit pelat merah tersebut dalam merujuk pasien. “Yang pasti seputar terbuangnya pasien itulah. Kami tidak bisa membeberkan karena kami takut dia (Indrasari, Red) akan berkilah dan menghilangkan barang bukti,” ujarnya. Disinggung kemungkinan adanya penambahan tersangka lain dalam kasus itu, mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan, ini belum dapat memastikan.
Baca POLRESTA Hal. 4
HIKMAHANTO JUWANA Guru Besar Hukum Internasional UI
JAKARTA – Ketegasan pemerintah Indonesia soal penamaan KRI Usman Harun makin membuat Singapura ngambek. Karena surat protes tidak digubris, pemerintah Singapura menunjukkan kedongkolan dengan membatalkan undangan bilateral pertahanan dengan Indonesia secara sepihak.
Sebaiknya pemerintah segera melokalisasi permasalahan ini agar tidak merembet menjadi ketegangan antarrakyat dan pelaku usaha kedua negara
Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin yang sedianya datang ke Singapura besok (11/2) dalam rangka memenuhi undangan Menhan Singapura, urung berangkat. Undangan dialog bilateral dan menyaksikan pagelaran Singapore Airshow 2014 dibatalkan secara sepihak oleh Singapura. Atase Pertahanan Indo-
nesia di Singapura memastikan pembatalan itu. Pembatalan undangan sepihak juga dilakukan terhadap TNI. Panglima TNI beserta para kepala staf angkatan juga tidak jadi hadir di Singapura. Mereka awalnya dijadwalkan berada di Singapura Baca SINGAPURA Hal. 4
bungi kemarin mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk segera mengumumkan ketetapan kelulusan CPNS dari kelompok honorer K2. Dia mengatakan, alasan keterlambatan selama ini adalah urusan teknis. “Sebenarnya data sudah siap,” ujar Herman kemarin.
Dia mengatakan, data yang sudah siap itu selanjutnya diunggah ke website Kemenpan RB. Tapi, sebelum diunggah, data itu harus dikonversi dahulu dalam format PDF. Sehingga tidak bisa diotak-atik oleh oknum Baca PEMERINTAH Hal. 4
MANUFACTURING HOPE 115
Pisang Mulai Diekspor, Jambu Citra Menyusul TANYALAH tentang pisang, pepaya, atau jambu citra kepada Dirut PTPN VIII Dadi Sunardi. Dia akan menjawab dengan gaya seorang marketing perusahaan buah. Kini dia sudah menguasai secara detail persoalan buah tropis. Sama dengan kalau Anda bertanya tentang semen kepada Dirut PT Semen Indonesia Dwi Soetjipto yang sejak membeli pabrik semen di Hanoi dia punya nama Vietnam Vu Van Qui. Begitulah, sudah kian banyak Dirut BUMN yang menguasai persoalan detail bidang usaha masing-masing. Mungkin sudah lebih 80 persen yang seperti Baca PISANG Hal. 4
DAHLAN ISKAN Menneg BUMN
Menyaksikan The 65th Sapporo Snow Festival di Pulau Hokkaido, Jepang
Gunakan Ribuan Ton Salju, Libatkan Ribuan Tentara
FOTO TOMY C. GUTOMO/JPNN
datang untuk menyaksikan Festival Salju yang diadakan di boulevard sepanjang 1,5 km itu. Menurut Saori Komuro, senior staff promotion department Hokkaido Tourism Organization, setiap musim dingin tiba, banyak warga Jepang memanfaatkannya untuk berlibur ke Hokkaido. Dari seluruh pengunjung, 60 persen merupakan warga Jepang. Sisanya dari berbagai negara. Yang terbanyak dari Hongkong, Tiongkok, Taiwan, dan Korea. “Makanya, hotel di Sapporo sekarang ini penuh semua. Itu di-booking sejak jauh-jauh hari,” ujar Saori.
TIDAK MAU KETINGGALAN: Para lansia berpose di depan miniatur es Tomb of Itmad-Ud-Daula, bangunan makam bersejarah di India.
Baca GUNAKAN Hal. 4
Setiap musim dingin, Pulau Hokkaido, Jepang, selalu ramai dikunjungi wisatawan. Salah satu daya tariknya adalah Festival Salju di Kota Sapporo yang tahun ini merupakan perhelatan ke-65. Laporan Tomy C. Gutomo, SAPPORO SELAMA sepekan, Odori Park menjadi tempat paling ramai di Sapporo, kota terbesar di Pulau Hokkaido, tepatnya pada 5–11 Februari 2014. Setiap tahun tidak kurang dari 2,6 juta wisatawan
www.radarlampung .co.id
Ingin Berlangganan, Hubungi: (0721) 782306 - 7410327