RADAR LAMPUNG | Senin, 11 Agustus 2014

Page 1

SSatu atu uuntuk ntuk Semua Semua

SENIN, SENIN S SEN EN NIN, IN 11 IN 1 AG A AGUST AGUSTUS GUST USTUS US U STUS US 2 20 201 2014 01 0 14

36 HALAMAN HAL ALAM AMAN A

Agung Laksono Cs Melawan Muncul Kabar Rencana Pendudukan Kantor DPP JAKARTA – Pemecatan DPP Partai Golkar terhadap sejumlah pengurus, termasuk Wakil Ketua Umum DPP Agung Laksono, menuai perlawanan. Banyak kader partai beringin menilai langkah itu sebagai tanda memudarnya demokrasi. Anggota Partai Golkar yang juga dipecat, Poempida Hidayatullah, melihat otoritarianisme elite Partai Golkar semakin kental. Itu terlihat dari ancaman yang bertubi-tubi kepada pihakpihak yang berbeda

dengan orientasi politik DPP selama ini. Yang paling terakhir adalah pemecatan Agung Laksono, Jumat (8/8) malam. ’’Semua pengurus daerah pun terancam dibekukan apabila menyuarakan atau mendorong munas diselenggarakan pada Oktober 2014,’’ ujar Poempida. Dia tidak habis pikir dengan sikap Partai Golkar yang begitu mundur. Perilaku para elite dinilainya tidak bisa bermain politik secara cerdas. ’’Jika masalah seperti ini dibiarkan oleh segenap kader Golkar, partai ini akan semakin mundur,’’ katanya mengingatkan. Baca AGUNG Hal. 7

ILUSTRASI HANDOKO/RADAR LAMPUNG

Cukong Pembunuh Masih Bebas KOTAAGUNG – Kepolisian Resort Tang gamus terus mendalami keterangan delapan tersangka pembunuh Bendahara Inspektorat Tanggamus Ispandi dan keluarganya. Namun, penyidik belum berhasil menangkap satu eksekutor berinisial Y yang masih berstatus sebagai pegawai harian lepas (PHL) di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

eksekutor diminta menyerahkan diri Tidak hanya itu. Siapa cukong pengguna jasa pembunuh bayaran itu juga belum terungkap. Diketahui, dugaan pembunuh bayaran sebelumnya dilontarkan Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko baru-baru ini. Karena itu, ia terus memantau per-

UANG NIKAH

Sudah Masuk Gratifikasi JUMLAH acara pernikahan mulai meningkat tajam hingga menjelang Idul Adha nanti. Memasuki musim nikah ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan seluruh petugas pencatat nikah (penghulu) diimbau mematuhi aturan baru biaya pencatatan nikah. Sehingga tidak terseret perkara gratifikasi. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Mochammad Jasin menuturkan, aturan pencatatan nikah berlaku per 7 Juli 2014. Baca SUDAH Hal. 7

kembangan kasus yang menggegerkan masyarakat Lampung ini. Sementara terkait hasil penyidikan delapan tersangka, Kapolres Tanggamus AKBP Adrie Effendi menjamin kasus ini menjadi prioritasnya untuk diungkap.

Ia juga mengakui, pendalaman kasus ini tidak hanya fokus pada kriminal murni. ’’Kami sudah memeriksa adanya dugaan lain selain kriminal murni, meski bukti belum mengarah pada tin-

dak kriminal lain. Tapi, tidak lantas menghentikan proses penyelidikan,’’ ujar Adrie. Dia meminta Y, eksekutor yang berhasil kabur, lebih baik menyerahkan diri. ’’Kini kepolisian tinggal menyisir ke daerah yang diduga

tempat ia tinggal. Untuk keluarganya, kita minta agar kooperatif,’’ katanya. Terpisah, Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil menangkap para pelaku pembunuhan anak buahnya. ’’Alhamdulillah, aparat telah berhasil menangkap pelaku. Kalau kita baca dari ulasan surat kabar, Baca CUKONG Hal. 7

Petinggi JAT Ditangkap

PARA PEJUANG Para pejuang Kurdi Peshmerga ketika di Makhmur, sekitar 280 kilometer utara ibu kota Baghdad, selama bentrokan dengan militan Islamic State (IS).

Amerika Gempur Iraq, Lampung Tolak ISIS JAKARTA - Mabes Polri kembali menangkap satu orang terduga terorisme dan isu Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Yakni Ketua Harian Jamaah Anshorut

Tauhid (JAT) Afif Abdul Majid. Dia terlibat pendanaan aksi teror dan diduga menjadi sumber dana Baca PETINGGI Hal. 7

FOTO AFP

ELPIJI 3 KG DIPERKETAT KONSUMEN MENENGAH KE ATAS LATAH MIGRASI FOTO SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU/JPNN

MERIAH Wonosobo Costume Carnival 2014 berlangsung meriah kemarin (10/8). Ajang tahunan dalam rangka peringatan Hari Jadi Wonosobo Ke-189 ini mampu menyedot perhatian ribuan penonton.

JAKARTA - Rencana kenaikan harga elpiji 12 kilogram yang kembali mencuat membuat berbagai spekulasi dampak yang ditimbulkan. Salah satunya, berpindahnya konsumen menengah ke atas ke elpiji 3 kg. Untuk mengatasi hal ini, solusi yang tercetus adalah menutup penyaluran

elpiji bersubsidi itu di kalangan ngan masyarakat. Anggota Komite Badan n Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim mengatakan, rencana kenaikan elpiji 12 kg memang tak

terhindarkan. Pasalnya, komposisi bahan baku yang harus diimpor semakin besar. Sedangkan produk elpiji 12 kg diperuntukkan untuk konsumen yang mampu. ’’Siapa yang mau m

rugi untuk menjual produk yang bahan bakunya diimpor,’’ ungkapnya saat dihubungi Jawa Pos (grup Radar Lampung) kemarin (10/8). Karena itu, dia menilai rencana tersebut memang perlu dilakukan. Dia pun mengaku tak khawatir soal dampakBaca ELPIJI Hal. 7

MANUFACTURING HOPE

Gerak Gerbong Mandalika Menuju Toba SABTU kemarin, sehari penuh, saya praktis mengelilingi Pulau Lombok. Dari Mataram di barat, Gili Trawangan di utara, lokasi PLTU baru di timur, pembangkit hidro di tengah, tengah dan menjelang senja tiba di d Lombok Selatan: rapat dimulainya mu proyek Mandalika. IIndonesia Tourism Deve lo lopment Corporation (ITDC), BUMN yang me(IT ngelola BTDC Nusa Dua, n Bali, itu mendapat tugas B membuat ”Nusa Dua m Baru” yang lebih besar di Ba Lombok Selatan. Luasnya Lom 1.200 hektare. Empat kali lebih luas dari da Nusa Dua. Namanya: Mandalika. Mandalik Oleh: Dahlan Iskan MENTERI BUMN http://www.radarlampung.co.id

Baca B GERAK Hal. 7

Djoko Priyanto, Pelestari Bela Diri Pedang Asli Jepang di Indonesia

Tiap Pagi Ayunkan Pedang 100 Kali, Tak Kenal Istilah Menguasai Bukan hanya restoran, seni bela diri Jepang juga makin diminati di Indonesia. Salah seorang peminatnya adalah pengusaha dari Klaten, Djoko Priyanto. Berbekal latihan selama sebelas tahun di Fukuoka, Jepang, dia berupaya mengembalikan bela diri itu pada pakem aslinya.

Laporan Bayu Putra, JAKARTA KUNCI ilmu pedang adalah kesabaran. Hal itulah yang ditekankan sejak awal oleh Djoko Priyanto kepada murid-muridnya. Latihan kesabaran

FOTO BAYU PUTRA/JPNN

MELATIH: Djoko Priyanto saat melatih murid-muridnya bela diri pedang Jepang.

itu tampak jelas di sebuah dojo milik Dandenma Mabes TNI Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan, Sabtu (9/8). Dia melatih tujuh muridnya, termasuk Ivan, dalam gerakan lambat. Gerakan-gerakan yang diajarkan tidak disengaja dalam tempo lambat, melainkan karena gerakannya memang harus lambat demi menjaga keseimbangan tubuh. Misalnya, gerakan bangkit dari duduk hingga saat mencabut pedang. Bangkit dari posisi duduk bersimpuh ternyata bukan perkara mudah. Ketika bangkit dari duduk, posisi tubuh bagian atas harus tetap tegak lurus, bukan condong ke depan. Tolok ukurnya adalah rasa nyeri di bagian paha. Baca TIAP Hal. 7 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.