RADAR LAMPUNG | Rabu, 11 Desember 2013

Page 1

RABU, RAB ABU, U, 11 DESEMBER DESEMB DES EMBER ER 2013 2013

28 HALAMAN/Rp3.000,HAL A AM AMAN AN/R Rp3 p .0 000 00,--

SSatu atu uuntuk ntuk Semua Semua

MISSIONE IMPOSSIBILE NAPLES - Grup F Liga Champions 2013-2014 pantas disebut sebagai pool neraka. Sebab hingga matchday terakhir, tidak ada satu pun tim yang sudah memastikan diri lolos ke fase 16 besar. Padahal di tujuh grup lainnya, minimal ada satu tim yang sudah memastikan melaju ke fase knockout. Dini hari nanti, empat tim akan memainkan partai pamungkas dan jelas paling krusial. Tiga tim: Arsenal, Borussia Dortmund, dan Napoli akan bertarung habis-habisan untuk memperebutkan jatah dua tiket. Napoli akan menjamu Arsenal di San Paolo (siaran langsung Nex

Media pukul 02.45 WIB). Sementara itu, Dortmund akan bertandang ke Stade Velodrome, kandang tim Prancis yang sudah pasti tersingkir Olympique Marseille. Partenopei –julukan Napoli– menjadi tim yang paling kecil peluangnya untuk melangkah. Runner-up Serie A musim lalu itu tidak hanya harus menang atas Arsenal. Lebih dari itu, Napoli wajib mengatasi The Gunners Baca MISSIONE Hal. 4

Sabtu, Hasil Tes CPNSD Diumumkan BANDARLAMPUNG – Tarik-ulur mengenai pengumuman hasil tes calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) 2013 segera berakhir. Jika tidak ada aral melintang, pemerintah pusat bakal mengirim hasil tes lusa (13/12). Namun, hasil tes baru sebatas pelamar umum. Sedangkan untuk honorer kategori dua (K2) rencananya baru dikirim pada 20 Desember.

Kabar gembira ini diungkapkan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Suwardi saat dikonfirmasi Radar Lampung via telepon genggamnya kemarin (10/12). Dengan kondisi ini, pelamar umum sedikit diuntungkan.

’’Mudah-mudahan tidak meleset lagi. Untuk pelamar umum, hasil tes akan kami kirim ke daerah pada 13 Desember. Untuk K2 belum begitu pasti. Tetapi sekitar tanggal 20 (Desember). Sebab dari penjadwalan yang ada, untuk K2 akan diumumkan pada 21 Desember,” ujarnya.

Kendati demikian, belum ada penegasan apakah pengumuman akan dipisah atau dibarengkan. ’’Sementara ini, keputusan diserahkan kepada pemerintah daerah kapan mereka sanggup mengumumkannya. Tugas kami adalah menyampaikan draf pengumumannya,” terang dia. Baca SABTU Hal. 4

Tragedi Bintaro II, Polri Gandeng KNKT FOTO DONI K./JPNN

LEWATI JEMBATAN RUSAK Dua bocah SD nekat melintasi Jembatan Gantung Jati yang rusak di Kampung Salapajang, Desa Cigoong, Kecamatan Cikulur, Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kemarin. Meski sudah dilarang karena demi keselamatan, warga dan sejumlah bocah masih banyak yang nekat melintas untuk mempersingkat jarak tempuh.

JAKARTA - Mabes Polri menyatakan siap menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan maut yang melibatkan commuter line KA 1113 jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki BBM PT Pertamina di perlintasan rel kereta api Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12). Kepala Biro Penerangan MaMa

syarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengaku pihaknya tidak dapat menyelidiki kasus kecelakaan kereta api yang mengulang tragedi Bintaro 26 tahun lalu itu. Menurut dia, sistem perkeretaapian memiliki dasar hukum yang berbeda dibandingkan sistem moda transportasi lainnya. ’’Sistem perkeretaapian itu diatur dalam Undang-Undang

FOTO FERY PRADOLO/JPNN

Baca TRAGEDI Hal. 4

PERBAIKI JALUR: Sejumlah petugas PT KAI memperbaiki jalur perlintasan kereta api di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, kemarin (10/12).

GEDUNG FISIP MANGKRAK

Empat Peluru untuk Eksekutor Mahasiswa

Dewan Ikut Prihatin MANGKRAKNYA pembangunan tiga gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) turut mengundang keprihatinan kalangan DPRD Lampung. Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung Abdullah Fadri Auly mengaku heran dengan kondisi tiga gedung FISIP Unila yang hingga saat ini belum selesai. ’’Iya, kok bisa nggak selesai gitu ya? Seharusnya pembangunan itu sudah selesai dan bisa dimanfaatkan mahasiswa. Sudah tiga tahun lho gedung itu nggak selesai. Bagaimana mahasiswa bisa melakukan proses belajar-

BANDARLAMPUNG – Tragedi penembakan Anggiat Kristian Lumbantoruan (22), mahasiswa Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), pada Kamis (5/12) lalu benar-benar menjadi atensi Polresta Bandarlampung. Buktinya hanya dalam kurun empat hari, DILUMPUHKAN: Topan (menggunakan sebo) dipapah petugas Satreskrim Polresta Bandarlampung kemarin. Dia diduga kuat sebagai eksekutor mahasiswa Unila, Anggiat.

aparat berhasil membekuk pelaku. Adalah Topan Setio Hadi (27) yang diduga sebagai eksekutor penembakan yang menyebabkan Anggiat tewas. Dia dilumpuhkan tim gabungan Polresta Bandarlampung di kediamannya di Desa Tebing, Labuhanmaringgai, Lampung Timur, kemarin (10/12) sekitar pukul 05.00 WIB. Setidaknya empat peluru disarangkan petugas di kaki kanan dan kiri Topan. Baca EMPAT Hal. 4

FOTO AJI SAKTIYANTO

Baca DEWAN Hal. 4

Firmansyah, Alumnus Sekolah Penerbangan yang Sukses Jadi Pakar Kopi

Buka Klinik Kopi untuk Ajari Pengunjung Menikmati Tak banyak orang seperti Firmansyah. Saking cintanya kepada kopi, dia membuka klinik kopi yang mengedukasi peminumnya bagaimana berinteraksi antarsesama penggemar kopi. Menariknya, klinik itu tidak ber-AC, tidak menyediakan gula, dan tidak boleh ada asap rokok.

kopi Wamena. ’’Saya memang tidak bisa mengubah Anda jadi peminum kopi. Tetapi, saya bisa membuat kopi yang bakal membuat Anda menjadi rileks,” ujar Pepeng kepada pengunjung itu. Dia lalu meracik kopi jenis full french roast (merujuk kadar kematangan biji kopi saat digoreng). ’’Kopi ini paling enak dinikmati tak lebih dari sepuluh menit. Begitu suhunya tinggal 40 derajat, rasanya akan pahit sekali dan tak begitu enak dinikmati,” katanya. Beberapa pengunjung, termasuk Jawa Pos (grup Radar Lampung), yang penasaran dengan klinik kopi Pepeng dibuat melongo melihat lajang 34 tahun itu beraksi. Begitu kopi Wamena selesai diracik dan disajikan di cangkir, pengunjung diminta mencium

Laporan Kardono S., JOGJAKARTA FIRMANSYAH mendapat tantangan berat pada Jumat sore lalu (6/12) di klinik kopinya di kawasan Gejayan, Jogjakarta. Dia diminta membuat seorang pengunjung yang tidak suka minum kopi jadi tertarik minum racikannya. Setelah berpikir sejenak, Pepeng –panggilan Firmansyah– meraih stoples berisi http://www.radarlampung.co.id

FOTO KARDONO S./JPNN

KENIKMATAN SEJATI: Pepeng sedang mengolah kopi pesanan tamunya.

Baca BUKA Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.