RADAR LAMPUNG | Senin, 13 Januari 2014

Page 1

Satu untuk Semua

SENIN, 13 JANUARI 2014

28 HALAMAN/Rp3.000,-

Badai Hantui Kota BANDARLAMPUNG – Badai dengan kecepatan 40 kilometer per jam masih menghantui Kota Bandarlampung. Bencana alam ini memicu banjir dan menumbangkan banyak pohon besar. Masih Mengancam Meski tidak ada Seminggu ke Depan korban jiwa, warga masih trauma. Sebab, musibah serupa baru saja terjadi pada Selasa (7/1) yang mengakibatkan 1 orang tewas dan 11 orang luka. Badai yang terjadi pukul 15.00 WIB kemarin (12/1) mengakibatkan beberapa pohon dan papan reklame roboh. Di antaranya reklame produk rokok di Jl. Yos Sudarso, Panjang, yang menimpa Bus Rapid Transit (BRT) jurusan Rajabasa–Panjang. Tidak hanya itu. Pohon tumbang juga terjadi di Jl. Dr. Warsito, Telukbetung Utara, tepatnya di dalam pemakaman yang sering disebut Baca BADAI Hal. 4

FOTO AJI SAKTIYANTO/RADAR LAMPUNG

AWAS!: Hujan disertai angin kencang merobohkan baliho di Jl. Yos Sudarso, Panjang, Bandarlampung, dan menimpa bus yang sedang parkir. Badai ini akan terjadi selama seminggu ke depan.

Siap-Siap, Juli Tes CPNS Lagi JAKARTA – Kabar gembira untuk pelamar yang tidak lulus pada tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013. Siapkan diri sejak sekarang. Sebab, rekrutmen CPNS kembali akan dibuka pada Juli 2014. Kepastian ini diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Pemda Diminta Tingkatkan Kemampuan Putra Daerah Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar. ’’Tes CPNS akan dilangsungkan pada Juni atau Juli 2014, sehingga masih ada waktu sekitar empat bulan untuk belajar lagi,’’ katanya

di Jakarta kemarin (12/1). Adapun untuk tenaga honorer kategori dua (K2) yang tidak memenuhi passing grade, pemerintah kabupaten/ kota diminta bijak dalam mem-

perlakukan mereka. ’’Yang pasti, sudah tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer. Kalau pemerintah daerah (pemda) masih membutuhkan tenaganya, sebaiknya

diikat dalam bentuk kontrak,’’ ujarnya. Dia pun mengajak pemda agar membantu para pemuda yang akan mengikuti seleksi CPNS dengan

WNI DI THAILAND

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

MENANGGAPI rencana government shutdown yang akan dilakukan hari ini (13/1) di Thailand, warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana diminta tidak menggunakan atribut atau pakaian berwarna merah atau kuning. Hal itu disampaikan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok guna melindungi keselamatan mereka di Thailand. Pasalnya, kedua warna itu merupakan simbol dari dua kubu yang bertikai. Kubu warna kuning merupakan kelompok pro-oposisi antipemerintah Thailand. Mereka berencana melakukan demo besar-besaran pada hari ini.

Oleh DAHLAN ISKAN

Menteri BUMN

Baca LARANG Hal. 4

FOTO JPNN

Muslim Wajib Nyoblos! KECENDERUNGAN masyarakat tidak mengeluarkan suaranya (golput) ketika pemilihan umum (pemilu) akhirnya direspons Majelis Ulama Indonesia (MUI). Induk organisasi keagamaan Islam itu mewajibkan masyarakat untuk mencoblos atau mengeluarkan hak suara politiknya dalam Amidhan Pemilu 2014 ini. Ketua MUI Amidhan menuturkan, sampai sekarang belum ada komunikasi intensif antara pihaknya dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai persoalan golput Baca MUSLIM Hal. 4

Baca SIAP-SIAP Hal. 4

MANUFACTURING HOPE

Larang Berbaju Merah–Kuning

POLITIKA

mengoordinasi bimbingan belajar. Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para pemuda dalam mengerjakan soal-soal tes CPNS sehingga bisa bersaing dengan peserta dari luar daerah.

PROTES: Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, masih memprotes penahan Anas. Jika tetap bertahan pada keputusannya, KPK menilai nasib Anas makin sulit.

Lawyer Bikin Anas Kian Sulit JAKARTA – Usai menahan Anas Urbaningrum, hingga kemarin (12/1) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga memintai keterangan suami Athiyyah Laila itu sebagai tersangka. Namun, KPK sudah mengambil sikap, mau didampingi pengacara atau tidak, pemeriksaan Anas sudah pasti dilaksanakan. Jubir KPK Johan Budi S.P. mengatakan, penyidik dipastikan menghormati hak-hak Anas selaku tersangka. Salah satunya, terkait perlunya kuasa hukum untuk mendampingi. Kalau pengacara masih enggan datang karena masih menganggap KPK melakukan kesalahan

pada penyusunan surat perintah penyidikan (sprindik), yang rugi adalah Anas. ’’KPK tidak mengejar pengakuan tersangka. Saat diperiksa yang bersangkutan juga diam saja, itu juga hak yang bersangkutan (Anas, Red),’’ kata Johan. KPK selama ini memang biasa menghadapi tersangka yang tidak mau buka mulut saat diperiksa. Tapi, itu tidak menjadi jalan buntu karena penyidik bisa mendapatkan keterangan dari saksi, dokumen, hingga penggeledahan. Baca LAWYER Hal. 4

KITA belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan dalam acara yang biasanya dihadiri hadiri 5.000 wirausaha aha muda, kita baru ru tahu siapa dia. a. Tiap tahun,, Bank Mandiri memang mengadakan lomba wirausaha untuk anak muda. Juaranya selalu u hebat. ”Saya juara ara tahun lalu, Pak,” ujar Adi Widjaja aja saat menyalami saya di sebuah desa di Purwodadi, Jawa Tengah. Saya memang ke Desa Krangganrejo ngganrejo untuk bertemu warga rga di situ. Desa ini dekat stasiun yang akan dirancang ng untuk disinggahi

kereta api (KA) kelak. Sekarang ini stasiun yang dulu tidak disinggahi KA itu sedang dibangun dan sudah terlihat gagahnya. Adi datang ke Krangganrejo dengan membawa dua bungkus plastik kedelai. Satu Sa bungkus berisi kedelai impor dari Amerika Serikat. Ser Satunya lagi berisi kedelai hasil tanamannya sendiri tanaman yang d dibiayai dari hadiah Rp1 miliar yang d dia dapat dari Bank Mandiri. Ban Adi ingin agar A saya melihat sendiri bahwa kedelai hasil tanadela mannya n lebih bagus d daripada kedelai Amerika. A Waktu ikut llomba lo o di Bank Mandiri dulu, Adi memang Baca DENGAN Hal. 4

Irama Nusantara, Gerakan Independen Pelestarian Musik Indonesia

Paling Sulit Digitalkan Piringan Hitam Berbahann Shellac Shellac

FOTO JPNN

JADUL: Empat dari enam inisiator berdirinya Irama Nusantara; Chris Priyonugroho (kiri), David Tarigan, Dian Onno, Alvin Yunata, dan Norman Rumahorbo.

Sulit menemukan lagu hit Dara Puspita atau grup musik lain yang berjaya pada era 70-an? Lewat kreativitas sejumlah anak muda, lahir gerakan melestarikan lagulagu itu dalam sebuah pengarsipan digital bertajuk Irama Nusantara. http://www.radarlampung.co.id

Laporan Gunawan Sutanto, JAKARTA SEJUMLAH cover lagu zaman baheula terpajang di laman IramaNusantara.org. Di salah satu bagian website ada menu ”Pilihan Editor”. Di dalamnya ada album lagu sejumlah penyanyi. Baca PALING Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.