13 MEI 2018
20 HALAMAN /Rp4.000.-
Minggu
AHY Dekati Generasi Milenial
KAMPANYE AKBAR SBY dan AHY saat menjadi jurkam pada kampanye akbar paslon petahana M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri di Lapangan Mulyojati 16C, Kota Metro, kemarin. Sementara, paslon lain juga menggelar kampanye serupa di lokasi terpisah.
KEDATANGAN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Lampung tak hanya menjadi juru kampanye pasangan calon nomor urut 1 M. Ridho Ficardo-Bachtar Basri semata. Kemarin (12/5), AHY juga menyempatkan diri mendatangi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Universitas Lampung (Unila).
FOTO-FOTO TIM PEMENANGAN CALON FOR RADAR LAMPUNG
Baca AHY Hal. 4
Partai Demokrat Unjuk Gigi SBY dan AHY Turun Gunung Hadiri Kampanye Akbar di Metro METRO – Pasangan nomor urut 1 M. Ridho FicardoBachtiar Basri yang selama ini terkesan sepi dari kegiatan,
diam-diam menyiapkan kejutan besar. Tidak tanggung-tanggung, paslon ini langsung menghadirkan
POLITIKA
NasDem Memanggil Bacaleg Tanpa Mahar halaman
halaman
ngajak masyarakat Kota Metro untuk mencoblos paslon nomor urut 1 tersebut. “Saya datang ke Lampung dengan satu tujuan, yaitu mengajak saudara-saudaraku untuk memilih pasangan Ridho-
Bachtiar. Karena beliau ini pemimpin yang sudah terbukti bisa memimpin dan sayang dengan rakyatnya. Pemimpin ini yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Lampung. Pasangan
ini terbukti pasti bisa memimpin Lampung untuk lima tahun ke depan,” ujar mantan Presiden RI ini di hadapan ribuan massa yang hadir. Baca PARTAI Hal. 4
Ibu Relakan Nyawa Demi Keselamatan Buah Hatinya Kecelakaan Maut di Jalur Surabaya-Solo
2
Lima unit bus pariwisata Agam Tunggal Jaya berjalan beriringan dari arah Surabaya menuju ke Jogjakarta Bus yang mengangkut mahasiswa Universitas Sanatadarma Jogjakarta mulai terpisah saat masuk wilayah Nganjuk. Setibanya di Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, bus pariwisata bernopol AE 7262 UP berjalan dari arah timur menuju ke barat Di saat bersamaan, dari arah barat muncul bus PO Mira bernopol S 7217 US yang melaju dengan kecepatan tinggi Meski kondisi jalan menikung, bus Mira nekat mendahului kendaraan di depannya Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan antara bus PO Mira dan bus pariwisata Agam Tunggal Jaya tak terhindarkan Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang meninggal dunia, tujuh mengalami luka-luka Bus PO Mira rusak bagian samping kanan dan kaca pecah. Sedangkan bus Agam Tunggal Jaya rusak bagian depan kanan dan kaca depan pecah
POLITIKA
Awas, Sanksi Menanti !
Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku
Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) selaku juru kampanye pada kampanye akbar di Lapangan Mulyojati, Kota Metro, kemarin (12/5). Pada acara itu, SBY me-
24
Menanti Jurus Baru Mahathir VIDEO penemuan harta karun Najib Razak beredar luas: timbunan uang, perhiasan, emas-berlian dan warkat-warkat. Yang melihat pun geleng-geleng kepala. Saking kagumnya. ”Itu hoax,” tulis teman Malaysia saya lewat WA. ”Masak harta Najib cuma segitu hahaha,” tambahnya. Jadi, video itu tidak benar? ”Video itu benar. Tapi sudah lama. Oleh: DAHLAN ISKAN Itu video dalam kasus lain di Sabah,” katanya. ”Kalau mau dibongkar harta Najib bisa 1.000 kalinya hahaha,” tambahnya lagi. Baca MENANTI Hal. 4
TELAN KORBAN Bus Agam Tunggal Jaya yang terguling baru berhasil dievakuasi kemarin siang. Sementara Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta (tiga dari kanan) menjenguk korban bus nahas David Ruswantoro dan Davi Alrisqullah di unit gawat darurat RSUD Kertosono.
FOTO REKIAN/JPG
Sopir Bus Ugal-ugalan, Tiga Nyawa Melayang NGANJUK - Kenekatan sopir bus PO Mira Rizki Budi Wicaksono (30), mendahului kendaraan di depannya saat melintas di tikungan Dusun Klinter, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, kemarin pagi berakibat fatal. Tiga penumpang bus jurusan Jogjakarta-Surabaya bernopol S 7217 US itu meninggal dunia di tempat ke-
jadian. Tujuh penumpang lainnya luka-luka setelah bertabrakan dengan bus pariwisata Adam Tunggal Jaya. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 05.00, kemarin. Menurut keterangan beberapa saksi, bus Mira melaju Baca IBU Hal. 4
Dua Hari Jelang Peringatan Bencana Kemanusiaan di Palestina
Kami Sudah Biasa Melawan Israel Sejak 30 Maret, pengungsi Palestina menggelar aksi Great March of Return. Aksi itu akan mencapai puncaknya pada peringatan Hari Nakba 15 Mei nanti. Misi mereka cuma satu. Pulang ke tanah kelahiran. MATA Ruqayeh Al Araj berkaca-kaca. Pandangannya menyapu lembah nun jauh di hadapannya. ”Di sana, http://www.radarlampung.co.id
dulu rumah kami berdiri,” ujar perempuan 75 tahun itu. Dulu dia adalah anak petani kaya yang tinggal di
Walaja, selatan Jerusalem. Namun, saat perang ArabIsrael meletus pada 1948, keluarganya dan sekitar 1.600 penduduk Walaja melarikan diri. Sebagian pengungsi tinggal di kamp pengungsian Jerusalem dan Betlehem. Sisanya pindah ke Jordania
dan Lebanon. Keluarga Ruqayeh dan sekitar 100 orang lain menyeberangi lembah yang memisahkan Israel dengan Tepi Barat. Di sana, mereka sempat tinggal di gua-gua sebelum akhirnya mendirikan rumah. Mereka tak pernah bisa kembali ke rumah yang lama.
Setelah menang perang, Israel menduduki ratusan desa dan menamainya ulang. Termasuk, Walaja. Ruqayeh tidak hanya tak bisa kembali ke rumahnya. Dia bahkan kesulitan untuk sekadar bercocok tanam. Baca KAMI Hal. 4
MENUJU PUNCAK NAKBA 15 MEI SEJAK aksi Great March of Return dimulai, sudah 48 warga Palestina yang tewas. Lebih dari 8.500 lainnya terluka. Militer Israel (IDF) mengerahkan penembak jitu yang dilengkapi dengan senapan berpeluru asli. 30 Maret: Aksi Great March of Return dimulai. Sebanyak 30 ribu warga Palestina berpartisipasi. Pada hari pertama, 19 orang tewas ditembak IDF dan 1.416 orang luka-luka. Tiga orang korban luka meninggal beberapa hari kemudian. 3 April: Ahmed Arafa ditembak mati oleh IDF saat menerobos perbatasan. 5 April: Pria Palestina ditembak mati saat berjalan menuju perbatasan pada dini hari.
Bersambung ke Hal. 4
Berlangganan Cukup SMS ke 0811790544