140518

Page 1

Satu untuk Semua

SENIN, 14 MEI 2018

24 HALAMAN/Rp4.000

FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG

PENGAMANAN: Pascainsiden ledakan bom di gereja Surabaya, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah gereja. Salah satunya di GPIB Marturia, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, kemarin (13/5).

”kami tidak takut!”

PENGAMANAN GEREJA DIPERKETAT BANDARLAMPUNG– Indonesia berduka. Aksi terorisme yang terjadi di Surabaya membuat khalayak terenyak. Serangan di tiga gereja di Surabaya menelan korban jiwa 13 orang. Aksi brutal dan melecehkan nilai-nilai keberagamaan itu menuai kutukan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi teror di Surabaya direspons aparat

dengan melakukan pengetatan pengawalan terhadap gereja di Lampung. Kapolda Lampung Irjen Suntana dan Danrem 043/ Garuda Hitam Kolonel Kav. Erwin Djatniko langsung melakukan peninjauan ke sejumlah gereja di Bandarlampung. Ada tiga gereja yang ditinjau. Yakni Gereja Bethel, Gereja Immanuel, dan

Gereja Ratu Damai, Pesawahan, Telukbetung Selatan. Suntana mengucapkan duka mendalam atas insiden yang menelan korban jiwa tersebut. Dia juga menegaskan agar masyarakat Lampung tak perlu takut. Baca | KAMI | Hal. 4

Bom Sidoarjo, Satu Tewas FOTO ALAM ISLAM/RADAR LAMPUNG

TINJAU GEREJA: Kapolda Lampung Irjen Suntana bersama Danrem 043/Garuda Hitam Kolonel Kav. Erwin Djatniko melakukan peninjauan ke sejumlah gereja di Bandarlampung.

INSIDEN ledakan bom tidak hanya meneror Surabaya. Tadi malam sekitar pukul 20.30, bom menyalak di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, Jawa Timur. Ledakan itu menyebabkan seorang meninggal dunia. Menurut warga, sumber suara ledakan itu berasal dari salah satu kamar di lantai lima blok A. ’’Di kamar itu ada satu keluarga,” ujar Kasmiadi, salah satu saksi. Kasmiadi juga penghuni rusunawa di lantai lima. Namun, dia tinggal di blok yang berbeda dengan asal ledakan. Baca | BOM | Hal. 4

Baku Tembak, Warga Lampung Tewas JAKARTA - Bom meledak di tiga gereja di Surabaya, Minggu pagi (13/5). Beberapa jam sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap enam terduga teroris di Jawa Barat. Empat di antaranya tewas diterjang timah panas polisi. Mereka adalah BBN, DCN, AR, dan Haji Saputra alias HS . HS tercatat sebagai warga Desa Kalicinta, Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Dari informasi kepolisian, mereka di bawah kendali napi kasus terorisme K dan DS. Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, K dan

FOTO AKHMAD KHUSAINI/JAWA POS/JPG

HANCUR: Kondisi kerusakan sepeda motor yang diakibatkan ledakan bom di GPPS Jemaat Sawahan Jl. Arjuno, Surabaya, kemarin.

SATU KELUARGA PELAKU TEROR Sasar 3 Gereja, 13 Orang Tewas SURABAYA – Aksi terorisme menyasar Kota Surabaya, Jawa Timur. Tiga gereja menjadi sasaran pengeboman di Surabaya sekitar pukul 07.30 WIB kemarin. Yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB), Gereja Kristen Indonesia, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS). Sebanyak 13 orang meninggal dan 43 lainnya

mengalami luka serius. Surabaya yang selama ini dikenal damai terenyak oleh serangan teroris kali pertama tersebut. Yang membuat geleng-geleng kepala, pelakunya adalah satu keluarga penuh. Pelaku tindakan keji itu adalah pasangan suami-istri Dita Oepiarto (47) dan Puji Kuswati (43). Mereka mengajak serta empat anaknya: Yusuf Fadhil (18); Firman Halim (16); Fadhila Sari (12); dan Famela Rtizqita (9). Baca | SATU | Hal. 4

DS merupakan napi kasus terorisme yang tengah menjalani hukuman di Nusakambangan. ’’Sudah lama, bukan yang kemarin (dikirim dari Mako Brimob),” kata dia kemarin. Menurut Setyo, sasaran mereka dalam aksi terorisme kali ini sama. Yakni aparat kepolisian. Termasuk yang bertugas di Mako Brimob. Selain itu, mereka juga diduga sudah mengatur rencana untuk menyerang beberapa lokasi di Jakarta dan Jawa Barat. Baca | BAKU | Hal. 4 GEREJA SANTA MARIA TAK BERCELA

Keluarga Sangkal Terlibat Terorisme

FOTO GALIH COKRO/JAWA POS/JPG

SISIR LOKASI: Sejumlah anggota brimob menyusuri jalan sekitar lokasi ledakan Gereja Santa Maria kemarin.

http://www.radarlampung.co.id

HAJI Saputra (24), salah seorang terduga teroris yang tewas di tangan Densus 88, adalah warga Desa Kalicinta, Kotabumi Utara, Lampura. Haji Saputra merupakan anak ketujuh dari 11 bersaudara. Pantauan Radar Lampung, kediaman Haji Saputra kemarin ramai disambangi tetangganya. Rumah semipermanen bercat krem itu juga didatangi petugas dari Polsek Kotabumi Utara dan Polres Lampura. Baca | KELUARGA | Hal. 4

GRAFIS JAWA POS

Berlangganan Cukup SMS ke 0811790544


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.