140817

Page 1

SENIN, 14 AGUSTUS 2017

BERLANGGANAN CUKUP SMS KE 0811790544

24 HALAMAN/Rp3.000,-

HTTP://WWW.RADARLAMPUNG.CO.ID

POLITIKA

Calon Bawaslu Harus Di-tracking Baca Halaman 9

YUSDIANTO

METROPOLIS

LAMPUNG RAYA

Hari Ini, 3 Kepala Satker Dilantik Baca Halaman 17

Tak Ada Reklamasi Baca Halaman 16

Satu untuk Semua

R A S A P G N U P M A L ROKOK ILEGAL

pasar Provinsi Lampung masih jadi Meski rokok bercukai diduga palsu. kap pihak Bea Cukai kerap mengung k ilegal roko nya fakta l, ilega k roko s kasu kerugian masih bisa ditemui. Estimasi l ditengarai akibat beredarnya rokok ilega mencapai Rp1,7 miliar.

Laporan Rizky Panchanov, BANDARLAMPUNG

tak di TOKO kelontongan yang terle , itu pung Kecamatan Kemiling, Bandarlam di toko a cukup besar. Tak ada pelang nam pelanggan tersebut. Ar (28) adalah salah satu mengaku tak rokok di toko itu. Awalnya, dia sinya ilegal. tahu kalau rokok yang dikonsum a membeli Menurutnya, pertimbangan utam murah. Nah, rokok karena faktor harga yang pnya hanya rokok merek Cartel yang diisa but. dibanderol Rp10 ribu di toko terse c | LAMPUNG | Hal. 4 Baca

GRAFIS EDWIN/RADAR LAMPUNG

Ini Tiga Besar Survei PDIP! BANDARLAMPUNG – PDI Perjuangan bakal mengumumkan hasil survei popularitas dan elektabilitas calon gubernur (cagub) pada pekan ini. Dari hasil survei yang dilakukan Indo polling Network, tiga besar yang mendapatkan angka survei tertinggi adalah petahana Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N., dan Bupati Lampung Tengah Mustafa. ’’Mereka (Herman H.N., Ridho Ficardo, Mustafa, Red) tiga besarnya. Tetapi urutan ranking dan persentasenya nanti kami ekspos di hadapan calon supaya tidak menyalahi protap (prosedur tetap). Di urutan setelahnya ada nama Arinal Djunaidi, Mukhlis Basri, dan Alzier Dianis Thabranie,” kata sekretaris tim penjaringan dan penyaringan cagub-cawagub PDIP Lampung Yanuar Irawan kepada koran ini, Minggu (13/8). Baca | INI | Hal. 4

Awas, Katering Basi! JAKARTA – Setengah bulan lebih penyelenggaraan ibadah haji, akhirnya muncul juga sejumlah pengaduan pelayanan yang buruk. Khususnya pelayanan haji di wilayah Madinah. Kementerian Agama (Kemenag) berdalih seluruh keluhan sudah tertangani. Pengaduan layanan haji di Madinah ternyata terus bermunculan. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan, setidaknya ada tiga jenis pengaduan pelayanan haji yang dia terima. Laporan paling banyak terkait kondisi hotel. ’’Ada jamaah yang tercecer dari kloternya. Kemudian juga terpisah dengan kopernya,’’ kata dia di Jakarta kemarin (13/8). Baca | AWAS | Hal. 4

_______________________________ Halaman 9

Bangun Sepuluh Kapal Selam di Tanah Air Nagapasa Dilengkapi Torpedo Buatan Italia JAKARTA - Sesuai Minimum Essential Force (MEF), TNI-AL membutuhkan 12 kapal selam. Dua di antaranya sudah

FOTO DISPENAL FOR JAWA POS/JPG

TINGGALKAN GALANGAN: KRI Nagapasa 403 meninggalkan galangan DSME di Korsel, Sabtu (12/8).

dan sedang dibangun produsen kapal perang dari Korea Selatan (Korsel) Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME). Sedangkan sepuluh lainnya bakal dikerjakan PT PAL Indonesia. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) optimistis BUMN itu mampu membuat kapal selam untuk menambah kekuatan matra angkatan laut. Baca | BANGUN | Hal. 4

Janji Perkuat UTDC PMI Lampung BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo terus berusaha menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) bertipe A. Setelah dilengkapi aneka peralatan canggih, Pemprov Lampung kini membangun Unit Transfusi Darah (UTD). Menurut Ridho, pembangunan

RSUDAM BANGUN UTD UTD ini untuk mengantisipasi makin banyaknya warga berobat penyakit kronis memakai fasilitas BPJS. ’’Banyak juga warga di Sumatera Selatan seperti Martapura dan Baturaja memilih berobat ke RSUDAM. Ini semua memer-

lukan stok darah yang cukup,” katanya kemarin. Kehadiran UTD ini, lanjut Ridho, juga untuk mendukung sejumlah peralatan canggih yang diresmikan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek pada 25 Februari 2017. Baca | JANJI | Hal. 4

M. RIDHO FICARDO

Sulitnya (Punya) Anak Superpandai UMUR Audrey baru empat tahun. Saat itu. Tetapi pertanyaannya setinggi filosof: Ke mana perginya rasa bahagia? Atau: Apa arti kehidupan? Pertanyaan seperti itu membuat orang tuanya kewalahan. Begitu sering dia tanyakan. Dan tidak ada jawaban. Gurunya belingsatan. Lingkungannya jengkel. Di mata mereka, Audrey-cilik tetap dianggap bocah ingusan. Tidak pantas bertanya seperti itu. Bahkan, ada yang menganggapnya mengidap kelainan jiwa. Kalangan dewasa menganggapnya tidak normal. Teman sebaya menganggapnya aneh sendiri. Harus dijauhi.

Tidak bisa diajak berteman. Harus dikucilkan. Situasi lingkungan seperti itu membuat Audrey menderita. Padahal, dia merasa normal. Semua pelajaran

bisa dia ikuti dengan baik. Sangat baik. Bahkan istimewa. Semua bisa dia jawab. Bahkan yang belum ditanyakan sekali pun. Tapi, dia merasa terasing. Di rumahnya, di sekolahnya, di pergaulannya, dan juga di gerejanya. Di rumah, dia selalu dimarahi. Di sekolah selalu di-bully. Di pergaulan ibunya selalu jadi bahan gunjingan. Orang tuanya, terutama ibunya, kian jengkel. Yakni saat Audrey melanjutkan pertanyaan ’’arti kehidupan’’ itu. Dengan pertanyaan yang lebih sulit dijawab: Mengapa ada orang miskin dan miskin sekali? Sampai harus menjadi pemulung. Atau gelandangan. Anak kecil yang

tambah menjengkelkan. Ketika sudah di sekolah dasar, dia ngotot ingin ke tempat sampah. Mencari pemulung. Ingin membantu. Ingin melakukan seperti yang disebut dalam Pancasila. Khususnya sila kelima. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dia tidak hanya hafal Pancasila. Tapi merasuk sekali dalam jiwanya. Saking merasuknya, sampai dia selalu mempersoalkan ini: Mengapa yang tertulis dan diajarkan di Pancasila tidak sesuai dengan kenyataan? Dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Baca | SULITNYA | Hal. 4


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.