24 HALAMAN/Rp3.000
Satu untuk Semua
KAMIS, 19 OKTOBER 2017
MUI: Politik Transaksional Tidak Benar! SUMBANGAN ROHINGYA TOTAL
Rp16.083.700
Mahar Politik Merusak Demokrasi DALAM suatu agenda, sekerumunan jurnalis media cetak, baik mainstream maupun non-mainstream, berkumpul dengan antusiasme tinggi memaksa ingin memperoleh pendapat tentang mahar politik yang diduga mewarnai proses memperoleh duOleh: kungan partai politik Nanang Trenggono atau gabungan partai politik kepada tokoh-tokoh yang berpotensi mencalonkan diri sebagai bakal calon dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.
BANDARLAMPUNG – Penolakan terhadap politik transaksional dan pragmatisme partai politik melalui mahar politik kian deras. HALAMAN
POLITIKA PPP Beri Syarat ke Ridho
9
Kalangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah, dan elemen lainnya bersuara bahwa mahar politik adalah
hal yang tidak baik. Ketua MUI Lampung Khairuddin Tahmid mengajak seluruh partai politik (parpol) beserta kandidat calon gubernur-wakil gubernur berikut tim pemenangannya untuk berpolitik secara sehat.
METROPOLIS
Termasuk untuk tidak melakukan politik transaksional berupa praktik pemberian mahar politik. ’’Atau istilahnya beli parpol. MUI memberikan imbauan, nasihat, dan memberitahukan kepada masyarakat kalau itu tidak benar,” katanya kepada Radar Lampung kemarin (18/10). Baca | MUI | Hal. 4
HALAMAN
Garap Film, Pemprov Gelontor Dana Rp3 M
17
LAMPUNG RAYA Ini Tips Sukseskan Germas ala Zainudin HALAMAN
16
LAMPUNG KRISIS GURU RIBUAN ORANG BAKAL PENSIUN
BANDARLAMPUNG – Provinsi Lampung mengalami krisis guru. Penyebabnya, ribuan guru dipastikan pensiun tahun ini. Sementara hingga kemarin (18/10), tidak ada rekrutmen dengan kuota besar lewat penerimaan CPNS daerah. Yang ada hanya rekrutmen terbatas lewat program guru garis depan (GGD). Dari data yang dihimpun tim Radar Lampung pada sebelas kabupaten/kota di Lampung, jumlah guru yang pensiun pada tahun 2017 mencapai 1.053 orang. Jumlah ini belum termasuk guru yang pensiun di Kota Bandarlampung, , Lampung Utara, Waykanan, dan Lampung Selatan.
Baca | MAHAR | Hal.. 4
Baca | LAMPUNG | Hal. 4
Investasi Meningkat, Serapan Kerja Makin Besar
PUKUL GONG Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih (dua kiri) serta Ketua ISEI Muliaman D. Hadad (kiri) saat memukul gong tanda dibukanya seminar nasional dan sidang pleno ISEI XlX serta penganugerahan Lampung CSR Award 2017 di Ballroom Swiss-Belhotel tadi malam.
Rp408,15 M untuk Bandara Radin Inten II BANDAR L AMPUNG – Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo–Bachtiar Basri sejak 2014 mengucurkan dana Rp408,15 miliar untuk Bandara Radin Inten II. Dana bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) M. Ridho Ficardo Lampung tersebut dikucurkan sejak 2014 antara lain untuk pekerjaan perencanaan Rp3,2 miliar, pekerjaan fisik Rp102,7 miliar, dan pembebasan lahan Rp274,3 miliar. ’’Ini merupakan komitmen Pemprov Lampung dalam mendukung Bandara Radin Inten II Baca | Rp408,15 M | Hal. 4
http://www.radarlampung.co.id
BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung disarankan fokus ke penggalian potensi yang ada untuk peningkatan ekonomi. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian RI Darmin Nasution pada acara seminar nasional Baca | LAMPUNG | Hal. 4
FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG
Kegigihan Kapolsek di Sulawesi Tengah Mengevakuasi Warga Suku Terasing
Gurauan Warga yang Mengiringi Jadi Penyulut Semangat Iptu Candra harus memanggul Isak Linggi melewati gunung, hutan, dan sungai selama berjam-jam. Isak mengalami luka bakar sejak Maret lalu dan belum sekali pun tersentuh perawatan medis.
Laporan Asnawi ZikriSteven Laguni, BANGGAI LUKA bakar di kaki kanan pria itu sudah demikian memburuk. Tulang keringnya sampai terlihat. Sementara,
MENYEBERANG SUNGAI Kapolsek Bunta Iptu Candra bermodalkan sebatang kayu untuk menahan beban saat menyeberang sungai. FOTO JPG
kulit dan daging pada bagian yang terluka telah pula membusuk. Tetapi, tetap saja tawaran pertolongan dari dua polisi yang mendatangi rumahnya, Iptu Candra dan Aipda Basuki Rahmat Hidayat, tak langsung diterima. Isak Linggi, pria tersebut, bersikukuh untuk dirawat di rumah saja. Menggunakan obat-obatan tradisional. Candra yang didampingi aparat Desa Doda Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), butuh waktu sekitar setengah jam untuk memberikan pemahaman kepada Isak dan keluarga. Baca | GURAUAN | Hal. 4
Berlangganan Cukup SMS ke 0811790544