28 HALAMAN/Rp3.000,-
SABTU, 21 SEPTEMBER 2013
PUTRI PARIWISATA
Lampung Runner-up I MULI asal Tulangbawang berhasil mengharumkan nama Lampung di ajang Putri Pariwisata Indonesia 2013 yang dihelat di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, tadi malam. Dia adalah Tribuana Ardhia Garini. Gadis cantik ini berhasil menjadi runner-up 1 atau Putri Pariwisata Bahari (Miss Marine Tourism). Sedangkan untuk Putri Pariwisata Indonesia 2013 diraih Nabilla Shabrina, wakil dari Jawa Tengah. Sementara juara lainnya adalah Putu Nandika Wintari asal Bali sebagai runner-up 4, Retno Ambar Arum dari Jawa Timur sebagai runner-up 3 atau Putri Pariwisata Olahraga (Miss Sport Tourism), dan Kalia Labitta Yudhasoka dari Jawa Barat sebagai runner-up 2 atau Putri Pariwisata Pangan (Miss Culinary Tourism).
Baca LAMPUNG Hal. 4
TRIBUANA ARDHIA GARINI
JAMAAH BINGUNG
Kota Makkah Mulai Sesak SECARA berangsur-angsur, calon jamaah haji yang mendarat di Madinah mulai menuju Makkah. Kementerian Agama (Kemenag) mencatat hingga kemarin pukul 07.00 waktu Arab Saudi atau pukul 11.00 WIB, jumlah jamaah haji Indonesia yang sudah masuk Kota Makkah mencapai 5.216 orang. Jumlah ini akan terus bertambah. Karena itu, jamaah diminta lebih tertib. Sesuai data Baca KOTA Hal. 4
Perang Gugatan Dimulai Rekapitulasi Dipercepat, Suara Desk Pilkada Ketat
FOTO-FOTO ALAM ISLAM
AMANKAN 1: Aparat Polres Lampura menjaga gedung tempat penyimpanan kotak berisi surat suara dari PPK.
Unila Klaim Didompleng DI bagian lain, sehari setelah diumumkannya quick count (penghitungan cepat) hasil Pilkada Lampung Utara, aksi saling klaim kebenaran hasil quick count masih terjadi kemarin. Pasangan Zainal Abidin dan Anshori Djausal (Z-A) menegaskan bahwa quick count yang dilakukan Unila, yang menyebutkan kemenangan Z-A, hasilnya valid. Pasangan Z-A juga menegaskan memang melibatkan akademisi dalam penghitungan cepat se-
hingga menyebutnya hasil quick count Unila. Ketua Tim Kampanye dan Pemenangan Z-A Farouk Danial menjawab santai terkait adanya pernyataan beberapa lembaga penelitian dan survei di Unila yang membantah melakukan quick count untuk Z-A. Farouk menegaskan, persepsinya bukan memakai lembaga atau bekerja sama dengan Unila. Baca UNILA Hal. 4
AMANKAN 2: Petugas PPK membawa kotak berisi surat suara.
KOTABUMI – Hasil pemungutan suara Pilkada Lampung Utara selesai dari tahapan penghitungan di tingkat kecamatan dan diserahkan ke KPU setempat mulai kemarin petang. Rencananya, KPU mempercepat proses rekapitulasi suara setelah semua panitia pemilihan kecamatan (PPK) melaporkan hasil pleno. ’’Sebagian besar PPK sudah selesai melakukan pleno penghitungan suara di tingkat kecamatan. Selanjutnya mulai sore ini (kemarin sore, Red) didistribusikan ke KPU dan disimpan di gudang KPU,” terang Ketua KPU Lampura Marthon, S.E. kemarin. Menurut dia, proses penghitungan suara dari tingkat PPS (panitia pemungutan suara) berjalan lancar. Di antaranya, PPS sudah selesai melakukan penghitungan suara pada Kamis (19/9) pukul 24.00 WIB. ’’Penghitungan suara di PPS juga berlangsung lancar. Bahkan, ada beberapa PPS yang langsung pleno penghitungan suara hingga pukul 24.00 usai pemungutan suara. Setelah itu langsung diserahkan ke kecamatan. Sehingga PPK bisa langsung pleno dan selesai hari ini (kemarin), lalu diserahkan ke KPU,” bebernya. Setelah pleno PPK, imbuh Marthon, pihaknya akan mempercepat rekapitulasi suara. ’’Kami perkirakan hingga nanti malam (tadi malam) atau paling lambat besok (hari ini), semua PPK sudah menyerahkan hasil pemungutan suara. Kami perkirakan bisa Senin atau paling lambat Selasa dilakukan rekapitulasi penghitungan suara,” tandasnya. Terpisah, Komisioner KPU Lampura Tio Aliansyah mengatakan memang ada penyesuaian tahapan penghitungan hasil pemungutan suara. Baca PERANG Hal. 4
Dua Eks Kapolresta Turun BANDARLAMPUNG – Meski terkesan hati-hati, Mabes Polri tidak main-main menangani perkara perselingkuhan dan dugaan penyalahgunaan narkoba Irwasda Polda Lampung Kombes Suyono. Tim Propam Mabes Polri datang sejak Rabu (18/9), memeriksa istri Suyono, Eka Palupi, dan juga perempuan yang diduga sebagai selingkuhan sang kombes. Kemarin, Radar Lampung memergoki dua mantan Kapolresta Bandarlampung, Brigjen Endang Sunjaya dan Kombes Nurochman –keduanya kini di Propam Mabes Polri, turun ke Bandarlampung. Sayangnya, sang jenderal main kucingkucingan dengan media. Usai Salat Jumat di masjid Polresta Bandarlampung, pria yang kini menjabat Karoprovos Divpropam
FOTO RAKA DENNY/JPNN
MOBIL KONSEP Seorang model memperlihatkan mobil konsep Toyota Fun Vii yang dipamerkan di ajang IIMS 2013 di Kemayoran, Jakarta, kemarin. Berbagai mobil konsep di-display dalam pameran otomotif yang diikuti 36 perusahaan agen pemegang merek dan 276 peserta dari industri pendukung itu.
CPNSD
Sudah 100 Pelamar Gugur PROSES seleksi berkas pelamar CPNSD untuk formasi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berlangsung. Data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, hingga kemarin total tercatat sudah ada 5.317 berkas masuk. ’’Dari jumlah tersebut, 100 pelamar gugur karena berkas tak memenuhi syarat,” kata Kepala BKD Lampung Syarip Anwar di kompleks DPRD Lampung kemarin.
Mabes Polri itu langsung menghilang. Sedangkan Kombes Nurochman, dari informasi yang dihimpun Radar Lampung, rencananya melakukan pemeriksaan terhadap satpam hotel di Telukbetung. Hotel bintang lima yang diduga sebagai tempat Suyono berselingkuh dan dipergoki istrinya. Meski demikian, Nurochman membantah pemeriksaan tersebut. Baca DUA EKS Hal. 4
Suyono Jamin Steril Narkoba BANDARLAMPUNG – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Suyono memastikan tidak pernah sedikit pun terlibat penyalahgunaan narkoba. Kepada Radar Lampung, Suyono
menjelaskan, bukti dia bersih dari narkoba, Mabes Polri tidak melakukan penahanan terhadapnya. Mantan Wakapolresta Bandarlampung ini juga mengaku apa yang dituduhkan kepadanya salah kaprah. ’’Saya sangat antinarkoba. Saya perwira
utama di Kepolisian Daerah Lampung. Saya memberikan teladan kepada mereka. Apa yang menimpa saya murni konflik rumah tangga. Saya tidak mengenal narkoba,” Baca SUYONO Hal. 4
Baca SUDAH Hal. 4
Main Jaran, Ketika Joki-Joki Cilik Sumbawa Besar Memacu Kuda
Sekali Tampil untuk Lomba, Rp3 Juta Sudah di Tangan Di Sumbawa, ada tradisi lomba pacuan kuda yang jokinya anak-anak kecil. Hebatnya, bocah-bocah ingusan itu cukup mahir mengendalikan kuda pacu masing-masing. Padahal, mereka berlaga tanpa perlengkapan apa-apa.
Laporan Narendra Prasetya, SUMBAWA TERIK matahari disertai debu yang beterbangan menjadi pemandangan biasa di Desa Penyaringan, Moyo Utara, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Timur. http://www.radarlampung.co.id
FOTO JPNN
PACU KUDA: Joki-joki cilik siap memacu kudanya dalam lomba balap kuda di Sumbawa Besar.
Sebab pada musim kemarau seperti saat ini, cukup lumrah bila sabana di desa itu –yang biasanya berumput hijau– kering kerontang. Hewan-hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kuda yang biasa merumput di situ harus mencari lahan lain yang lebih subur. Desa di sebelah timur laut Kota Sumbawa Besar tersebut pada hari-hari biasa jarang dikunjungi orang luar. Namun hari itu, Minggu (15/9), Penyaringan mendadak ramai. Ratusan orang hilir mudik keluar-masuk desa tersebut. Sebagian di antara mereka membawa serta kuda-kuda pacu. Ya, hari itu akan diadakan pemanasan lomba pacuan kuda di Kerato Angin Laut. Itulah pacuan kuda tradisional Baca SEKALI Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327