28 HALAMAN/Rp3.000,-
SABTU, 21 DESEMBER 2013
’’Tidak Berpengaruh Apa-Apa’’ PENANGKAPAN tengah menggagas kerja Gubernur Banten Ratu sama dengan Banten agar daerah tersebut Atut Chosiyah ikut mendapat sorotan dari menerima suplai pangan Gubernur Lampung dalam bentuk barang Sjachroedin Z.P. jadi dengan tujuan mengurangi sampah Ya, hubungan keduanya terbilang dekat. olahan di daerah Banten Sebab, beberapa proyang notabenenya sudah gram pembangunan penuh pemukiman. sedang dijalin Pemprov Terkait penangkapan Lam pung dengan Atut, Oedin –sapaan akrab Sjachroedin Z.P. Banten. Sjachroedin Z.P.– meSalah satunya perencanaan negaskan tidak akan ada dampak megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Kemudian, Lampung juga Baca TIDAK Hal. 4
Komisi Pem JAKARTA – i (KPK) mengips ru Ko berantasan -benderang bagi kepala rang untuk rim sinyal te membangun dinasti ahan yang men daerah lain uang negara dengan kemarin oti yah menggerog en Ratu Atut Chosi Bant Gubernur na n stinya di din n di un ngu baang ). emb /1122). ((222000//1 ukkksseess mem u g ssu ng a ya u tu at Ra R n ngg Saan
! g n i n r Wa n senyum mangat da tidak ada se sebelumnya. Usai , su le n pu Banten ini emeriksaan bunyikan keseeriksaan-p m seperti pem ut tidak bisa menye tupi rompi At a, ks odisnya ditu enjadi m diperi ya ga i ag al hm la Ap . te a ya di nn a nd diha anye, pena berwarna or K. ng tahanan KP kata pun ya tu sa Tidak ada 4 l. NING Ha Baca WAR
FOTO-FOTO JPNN
SATU SEL DENGAN MALING: Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah saat akan dibawa ke Rutan Pondok Bambu. Di sana, Atut dicampur dengan tahanan pencurian dan penipuan. Detik-detik penahanan, wartawan dan polisi sempat bentrok.
Tilang Menguap, Warga Kecewa MATA UANG
Selisih Setoran Uang Tilang Rp400 Juta
BI Larang Bitcoin BANK Indonesia (BI) mengisyaratkan penggunaan mata uang digital atau Bitcoin di tanah air sebagai alat transaksi pembayaran resmi dapat mengganggu mata uang resmi rupiah. ’’Kami masih mengkaji. Kalau pemakaian Bitcoin sudah meluas, tentunya itu sudah sangat mengganggu mata uang resmi kita sehingga melanggar dan harus dilarang,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah kepada Radar Lampung di Jakarta kemarin. Baca BI Hal. 4
JENDERAL SIMULATOR
Bismillah!
Tolak Banding, Pilih Mundur SIDANG kode etik Polri untuk Irjen Djoko Susilo berpeluang besar tidak digelar. Sebab, terpidana kasus simulator surat izin mengemudi (SIM) itu ternyata telah mengundurkan diri dari institusi kepolisian. Kalau pengunduran dirinya itu diterima, maka Djoko akan dilepas secara DJOKO SUSILO terhormat meski berstatus terpidana dengan hukuman yang berat. Baca TOLAK Hal. 4
NAYPYITAW - Emas sudah di depan mata begitu Indonesia kembali lolos ke babak final cabang sepak bola SEA Games 2013. Final kedua dalam dua kali edisi SEA Games secara beruntun menanti Garuda Muda. Dua tahun lalu, Indonesia juga mampu melangkah ke babak final SEA Games sebelum akhirnya dihentikan Malaysia. Nah, malam nanti, mimpi besar itu kembali dirajut pemain-pemain muda Indonesia. Baca BISMILLAH Hal. 4 ILUSTRASI HANDOKO/RADAR LAMPUNG
Sisi Lain Penahanan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
BANDARLAMPUNG – Dugaan menguapnya uang bukti pelanggaran (tilang) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung menuai kecaman masyarakat. Terutama warga yang pernah merogoh kocek untuk membayar denda dengan jumlah bervariasi, tergantung tingkat pelanggaran. ’’Itu sudah masuk dugaan korupsi. Harusnya diusut. Bayangkan kalau dalam satu hari saja ada 100 pelanggar dengan denda Rp100 ribu, apa nggak gemuk itu dompet?” tukas Wijaya (35), warga Gg. Pioner Kelurahan Gotongroyong, Bandarlampung, kepada Radar Lampung kemarin (20/12). Senada, Afriadi (26), warga Jl. Pangeran Diponegoro, Lungsir,
Kelurahan Gulakgalik, Telukbetung Utara, berharap instansi terkait melakukan pengusutan secepatnya. ’’Jangan masyarakat terus yang dirugikan,” tandasnya. Sedangkan Nusirwan (22), warga Jl. Pangeran Antasari Gg. Salam, Kedamaian, mengatakan, menguapnya setoran uang tilang bisa jadi dilakukan oknum. ’’Bisa jadi lembaganya sudah benar, namun ada oknum yang bermain. Ya harus dipenjarakan,” ucapnya. Warga lain yang ditemui Radar Lampung secara terpisah juga mengungkapkan kekecewaannya. Seperti Ridho Saputra, warga Tanjungsenang, Bandarlampung. Baca TILANG Hal. 4
Pemberontak Suriah WNI JAKARTA - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) diketahui ikut terlibat konflik di Suriah. Hingga kini, potensi ancaman mereka masih belum bisa diprediksi. Mereka baru dipantau jika sudah kembali ke Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) membenarkan adanya sejumlah WNI yang ikut bergabung bersama pemberontak di Suriah. Informasi itu kali pertama keluar dari Kementerian Luar
Negeri (Kemenlu), yang menyebut sekitar 50 WNI ikut bergabung bersama pemberontak Suriah. Sebagian mereka berangkat langsung dari Indonesia dan sebagian lagi berangkat dari negara-negara lain tempat mereka bermukim. Di Suriah ada sejumlah kamp pelatihan untuk mempersiapkan para pemberontak yang akan melawan pemerintah. Baca PEMBERONTAK Hal. 4
Baca SUTARMAN Hal. 4
Gudang Santet Bikin Pendekar Banten Nglurug KPK Ratusan orang yang tergabung dalam Presidium Banten Bersatu menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka pun mencari Ketua KPK Abraham Samad. Kenapa?
Laporan Wartawan JPNN, JAKARTA ’’ABRAHAM mengatakan bahwa Banten adalah gudang santet. Seharusnya sebagai ketua KPK, Abraham tidak bicara seperti itu. Tetapi nyatanya, dia mengucapkannya. AS (Abraham Samad) http://www.radarlampung.co.id
FOTO DWI PAMBUDO/JPNN
TIDAK TERIMA: Ratusan orang yang tergabung dalam Presidium Banten Bersatu melakukan aksi di depan gedung KPK kemarin. Mereka tidak terima Banten dikatakan gudang santet oleh Ketua KPK Abrahan Samad.
harus klarifikasi bukan hanya kepada rakyat Banten, tetapi seluruh dunia,” tegas salah satu demonstran di depan gedung KPK kemarin (20/12). Rupanya, pernyataan ’’gudang santet’’ itulah yang memicu kedatangan para pendekar Banten, selain memang ingin ’’mengamankan’’ Ratu Atut. Namun acungan jempol untuk KPK, kehadiran para pendekar Banten ini tidak membuat komisi antirasuah itu gentar. Sementara, pendekar Banten lainnya dalam aksi tersebut mengklaim bahwa masyarakat Banten merasa dilecehkan dengan pernyataan Abraham soal santet. Mereka yakin tidak ada santet di Banten. Baca GUDANG Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327