24 HALAMAN/Rp3.000
Satu untuk Semua
KAMIS, 21 DESEMBER 2017
Hoalah, Polisi Koboi Gigit Ketiak Kapolsek Kedapatan Simpan Sabu, Sempat Todong Warga dengan Senjata Laras Panjang BANDARLAMPUNG – Warga Villa Mutiara di Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampungbaru, Kecamatan Labuhanratu, Bandarlampung, dibuat geger oleh ulah seorang oknum polisi, Rabu (20/12) sekitar pukul 01.00 WIB. Oknum polisi yang belakangan diketahui
bernama Bripka Ramadhani Kurniawansyah (34) itu mengamuk membabi buta di sekitar perumahan. Anggota Polres Pesawaran ini bahkan sempat mengancam satpam perumahan dengan menodongkan senjata laras panjang. Sejumlah warga
juga menjadi korban amukannya. Termasuk Kapolsek Kedaton Kompol Bismark. Perwira ini bahkan sempat terkena gigitan pelaku di bagian ketiaknya. Baca | HOALAH | Hal. 4
Arinal-Nunik Siap Tempur Resmi Diusung PKB, Jadi Paslon Pertama yang Deklarasi
Koalisi Bereaksi
JAKARTA – Peta politik Pilgub Lampung dipastikan berubah. Seperti diprediksi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya mendeklarasikan pasangan H. Arinal Djunaidi bersama Hj. Chusnunia Chalim sebagai bakal calon gubernur-wakil guber-
BANDARLAMPUNG – Deklarasi dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim langsung memantik reaksi parpol koalisi. Internal PKB pecah menanggapi keputusan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini. Di sisi lain, koalisi parpol pengusung pun terancam bubar. Pascadeklarasi, DPP PKB meminta jajaran partai sampai tingkat bawah untuk solid memenangkan Arinal dan Nunik –sapaan Chusnunia Chalim– dalam Pemilihan Gu bernur (Pilgub)
nur pada Pilgub 2018. Pembacaan dukungan dan penyerahan rekomendasi itu dilakukan langsung Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin lskandar di kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin. Cak Imin –sapaan akrab Muhaimin Iskandar– menyatakan, dukungan PKB terhadap pasangan ini bukan karena popularitas. Baca | ARINAL | Hal. 4
FOTO ISMAIL POHAN/JPG
DEKLARASI: Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengumumkan dukungan pada Arinal-Nunik kemarin.
Baca | KOALISI | Hal. 4
Keruk Untung, Apotek Akali HET Harga Obat Bisa Berbeda-beda
Baca Baaca B ca | U UANG ANG AN A N | Ha NG H Hal Hal. aal al.l. 4
BANDARLAMPUNG – Masyarakat dituntut lebih jeli memilih apotek ketika hendak membeli obat atau menebus resep dokter. Pasalnya, ada apotek yang ternyata memanfaatkan kesulitan masyarakat dengan menjual harga jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET), yaitu harga jual tertinggi obat di apotek, toko obat, dan instalasi farmasi rumah sakit/klinik. Dari penelusuran Radar Lampung, ternyata antara satu apotek dengan apotek lain terdapat perbedaan harga jual obat yang cukup signifikan. Baca | KERUK | Hal. 4
FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG
LANGGAR PERMENKES: Obat-obatan yang dijual melampaui HET. Foto dibidik kemarin.
GRAFIS EDWIN/RADAR LAMPUNG
S l Selamat! ! Ridh Ridho Sabet S b Satya S Lencana Kebaktian Sosial 2017 Legislatif Apresiasi Keberhasilan Gubernur di Bidang Kemanusiaan SELAMAT!: Menko Puan Maharani menyerahkan Satya Lencana Kebaktian Sosial pada acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12).
SURABAYA – Daftar penghargaan yang diterima Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo semakin panjang. Teranyar, Ridho mendapat Satya Lencana Kebaktian Sosial pada acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12).
Tanda kehormatan tertinggi yang diberikan pemerintah sebagai penghargaan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang telah berjasa dalam bidang perikemanusiaan pada umumnya atau dalam suatu bidang perikemanusaiaan pada khususnya itu diserahkan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mewakili Presiden Joko Widodo. Baca | SELAMAT! | Hal. 4
FOTO HUMAS PEMPROV LAMPUNG FOR RADAR LAMPUNG
METROPOLIS Operasi Lilin, Tetapkan Tujuh Kondisi Rawan
19
Ketika Helm, Sandal, dan Botol Mengantre untuk Dapatkan E-KTP
Berangkat Pukul 04.00, Antrean Sudah Mengular Para pengantre E-KTP di Cirebon butuh ’’perwakilan” karena harus datang sejak dini hari dan antrean demikian panjang. Ada yang sudah datang beberapa jam sebelum subuh.
PENDIDIKAN Prasetyo Kukuhkan Pengurus IKA Unila
23
Laporan Samsul HudaAndri Wiguna, CIREBON DI depan kantor itu, ’’mereka” mengantre dengan rapi. Tak saling serobot. Tetapi, juga tak saling bicara.
FOTO IST/JPG
ANTRE: Warga Cirebon menggunakan berbagai alat untuk dijadikan alat antre di Disdukcapil, Rabu (20/12). Antrean panjang terjadi karena membeludaknya warga yang ingin membuat berbagai macam alat kelengkapan seperti KTP dan KK.
Hari belum pagi betul. Di sekitar Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Kabupaten Cirebon bahkan masih tampak gelap. Tetapi, mereka yang mengantre itu juga tak terlihat mengantuk. Maklum, yang berbaris dalam diam itu bukan orang. Juga bukan orangorangan. Melainkan ’’perwakilannya”: helm, sandal, botol air mineral, bahkan batu. ’’(Memakai perwakilan benda) ini memang kesepakatan di antara kami. Biar nggak lelah ngantre,” kata Anto, Baca | BERANGKAT | Hal. 4