JUMAT, 25 AGUSTUS 2017
24 HALAMAN /Rp3.000.-
Satu untuk Semua
Ternyata, Kader Gerindra di Daerah Inginkan Arinal Terbit Surat Usulan Baru Gerindra BANDARLAMPUNG – Pasca terbitnya surat rekomendasi bakal calon gubernur (balongub) Lampung periode 2018-2023 untuk M. Ridho Ficardo, arus bawah Partai Gerindra Lampung ternyata menginginkan Arinal Djunaidi diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni 2018. Aspirasi dari kader Gerindra di daerah Lampung ini muncul setelah empat bulan surat rekomendasi bernomor 04-424/Rekom/DPP-GERINDRA/2017 tertanggal 14 April 2017 terbit. Meski begitu, sampai sekarang, surat rekomendasi untuk Ridho Ficardo tersebut tidak batal dan belum dicabut. Baca TERNYATA Hal. 4
Rekomendasi Rentan Berubah PERUBAHAN rekomendasi dari partai politik (parpol) sah-sah saja jika dilakukan sebelum penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur (cagub-cawagub). Karenanya, rekomendasi parpol pun rentan berubah sebelum masa pendaftaran pasangan cagub-cawagub ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung pada 8–10 Januari 2018. Ketua Centre of Election and Political Party FISIP Universitas Lampung Suwondo mengatakan, selama belum masa pendaftaran pasangan calon, parpol bebas mendukung siapa pun. Namun, parpol selalu memiliki pertimbangan hasil survei popularitas dan elektabilitas dalam merekomendasikan pasangan calon yang akan diusung. Baca REKOMENDASI Hal. 4 ILUSTRASI EDWIN/RADAR LAMPUNG
Tanggamus Calon Pusat Industri Alutsista LIMAU - Rencana pemerintah memusatkan industri pertahanan di Lampung terus dimatangkan. Kemarin, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus. Secara khusus, Ryamizard meninjau Kawasan Industri Maritim (KIM). Selain itu, dia juga melakukan anjau silau ke Kebandakhan Limau, Pekon Padangkhatu, Kecamatan Limau. Turut mendampingi Ryamizard, Dirut PT PAL Budiman, Dirut PT Pindad Abraham Mose, dan Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso. Baca TANGGAMUS Hal. 4
Bus Shalawat Setop Beroperasi Sementara AZIZIAH - Untuk mempersiapkan fisik jamaah saat wukuf, bus shalawat akan dihentikan sementara operasionalnya. Pemberhentian dimulai lusa atau Minggu (27/8) pukul 12.00 waktu Arab Saudi (WAS) dan akan dioperasionalkan lagi pada 5 September. Diketahui, bus shalawat adalah bus yang melayani jamaah calon haji (JCH) selama 24 jam untuk pulang-pergi dari maktab ke Masjidilharam secara gratis. Baca BUS Hal. 4
Jumlah Desa Sangat Rentan Pangan Menurun M. RIDHO FICARDO
BANDARLAMPUNG - Kerja keras Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berbuah manis. Kurun 2012–2016, pemprov berhasil menurunkan 41 persen desa berkategori sangat rentan. Dari semula 172 desa menjadi 101 desa. Di kurun yang sama, jumlah desa rentan pangan juga turun. Dari 512 menjadi 312 desa.
Karenanya, sejak 2016, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri bersama pemerintah pusat mempertajam program itu jadi Kawasan Mandiri Pangan (KMP). Hal ini diungkapkan Ridho dalam keterangan pers yang diterima Radar Lampung kemarin.
’’Setelah lepas dari status sangat rentan dan rentan, pemprov ingin lebih banyak kawasan menjadi tahan pangan. Pada akhirnya, kita ingin tidak hanya tahan pangan, tetapi juga berdaulat secara pangan,” kata Ridho. Baca JUMLAH Hal. 4
Sri Wahyumi Maria Manalip, Srikandi Penjaga Tapal Batas Indonesia
Silakan Tanam Pisang di Jalan, asal Jangan Bendera Filipina Dengan speedboat, dengan motor trail, Sri Wahyumi Maria Manalip menempuh beragam risiko menyambangi pelosok wilayah yang berbatasan dengan Filipina. Bupati Kepulauan Talaud itu pernah hilang kontak tujuh jam karena dihadang ombak. Laporan Miftakhul F.S., TALAUD
TAK CANGGUNG Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (baju putih) foto bersama petugas bandara di Bandara Melonguane (16/8) lalu.
PERISTIWA awal Februari 2017 itu masih terekam dalam ingatan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip. Sampai kapan pun. Sepanjang hayat. Sebab, kematian terasa begitu dekat. Saat ombak setinggi 7 meter mengha-
dang speedboat yang dia naiki. Dari Tahuna, ibu kota Kabupaten Sangihe, ke Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud. GPS (global positioning system) tak berfungsi. Sedangkan semua pilihan penuh risiko berbahaya. Melanjutkan perjalanan atau memilih berlindung berpotensi membuat speedboat terbalik dan digulung ombak. Manalip dan rombongan akhirnya memilih berlindung. ’’Saat itu kami hanya pasrah sama yang di atas (Tuhan, Red),” katanya. Tuhan menjawab doa Manalip. Speedboat yang ditumpanginya lolos dari gulungan ombak. Terdampar di Desa Suang yang terletak di salah satu Kepulauan Sangihe. Baca SILAKAN Hal. 4
FOTO MIFTAHKHUL FS/JAWA POS/JPG
http://www.radarlampung.co.id
Berlangganan Cukup SMS ke 0811790544