Satu untuk Semua
SENIN, 28 OKTOBER KTO TOB T OB O BER ER 20 2 2013 0 013 01 13
28 HALAMAN/RP3.000,-
Ini Baru Even! BANDARLAMPUNG – Luar biasa. Puluhan ribu penghobi sepeda di 18 kota kemarin (27/10) serentak turun ke jalan. Sementara, ribuan lainnya antusias mengikuti senam sehat Alfamart. Dari 18 kota itu, Bandarlampung salah satunya. Ribuan penggowes dan peserta senam tumpah ruah di Lapangan Saburai, Enggal, Bandarlampung. Selain 5.000 peserta yang antusias, even ini juga dimeriahkan sinden Opera van Java, Gisel. FOTO-FOTO ALAM ISLAM
Baca INI Hal. 4
LUAR BIASA!: Artis ibu kota Gisel menghibur peserta gowes dan senam sehat bareng Alfamart dan Radar Lampung. Animo tinggi ditunjukkan peserta yang memadati Lapangan Saburai, Enggal, Bandarlampung, kemarin.
Bandarlampung Zona Narkoba MANUFACTURING HOPE
Dua Tahun dengan Banyak Kejadian MINGGU lalu bersejarah bagi saya: genap dua tahun menjadi menteri BUMN. Minggu ini juga bersejarah bagi saya: menerima PT Inalum sebagai BUMN baru hasil penyerahan dari Jepang ke pangkuan Indonesia. Selama dua tahun menjadi menteri, saya merasa baikbaik saja. Tidak gemOleh Dahlan Iskan bira, tetapi juga tidak susah. Biasa-biasa Menteri BUMN saja. Dua kali saya masuk rumah sakit.
BANDARLAMPUNG – Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan Lampung Utara (Lampura) selama ini dikenal ’’kawasan
merah’’ narkoba. Buktinya, banyak penyalahgunaan narkoba terjadi di wilayah itu. Namun, Direktorat Narkoba Polda
Melahirkan di Pemondokan IKA binti Abdul Razak, jamaah haji asal Bogor, Jawa Barat, asa melahirkan bayi saat m berada di pemondokan Makkah. Bayi perempuan dengan berat 2,2 kilogram itu diberi nama Makiyyah Marwah Jaman. Ketika lahir, bayi itu bukan atas bantuan tim medis. Baca MELAHIRKAN Hal. 4
FOTO JPNN
REKOR DUNIA Anggota Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam peluncuran Bendera Merah Putih berukuran 2.128 meter yang menandai pemecahan rekor dunia bendera raksasa kemarin. Bendera itu akan dikibarkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda Nasional (HSPN) Ke-85 di Kaltim hari ini.
Baca BANDARLAMPUNG Hal. 4
Bawa Biskuit Isi 6.904 Ekstasi
FOTO ABDURRAHMAN
TUNJUKKAN BB: Kapolres Lamsel AKBP Bayu Aji didampingi Kasatnarkoba AKP Aden Kristiantonomo dan Kepala KSKP AKP Harto Agung menunjukkan barang bukti (BB) 6.904 butir pil ekstasi kemarin (27/10).
JAMAAH HAJI
ungkap Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes Edi Swasono kemarin.
Dua IRT Hat-trick Kelabui Polisi
Baca DUA TAHUN Hal. 4
http://www.radarlampung.co.id
Lampung justru memiliki data berbeda. Zona narkoba adalah Bandarlampung! ’’Kasus di Bandarlampung sangat tinggi,’’
KALIANDA – Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih menjadi ’’surga’’ sindikat narkoba. Terbukti, upaya penyelundupan 6.904 ekstasi kembali memanfaatkan jalur ini. Namun, kepolisian berhasil menggagalkannya. Masih lekat dalam ingatan, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan tim Seaport Interdiction
(SI) Polres Lamsel sepuluh hari lalu atau Jumat (18/10) baru saja menggagalkan penyelundupan 11,5 kilogram sabu-sabu dan 2 kg heroin. Nah pada penangkapan kali ini, dua tersangka pembawa ineks senilai Rp1,4 miliar itu adalah dua ibu rumah tangga (IRT). Yakni Hesti (45) dan Nurmaisyah (46). Baca DUA Hal. 4
Ada Anas di Proyek Gedung DPR JAKARTA - Diam-diam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menemukan indikasi keterlibatan Anas Urbaningrum di luar kasus korupsi Hambalang. Proyek gedung baru DPR yang akhirnya disetop karena mengundang reaksi penolakan sejumlah elemen masyarakat beberapa waktu lalu, ternyata
juga sedang didalami. Hal itu terungkap setelah Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie kemarin menceritakan ihwal permintaan keterangan dirinya oleh KPK yang dilakukan pada 22 Oktober lalu. Saat itu, dia dipanggil sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi proyek
Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum. ’’Justru yang pertama ditanyakan kepada saya waktu itu adalah soal proyek gedung baru DPR, makanya saya sempat bingung,” beber Marzuki di Jakarta. Baca ADA Hal. 4
Via Komunitas Sahabat Pulau, Bantu Pendidikan di Pulau Terpencil
Dana Masih Urunan, Berani Impikan Kapal Perpustakaan Masih banyak anak yang tinggal di pulau-pulau pelosok Indonesia yang belum merasakan fasilitas pendidikan layak seperti teman-temannya di kota besar Pulau Jawa. Kenyataan itu memanggil beberapa pemuda untuk beraksi dengan membentuk komunitas Sahabat Pulau.
terbesar ke sektor pendidikan, masih ada saja penduduk di ratusan pulau yang belum memiliki sarana dan tenaga pengajar memadai. Salah satunya Pulau Pahawang, Lampung, yang sebetulnya hanya terpisah Selat Sunda dari pusat pemerintahan di Jakarta. Menurut Hendriyadi (24), minimnya sarana dan pengajar membuat pengetahuan siswa SD di Pulau Pahawang sangat kurang. ’’Saat saya tanya siapa presiden Republik Indonesia sekarang, mereka masih menjawab Soeharto,” kenang Hendriyadi yang mengunjungi pulau tersebut tahun lalu.
Laporan Dody B.P., JAKARTA
SEBAGAI negara kepulauan, Indonesia dikaruniai jumlah pulau di wilayahnya yang mencapai puluhan ribu. Karena itu, meski pemerintah mengucurkan dana APBN
FOTO IST FOR RADAR LAMPUNG
TELADAN: Hendriyadi bersama anak-anak di Pulau Pahawang, Lampung, tempat komunitas yang dia pimpin membantu program mengajar tahun lalu.
Baca DANA Hal. 4 Berlangganan, Hubungi: 0721 - 782306-7410327