kamis, 6 juli 2017 rp3.000 Nomor 1.413 TahuN V (luar koTa + oNgkos kirim)
Terkait Postingan di Medsos
Putra Jokowi Dipolisikan Jakarta | Jurnal Asia putra presiden joko Widodo kaesang pangarep diduga dilaporkan ke kepolisian karena terkait dengan tuduhan penyebaran kebencian dan sara berkaitan dengan salah satu unggahan di Youtube. Dalam surat tanda penerimaan laporan yang diterima polres metro Bekasi kota disebutkan, seorang warga bernama muhammad hidayat melaporkan kaesang karena dugaan kebencian dan sara pada 2 juli lalu. Nomor pengaduan surat seperti yang tertera di Twitter itu adalah lp/1049/k/ Vii/2017/spkT/restro Bekasi kota. hidayat dalam laporan itu merasa dirugikan karena kaesang mengunggah video bermuatan ujaran kebencian. sejumlah kata yang dimaksud adalah soal mengadu domba, mengkafir-kafirkan hingga tak mau mensalatkan padahal sesama muslim. saat pengecekan ditemukan unggahan kaesang yang dimaksud adalah tanggal 27 mei 2017 dengan judul #Bapakmintaproyek. kalimat yang diduga dilaporkan itu adalah sebagai berikut: kita itu harus
kerja sama. Bukan malah saling menjelekjelekkan, mengadu domba, mengkafirkafirkan orang lain. apalagi … ada yang enggak mau mensalatkan, padahal sesama muslim, karena punya perbedaan dalam memilih pemimpin. apaan coba? Dasar ndeso. Terkait hal itu, kapolresta Bekasi kombes hero henrianto Bachtiar membe narkan mengenai adanya pelaporan terhadap kaesang. “Betul (ada laporan tersebut). pelapornya seorang warga, muhammad hidayat,” ujar hero. kapolresta Bekasi kombes hero henrianto Bachtiar menuturkan pihaknya masih mempelajari dugaan pelaporan yang disampaikan oleh muhammad hidayat pada awal juli lalu. Dia memastikan pihaknya akan memproses laporan tersebut. “kami akan memprioritaskan semua laporan yang masuk, tak hanya karena terkait anak presiden,” kata hero, rabu (5/7). ketika dikonfirmasi mengenai kapan pemeriksaan terhadap pelapor, dia menuturkan hal itu belum bisa dipastikan. pihaknya, kata hero, masih mempelajari
aduan itu terlebih dahulu. Pelapor Jadi Tersangka Nama muhammad hidayat kembali jadi pemberitaan setelah melaporkan kaesang pangarep, putra presiden joko Widodo ke polisi. hidayat sebelumnya pernah jadi sorotan karena kasus ujaran kebencian (hate speech) terhadap kapolda metro jaya irjen m iriawan. kabid humas polda metro jaya kombes argo Yuwono membenarkan hidayat berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian terhadap kapolda. hidayat ditetapkan sebagai tersangka karena menyebarkan video irjen iriawan yang dianggapnya memprovokasi massa saat aksi 411 pada 4 November 2016 lalu di silang monas, jakarta pusat. “iya kasus video kapolda itu, sudah tersangka kan waktu itu,” ujar argo, rabu (5/7). menurut argo, penyidik Ditreskrimsus polda metro jaya mengabulkan per mohonan penangguhan penahanan hidayat saat itu. “iya ditangguhkan. (penjaminnya) ada lah orang,” ujar argo. (Bersambung ke halaman 26)
“Kami akan memprioritaskan semua laporan yang masuk, tak hanya karena terkait anak Presiden.” Kapolresta Bekasi Kombes Hero Henrianto Bachtiar
Legalitas Rupiah Baru Diragukan di Luar Negeri Halaman 22
Utang Pemerintah Tembus Rp3.672,33 Triliun Halaman 30
Presiden Minta Aceh Kondusif Hadiri Langsung Pelantikan Gubernur
Gubernur Baru Terpilih
Jakarta | Jurnal Asia presiden joko Widodo meminta gubernur dan Wakil gubernur aceh, irwandi Yusuf-Nova iriansyah, agar dapat menciptakan rasa aman dan suasana yang kondusif untuk meningkatkan investasi di Bumi rencong tersebut. “Tunjukkan bahwa aceh aman sehingga investor mau berinvestasi di aceh. ‘image’ aceh tidak aman harus betul-betul dihilangkan,” demikian presiden joko Widodo dalam siaran pers dari Biro pers, media dan informasi sekretariat presiden yang diterima antara di jakarta, rabu (5/7). irwandi dan Nova telah dilantik oleh menteri Dalam Negeri Tjahjo kumolo pada hari yang sama di ruang utama pelaksanaan rapat paripurna istimewa Dpr aceh. presiden menyampaikan hal itu saat berada di ruang tunggu Dpra yang berlokasi di kota Banda aceh. (Bersambung ke halaman 26)
PRESIDEN joko Widodo (kanan) memberikan ucapan selamat kepada gubernur aceh irwandi Yusuf (kelima kiri) dan Wakil gubernur Nova iriansyah (keenam kiri) seusai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Dpr aceh, Banda aceh, rabu (5/7). presiden joko Widodo bersama ibu Negara iriana memanfaatkan waktu transit di aceh sebelum melanjutkan perjalan menuju Turki untuk memberikan ucapan selamat kepada gubernur dan wakil gubernur aceh yang baru.
jurnal asia | ant: ampelsa